pewartaonline.com | JAKARTA- Sekolah libur akibat adanya virus corona para siswa diarahkan untuk belajar dirumah saja dengan tugas yang diberikan melalui akun virtual. Sudah beberapa bulan proses belajar mengajar hanya dilakukan dirumah saja.
Dari informasi yang disampaikan Kemendikbud jadwal masuk sekolah sudah direncanakan meski pandemi corona belum ada titik terang akan adanya penurunan atau dapat dikendalikan.
Untuk diketahui, jadwal masuk sekolah ini disampaikan langsung pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia seperti dilansir dari Kompas.com.
Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) memastikan tidak akan melakukan pengunduran tahun ajaran baru sekolah.
Menteri Pendidikan, Nadiem Makariem merencanakan sekolah akan segera kembali dibuka pada tahun ajaran baru di bulan Juli mendatang.
Sementara itu di sisi lain, pandemi virus corona termasuk di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda penurunan kasus hingga saat ini.
Sehingga apabila kebijakan membuka kembali sekolah dan proses pembelajaran di kelas, maka perlu sejumlah hal yang perlu diperhatikan.
Sosialisasi pola new normal
Epidemiolog dr Dicky Budiman M.Sc.PH, PhD (Cand) Global Health Security CEPH Griffith University mengatakan, pelaksanaan pola hidup baru dan pola kehidupan lainnya di berbagai sektor dan tingkatan selama pandemi covid-19 harus mulai disosialisasikan.
Hal tersebut penting mengingat potensi besar bahwa pandemi ini akan berlangsung lama, bahkan cenderung menjadi endemik.
"Sekaligus saya tidak sependapat dengan adanya pernyataan salah satu lembaga survey pemilu yang menyatakan pandemi ini akan selesai Juni," kata Dicky saat dihubungi Kompas.com, Senin (18/5/2020).
Dicky yang telah terlibat dalam penanganan pandemi hampir 18 tahun sejak wabah SARS, HIV, dan flu burung ini menuturkan, penerapan pola kerja baru dan sekolah baru haruslah dipersiapkan dengan matang.
Dia menambahkan, pelaksanaannya baru bisa atau boleh dilakukan jika kesiapan perangkat dan prosedur skrining telah dipenuhi.
"Bila belum dilakukan skrining maka sangat tidak dianjurkan untuk dipaksakan karena berbahaya," ujar dia.
Dicky mengungkapkan, potensi penularan covid-19 dapat terjadi baik pada orang dewasa muda dan anak-anak.
Bahkan, hal ini dapat berakibat fatal atau kematian.
Dicky pun memberikan panduan umum pelaksanaan pola sekolah baru dan kerja baru di tengah pandemi yang saat ini terjadi.
Panduan umum pelaksanaan pola sekolah baru
1. Proses skrining kesehatan bagi guru dan karyawan sekolah
Karyawan dengan obesitas, diabetes, penyakit jantung, paru dan pembuluh darah, kehamilan, kanker, atau daya tahan tubuh lemah atau menurun, tidak disarankan untuk mengajar atau bekerja di sekolah.
Golongan-golongan tersebut dapat diberikan opsi work from home (WFH).
2. Skrining zona lokasi tempat tinggal
Melakukan identifikasi zona tempat tinggal guru dan karyawan. Jika tinggal di zona merah disarankan bekerja di lokasi sekolah dekat tempat tinggalnya.
3. Lakukan test covid-19
Test disarankan dengan metode RT-PCR sesuai standar WHO.
Jika secara teknis terdapat keterbatasan biaya atau reagen maka dapat dilakukan opsi pooling test dengan jumlah sampel kurang dari 30.
4. Guru dan karyawan yang telah lolos tahapan skrining diberi tanda
Bagi guru dan karyawan yang telah lolos tahapan skrining untuk covid-19, maka dapat diberikan tanda.
5. Sosialisasi virtual
Seminggu sebelum kegiatan belajar mengajar diberlakukan, lakukan sosialisasi virtual pola baru ke orang tua, siswa, guru, dan staf sekolah.
6. Atur waktu kegiatan belajar mengajar
Waktu kegiatan belajar diatur agar tidak bersamaan dengan waktu padat lalu lintas dan dikurangi durasi di sekolah.
7. Data dan cek kondisi
Guru kelas terpilih wajib mendata dan cek kondisi siswa dan orang tua siswa secara virtual sebagai skrining awal.
Siswa atau orang tua siswa yang sakit diberikan keringanan tetap belajar di rumah hingga dokter menentukan sehat.
8. Posisi duduk
Pengaturan posisi duduk di ruang kelas dan ruang guru minimal berjarak 1,5 meter. Bila memungkinkan pakai pembatas plastik.
9. Guru tidak berpindah kelas
Guru kelas diupayakan tetap atau tidak berpindah kelas.
10. Menjaga jarak
Guru tetap menjaga jarak dari siswa dan tidak mobile.
11. Skrining harian
Skrining harian sebelum berangkat untuk guru, siswa dan karyawan lewat handphone.Jika suhu di atas 38 derajat, batuk, pilek, gangguan kulit, mata, muntah, diare, tidak selera makan atau keluhan lain, maka jangan ke sekolah.
Fasilitasi kontak puskesmas, klinik, atau RS terdekat.
12. Tidak berkumpul
Pengantar atau penjemput berhenti di lokasi yang ditentukan dan di luar lingkungan sekolah, serta dilarang menunggu atau berkumpul. Hanya berhenti, turunkan, kemudian pergi tinggalkan sekolah.
13. Skrining fisik
Di pintu masuk sekolah, lakukan skrining fisik untuk guru, siswa, atau karyawan yang meliputi suhu, harus bermasker kain dan tidak tampak sakit.
14. Penerapan aturan pola sekolah baru
Penerapan aturan pola sekolah baru yang mengadopsi upaya pencegahan covid-19.
Aturan pola baru meliputi selalu wajib bermasker, pengaturan jarak, tidak menyentuh, membiasakan cuci tangan, penyediaan wastafel dan hand sanitizer pada beberapa lokasi sekolah.
Selain itu, tidak ada pedagang luar atau kantin dan siswa dapat membawa bekal sendiri dari rumah.
15. Informasi pencegahan corona
Pemasangan informasi pencegahan covid seperti di gerbang sekolah dan kelas.
16. Disinfektan
Menjaga kebersihan kelas, meja dan kursi belajar dengan disinfektan setiap hari
17. Tutup tempat bermain
Meniadakan atau menutup tempat bermain atau berkumpul
18. WFH bagi yang bepergian
Guru, karyawan atau siswa yang pulang bepergian ke luar kota dan luar negeri, diberi waktu WHF atau belajar dari rumah selama 14 hari
19. Disiapkan dukungan UKS dan psikologis harian di sekolah
Pemerintah daerah wajib menurunkan petugas medis secara berkala ke sekolah, juga secara reguler dilakukan pemeriksaan secara sampling di sekolah.
Sementara itu, aturan spesifik lain disesuaiakan dengan lokasi dan kondisi
"Kegiatan belajar mengajar relatif aman dilakukan jika seluruh tahapan ini dilakukan. Jika belum siap maka tidak boleh dipaksakan," tegas Dicky. (Red)
Share Berita

pewartaonline.com | MABAR- Warga Mabar di kejutkan dengan adanya sesosok mayat pria tanpa identitas diri di areal pinggiran jalan tol Mabar, Kilometer 11, Lingkungan 12 , Medan Deli Sumatera Utara, Senin (25/5/2020) siang. Mayat tersebut dengan ciri-ciri rambut pendek, kulit sawo matang tanpa baju dan menggunakan celana berwarna abu-abu.

Dari pantauan di lokasi, posisi korban ditemukan dalam kondisi miring sebelah kanan dan ditaksir berusia 43 tahun.

"Sepertinya mayat itu orang gila yang sering mondar mandir di Mabar pasar III bang, kalau gak salah dari ciri-cirinya," kata salah satu warga setempat yang tidak mau menyebutkan namanya.

Terpisah, warga juga mengatakan, "Kayanya bukan warga sini, kita enggak ada yang kenal," ucap warga lingkungan 18 Mabar, Gang pendidikan, Medan Deli yang enggan menyebutkan namanya.

Saat ini, polisi Polsek Medan labuhan tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Temuan mayat ini menyedot perhatian warga sekitar. (Kinoi)
Share Berita

pewartaonline.com | MARELAN- Fahrizal alias sultan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di jalan Titi pahlawan tepatnya didepan SPBU paya pasir Medan Marelan, Sumatera Utara, Sabtu (23/5/2020).

Pasalnya, pria yang berusia 48 tahun itu tewas usai terlindas mobil tangki BK 9370 XB pada pukul 11.20 Wib.

Pengendara sepeda motor itu diketahui pekerjaan kesehariannya sebagai nelayan yang berdomisili di lingkungan 23, Pekan Labuhan, kecamatan Medan Labuhan.

Menurut keterangan warga sekitar ditempat kejadian perkara, beliau (Fahrizal) mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 2021 AEC sedang berboncengan dengan seorang wanita yang kemungkinan isterinya.

"Dia boncengan tadi dengan ibu-ibu. Tadi ada seorang pengendara sepeda motor yang lain sedang menyeberang dari SPBU paya pasir itu, langsung tabrakan dan di sambut dengan mobil tangki itu," kata salah seorang warga yang tidak mau menyebutkan namanya dengan singkat.

Saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Kanit lantas Polsek Medan labuhan Iptu Lily Tapiv membenarkan kejadian tersebut.

"Ia benar, korban mengalami luka remuk di bagian kepala dan dada, langsung dibawa kerumah sakit Pringadi Medan. Sedangkan wanita yang diboncengnya bernama Maimunah berusia 40 tahun yang masih satu lingkungan dengan korban mengalami luka-luks dan sudah dibawa kerumah sakit Eshmun Marelan," kata Lily Tapiv.

Lanjut dijelaskannya, kalau sopir tangki itu bernama Rian Arvandi Koto berusia 35 tahun warga sergai saat ini sudah kita amankan," tandasnya. (Kinoi)
Share Berita

pewartaonline.com | ACEH- Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL Lhokseumawe Lantamal I, Koarmada I menggagalkan penyelundupan bawang merah, diduga dari negara Malaysia yang diangkut menggunakan Kapal Motor berbendera Indonesia (KM) Arafah GT. 15 di Alur Perairan Air Masin Kec. Seruway Kabuoaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (23/05/2020).

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Lantamal I Laksma TNI Abdul Rasyid K., S.E., M.M. di Markas Komando (Mako) Lantamal I Belawan.

Danlantamal mengatakan, "Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, TNI AL Khususnya Lantamal I Koarmada I beserta Jajaran Pangkalan dibawahnya, tetap melaksanakan patroli baik rutin maupun patroli intelijen, hal ini dilakukan guna mengantisipasi kegiatan-kegiatan ilegal berupa kejahatan dan penyelundupan komoditi ataupun narkoba serta Tenaga Kerja Ilegal dari luar Negeri yang akhir-akhir ini marak terjadi," tegas Danlantamal I.

"Penangkapan penyelundupan bawang merah dinihari tadi di Aceh Tamiang berawal dari informasi masyarakat, TNI AL menghimbau dan berharap kepada masyarakat untuk dapat berpartisipasi melaporkan apabila ada kecurigaan terhadap kegiatan ilegal di Perairan terutama di wilayah kerja Lantamal I," katanya.

Lanjut dikatakannyaAkan kita tindak lanjuti sekecil apapun informasi yang berasal dari Masyarakat. Keberhasilan penangkapan Penyelundupan Bawang Merah yang diperkirakan diselundupkan dini hari tadi dari Malaysia berkat kerjasama Personel kita di Lapangan dalam menyikapi laporan dari Masyarakat," tandasnya.

Sebelumnya di Perairan Aceh Tamiang, terkait penangkapan kapal bermuatan bawang tanpa dokumen/ilegal, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Lhokseumawe Letkol Laut (P) Dimmi Oumry, S.E., menjelaskan kronologis penangkapan.

"Tim F1QR Lanal Lhokseumawe mendapatkan informasi terkait bahwa akan adanya penyelundupan bawang merah ilegal melalui jalur Perairan Alur Air Masin di Aceh Tamiang" jelasnya.

"Berbekal informasi tersebut, tim menyusun rencana guna menindaklanjuti laporan dari Masyarakat tersebut dan langsung melakukan pemantauan di sekitar perairan yang disinyalir biasa digunakan penyelundup dalam melakukan aksinya," lanjut Danlanal.

"Sabtu dini hari, Tim mendengar suara mesin kapal dan beberapa saat kemudian mendapatkan visual kapal dengan muatan berat menuju Alur Air Masin, selanjutnya tim memberi sinyal dengan cahaya berusaha menghentikan kapal namun kapal tersebut merespon dengan menambah kecepatan sampai dengan Kapal mengeluarkan asap tebal. Tim memutuskan melakukan pengejaran dan memberikan peringatan supaya kapal berhenti. Sebelum bisa menjangkau Kapal terduga penyelundup, tampak dari kejauhan terlihat beberapa ABK Kapal Muat yang dikejar melompat ke boat pemandu yang ada di samping kapal mereka dan langsung memacu kecepatan berusaha untuk melarikan diri. Tidak lama, Tim bisa mendekati dan mendapati kapal bermuatan yang ditinggalkan oleh ABKnya dalam posisi kandas karena menabrak pohon bakau,"pungkasnya.

Dari pemeriksaan awal di Lapangan, didapati KM. Arafah GT. 15 berbendera Indonesia tanpa ABK setelah sebelumnya diketahui melarikan diri, memuat bawang merah tanpa dokumen dengan bobot diperkirakan kurang lebih 25 Ton yang dikemas dalam ratusan karung kecil dan diduga diselundupkan dari Malaysia

KM Arafah GT. 15 yang kandas, selanjutnya diputuskan ditarik ke Posmat TNI AL Langsa pada Sabtu Sore setelah sebelumnya menunggu air pasang guna memudahkan penarikan Kapal. Kapal tersebut diperkirakan tiba di Posmat TNI AL Langsa pada Sabtu malam nanti.

Terhadap kedatangan KM. Arafah GT. 15 di Posmat TNI AL Langsa, Pangkalan TNI AL Lhokseumawe akan melakukan protokol dan menerapkan prosedur tetap dalam penanganan pada masa Pandemi Covid-19 dengan cara melakukan penyemprotan disinfektan kepada Kapal serta pemeriksaan muatan untuk mengetahui lebih detail muatan bawang merah sebelum dilakukan penyerahan ke Bea Cukai untuk dilakukan proses lanjutan. (Rel/Noi)
Share Berita

pewartaonline.com | MABAR- Pandemi Corona yang sedang terjadi di seluruh dunia memberikan kekhawatiran dan kecemasan tersendiri akan hari esok. Namun, rasa cemas disinyalir dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga dapat meningkatkan risiko terinfeksinya virus mematikan ini.

Untuk meredam kekhawatiran, kita dapat memberikan berbagai bentuk dukungan kepada masyarakat, salah satunya dengan memberikan dukungan berupa sembako.
Seperti halnya yang dilakukan oleh seluruh pegawai PLN Rayon Labuhan beserta petugas penagihan (biller) yang merasa prihatin kepada masyarakat yang kurang mampu, sehingga mereka menyisihkan gajinya untuk memberikan bantuan berupa paket sembako kepada warga. Pembagian itu diwilayah kerja PT PLN (Persero) ULP Labuhan, Jum'at (22/5/2020).
"Berbagi itu sangat indah, apa lagi ditengah Pandemi covid-19 ini perekonomian warga juga terdampak, maka dari itu, kami berinisiatif menyisihkan gaji kami untuk memberikan paket sembako kepada warga yang berada di wilayah kerja kami," kata Maneger PLN ULP Rayon Labuhan Heryanto Siburian.
Lanjut dikatakannya, disaat sebagian masyarakat antusias menyambut hari raya idul fitri 1441 Hijriah, ada yang sibuk beli baju lebaran, menyiapkan makanan untuk lebara dan masih ada masyarakat yang untuk beli makan sehari-hari saja susah, apalagi membeli baju lebaran. Oleh karena itu kami ingin masyarakat yang tidak mampu dapat ikut merayakan hari raya idul fitri ini. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat," pungkasnya.

Masyarakat yang menerima paket tersebut sangat berterimakasih kepada pihak PLN khususnya Rayon Labuhan, karena masih mau perduli dengan keadaan kami seperti ini.

"Saya pribadi sangat berterimakasih kepada pihak PLN khususnya Rayon Labuhan yang mana sudah mau perduli dengan keadaan kami," ucap salah satu warga.

Dari pantauan awak media, pemberian paket sembako tersebut langsung dipimpin oleh Maneger PT PLN (Persero) ULP Rayon Labuhan, Heryanto Siburian. (Kinoi)
Share Berita

pewartaonline.com | MARELAN- Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP Pittor Gultom memberikan himbauan kepada pengguna jalan dengan cara menggunakan publik Address atau yang disebut amplifikasi suara elektronik, Kamis (21/5/2020) malam.

Himbauan itu yang bertujuan agar pengguna jalan selalu menggunakan masker bilamana keluar rumah dan cuci tangan sesudah maupun sebelum melakukan Aktifitas.

"Kita tekankan kepada seluruh masyarakat, agar di tahun ini tidak mudik atau pulang kampung dulu. Saya berharap kepada warga memaklumi," harap AKP Pittor Gultom.

Lanjut di katakannya, sayangi diri dan keluaraga kita untuk pencegahan berkembangnya Virus corona sehingga dapat memutuskan mata rantai penyebaran Virus mematikan ini," pungkasnya.

Hal ini bertujuan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat secara langsung dijalan dan dipemukiman serta tempat keramaian, agar secara bersama-sama mencegah tersebarnya Virus Corona. (Kinoi)

Share Berita

pewartaonline.com | BELAWAN- Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I) Belawan Laksma TNI Abdul Rasyid K., S.E., M.M., menerima bantuan Coorporate Social Responsibility (CSR) PT BRI (Persero) berupa satu unit mobil Ambulans dan Bazar Murah Sembako di Mako Lantamal I Belawan, Sumatera Utara, Rabu (20/5/2020).

Penyerahan kendaraan Ambulans dilakukan secara langsung oleh Wakil Pimpinan Wilayah BRI Medan, Bapak Guntoro yang didampingi Pimpinan Cabang Bank BRI Iskandar Muda Bapak Syafri Rakhmad  kepada Danlantamal I Belawan, disaksikan Para Pejabat Utama dan Prajurit Lantamal I. Acara yang berlangsung lancar dilaksanakan tanpa mengesampingkan protokol kegiatan pada masa Pandemi Covid-19 dan social distancing sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Pada kesempatan tersebut, Danlantamal I mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh  CSR PT BRI (Persero). 

Danlantamal I mengucapkan terima kasih atas bantuan berupa saty unit Ambulans yang nantinya akan dioperasikan oleh Rumkital Dr Komang Makes yang merupakan bagian dari Lantamal I Belawan.

“Semoga dengan tambahan bantuan satu unit Ambulans ini, Rumkital Komang Makes dapat mempergunakan sebaik-baiknya guna mendukung operasional kegiatan Lantamal I dalam bidang kesehatan serta dapat menunjang layanan kesehatan Prajurit Lantamal I dan Masyarakat umum yang memerlukan," ucapnya.

Sementara itu, Pimpinan BRI Wilayah Medan, yang diwakili oleh Wapimwil  Bapak Guntoro mengatakan “Coorporate Social Responsibility (CSR) merupakan suatu konsep dan tindakan yang dilakukan oleh BRI Cabang Iskandar Muda Medan merupakan wujud rasa peduli atau tanggung jawab BRI terhadap lingkungan sekitar dimana BRI tersebut berada.

“Bantuan ini merupakan bagian dari upaya BRI atas terjalinnya kerjasama antara kedua belah pihak yakni Lantamal I dan BRI Cabang Iskandar Muda dalam hal penempatan dana dan pengelolaan transaksi keuangan. Selain itu juga, untuk turut membangun kepedulian dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan lingkungan.” Pungkas Guntoro.

Selesai acara penyerahan mobil Ambulans, dilanjutkan “Bazar Murah” yang diperuntukan untuk Prajurit Lantamal I. Hal unik yang terjadi pada saat pelaksanaan Bazar Murah kali ini yakni kewajiban penggunaan masker bagi seluruh Prajurit dan PNS yang mengunjungi  Bazar murah. Selain itu, adanya pembatasan pengunjung pasar yang diatur sedemikian rupa oleh panitia guna mengantisipasi kerumunan orang dalam upaya penularan Covid-19. (Rel/Noi).
Share Berita

Foto: Warga Sedang Mencari Korban Yang Hanyut
pewartaonline.com | MARELAN- Nurfadilah (12 tahun), seorang wanita yang hanyut terbawa arus sungai deli. Korban sampai saat belum juga ditemukan, Selasa (19/5/2020).
Menurut informasi yang dihimpun pewartaonline.com, korban warga jalan Datuk Rubiah, depan Gang pisang, Lingkungan 28, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan itu hanyut sekitar pukul 15.00 Wib di bawah jembatan penyebrangan lingkungan 29, Rengas pulau, Sumatera Utara.

Menurut keterangan saksi Hafid (8 tahun) warga lingkunga 29  dan Hafni (9 tahun) mereka sedang mandi-mandi dan berenang bersama korban dengan menyeberangi sungai Deli, sesampainya ditengah arus yang sedikit deras, tiba-tiba Nurfadilah hanyut dan tenggelam. Sementara kedua rekannya berhasil menyeberangi arus tersebut.

"Setelah Hafid dan Hafni berhasil menyeberang sungai, mereka memberitahukan kepada saya dan firman (25 tahun) kalau korban yang bernama Nurfadilah hanyut dan tenggelam," kata Ismed ( 24 tahun) warga jalan Datuk rubiah, lingkungan 29 Rengas pulau, Medan Marelan.

Pantauan di lokasi pada pukul 19.00 Wib, belum juga ada tanda-tanda ditemukan korban oleh warga sekitar yang dibantu Bhabinkamtibmas Bripka Syadek Ginting dan Babinsa Serma T Pardede. (Kinoi)
Share Berita

pewartaonline.com | BELAWAN- Kapolres Pelabuhan Belawsn AKBP Dr.M.R Dayan yang diwakili oleh kasat binmas AKP Gunawan untuk memberikan paket idul Fitri 1441 Hijriah kepada enam ketua majelis ulama dikecamatan yang ada di wilayah hukum polres Belawan, Selasa (19/5/2020).

Pemberian paket Idul Fitri tersebut bentuk sinergitas Polres Pelabuhan Belawan dengan Majelis Ulama dalam memelihara Kamtibmas di wilayah hukumnya yang diserahkan oleh Kasat Binmas AKP Gunawan SH.

"Alhamdulillah, pemberian paket Idul Fitri 1441Hijriah berjalan dengan aman dan baik," ucap Gunawan kepada wartawan.

Lanjut dikatakannya, berbagi itu sangat indah, apalagi saat-saat ini di tengah Pandemi covid-19 perekonomian warga juga kena dampaknya. Saya juga menghimbau kepada masyarakat, selalu pergunakan masker kalau berpergian dan selalu bersih, sayangi keluarga kita," ucapnya. (Kinoi)
Share Berita



PWO, MEDAN - Untuk membantu para pengendara yang hendak berbuka puasa, Yayasan Bantuan Hukum (LBH) Elang Maut kembali berbagi takjil. Jika sebelumnya dilakukan di depan kantor YBH di Jalan Alfalah No. 888 Medan, kali ini dilakukan di tiga titik, Sabtu (16/5/2020).

Ketua Dewan Pengawas YBH Elang Maut, Tan Cun An didampingi Dewan Pengawas Akhun Tan dan Ketua YBH, Dean Pahlevi Surbakti mengatakan, pembagian takjil ini merupakan bentuk kepedulian YBH Elang Maut kepada umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Kita ingin masyarakat paham bahwa YBH Elang Maut tidak hanya respek pada proses bantuan hukum, tapi juga peduli dengan kegiatan sosial. Terlebih di masa pandemi corona ini, sangat banyak warga yang terdampak,” ujarnya.

Untuk itulah, lanjut Tan Cun An, di bulan yang penuh berkah ini YBH Elang Maut tidak berhenti untuk terus melakukan kegiatan sosial. Di bulan Ramadhan ini, ujar Tan Cun An, pihaknya berbagi takjil kepada warga, khususnya umat muslim yang hendak berbuka puasa.

Sementara itu Ketua YBH Elang Maut Pahlevi Surbakti mengatakan, kegiatan ini juga sesuai arahan dari Pembina Yayasan Bantuan Hukum Elang Maut Indonesia, Benny Fremmy Surbakti SH, agar pengurus yayasan aktif melakukan kegiatan sosial di tengah-tengah masyarakat, selain aktifitas bantuan hukum yang selama ini sudah dilakukan.

Jika sebelumnya, pembagian takjil dilakukan di depan kantor di Jalan Alfalah No. 888, kali ini dilakukan di tiga titik yaitu Fly Over Amplas, Jalan Mariendal dan Masjid Jalan STM.

“Pembagian berpindah ini dilakukan agar pembagian lebih adil dan menjangkau lebih banyak warga penerima. Selain itu juga agar lebih banyak warga mengenal YBH Elang Maut,” ujarnya.

Menurut Pahlevi, YBH Elang Maut Indonesia merupakan salah satu lembaga bantuan hukum yang didirikan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu, agar terhindar dari kesewenang-wenangan. Bantuan diberikan secara cuma-cuma, tanpa dipungut bayaran.


“Dari awal berdiri, Yayasan Bantuan Hukum Elang Maut Indonesia selalu komit untuk membantu warga yang tidak mampu dan tertimpa masalah hukum. Kita juga memberikan konsultasi hukum secara gratis kepada warga yang membutuhkannya,” terang Dean lebih lanjut.

Dean kemudian menambahkan, selain bantuan hukum, YBH Elang Maut Indonesia juga mengedukasi masyarakat tentang pemahaman hukum melalui kanal Youtube ‘Elang Maut’. Di kanal Elang Maut ini, termuat berbagai konten tentang pendidikan hukum untuk membantu masyarakat terkait pemahaman dan persoalan hukum yang ada.



Selain memiliki kantor cabang di Jalan Alfalah No 888 Medan, yayasan bantuan hukum yang berpusat di Bandung ini, kedepannya juga akan membuka kantor cabang di seluruh provinsi di Indonesia. (red01)




Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.