MEDAN, POC - Ratusan murid Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) UMMI AIDA ikut menyemarakkan perayaan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun sedunia yang diselenggarakan serentak di seluruh SD se- Kota Medan, Selasa (18/12/2018). Sementara di Kecamatan Medan Tembung, sekolah UMMI AIDA di Jalan Meteorologi ini dipercaya sebagai tuan rumah terselenggaranya program PKK tersebut.

Selain kegiatan kampanye cuci tangan pakai sabun yang dipandu oleh PKK Kota Medan, puluhan anak SD ini menghibur undangan dengan berbagai tarian dengan mengenakan pakaian daerah. Tak hanya itu, anak-anak ini juga menampilkan kepiawaiannya menghafal ayat-ayat al quran. 

Dalam sambutannya, Camat Medan Tembung Ahmad Barli Mulia Nasution mengemukakan, kegiatan cuci tangan pakai sabun digelar di sekolah dasar agar mengenalkan budaya hidup sehat sedari usia dini. "Kegiatan mencuci tangan pakai sabun ini berlangsung serentak di seluruh SD se-Kota Medan. Kegiatan ini agar mendidik anak-anak hidup dengan pola sehat dan bersih, mencuci tangan pakai sabun agar bebas dari kuman,''kata camat.

Sementara Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Maharani SH dalam sambutan tertulisnya mengharapkan, agar Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) diterapkan di sekolah melalui kampanye kepada anak-anak sekolah dasar untuk membiasakan diri mencuci tangan pakai sabun.

"Saya mengucapkan terimakasih pada camat, dinas pendidikan dan pihak sekolah yang telah membantu kami dalam melaksanakan program PKK, khususnya pada kegiatan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se-dunia,''demikian Hj Rita Maharani.

Sebelumnya, Pembina yayasan UMMI AIDA, H Abdul Kadir SH dan Ketua Yayasan, Hj Siti Aida Siregar MBA mengapresiasi kegiatan mendidik anak dengan pola hidup bersih ini diselenggarakan di sekolah mereka. "Saya apresiasi sekali kegiatan ini di sekolah UMMI AIDA. Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat bagi kita semua, anak-anak sekolah, lingkungan sekitar. Kebersihan itu adalah sebagian dari iman. Nah, dimulai dari usia dini ditanamkan pada mereka bagaimana hidup sehat. Jika sudah dewasa susah mengajarkannya,''kata H Abdul Kadir.

Begitu juga diungkapkan Hj Siti Aida. Menurutnya dengan mencuci tangan memakai sabun merupakan perilaku hidup bersih dan sehat yang terbukti dapat mencegah penyebaran penyakit-penyakit menular, seperti diare. "Ini kegiatan positif yang pantas diapresiasi. Anak-anak terlibat langsung dengan kegiatan ini, tentunya mereka lebih ingat dan paham bagaimana menerapkan pola hidup sehat,''bilang Hj Siti Aida seraya berterimakasih atas peran guru-guru yang membantu sehingga kegiatan tersebut terselenggara baik.

Acara hiburan dipandu oleh Kepala sekolah SDIT UMMI AIDA, Julhanuddin Siregar SPdI M.Sos. Penampilan pertama, senandung Al quran dari anak-anak TK dengan mengenakan baju daerah. Selanjutnya, drama musikal dan tari-tarian daerah. Mulai dari tari Karo, tari Ampar Pisang, Tor-tor dan tari jalalan. Penampilan Tahfiz Qur-an merupakan acara terakhir, perwakilan murid kelas I hingga kelas VI menunjukkan kebolehan mereka menghafal ayat-ayat Al quran.

''Kami mempunyai 2 program utama di sekolah, bukan cuma ilmu umum saja yang dikasih tapi juga agama. Pelajaran umum 50 persen dan pelajaran agama 50 persen. Kami mengharapkan anak-anak ini akan menjadi generasi yang amanah dan soleh,''kata Julhanuddin.

Perayaan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia ini ditandai dengan simulasi cuci tangan yang dilakukan oleh belasan siswa SD dan muspida. (mar)
Share Berita

MEDAN, POC - Direktur Utama PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara, Sutedi Raharjo mengharapkan perayaan Natal Tahun 2018 menjadi pemicu semangat baru untuk kinerja pelayanan air minum yang lebih baik lagi di tahun 2019.

Sutedi mengatakan dari semua keyakinan menunjukkan bahwa pelayanan air minum juga merupakan Ibadah. Oleh karena itu, seluruh karyawan PDAM Tirtanadi diajak untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat pelanggan.

"Untuk itu lewat perayaan Natal tahun ini, mari bekerja lebih baik lagi untuk memberi pelayanan air minum yang lebih baik bagi masyarakat," ujar Sutedi Raharjo dalam sambutannya pada Perayaan Natal Oikumene PDAM Tirtanadi Sumut di Royal Room, Hotel Danau Toba Internasional, Jalan Imam Bonjol Medan, Sabtu (15/12/2018) malam.

Hadir pada perayaan itu Gubsu Edy Rahmayadi diwakili Staf Ahli Bidang Ekbang, Keuangan, Aset dan SDA, Drs Elisa Marbun MSi, Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirtanadi Ir Arif Haryadian MSi, mantan Direktur Operasional PDAM Tirtanadi Nelson Parapat, dan sekitar 650 hadirin dari pegawai PDAM Tirtanadi serta keluarga dan pensiunan serta anak-anak dari Panti Asuhan Jembatan Kasih Setia dan Panti Asuhan Cahaya Berkat Abadi.

Bagi Sutedi, perayaan Natal PDAM Tirtanadi memberi momen tersendiri. "Saya telah hadir dan berdiri empat kali di sini selama kepemimpinan kami. Ini artinya bahwa kita selalu dalam semangat kebersamaan, yang semuanya untuk kemajuan PDAM Tirtanadi dan kepuasan masyarakat pelanggan," tambahnya.

Pada kesempatan itu, Dirut PDAM Tirtanadi juga menyampaikan bahwa sebagaimana kebiasaan dalam menyambut Natal dan Tahun Baru, PDAM Tirtanadi mengratiskan rekening air bagi Gereja yang menjadi pelanggan di seluruh cabang pelayanan PDAM Tirtanadi.

“Menyambut Natal 2018 dan Tahun baru 2019, PDAM Tirtanadi memberikan dispensasi tidak membayar rekening air bulan Januri 2019 (pemakaian bulan Desember 2018) bagi Gereja yang menjadi pelanggan di seluruh cabang pelayanan PDAM Tirtanadi,” ujarnya.

Sementara itu Gubsu Edy Rahmayadi dalam sambutannya yang dibacakan Elisa Marbun, menekankan perayaan Natal yang harus dimaknai dengan menunjukkan kinerja yang baik oleh karyawan PDAM Tirtanadi di setiap tingkatan. "Natal tentunya mendorong karyawan memberi kontribusi besar bagi kemajuan PDAM Tirtanadi," sebutnya.

Elisa menyampaikan titip salam dan permohonan maaf Gubsu Edy Rahmayadi yang tidak bisa hadir di perayaan itu. "Pak Gubernur Edy seyogianya hadir bersama kita, namun jadwal beliau padat, hari ini juga Pak Gubernur ke Tobasa meninjau longsor dan merapatkan solusi penanganannya," ungkap Elisa.

Hal senada juga ditekankan Pdt DIM Sihombing MTh dalam khotbahnya dari thema perayaan "Yesus Hikmat Bagi Kita" (1 Korintus 1:30A). "Thema ini mengingatkan kita untuk selalu menjadikan Dia hikmat dalam aspek kehidupan kita, hikmat dalam pekerjaan kita. Dan PDAM Tirtanadi adalah kebanggaan kita semua. Karenanya mari beri kontribusi hal terbaik untuk kemajuan PDAM Tirtanadi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal Tirtanadi yang juga Kepala Divisi Aset Manajemen PDAM Tirtanadi, Tetty Sihombing, melaporkan perayaan dihadiri karyawan PDAM Tirtanadi, baik dari kantor pusat, kantor cabang, maupun dari PDAM Tirtanadi Cabang Berastagi, Cabang Tobasa, Cabang Samosir, Cabang Tapteng dan Cabang Tapsel, undangan koor BKS Perempuan Wilayah I Medan Langkat serta anak-anak dari dua panti asuhan.

Perayaan diisi dengan ibadah yang menampilkan Liturgi, Vocal Grup, Vokal Solo dan Trio dari karyawan kantor pusat dan cabang Tobasa dan Samosir, dan makan bersama serta pembagian bingkisan Natal bagi anak-anak. Di akhir rangkaian perayaan, diserahkan bantuan kasih Natal berupa sejumlah uang ke PA Jembatan Kasih Setia dan PA Cahaya Berkat Abadi dimana sebelumnya Panitia Natal PDAM Tirtanadi telah berkunjung ke kedua Panti Asuhan tersebut untuk memberikan bantuan kebutuhan pokok (sembako). (maria)
Share Berita

LABUHAN, POC - Dalam hitungan jam, Polsek Medan Labuhan berhasil menangkap 4 pelaku penganiayaan yang mengakibatkan RP (20) warga Jalan Sentosa III, Medan Labuhan tewas dengan luka dikepala.

Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Rosyid Hartanto kepada wartawan. Ia mengatakan bahwa saat ditemukan korban dalam kondisi lemah.

"Identitas tersangka sudah kita dapat dan sudah kita tangkap, kesemuanya warga Medan Deli. Adapun ke-4 orang tersangka yang berhasil kita tangkap adalah SL (17), KH (19), RA (17) dan
DS (20 ). Keempatnya merupakan warga Medan Deli," terangnya.

Rosyid menjelaskan bahwa aksi penganiayaan yang berujung kematian tersebut bermula saat korban bersama temannya datang ke area balap liar di KIM V. Saat itu keduanya didatangi oleh pelaku yang berjumlah sekitar 8 orang. Karena selisih faham akhirnya terjadi keributan.

"Pelaku langsung memukul kedua korban dengan tongkat Baseball yang terbuat dari besi. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tak berdaya bersimbah darah, selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Delima dan akhirnya meninggal Dunia. Sedangkan Korban EL berhasil melarikan diri sampai selamat kerumah keluarganya dan mengalamai luka-luka pada bagian paha, rusuk dan dada memar  yang saat ini  dirawat dirumah keluarganya," jelasnya mengakhiri. (Kinoi)
Share Berita

HUMBAHAS– Pagi yang cerah seolah menyambut hari yang indah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Pollung. Pasalnya kepedulian PT TPL terhadap dunia pendidikan menginspirasinya untuk memberikan yang terbaik bagi masa depan warga Humbang Hasundutan. Ya, kali ini PT TPL membangun gedung laboratorium komputer untuk digunakan para siswa.

Serah terima pembangunan gedung labotarorium yang dibangun oleh PT. Toba Pulp Lestari, Tbk, (TPL) akan dilakukan langsung oleh Bupati  Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor sekaligus penghormatan kepada Bupati karena beliau juga merupakan alumni dari SMPN 1 Pollung tahun 1991.

Persiapan peresmian gedung baru laboratirum komputer terlihat sangat istimewa, para murid dan guru mempersiapkan penyambutan sang Bupati dan perwakilan manajemen TPL, dengan tari-tarian khas Humbang Hasundutan. Dalam sambutannya Bupati (Humbahas) mengajak para siswa dan guru, dengan dibangunnya gedung laboratorium komputer dapat memberikan yang terbaik untuk citra SMPN 1 Pollung dimasa yang akan datang.

“Terima kasih kepada PT. Toba Pulp Lestari yang masih peduli dunia pendidikan, dengan dibangunnya laboratorium komputer ini, dapat meningkatkan pendidikan khususnya ilmu komputer berbasis teknologi. Dan harapannya perusahaan semakin maju sehingga dapat membantu dunia pendidikan di (Humbahas),” sebut Dosmar Banjarnahor didampingi kadis pendidikan Jamilin Purba.

Berada didesa Pollung kecamatan Pollung Kabupaten Humbahas, pembangunan gedung laboratorium komputer SMPN 1 menghabiskan dana senilai Rp 139 juta, seluruh pengerjaannya dibantu oleh pihak TPL. Sedangkan untuk kegiatan operasional dan pengawasannya dilaksanakan oleh pihak sekolah dan tim komite. Manajer Corporate Social Responsibility (CSR) Ramida Siringoringo mengungkapkan, saat ini pembangunan fisik sekolah merupakan fokus perusahaan dalam  mendukung dunia pendidikan di Tapanuli, khususnya yang berdekatan dengan areal hutan tanaman industri (HTI) konsesi perusahaan.

Pembangunan infrastruktur bangunan sangat mempengaruhi peningkatan dunia pendidikan, sehingga menurut Ramida tidak hanya pemerintah namun pihak swasta juga memiliki andil dan kewajiban, dalam mendukung perkembangan pendidikan anak bangsa. Selain itu dukungan juga diberikan untuk perkembangan pendidikan anak usia dini (PAUD).

“Kondisi infrasturktur pendidikan seperti bangunan sekolah tidak sesuai dengan peruntukkannnya, inilah yang menjadi landasan pembangunan gedung laboratorium komputer SMPN 1 Pollung. Apalagi saat ini pemerintah telah menerapkan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Pada dasarnya anak didik adalah aset bangsa, fasilitas dan guru menjadi investasi dasar dalam pengembangan pendidikan.

Secara umum ini menjadi program TPL, termasuk pembangunan fasilitas toilet sekolah dalam tahun kedepannya,” sebut Ramida Siringoringo bersama Manager Sektor HTI kawasan Tele Karman Sirait dan staf CSR Yessi Panggabean, Selasa (18/12/2018).

Pembangunan gedung laboratorium komputer ini nantinya akan digunakan oleh 595 siswa/i SMPN 1 ketika menghadapi UNBK, dan kegiatan belajar lainnya. Pembangunan gedung diharapkan mampu mendukung proses belajar, mengingat kondisi bangunan SMPN 1 banyak yang sudah tua. Kepala SMPN 1 Benni Sihite mengungkapkan dulunya sekolah ini berbentuk swasta berdiri sejak tahun 1955. Kemudian pada tahun 1974 diambil alih oleh pemerimtah menjadi SMP negeri, dengan jumlah kelas saat ini sebanyak 19 ruangan.

Dukungan pendidikan SMPN 1 tidak hanya pada kondisi bangunan yang tua, keberadaan guru PNS juga menjadi hambatan dalam proses belajar mengajar. Menurut Benni Sihite saat ini jumlah guru yang mengajar sebanyak 40 orang, dan setengahnya masih guru honorer. Kurangnya keberadaan guru akademik telah disampaikan kepada pemerintah.

“Terima kasih kepada TPL yang sudah membangun laboratorium dan kelas yang masih dalam proses pembangunan. Luas sekolah ini lebih kurang 14,979 meter bujur sangkar dan masih perlu banyak perbaikan kondisi bangunannya. Saat ini kami sudah sedikit terbantu dengan pembangunan gedung laboratorium komputer ini,” ungkap Benni Sihite dan para guru.

Kini para siswa/I SMPN 1 Pollung dapat berbangga hati dan lebih semangat dalam proses pencapaian ilmu pendidikan sekolah. Wadah bangunan laboratorium dalam rangka penerapan ilmu berbasis komputer, memberi warna dan suasana serta semangat baru bagi siswa/i. Bantuan dan kontribusi fasilitas dari perusahaan bubur kertas (TPL), diharapkan terjaga untuk warisan generasi berikutnya. (rel/rom)
Share Berita

MEDAN, POC - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Sekda Kota Medan Ir Wirya Alrahman MM  membuka  Pekan Olaharag dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Medan 2018 di  Lapangan SMU Angkasa Jalan Polonia Medan, Senin (17/12/2018). Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi para guru untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah kualitasnya dalam bidang olahraga dan seni.
                
Di samping itu melalui Porseni ini, Sekda juga berharap dapat meningkat tali silaturahmi, kebersamaan  dan rasa solidaritas yang tinggi di antara para guru. Dengan kebersamaan yang dirajut tersebut, mantan Kepala Bappeda Kota Medan itu pun optimis dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Medan.

“Melalui Porseni ini, mari kita jadikan guru sebagai profesi yang kuat dan bermartabat  sehingga mampu meningkatkan mutu dan kualias pendidikan di Kota Medan,” kata Sekda.

Dalam pembukaan yang dihadiri Danlanud Soewondo Kol Pnb Dirk Poltje Lengkey, Plt Kadis Pendidikan Kota Medan Drs Ramlan Tarigan, Ketua PGRI Kota Medan  Drs Abdul Rahman Siregar, pimpinan OPD, para juri dan wasit serta para peserta, Wali Kota selanjutnya mengungkapkan, seni dan budaya turut serta dikembangkan agar tumbuh kembang anak bangsa Indonesia sempurna.

Sekda selanjutnya mengingatkan, paradigma lama yang menyatakan bahwa pendidikn  hanya bisa didapat  di ruang kelas  harus diubah. Dikatakannya, pola pikir masyarakat harus terbuka  untuk melihat bahwa pendidikan  itu bisa didapat dimana pun dia berada. “Jadikan apapun sebagai referensi ilmu pengetahuan yang dapat menambah kapasitas,” pesannya.

Saat ini imbuh Sekda, intellegent quotient (IQ) saja tidak cukup untuk mampu menjadi yang terbaik, diperlukan juga  emotional quotient (EQ) serta  spritual quotient (SQ) agar mampu menjadi manusia paripurna yang memiliki integritas dan disiplin tinggi. Selain itu  juga harus didukung bakat dan disiplin yang tinggi sejak dini apabila ingin meraih kesuksessan tersebut.

Sementara itu, Danlanud Soewondo Kolonel Dirk Poltje Lengkey menyampaikan rasa hormat dan bangganya atas terpilihnya Sekolah Angkasa sebagai sebagai tuan rumah pelaksanaan Poseni Guru PGRI Kota Medan Tahun 2018. “Selaku tuan rumah, kami segenap keluarga besar Lanud Soewondo senantiasa siap untuk mendukung dan membantu panitia demi kesuksesan terselenggaranya kegiatan ini,” jelas Dirk.

Kegiatan Porseni Guru PGRI, lanjut Dirk, merupakan momen bagi para guru di Kota Medan untuk menjalin silaturahmi serta mempererat tali persaudaraan dan kekompakan. Berolah raga dalam berbagai pertandingan juga dapat membentuk dan membangun karakter, watak serta budaya masyarakat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam semangat sportifitas berolah raga dan seni.

Sebelumnya, Ketua PGRI Kota Medan Drs Abdul Rahman berharap pelaksanaan Porseni PGRI Kota Medan dapat berlangsung dengan sukses dan lancar sehingga menghasilkan atlet-atlet dari kalangan guru yang terbaik. “Selain atllet dari kalangan guru yang berprestasi, kita juga berharap event ini dapat meningkatkan tali silaturahmi dna kebersamaan di antara para guru di Kota Medan,” harap Abdul Rahman.(mar/rel)
Share Berita

MEDAN, POC - DPRD Kota Medan secara kelembagaan sepertinya tidak mendukung upaya penertiban reklame liar. Hal ini dibuktikan dengan adanya reklame dari pihak Sekretariat DPRD Mean yang dipasang pada tiang reklame yang tak berizin.

Seperti yang tampak di Jalan Abdul Haris Nasution, tepatnya di persimpangan Jalan Karya Jaya atau persisnya di seberang Lapangan Sepakbola Sejati, sebuah papan reklame memuat salah satu pimpinan DPRD Medan, Senin (17/12/2018).

Reklame yang berdiri diatas median jalan itu menampilkan ucapan Selamat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 dari Burhanuddin Sitepu sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Medan.

Kepala Satpol PP Kota Medan, M Sofyan ketika dikonfirmasi mengatakan, ada beberapa cara untuk melihat apakah reklame memiliki izin atau tidak.

Menurutnya, reklame yang berizin pasti berukuran diatas 10 meter. "Kalau yang kecil-kecil tidak ada izin," jelasnya.

Selain itu, reklame yang berdiri di atas median jalan, juga dipastikannya tanpa ada izin. "Median jalan itu bebas reklame, kalau ada yang berdiri sudah pasti tidak ada izin. Selain itu reklame melintang atau jenis bando juga sudah pasti tidak ada izin. Kalau ditrotoar ada yang berizin dan ada yang tidak, makanya untuk membedakan itu, saat penertiban kami membawa petugas dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), karena mereka yang memiliki data reklame berizin atau tidak," jelasnya.

Sementara Kabag Hukum dan Persidangan Sekretariat DPRD Kota Medan, Alida mengakui telah memasang iklan ucapan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 yang menampilkan wajah Wakil Ketua DPRD Medan, Burhanuddin Sitepu di median Jalan Abdul Haris Nasution.

Namun, ia mengaku idak mengetahui bahwa tiang reklame yang berdiri di atas median jalan tak memiliki izin. "Tidak tahu kalau sampai detail seperti itu," ujar wanita yang akrab disapa Uni ini.

Uni menyebut pemasangan iklan ucapan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 berdasarkan memo yang diberikan oleh pimpinan dewan. Menurutnya, gambar atau materi maupun titik lokasi iklan yang akan dipasang merupakan pilihan dari masing-masing pimpinan dewan.

"Mereka (pimpinan) yang beri memo, bagaimana ucapannya, gambar dan titiknya. Kalau sudah oke diteruskan ke staf untuk dipesan dan dipasang, jadi saya tak tahu kalau itu ada izin atau tidak," katanya.

Dia menyebutkan, masing-masing pimpinan dewan dapat dua titik lokasi untuk pemasangan reklame. "Karena pimpinan dewan ada 4, maka totalnya 8 titik. Dari 8 titik titik yang baru terpasang hanya 3, itu karena sulitnya mencari titik tiang reklame," paparnya tanpa merinci jumlah anggaran untuk pemasangan iklan tersebut. (mr/riz)
Share Berita

ASAHAN - Guna meningkatkan kinerja dan prestasi kerja personil, Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu memberikan Piagam Prestasi (reward) kepada 36 orang personil berprestasi di Mapolres Asahan. Pemberian piagam penghargaan ini dilakukan saat melaksanakan apel pagi di lapangan upacara Polres Asahan, Senin (17/12/2018).

Personil yang menerima penghargaan berasal dari Satuan Reskrim yang telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Dusun XI Desa Aek Polan Desa Buntu Pane Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan, Senin (3/12) lalu, dan Satuan Narkoba yang telah berhasil mengungkap jaringan narkotika internasional pada hari Rabu (12/12) kemarin, dan menyita barang bukti kurang lebih 11 kilogram sabu-sabu.

Dalam amanat nya, Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tinggi nya kepada Kasat Reskrim beserta Kasat Narkoba dan seluruh anggota yang telah berhasil mengungkap kasus menonjol dan meresahkan masyarakat. "Penghargaan (reward) ini sebagai wujud apresiasi pimpinan atas jasa dan prestasi dalam rangka menumbuhkan rasa kebanggaan, untuk berbuat yang terbaik dalam tugas keseharian nya melindungi dan mengayomi masyarakat," ucap Faisal.

Pemberian Piagam Prestasi (reward) ini, lanjut Faisal, merupakan pemacu kepada personil lain, agar lebih meningkatkan kinerja dan prestasi nya dalam bertugas. "Saya harap semua personil Polres Asahan bisa mendapatkan penghargaan atas prestasi kerjanya, sesuai dengan harapan pimpinan tertinggi Polri," kata Faisal.

Namun Faisal juga mengingatkan kepada seluruh personil Polres Asahan agar tidak melakukan pelanggaran apalagi sampai terlibat dalam peredaran narkotika. "Saya ingatkan kepada seluruh personil agar tidak melakukan pelanggaran. Stop pelanggaran mulai sekarang dan tingkatkan prestasi kerja. Jangan ada personil yang coba-coba terlibat dalam peredaran narkotika, baik sebagai pemakai, pengedar apalagi sebagai bandar, pasti akan saya tindak tegas dan akan dipermalukan di depan masyarakat," tegas orang nomor satu di Polres Asahan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres juga memberikan bingkisan Paket Natal kepada personil yang beragama Kristen.

Personil yang mendapat Piagam Prestasi (Reward) di antara nya Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja, Kasat Narkoba AKP Wilson Siregar, Ipda Aldo Fahrezi Raja, Ipda Khomaini, Iptu Sihar Sibarani, Ipda Syamsul Adhar, Ipda Golfrit Siregar dan sejumlah bintara Satuan Reskrim dan Satuan Narkoba Polres Asahan. (rel/meo)
Share Berita

MEDAN, POC - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara lounching SMS Gateway bagi pelanggan dalam rangka perayaan HUT ke-113, Minggu (16/12/2018) di kantor pusat PDAM Tirtanadi, Jalan SM Raja Medan.

Lounching SMS Gateway tersebut dilakukan anggota dewas (dewan pengawas) PDAM Tirtanadi Farianda Sinnik berharap PDAM Tirtanadi kedepan lebih baik dan sumber air akan semakin berlimpah, karena kita banyak bersyukur kepada sang pencipta alam semesta ini melalui kegiatan dzikir dan tasyiah yang selalu dilaksanakan keluarga besar PDAM Tirtanadi.

Dalam kegiatan family gathering keluarga besar PDAM Tirtanadi Provsu, Direktur utama PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo menyebutkan, diusia lebih satu abad, tahun 2018 PDAM Tirtanadi telah meresmikan sekaligus melaunching SMS Gateway untuk mempermudah masyarakat pelanggan mendapatkan informasi mengenai rekening tagihan air minum yang dibebankan setiap bulan.

Disebutkan juga, SMS Gateway juga dijadikan sebagai fasilitas informasi dan layanan menyampaikan informasi dan keluhan terhadap pelayanan air yang dialami pelanggan, sehingga dapat disampaikan melalui SMS Gateway. “ Untuk mendapatkan akses SMS Gateway, masyarakat pelanggan dapat menyerahkan no HP/telepon seluler) dan slip rekening air yang lama ke kantor cabang PDAM wilayah masing-masing.

Sutedi Raharjo menyebutkan, diusia 113 tahun dalam mengemban amanah pelayanan air bersih, PDAM Tirtanadi akan menghadapi berbagai tantangan dan hambatan yang harus dihadapi bersama. Direksi dalam menjalankan amanah roda management PDAM Tirtanadi, segala tantangan dan hambatan telah dapat dilalui bersama dengan sebaik mungkin.

“Ini semua hasil kerja keras semua management dari mulai level paling bawah hingga level tertinggi dalam melaksanakan program pelayanan air bersih kepada masyarakat pelanggan,” ujarnya seraya mengingatkan masih ada PDAM di 5 kabupaten yaitu Nias Selatan, Tobasa, Tapteng, Tapsel, Samosir yang menjadi tanggung jawab PDAM Tirtnadi yang belum maksimal mendapat pelayanan. “Bagaimana caranya kita bisa menyediakan air dan pelayanan, sehingga kita bisa memberi pelayanan maksimal kepada pelanggan. “ ungkap Sutedi.

Dalam acara itu, PDAM Tirtanadi memberikan penghargaan kepada terbaik antara lain, Mey Melph Matondang (pegawai terbaik dari kantor pusat) dengan masa kerja 19 tahun 2 bulan. Arsil (pegawai terbaik dari cabang pemasaran) dengan masa kerja 29 tahun 11 bulan dan Hermansyah (pegawai terbaik dari Instalasi) masa kerja 25 tahun 8 bulan. Acara juga dimeriahkan menyerahan hadiah lucky draw kepada keluarga besar PDAM Tirtanadi. (maria)
Share Berita

MEDAN, POC - Dalam rangka HUT ke-113 PDAM Tirtanadi dilaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H dan Family Gathering keluarga besar PDAM Tirtanadi, Minggu (16/12) di halaman kantor pusat PDAM Tirtanadi Jalan SM Raja Medan dengan dihadiri Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dewan direksi dan dewan pengawas PDAM Tirtanadi Sumut.

Mengawali kegiatan dilaksanakan zikir dengan mengumandangkan sholawat dan do'a dipimpin Azwardin Azwardin Nasution dan bacaan-bacaan alqur'an dilantunkan Jakfar Hasibuan yang merupakan qori internasional.

Dalam zikir itu ribuan keluarga besar PDAM Tirtanadi termasuk jajaran direksi seperti Direktur Utama Sutedi Raharjo, Direktur Air Minum Delviandri, Direktur Air Limbah Heri Batangari Nasution dan Direktur Adinistrasi dan Keuangan Arif Haryadian dengan khusuk mengikuti zikir.

Kedatangan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi disambut keluarga besar PDAM Tirtanadi yang sekaligus dilanjutkan pemberian talih asih kepada hafiz dan hafizah oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi didampingi jajaran direksi dan disaksikan anggota DPRD Sumut Muchrid Nasution yang hadir dalam acara tersebut.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam sambutannya membicarakan keberadaan umat Islam dengan mengajak agar umat Islam membaca dan mengamalkan Al-Qu'an dalam sendi kehidupan. Dia membandingkan di Singapore dan Indonesia mana yang lebih mengamalkan nilai-nilai keislaman.

Di singapore orang takut membuang sampah, di Indonesia dilarangpun tetap dibuang sembarangan,ujarnya mengungkapkan hal tersebut merupakan ajaran Islam. Menurutnya, ada empat yang ditangisi setan, dua diantara ketika Nabi Muhammad SAW lahir setan menangis dan ketika turun surah Alfatihah setan juga menangis.

"Kita memang tidak sehebat nabi Muhammad SAW, tapi apa yang seharusnya kita lakukan sudah dicontohkan Nabi Muhammad SAW,"ujarnya.

Sementara Ustad Al Habsy dalam tausiahnya menyampaikan, pimpinan sangat menentukan sesuatunya. Jika baik pemimpinnya maka baiklah masyarakatnya, demikian seterusnya. "Ibarat berjamaah, imam itu pengikutya adalah mamkmum, apa yang dikerjakan imam makmum mengikutinya,"ujarnya.

Dengan memuji dan bangga dengan Gubernur Sumatera Utara kepemimpinannya pendekatan keagamaan, ustad Al-Habsy mengungkapkan, Islam tertinggal karena jarang mengkaji walau rajin mengaji. Mensyukuri apa yang dimiliki meruapakan hal yang harus dilakukan umat Islam dalam kehidupan.

Untuk itu dia mengharapkan kepada PDAM Tirtanadi mensyukuri apa yang dimiliki dan dikerjakan saat ini. Dengan bersyukur, nikmat akan terus bertambah.

Pada bagian lain disampaikannya, bahwa Indonesia terpuruk bukan karena banyak yang buruk, namun banyak yang baik belum mendapat kesempatan. "Krisis akhlak telah melanda negeri ini, ujian dan peringatan Allah melalui bencana alam telah bertubi-tubi. Namun ujian dan peringatan itu, bukti Allah masih sayang kepada hambanya,"ujar ustadz Al Habsyi. (maria)
Share Berita

BELAWAN - Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan giat Shalat Subuh berjamaah di Masjid Al Muhtadin Jalan KL. Yos Sudarso Medan Labuhan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Belawan. Dalam giat tersebut,  AKBP Ikhwan mengkumandangkan Azan Subuh di Masjid Al Muhtadin, Minggu (16/12/2018).

Dalam sambutannya, Kapolres Belawan, AKBP Ikhwan mengatakan bahwa giat Shalat Subuh berjamaah dalam rangka mempererat jalinan silaturahmi dan sinergitas kemitraan. Menjaga kestabilan serta ketertiban di masyarakat sekaligus ajang tatap muka dan dialog untuk mencegah penyebaran paham radikal dan penyebaran berita hoax yang dapat memengaruhi situasi kamtibmas

"Saya harap kita tidak mudah terprovokasi setiap isu yang beredar dan menjaga situasi yang kondusif dalam pelaksanaan pemilu serta mendukung pembangunan Nasional," ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut Kapolres Pelabuhan Belawan juga memberikan bantuan beras dan santunan kepada anak yatim dan janda-janda miskin.

Turut hadir, Kabag Ren, Kapolsek Medan Labuhan, Kasat Binmas Polres Belawan, Kanit Binmas Polsek Medan Labuhan dan personil Polsek Medan Labuhan bersama sekitar 100 orang Jemaah Masjid. (Kinoi)
Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.