HAMPARAN PERAK, POC- Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi pada Sabtu (20/7/2019) sekitar pukul 05.30WIB di Jalan Klambir V, Pasar III, Desa Klambir Lima Kebun / Gang Kamboja, Kecamatan Hamparan Perak.

Kecelakaan kali ini melibatkan Sepeda motor Suzuki Titan Warna Merah BK 2049 ABV kontra Mobil Penumpang atau angkot rahayu  BK 1343 GR  Warna Hijau Muda.

Setelah mendapat adanya laporan kecalakaan lalu lintas itu, kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Korban yang diketahui bernama Ali Rusdi (51) warga Jalan Dusun XVI, Gang Sidorukun, Desa Klambir V Kebun, Kecamatan Hamparan Perak dilarikan kerumah sakit Sundari Medan dan saat ini masih di rawat dalam keadaan tidak sadar diri.

Sedangkan supir angkot tersebut diketahui bernama Nasir Harahap (19) warga Desa Klumpang Kebun Gang Sempurna Kec Hamparan Perak saat ini masih diamankan di Polsek Hamparan Perak.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kanit Lantas Polsek Hamparan Perak Iptu Marno Purba menjelaskan, bermula Angkot tersebut datang dari arah jalan besar desa klumpang menuju ke Jalan Desa Klambir V Kebun dengan lajur sebelah kiri yang berkecepatan tinggi. Sesampainya tempat kejadian, angkot rahayu tiba-tiba masuk ke kanan jalan dan menabrak pengendara sepeda motor korban yang datang dari arah Klambir V Kebun menuju Klumpang yang di kendarai oleh Korban. Dan korban dibawa kerumah sakit Sundari Medan," tandas Iptu Marno Purba selaku kanit lantas. (Kinoi)
Share Berita

MEDAN - Kepedulian Walikota Medan kepada para pedagang kaki lima Pasar Kampung Lalang mendapat apresiasi dari para pedagang. Betapa tidak, para pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan, kini difasilitasi oleh pemerintah dengan diberikan lahan berjualan secara cuma-cuma.

"Kami para pedagang kaki lima Pasar Kp Lalang yang tergabung dalam FKP2KL sangat berterima kasih kepada Bapak Walikota Medan, Sekda Medan selaku Badan Pengawaa dan Dirut PD Pasar yang telah memberikan kepada kami tempat untuk berjualan di Pasar Kampung Lalang," ujar Ketua Forum Komunikasi Pedagang Pasar Kampung Lalang (FKP2KL), Herdiansyah kepada wartawan, Jumat (19/7/2019).

Kedepannya, Herdiansyah berharap pemerintah dapat mengakomodir, memfasilitasi kebutuhan para pedagang dan meminta kepada pemerintah untuk menertibkan pasar liar yang berada disamping Pasar Kampung Lalang.

"Kami berharap Pasar Kampung Lalang ini bisa ditata dan dapat dibuat semakin nyaman dan aman bagi pembeli untuk datang berbelanja. Dan Pasar Kampung Lalang dapat menjadi  Pasar percontohan untuk pasar-pasar lainnya," harapnya mengakhiri.

Dilokasi yang sama, salah seorang pedagang, Sinek Br Ginting juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota Medan, Sekda Pemko Medan dan  Dirut PD Pasar.

"Kami sangat berterima kasih atas kebijakan Pemerintah Kota Medan yang bersedia memfasilitasi kami para pedagang kaki lima/pinggir jalan untuk berjualan di Pasar Kampung Lalang tanpa membayar sepeser pun. Kami doakan "Semoga bapak dan sekeluarga sehat dan sukses dalam karirnya," ucapnya berterima kasih. (Red)
Share Berita

Teks foto : Kanit Reskrim Iptu Bonar H Pohan Saat Melakukan Introgasi
MEDAN LABUHAN, POC- Seorang wanita bernama Nurhayati (39) warga jalan lorong sekolah ll Bagan deli, kelurahan Bagan deli, kecamatan Medan Belawan diamankan ke Polsek Medan Labuhan.

Ironisnya, wanita itu ketahuan membawa satu paket narkoba berjenis sabu-sabu ke dalam Rutan Kelas II-B Labuhan Deli, Jum'at (19/7/2019).

Untuk mengelabui para petugas, tersangka menyembunyikan narkoba tersebut ke selipan celana yang dipakainya.

Keterangan yang didapat dari tersangka, barang haram tersebut mau diberikan kepada suaminya berinisial 'AG' yang ditahan didalam rutan tersebut.

"Satu paket itu saya beli senilai seratus ribu rupiah (Rp.100.000,-) dari sipenjual berinisial 'N'
yang beralamat dibagan belawan," ucap Nurhayati sembari menangis.

Lanjut dikatakannya, saat petugas rutan itu memeriksa badan sampai kaki saya, sabu-sabu itu terjatuh dari celana saya, disitu ketahuan kalau saya membawa narkoba," ujarnya sembari menghapus airmata.

Saat ditemui diruang kerjanya, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Bonar H Pohan menjelaskan kepada awak media pewartaonline.com, Info ini didapat dari pihak Rutan yang bernama Erwin sebagai KPR rutan tersebut tentang adanya penangkapan terhadap pengunjung yang akan membesuk suaminya yang ditahan didalam rutan kelas II-B Labuhan Deli. Dengan sigap Personil Reskrim Polsek Labuhan yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Bonar H Pohan dan Panit Res Ipda T Siahaan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk membawa tersangaka yang bernama Nurhayati ke Polsek Medan Labuhan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tandas perwira berpangkat balok emas dua Kanit Reskrim Polsek Labuhan. (Kinoi)
Share Berita


Adira Finance menggelar festival Pesona Lokal 2019 di 7 kota, Medan salah satunya.
MEDAN, POC - Mengulang kesuksesan yang digelar pada tahun 2018 lalu, Adira Finance salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia kembali menggelar Festival Pesona Lokal. Kegiatan ini merupakan program CSR Adira Finance, yang kembali bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata (Pesona Indonesia) dan juga stasiun televisi nasional RCTI.

Festival Pesona Lokal bertujuan untuk mempromosikan potensi budaya, pariwisata dan kearifan lokal suatu daerah.

Dengan mengangkat tema "Rasakan Sensasi Pesona Lokal", kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka HUT Adira Finance ke-29 ini akan digelar di 7 kota yaitu Medan, Bali, Surabaya, Bandung, Makassar, Yogyakarta, dan Jakarta, mulai dari bulan Agustus hingga November 2019. Dan pada tahun ini, Medan terpilih sebagai kota pembuka pelaksanaan Festival Pesona Lokal 2019, setelah tahun lalu berhasil memenangkan predikat Kota Paling Mempesona.

Kegiatan ini juga didukung penuh oleh pihak Pemerintah Daerah, dalam hal ini Pemerintah Kota, dengan mengajak seluruh masyarakat di Sumatera Utara khususnya Kota Medan untuk mempromosikan pariwisata dan kearifan lokal daerahnya.

"Menjadi sebuah kebanggaan bagi kami Adira Finance area Sumatera Bagian Utara untuk menjadi kota pembuka kegiatan ini, bersama dengan Pemerintah Kota Medan. Kami ingin mengajak seluruh masyarakat dan ekosistem Adira Finance yang terdiri dari konsumen, mitra bisnis, dan karyawan Adira Finance untuk berpartisipasi mendukung serta mempromosikan kearifan lokal.

Semoga kegiatan ini dapat menjadi salah satu atraksi yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi perekonomian Sumatera Utara dan khususnya Kota Medan," ujar Agus Hartanto selaku Kepala Wilayah Sumatera Bagian Utara Adira Finance kepada wartawan disela-sela acara konfrensi pers (19/7) di Hotel Grand Aston Medan.

Festival Pesona Lokal Medan akan diselenggarakan di Lapangan Merdeka pada tanggal 3 Agustus 2019. Berbeda dengan tahun sebelumnya, selain Parade Karnaval Budaya, pada tahun ini Adira Finance akan mengadakan Lomba Tari Lokal Kontemporer dimana sebagian peserta merupakan siswa SMP dan SMA, Lomba Desain Motif Khas Lokal Kontemporer, Kompetisi ala Selebgram Lokal, Festival Kuliner dan Foodtruck, dan permainan lokal serta bazaar aneka produk lokal.

Tidak ketinggalan kegiatan ini juga akan dimeriahkan oleh artis ibu kota Siti Badriah dan juga artis lokal. Sebagai highlight kegiatan Festival Pesona Lokal, Adira Finance bersama Kementrian Pariwisata (Pesona Indonesia) akan kembali mempersembahkan penghargaan khusus Kota Paling Mempesona kepada Pemerintah Daerah yang berhasil menampilkan pesona kebudayaan dan keunikan daerah lokal masing - masing secara kompak dan serasi melibatkan partisipasi dari warga kota di kegiatan tersebut.

Adira Finance mendapatkan banyak dukungan dan bantuan dari berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta. Salah satunya yang menjadi sponsor utama yaitu Adira Insurance dimana, sebagai perusahaan asuransi umum yang memiliki produk asuransi perjalanan terbesar di Indonesia memiliki tujuan untuk melindungi masyarakat akan risiko yang mungkin terjadi selama perjalanan.

Sejalan dengan tujuan kegiatan CSR Festival Pesona Lokal, Adira Insurance juga mendorong penerapan program keselamatan jalan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah untuk mendukung aksesbilitas kawasan daerah wisata yang aman dan selamat, melalui program Indonesia Road Safety Award (IRSA).

Kegiatan ini juga didukung penuh oleh MUFG Bank, PT Visonet Internasional (OVO), PT Pitoe Sarana Informatika, PT Astra Honda Motor, Coca Cola Amatil Indonesia, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, PT Suzuki Indomobil Sales, PT Triangle Motorindo (VIAR), PT Kawasaki Motor Indonesia, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, PT Asuransi Sinar Mas, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Asuransi Raksa Pratikara, PT. Solusi Transportasi Indonesia (Grab Indonesia), dan Comforta.

Tidak hanya menggelar Festival Pesona Lokal, dalam rangka HUT ke 29 Adira Finance juga akan mengadakan Festival Pasar Rakyat 2019, sebuah program CSR bertujuan untuk membangun citra positif pasar rakyat sebagai ruang publik yang kreatif, edukatif, dan berbudaya sekaligus mengedukasi serta mendorong keterlibatan berbagai pihak agar menjadi bagian dari upaya pengembangan pasar rakyat di Indonesia.

Berkolaborasi dengan Yayasan Danamon Peduli, pemerintah daerah setempat, dan berbagai komunitas seni budaya dan UMKM, Festival Pasar Rakyat akan diselenggarakan di kota Magelang, Denpasar, Pontianak, dan Bogor.

Selain itu, bagi masyarakat umum, khususnya generasi muda yang memiliki hobi menciptakan dan berbagi konten menarik, Adira Finance juga menggelar ajang tahunan Kompetisi Foto dan Video Sahabat Lokal untuk yang ketiga kalinya. Dengan mengangkat tema "Sensasi Lokal Kotaku", Adira Finance mengajak para peserta untuk mengunggah hasil karya foto di platform Instagram atau video di platform Youtube yang menceritakan tentang potensi lokal suatu destinasi atau daerah di Indonesia termasuk keindahan alam, tempat wisata menarik, kuliner, tradisi lokal, kultur budaya, tempat hang out yang sedang populer, serta kerajinan dan oleh-oleh. Informasi selengkapnya tentang kompetisi dan pendaftaran dapat mengunjungi www.adira.co.id/sahabatlokal.

"Kami berharap dengan adanya berbagai kegiatan ini dapat membuat ekosistem Adira Finance dan masyarakat Indonesia untuk semakin mencintai budaya dan kearifan lokal daerahnya serta berperan aktif untuk turut serta mempromosikannya. Saya juga ingin mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara khususnya Kota Medan untuk datang dan ramaikan acara Festival Pesona Lokal di Medan, serta rasakan sensasi kekayaan budaya hingga kuliner khas dari Sumatera Utara," tutup Agus.

Untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi bit.ly/festivalpesonalokal2019atau hubungi Dering Adira Finance 1500511. (mar/rel)
Share Berita

MEDAN LABUHAN, POC- Polsek Medan Labuhan berhasil mengamankan sejumlah pelajar yang hendak tawuran pada Kamis (18/7/2019) sore.

Peristiwa itu terjadi antara siswa SMA/SMK Budi Agung Jalan Platina Raya Medan Marelan dengan SMA/SMK Brigjen Katamso Jalan Marelan Raya Medan Marelan.

Atas kejadian tersebut, pihak sekolah dari Budi Agung melakukan pencarian atau swepping siswa yang diduga tawuran dan mengamankan 11 orang siswa SMA/SMK Budi Agung dan 1 orang siswa SMK Bina Satria yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut dengan identitas :
- Roni Kelas XI-5 SMK-TI Budi Agung, warga Marelan Pasar V, Gang Pinang.
- Dimas Hariadi, Kelas XII-1 SMK-TI Budi Agung, warga Marelan Pasar III Timur, Gang Prajurit.
- M. Rafiq, Kelas XII-TKR 6 SMK-TI Budi Agung, warga Payah Pasir.
- Alfriansyah, Kelas XI-TKR 2 SMK-TI Budi Agung, warga Marelan Pasar IV, Gang Ujung.
- Gusti Randa, Kelas XI-TKR 5 SMK-TI Budi Agung, warga Marelan Pasar III Timur Gang Seroja.
- Sahrul Rambe, Kelas XII-TKR 5 SMK-TI Budi Agung, warga Tanah 600, Gang Muslim Pancasila.
- M. Hafiz Akbariyan, Kelas XII-TKR 5 SMK-TI Budi Agung, warga Tanah 600, Gang Kasno.
- Rico Armanda, Kelas XII.
-Agus Kom, SMA Budi Agung,  warga Jalan Kapten Rahmad Buddin Terjun.
- Egi Riski, Kls X.
-Adam Malik SMA Budi Agung, warga Martubung Blok III.
- Alvin, Kelas X.
-Mercury SMA Budi Agung, warga Perumahan Taman Citra Titi Papan.
- Adam Nusyabani, Kelas XII.
-Isacnewton SMA Budi Agung, warga Marelan Pasar II Barat, Gang Tanjung.
-Riski Rahmadani, Kelas XII-2 SMK Bina Satria, wargaTanah 600 Jalan Paku, Gang Awi.

Adapun keterangan dari para siswa Budi Agung. Kejadian tersebut bermula dari adanya beberapa siswa dari sekolah Brigjen Katamso sekitar 20 orang yang mendatangi siswa Budi Agung sedang duduk-duduk diwarung tepatnya di belakang Sekolah Budi Agung. Tiba-tiba siswa Brigjen Katamso menyerang siswa Budi Agung dengan melempar batu, kemudian siswa dari pelajar sekolah budi agung lari untuk menyelamatkan diri.

Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari yang didampingi Kanit reskrim Iptu Bonar H Pohan saat tiba di Sekolah Budi Agung langsung memberikan arahan kepada para siswa yang diduga terlibat tawuran, serta menghimbau para guru agar memberikan tindakan tegas kepada siswa yang melakukan pelanggaran (tawuran).

Pada saat itu juga, dilakukan pertemuan antara pihak Sekolah Budi Agung dengan Sekolah Brigjen Katamso untuk membahas permasalahan yang terjadi. Pihak Sekolah akan sama-sama mengawasi siswanya masing-masing dan akan menindak tegas siswanya apabila melakukan pelanggaran (tawuran) akan dikeluarkan dari Sekolah.

Agar tidak terjadi serangan kembali, Kanit Intel dan anggota serta Bhabin Marelan masih standby di Sekolah Budi Agung untuk antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Dari pantauan awak media, pelajar tersebut dibawa ke mapolsek Medan Labuhan untuk diberikan arahan yang baik.

"Para pelajar ini kita bawa ke Polsek Medan Labuhan untuk diberikan arahan-arahan atau didikan yang baik. Dan akan kami tes urine juga," tegas Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari. (Kinoi)
Share Berita

MARTUBUNG, POC -Seorang ibu rumah tangga hamil empat bulan yang bernama Tirta Murni (27) warga Blok CC, Jalan Udang lV Griya lll Martubung tangkahan ditemukan gantung diri di dapur rumahnya dengan menggunakan Tali Tambang berwarna kuning, Selasa (16/7/2019).

Atas temuan mayat yang sudah tergantung tersebut sontak membuat warga sekitar menjadi heboh.

Dari keterangan suami korban Ahmad Syahputra (29) ia mengatakan. "Pukul 06.00 Wib saya terbangun mau berangkat kerja ke Belawan dan melihat isteri saya sudah tergantung di dapur rumah. Padahal isteri saya sedang hamil muda," ucap Ahmad sembari mangapus air mata.

Lanjut dikatakan Ahmad, isteri saya meninggalkan Surat Wasiat yang ditinggalkannya bertuliskan permohonan maaf serta agar ikhlas atas kematiannya yang merasa hidupnya tidak berguna lagi. Karena Ibu kandungnya meninggal sebulan yang lalu sehingga ia merasa tidak punya siapa-siapa lagi. Dan saya langsung minta tolong  ke warga sekitar," ujarnya.

Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Medan Labuhan. Dengan sigap Team Opsnal yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Bonar H. Pohan yang didampingi oleh anggota piket pungsi langsung ke Tempat Kejadian Perkara. Sesampainya di TKP, korban terlihat sudah di turunkan dan mau di bawa ke Langkat dikampung halaman Korban. Namun tim Opsnal untuk menyarankan kepada pihak keluarga untuk di bawah ke RS Brimob untuk dilakukan Otopsi, namum pihak keluarga tidak bersedia di Otopsi.

"Dari hasil yang didapat ditempat kejadian tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Dan selanjutnya tim Opsnal membuat pernyataan kepada suami korban bahwasanya keluarga tidak keberatan dan tidak bersedia dilakukan outopsi serta suami korban telah menerima musibah ini dengan ikhlas," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Bonar H Pohan.

Sambungnya, jasad korban mau dibawa kekampung halaman dilangkat dan dikebumikan disana. Dan selanjutnya team Identifikasi Polres Belawan melakukan sidik jari. Korban diboyong oleh pihak keluarga ke daerah langkat untuk dimakamkan," tandas Bonar H Pohan. (Kinoi)
Share Berita

MEDAN - SEP SDM dan Umum, Ahmad Gusmar Harahap memberangkatkan 102 orang jamaah Haji dari keluarga besar PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Tahun 2019 dilaksanakan di Aula Eulegeunesis Jalan Sei Batanghari No. 2 Medan, Selasa (9/7/2019).

Hadir untuk memberikan doa selamat, Ibu Beby Suhendri, Ibu Dina Adi Fitria, para Kepala Bagian, Kepala SUB Bagian dan Para Calon Jemaah Haji dan Hajjah yang jumlahnya sebanyak 102 orang.

Pensiunan karyawan yang mewakili calon jamaah Haji, Alimuddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa cuaca di tanah suci saat ini cukup terik hampir mencapai 50 derajat celcius pada siang hari dan malamnya sekitar 37 derajat Celcius. 

"Ini artinya kondisi cuaca yang ekstrim seperti ini agar dapat diketahui agar kita tetap menjaga kesehatan supaya semua jemaah bisa mengikuti rangkaian kegiatan ibadah selama di sana. Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kebaikan pimpinan PTPN III yang masih bekesempatan untuk memberikan oleh-oleh kepada kami,” katanya dengan penuh haru. 

Alimuddin juga berharap kepada Pimpinan PTPN III (Persero) dan kepada para undangan kegiatan doa selamat ini agar tetap mendoakan para jemaah haji dan hajjah yang akan berangkat untuk bisa menjalankan ibadah haji dengan kusyu’ dan menjadi haji dan hajjah yang mabrur.

Gusmar Harahap, selaku SEP SDM dan Umum dalam kesempatan yang sama mengucapkan selamat dan memberikan dorongan karena para jamaah agar tetap semangat dan menjaga fisik selama menjalankan ibadah haji, dan tidak perlu kawatir karena para Jemaah adalah tamu Allah yang sedang menunaikan rukun Islam kelima selama di tanah suci dan pasti akan disambut dengan baik oleh Allah SWT.

“Bagi para jemaah, marilah bersyukur karena kita memperoleh panggilan dari Allah SWT.  Ibadah haji ini merupakan ibadah fisik sehingga menjadi perhatian untuk menjaga kesehatan supaya bisa sempurna dilaksanakan semua rukun haji. Sebab saat ini musim panas. Sesampainya di tanah suci agar tetap mendoakan perusahaan yang kita cintai ini tetap baik dan meningkat keuntungannya, karena beberapa waktu belakangan ini harga CPO terus turun, supaya aktifitas sosial keagamaan dapat kita laksanakan dengan baik dan berkelanjutan,” katanya. Gusmar Harahap kemudian menutup sambutannya dengan memberikan sebuah pantun. “Burung Nuri terbang tinggi, hinggap di dahan sekali lagi, selamat jalan jemaah Haji semoga selamat di tanah suci”.

Dalam kesempatan ini, Perusahaan juga memberikan bingkisan dan uang saku kepada para Jemaah Calon Haji dan Hajjah sebagai bentuk perhatian dan dukungan Perusahaan kepada Calon Jemaah Haji. (Rel/rom)
Share Berita

LABUHAN, POC- Warga lingkungan II, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan digegerkan dengan temuan sesosok mayat yang mengapung di aliran sungai deli Jalan KL Yosudarso, KM 15, Jum'at (12/7/2019).

Mayat tanpa kartu identitas tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat yang melihat adanya mayat terapung di bawah jembatan titi aloha dan temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepling bernama Jalil (45).

"Saya dikabari oleh warga kalau ada mayat mengapung di sungai deli. Setelah saya lihat ke tempat kejadian perkara, ternyata benar ada mayat berjenis kelamin laki laki," kata Jalil Sebagai Kepala Lingkungan II.

Sambungnya, Kami tidak berani mengevakuasi mayat itu. Kemudian kami melaporkannya ke Polsek Medan Labuhan," ujar Kepling.

Setelah mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya penemuan mayat Mr X yang di temukan di pinggir sungai Deli, dengan cepat pihak Polsek Medan Labuhan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek medan Labuhan AKP Edy Safari yang didampingi kanit reskrim Iptu Bonar H. Pohan, Pawas Iptu Lili Tavip dan anggota piket pungsi langsung ke TKP. Sesampainya di TKP, mayat masih berada di dalam sungai deli, kemudian anggota opsnal bersama masyarakat  mengangkat mayat tersebut keluar dari aliran sungai Deli.

Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dan langsung diboyong ke dalam ambulance yang telah disiapkan untuk di bawa ke RS Brimob Medan untuk dilakukan Otopsi.

Dari pantauan awak media dilapangan, mayat tersebut berusia sekitar 43 tahun. Dan tinggi badan 165 Cm, rambut lurus berwarna hitam, memakai celana Jeans ponggol warna biru dan baju kaos warna hitam. (Kinoi)
Share Berita

HAMPARAN PERAK, POC- Ratusan warga menggelar aksi demo di Jalan Protokol Hamparan Perak, Jumat (12/7/2019) siang.

Kedatangan ratusan warga dari Desa Hamparan Perak bersama Desa Klambir dan Desa Selemak itu, tak lain mendesak pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan sepanjang tiga kilometer di kampung mereka, yang tak kunjung diperbaiki bertahun-tahun.

Dalam aksinya, warga yang datang dengan membawa spanduk dengan bertulisan 'Bapak Presiden tolong perbaiki jalan kami'
mempertanyakan pembangunan jalan yang kondisinya sudah memprihatinkan itu.

"Kondisi jalan sudah semakin parah. Apalagi kalau setelah hujan. Lubang jalan seperti kolam tergenang air bercampur lumpur. Belum lagi jalan menjadi licin hingga para pengguna harus pelan-pelan melintasinya," ucap Sulaiman, warga Desa Hamparan Perak saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, warga dari tiga Kecamatan ini datang karena kekecewaan warga terhadap Pemerintahan Deliserdang khususnya Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

"Kami warga di sini sudah muak dan capek menunggu janji-janji perbaikan. Namun tidak pernah ditanggapi. Bahkan, saat ini kondisi badan jalan banyak lobang besar bak kuali sangat sulit dilalui pengguna jalan," ujarnya.

Hal senada juga dilontarkan dari mulut Ibrahim. Warga Desa Selemak. Kerusakan jalan protokol Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang hingga detik ini tak kunjung diperbaiki, padahal sudah banyak pengguna jalan menjadi korban jatuh.

"Kerusakan infrastruktur jalan di Jalan Protokol  Kecamatan Hamapran Perak sudah semakin parah. Sampai saat ini upaya perbaikan belum nampak sedikitpun. Oleh sebab itu, kami mendesak agar Pemerintah tegas dalam memperbaiki kerusakan jalan tersebut," ucap Ibrahim.

Camat Hamparan Perak Bilang Sudah Kordinasi dengan Pemkab Deliserdang dan Provinsi Sumut Untuk Perbaikan Jalan

Sementara itu, Camat Hamparan Perak, Amos F Karo Karo ketika dikonfirmasi terkait aksi demo mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi baik dengan Pemkab Deliserdang maupun Provinsi Sumut untuk perbaikan jalan Protokol Hamparan Perak.

"Kita Muspika Kecamatan Hamparan Perak susah berkordinasi dengan Pemkab Deliserdang dan Provinsi Sumut soal jalan tersbeut. Namun karena anggaran, sehingga kondisinya masih seperti ini. Begitupun, masyarakt diminta bersabar semua butuh proses," kata Amos F Karo Karo di sela aksi demo.

Diakuinya, persoalan Jalan Protokol Hamparan Perak yang rusak, Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Ketua DPRD Sumut kemarin turun ke loaksi.

"Tiga minggu yang lalu, PUPR bersama Ketua DPRD Sumut sudah melihat Jalan Protokol Hamparan Perak sampai dengan Klambir Lima kebun. Disitu, mereka menyampaikan agar warga bersabar untuk perbaikan jalannya," akunya.

Disinggung, truk pengangkut rambung, tanah dan BBM yang mengangkut berlebihan sehingga mengakibatkan jalan rusak. Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan penindakan terhadap truk-truk tersebut.

"Sudah kita lakukan razia di Tandem. Hanya saja mereka mainya malam sehingga tidak terpantau lagi," katanya. (Kinoi)
Share Berita


MEDAN - Adanya kasus-kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dilingkungan kampus yang dapat merusak seluruh sendi-sendi kehidupan. Maka, beberapa perwakilan dari Fakultas dan organisasi di lingkungan Universitas Sumatera Utara (USU) menyatakan sikap menolak keras segala bentuk penyalahgunaan narkotika dilingkungan kampus. Hal itu di deklarasikan langsung oleh Ketua Senat Mahasiswa USU, Syarif Ginting bersama seluruh perwakilan Fakultas USU, Kamis (11/7/209).

Adapun pernyataan sikap yang disampaikan adalah menolak segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkotiuka dilingkungan Universitas Sumatera Utara, mendukung dan menghargai seluruh usaha pemerintah indonesia dalam memerangi dan menanggulangi bahaya narkoba dan mendukung dan mendorong penegak hukum dan lembaga terkait untuk melakukan pemberantasan peredaran gelap narkotika dan semacamnya.

"Adapun kegiatan kita ini adalah dalam rangka menolak keras peredaran narkoba didalam kampus. Kami menegaskan bahwa kampus adalah tempat belajar, bukan untuk transaksi barang haram, terlebih lagi peredaran narkoba dapat berdampak negatif terhadap pola pikir manusia, terlebih lagi kita sebagai mahasiswa dapat merubah pola pikir pendidikan, IP kita pasti turun dan malas kuliah," ujar Ketua Senat Mahasiswa USU, Syarif Ginting.

Syarif mengajak para seluruh mahasiswa untuk menolak penuh peredaran narkoba didalam kampus. STOP memakai atau mengedarkan barang haram tersebut, karena itu bukan hanya meRugikan satu orang saja melainkan dapat merugikan sanak keluarga dan lingkungan, terlebi lagi kesehatan kita dihari tua," tegasnya mengakhiri. (red)
Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.