LABUHAN, POC - Polsek Medan Labuhan gelar Patroli Bersama untuk pengamanan jalur dan antisipasi terkait tindak pidana dibeberapa titik, Sabtu (19/1/2019).

Rute yang di lalui giat Patroli Bersama, mulai Jalan Kilo Yos Sudarso, Jalan Pematang Pasir, Titi Papan dan Medan Marelan.

"Giat Patroli ini untuk menunjukkan kepada Masyarakat  bahwa Polri benar benar melayani Masyarakat, sehingga benar benar merasa aman" ucap Rosyid.

Sambungnya, setiap malam minggu atau malam biasa, Tim Gagak Polsek Labuhan akan melakukan Patroli di wilayah titik-titik yang dianggap rawan," tegas Kapolsek.

Dari pantauan awak media, giat tersebut di pimpin langsung Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto, Wakapolsek Medan Labuhan AKP Ponijo, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Bonar H Pohan, Kanit Intelkam Polsek Medan Labuhan,Kanit Binmas Polsek Medan Labuhan dan para personil Tim gagak. (Kinoi)
Share Berita

MEDAN, POC – Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik  (PAPPRI) Sumatera Utara (Sumut) diharapkan terus berkontribusi terhadap program pembangunan Provinsi Sumut. Terutama dalam bidang seni dan budaya.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Provsu HM Fitriyus, menghadiri Pelantikan Pengurus DPD PAPPRI Sumut (2019-2024) di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2 Kantor Gubsu Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Sabtu (19/1/2019). “Diharapkan Pengurus PAPPRI Sumut yang baru dilantik membawa angin segar dalam mendukung program pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” ujarnya.

Dikatakannya, Sumut dengan aneka ragam suku, adat budaya dan agama ini merupakan kodrat yang diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa. Karenanya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) sangat mendukung pelantikan pengurus PAPPRI Sumut. Dengan demikian adat budaya dan suku yang ada di Sumut sebagai provinsi yang berbilang kaum dapat dikembangkan dan dipromosikan ke kancah nasional bahkan internasional.

“Talenta Sumatera Utara ini, dimana pun kalau namanya menyanyi, pemusik, Sumatera Utara itu, kalau tak nomor dua, pasti nomor 1. Dimanapun. Bersinergi dengan Pemprovsu itu merupakan keharusan,” katanya.

Selain itu, kehadiran PAPPRI Sumut juga diharapkan dapat membantu sumbangsih pemikiran, ide untuk memajukan bidang seni di daerah. Juga sesuai dengan salah satu misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yaitu menumbuhkankembangkan pariwisata.

“Tentu dalam kepariwisataan terkait dengan seni, hiburan dan lain sebagainya. Jadi Pemprovsu sangat menyambut baik keinginan dari Pengurus Pusat PAPPRI terkait dengan Perda dan regulasi,” sebutnya.

Gubsu Edy Rahmayadi, dalam sambutanya, juga mengharapkan PAPPRI Sumut dapat membangkitkan gairah para seniman dan pemusik di Sumut dalam membangunan Provinsi Sumatera Utara yang bermartabat. “Selamat atas pelantikan ini dan semoga semakin maju untuk Sumatera Utara yang bermartabat,” ucapnya.

Sementara, Sekjen DPP PAPPRI Johnny W Maukar mengatakan, PAPPRI yang didirikan 1987 merupakan organisasi para pelaku musik yang mempunyai DPD di 27 provinsi dan terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM sebagai perkumpulan berbadan hukum, serta terdaftar di Kesbang Kementerian Dalam Negeri. “Diharapkan di provinsi juga sudah terdaftar di Kesbang,” ujarnya.

Johnny mengharapkan, hubungan antara PAPPRI dengan Pemprovsu bukan hanya untuk fasilitasi ruangan seperti pada pelantikan tersebut. “Tapi juga dukungan-dukungan dalam bentuk paket-paket regulasi. Karena PAPPRI harus menjadi organisasi yang bisa memperjuangkan kesejahteraan para seniman musik. Oleh karena itu, perlu dukungan regulasi dari pemerintah,” katanya.

Ketua DPD PAPPRI Sumut yang baru dilantik Erucakra Mahameru, selain mengucapkan terima kasih kepada Pemprovsu yang telah mendukung pelantikan tersebut, juga mengharapkan Pemprovsu dapat terus mendukung PAPPRI Sumut agar dapat terus meningkatkan kontribusinya bagi pembangunan Sumut.
“Secara bersama-sama membangun kehidupan insan musik Sumatera Utara yang bermartabat. Dengan puncak tertinggi mengharumkan karya-karya seni daerah Sumatera Utara dengan melindungi linsensi hak cipta,” ujar Erucakra.

Penguru PAPPRI Sumut yang dilantik antara lain, Ketua Erucakra Mahameru BMus MM, Sekretaris Roberth A Lebatta SPd MSi, dan Bendahara Rio Tambunan SE MM.

Turut hadir dari Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting, Dewan Penasehat PAPPRI Dharma Oratmangun, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provsu Hidayati, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu Ilyas Sitorus dan para pengurus DPD PAPPRI Sumut. (ril)
Share Berita

DELISERDANG, POC – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah mengharapkan kehadiran dan partisipasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam membangun Sumatera Utara (Sumut) menjadi provinsi yang bermartabat. Baik itu dalam bidang politik maupun di bidang sosial lainya.

Hal tersebut disampaikan Wagubsu saat menghadiri Kemah Bakti Nusantara (Kembara) 2019 yang dilaksanakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sumut di Bumi Perkemahan PT Perkebunan Nusantara di Sibolangit, Deliserdang, Sabtu (19/1/2019). “Partisipasi dan kehadiran PKS tentu sangat diharapkan dalam membangun Sumatera Utara menjadi provinsi yang bermartabat dan sejahtera,” ujarnya.

Wagubsu Musa Rajekshah juga mengapresiasi militansi kader PKS yang telah berperan mendukungnya selama ini. Diharapkan dukungan kader PKS terhadap kepemimpinan Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi dan dirinya itu terus berlanjut ke depan. “Jangan lupa doakan kami, saya dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat memimpin Sumatera Utara yang luar biasa ini,” ujar Musa Rajekshah yang akrab di sapa Ijeck.

Hal itu dikatakannya karena, menjadi pemimpin Sumut tidaklah mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapinya. Meski begitu, Ijeck mengatakan tantangan-tantangan tersebut memang harus dihadapi dengan berani. “Kalau kita tidak berani hidup dalam tantangan untuk apa hidup,” katanya, sembari memotivasi para kader PKS.

Ijeck mengatakan, kegiatan perkemahan seperti Kembara 2019 sangat positif bagi para kader PKS. Terutama untuk mengembangkan personalitas kader. “Di perkemahan ini tidak ada perbedaan, mulai dari duduk, makan dan semuanya tidak ada yang dilayani secara khusus, semua dibikin setara, ini bisa dicontoh oleh siapa saja,” ungkapnya, sembari menyatakan suatu saat nanti ingin mengikuti kegiatan perkemahan tersebut.

Selain itu, kata Ijeck, kegiatan ini juga bermanfaat untuk menyiapkan fisik dan mental, serta yang utama rohani para kader. Jika seseorang tidak dikuatkan rohaninya, maka Ia akan hanya memikirkan dunia saja. “Kalau kita tak kuat iman, nanti kita tidak takut kepada Allah, kita hanya akan memikirkan dunia saja, dan itu tak baik,” pesannya.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKS Sumut Haryanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan para kader PKS untuk menghadapi Pemilihan Presiden dan Legislatif 2019 yang akan diadakan April mendatang.

Haryanto juga mengatakan PKS Sumut akan selalu solid mendukung program Gubsu Edy Rahmayadi dan Wagubsu Musa Rajekshah di Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara. Apalagi mewujudkan Sumatera Utara yang beramrtabat. “Insya Allah kita akan terus mengawal dan akan tetap menjadi tulang punggung Sumut yang maju dan bermartabat,” katanya.

Kegiatan perkemahan tersebut diikuti oleh 203 orang peserta yang merupakan kader PKS dari seluruh daerah kabupaten/kota di Sumatera Utara. Kembara telah diadakan sejak Jumat sore (18/1) dan akan selesai Minggu (20/1).

Turut hadir pada kesempatan tersebut Anggota Majelis Pertimbangan Pusat DPP PKS Muhammad Idris Lutfi, Wakil Ketua DPW PKS Sumut Misno Adi Syahputra, Ketua Kaderisasi DPW PKS Sumut Muhammad Nuh, serta seluruh kader PKS Sumut yang ikut menjadi peserta Kembara 2019 tersebut. (ril)
Share Berita

SUNGGAL - Unit Lalulintas Polsek Sunggal melaksanakan giat pendidikan masyarakat tentang berlalu lintas di SMK Yayasan Sultan Iskandar Muda, Jalan Bakul, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (19/1/2018) pagi. Kegiatan dipimpin Kanit lantas Polsek Sunggal, Iptu Syahri Ramadhan dengan tema Menggelorakan Milineal Road Safety Festival.

“Kita juga memberikan Dikmas Lantas dalam Safety Reading bagi anak-anak Bangsa dalam acara ini,” ucap Kanit Lantas Sunggal, Iptu Syahri Ramadhan.

Syahri juga menambahkan, kegiatan bertujuan untuk menciptakan hubungan Polri dengan masyarakat milenial yang ada di wilayah Polsek Sunggal.

“Salah satunya agar terjalin hubungan dengan masyarakat milenial. Selain itu, agar mereka memahami tata tertib berlalu lintas bahwa keselamatan itu paling utama dalam berkendara,” ujarnya.

Kegiatan tersebut pun disambut antusias para siswa dan siswi SMK Sultan Iskandar Muda. Sedikitnya 70 siswa-siswi SMK berbaur dalam kegiatan tersebut dan mengikuti arahan dan bimbingan dari Kanit Lantas Polsek Sunggal.

“Kegiatan ini akan terus kita lakukan. Bukan di sekolah ini aja, kita akan datangi sekolah-sekolah lain yang berada di wilkum kita,” pungkasnya. (Red)
Share Berita

MARTUBUNG, POC- Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan beserta para PJU  dan jajaran menghadiri acara Deklarasi kerukunan Umat beragama se-kecamatan Medan Labuhan, Jumat (18/1/2019).

Dalam kata sambutannya, Kapolres mengatakan, Kekisruhan kemarin dapat teratasi berkat adanya dukungan masyarakat dan semua elemen sehingga terciptanya situasi yang kondusif kembali," ucap Kapolres didepan ratusan warga martubung.

Sambungnya, setiap ditemukan kasus harus cepat diinformasikan pada pihak kepolisian, serahkan pada pihak penegak hukum karena negara kita adalah negara hukum,” tegas Ikhwan.

"Warga untuk bijak menggunakan medsos karena ada UU ITE mengancam," tutup orang nomor satu di Polres Pelabuhan Belawan.

Kegiatan ini turut hadir Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan, para PJU Polres Pelabuhan Belawan,Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto, Danramil Kapten Inf Penta Purba, Camat Medan Labuhan Arrahman Pane,MUI di wakili Rudi, tokoh agama islam Ustadz Syamsul Bahri Spdi, Farrozi Nazir Mesjid Al Osmani, pendeta Jansfrans Saragih, pendeta Abednego Situmpul, ketua Distrik HKBP Medan Utara,tokoh Masyarakat, tokoh pemuda dari GAMKI,serta para Lurah dan Kepala Lingkungan. (Kinoi)
Share Berita

KISARAN - Masa Br.  Sinaga,  Seorang wanita paruh baya ditemukan tewas dengan posisi telungkup di pinggir jalan lintas Sumatera di depan danau Kelapa Gading yang berjarak sekitar 100 meter dari Mapolres Asahan,  Jumat (18/1/2019)

Berdasarkan informasi yang diperoleh br Sinaga  ditemukan warga menggunakan celana panjang biru di tabrak bus Duri Indah. Sopir sempat mencoba melarikan diri namun berhasil di hadang warga tepat di depan kantor Samsat UPT Dinas Pendapatan Provinsi Sumatera Utara.

"Opung itu warga Komplek Universitas Asahan (UNA) bang, tadi cucunya datang kesini dan ikut mengejar bus yang menabrak neneknya" ujar Siti salah seorang penjaga warung di depan danau Kelapa Gading Kisaran.

Siti juga menambahkan Opung Sinaga langsung di evakuasi petugas Satlantas Polres Asahan ke RSU HAMS Kisaran untuk penanganan medis.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Asahan AKP Rusbeny dan Kanit Laka Iptu Rusdi belum mengeluarkan keterangan resmi terkait kecelakaan ini.(Yudi)
Share Berita

KISARAN - Wakil Bupati Asahan,  Surya melakukan sidak sekaligus memantau langsung proyek pembangunan lift di RSUD Haji Abdul Manan Simatupang,  Jumat (18/1/2019).

Wakil Bupati dengan didampingi  Sekdakab Asahan, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas PU PR, Kepala Dinas Kominfo, Kaban Kesbangpol dan Perwakilan Pegawai RSUD Abdul Manan Simatupang menyebutkan hendaknya Dirut RSUD HAMS memperbaiki sarana dan prasarana ruangan pasien, agar pasien dan orang yang menjenguk merasa nyaman.

"Perhatikan sarana dan prasarana di RSUD ini, jaga kebersihan dan buat pasien dan keluarga pasien merasa nyaman hingga pasien dapat sembuh, layani pasien dengan hati yang ikhlas" ujar Surya.

Surya juga menyebutkan untuk pembangunan Ruangan di RSUD Hams. Abdul Manan Simatupang lantai 3 harus segera di manfaatkan dan digunakan.,  Pembangunan Lift diharapkan dapat meningkatkan proses pelayanan kepada pasien maupun keluarga dan kerabat pasien yang ingin menjenguk.

"Gunakan dan manfaatkan sarana yang ada.  Ruangan di lantai 3 agar du fungsikan.  Karena RSUD Hams ini adalah RSUD kebanggaan Asahan. Jadi yang haus di ingat berikan pelayanan prima kepada pasien.  Sebab yang ada dirumah sakit ini adalah orang yang membutuhkan perawatan medis.  Buat mereka senyaman mungkin agar mereka cepat sembuh" ujarnya.(yudi)
Share Berita

MEDAN, POC - Pemko Medan tidak dapat mewujudkan Kota Medan bersih dari sampah tanpa dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Sekecil apapun dukungan yang diberikan tentunya sangat berarti  dalam upaya mewujudkan ibukota Sumatera Utara bersih sampah. Oleh karenanya Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi MH mengajak seluruh kader Banteng Muda Indonesia (BMI) untuk ikut serta dan mendukung penuh program klenbersihan yang dijalankan Pemko Medan.
Ajakan ini disampaikan Wakil Wali Kota saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Banteng Muda Indonesia (BMI) Sumatera Utara di Garuda Plaza Hotel, Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (18/1/2019).  Selain menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, dukungan itu dapat diwujudkan  ikut mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan.
‘’Saya mengajak seluruh kader BMI Sumut untuk ikut peduli dan menjaga kebersihan di Kota Medan. Saya berharap para kader BMI bisa menjadi jembatan penghubung Pemko Medan untuk mensosialisasi kepada masyarakat agar menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,” kata Akhyar.
Kemudian Akhyar juga menjelaskan pemberitaan terkait predikat kota metropolitan terkotor yang ditujukan kepada Kota Medan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang belakangan diberitakan oleh sejumlah media massa. Ditegaskan Akhyar, Medan bukanlah kota terkotor, hanya saja penilaian tersebut diberikan lantaran kota Medan belum mengoptimalkan sistem sanitary landfill dalam pengelolaan sampah di TPA Terjun.
‘’Medan bukanlah kota terkotor seperti yang banyak diberitakan di media massa beberapa waktu belakangan ini. Permasalahannya hanya kita belum sepenuhnya secara maksimal menggunakan sistemn sanitary landfill dalam mengelola sampah di TPA Terjun. Hal ini terjadi keterbatasan lahan yang dimilki Pemko Medan sehingga kita masih menggunakan sistemopen dumping,” jelasnya.
Selanjutnya Wakil Wali Kota juga mengajak kepada semua warga Kota Medan untuk sama-sama memahami apa yang sebernanya menjadi alasan penilaian yang diberi Kementerian LHK kepada kota Medan tersebut. ‘’Medan terus berbenah dari semua aspek, termasuk mengenai kebersihan. Untuk itu masyarakat jangan cepat berasumsi buruk terhadap pemerintah. Ayo sama-sama kita jaga kebersihan di kota yang kita cintai ini,’’ harapnya.
Acara pelantikan pengurus DPD BMI Sumut periode 2019-2014 berlangsung mulai pukul 14.00 WIB.  Sasta SH dipercayakan menjadi Ketua DPD BMI Sumut untuk lima tahun ke depan. Selain Wakil Wali Kota, pelantikan turut dihadiri Kasatpol PP Kota Medan H M Sofyan dan pengurus DPC BMI se-Sumut. (mar/rel)
Share Berita

MEDAN, POC – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendukung dan mengapresiasi upaya penyelamatan situs bersejarah Benteng Tanduk Benoa, yang akan dilakukan oleh Majelis Raja-Raja, Datuk-Datuk dan Masyarakat Adat Sumatera Utara (Sumut). Rencana penyelematan situs bersejarah ini disampaikan oleh Wan Chaidir Barus selaku Ketua Majelis Raja-Raja, Datuk-Datuk dan Masyarakat Adat Sumut.

Wan Chaidir serta rombongan diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu) Dr Ir Hj R Sabrina MSi di ruang kerjanya lantai 9 Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (18/1/2019). “Kami selaku Pemprovsu tentunya sangat mendukung upaya ini, situs sejarah merupakan akar budaya yang harus kita lestarikan,” ujar Sabrina.

Sabrina pun menceritakan bahwa Pemprovsu juga baru-baru ini telah melakukan penyelamatan situs bersejarah Benteng Putri Hijau dan pemugaran makam Pahlawan Nasional Tengku Amir Hamzah. Untuk mengawali upaya ini, Sabrina menyarankan agar memperhatikan status lahan dan keberadaan orang-orang yang menduduki lahan.

“Selain itu, upayakan pula untuk mencari tahu hal-hal apa lagi yang terkait dengan benteng tersebut. Seperti disebutkan Bapak Wan bahwa di sekitar tembok terdapat tumbuhan herbal. Nah, itu juga perlu diteliti, bawa pakar tanaman ke sana,” saran Sabrina.

Sabrina pun menyampaikan bahwa Pemprovsu senantiasa bersedia memberikan bantuan dan dukungan yang dibutuhkan Majelis Raja-Raja Datuk-Datuk dan Masyarakat Adat Sumut untuk melakukan upaya penyelamatan situs ini. “Penyelamatan situs bersejarah adalah bukti kecintaan kita pada sejarah dan budaya yang kita miliki,” ucapnya.

Ketua Majelis Raja-Raja Datuk-Datuk dan Masyarakat Adat Sumut Wan Chaidir Barus menjelaskan bahwa rencana awal upaya penyelamatan situs bersejarah Benteng Tanduk Benoa akan dilakukan dalam bentuk seminar terlebih dahulu pada Februari 2019. Seminar, kata Wan, akan mensosialisikan dan mengakrabkan masyarakat dengan sejarah Benteng Tanduk Benoa yang berkaitan dengan Perang Sunggal.

“Kampung Tanduk Benoa adalah sebuah dusun kecil yang masuk ke dalam struktur pemerintahan desa Suka Makmur Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deliserdang. Jadi, Tanduk Benoa ini, dulunya adalah markas dan benteng perjuangan rakyat Karo melawan Belanda pada perang sunggal,” jelas Wan.

Wan berharap upaya penyelamatan situs bersejarah melalui seminar yang bekerja sama dengan LIPI dan Magister Sejarah USU ini akan berlanjut pada upaya-upaya lanjutan. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Hidayati, Kepala Biro Pemerintahan Setdaprovsu Afifi Lubis, mewakili Bappeda, dan mewakili Dinas Pendidikan.(mar/rel)
Share Berita

MEDAN, POC - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menerima kunjungan Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Universitas Terbuka (UT ) Medan Dra Sondang P Pakpahan MA di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman Medan, Jumat (18/1/2019). Selain ingin memperkenalkan program-program studi di UT dalam upaya  meningkatkan sumber daya manusia, juga ingin menawarkan program sertifikat untuk guru muda pendamping Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Sondang menjelaskan, UT dipercayakan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan  Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD Dikmas) untuk membuka program pelatihan kepada guru muda pendamping PAUD selama 6 bulan. Dikatakannya, ada 7.100 guru pendamping muda PAUD yang akan mendapatkan program itu dari 39 UPBJJ di seluruh Indonesia, termasuk Kota Medan.
Dipaparkan, biaya mengikuti program sertifikat sebesar Rp.4.500.000 untuk 6 bulan. Dari jumlah tersebut, Dirjen PAUD Dikmas memberikan bantuan sebesar Rp.2.200.000. Artinya, sisanya sebesar Rp.2.300.000 bisa swadana dari guru muda pendamping PAUD yang mengikuti program tersebut.
“Untuk Kota Medan, kemungkinan kita mendapat kuota untuk 300 orang. Jumlah ini bisa bertambah, tergantung daerah lain. Apabila daerah lain kurang dalam mengirimkan peserta, tentunya kuota untuk Kota Medan akan ditambah lagi,” kata Sondang.
Usai mengikuti program sertifikat selama 6 bulan, jelas Sondang, guru muda pendamping PAUD akan mengikuti uji kompetensi. Apabila lulus uji kompetensi, mereka dapat meneruskan pendidikan S-1 dan langsung duduk di semester 3. “Apabila tidak melanjutkan kuliah S-1, mereka telah memiliki sertifikat  untuk bisa mengajar PAUD,” ungkapnya.
Didampingi Asisten Administrasi Umum Ikhwan Habibi Daulau, Plt Kadis Pendidikan  Marasutan dan Kabag Agama Adlan, Wali Kota sangat menyambut baik tawaran yang disampaikan Kepala UPBJJ PT Medan tersebut.  Sebab, tawaran yang disampaikan itu sangat memabntu dalam upaya meningkat mutu dan kualitas guru PAUD di Kota Medan. Apalagi berdasarkan data  dari Dinas Pendidikan Kota Medan, jumlah guru PAUD di Kota Medan mencapai 3.000-an. Dari jumlah itu, banyak diantaranya yang masih lulusan SLTA.
Wali Kota minta kepada Marasutan untuk mendata lebih rinci jumlah guru PAUD yang ada di Kota Medan, terutama yang bukan lulusan S-1 dan tidak memiliki sertifikat. Kemudian Wali Kota berharap agar Marasutan  dapat mengupayakan bantuan untuk membantu guru-guru PAUD agar dapat mengikuti program sertifikat sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. “Kita berharap agar guru PAUD dapat mengikuti program sertifikat ini  sehingga nantinya berdampak dengan siswa PAUD yang mereka ajarkan,” ungkap Wali Kota. (mar/ril)
Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.