BELAWAN, POC - Kantor Wilayah DJBC Sumut paparkan penggagalan ekspor rotan selundupan. Acara tersebut digelar dihalaman dermaga Jalan Karo Belawan, Selasa (25/06/2019).

Dalam pres realise tersebut dijelaskan, kalau kapal bermuatan rotan sebanyak 40 ton itu diketahui berasal dari Sungai Iyu Kecamatan Bemdahara, Aceh Tamiang, diperkirakan bernilai Rp680 juta .

Dalam operasi patroli laut terpadu jaring Sriwijaya 2019, petugas Bea Cukai Aceh dan Sumut berhasil menggagalkan sebanyak 40 ton rotan komoditas ekspor yang dimuat dalam kapal KM Bintang Kejora tujuan pelabuhan Pulau Penang Malaysia yang dikemas dalam 83 bunale.

Dijelaskan, bermula kapal patroli BC 10002 melakukan pengejaran terhadap KM Bintang Kejora berdasarkan adanya informasi dari masyarakat.

Selanjutnya petugas melakukan pencegahan dan pemeriksaan awal terhadap para awak kapal hingga diketahui ada muatan rotan yang tak tercantum dalam dokumen kepabeanan yang sah diantaranya Pemberiatahuan Ekspor Barang (PEB) maupun surat dari karantina tumbuhan sehingga petugas dengan surat bukti penindakkan melakukan penyegelan selanjutnya para awak kapal beserta muatannya digiring ke dermaga Pangkalan DJBC di Belawan untuk dilakukan proses pemeriksaan dan penyidikan.

Menurut petugas kegiatan ekspor rotan dalam bentuk utuh atau tanpa diolah, dilarang ekspor sesuai adanya peraturan menteri perdagangan RI No 44/M-DAG/PER/7/2012 tertanggal 18 Juli 2012 tentang barang dilarang ekspor.

Atas perbuatan melanggar peraturan itu, para pelaku dijerat dengan pasal 102 A huruf (a) UU RI nomor 17 tahun 2006 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan, dengan sanksi hukum penjara 1 tahun dan paling lama 10 tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp50 miliar.

Keenam tersangka awak kapal KM Bintang Kejora diamankan dan selanjutnya nahkoda kapal berinisial R (54 thn) dan 5 awak kapal ditahan di Rutan Kelas II-B Labuhan Deli Medan. (Kinoi)
Share Berita

MEDAN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto ikut serta membersihkan Sungai Kera yang permukaannya dipenuhi sampah, terutama di bawah jembatan Jalan Bhayangkara, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Selasa (25/6). Pembersihan ini dilakukan sebagai salah satu upaya mendukung keinginan Wali Kota untuk mengatasi genangan air maupun banjir sekaligus menjadikan ibukota Provinsi Sumatera Utara bersih sampah.

Guna mewujudkan keinginan tersebut, Wali Kota pun minta dukungan penuh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut. Memanfaatkan momen menyambut Hari Jadi Kota Medan ke-429 dan Hari  Bhayangkara ke-72 yang diperingati secara bersamaan pada 1 Juli mendatang, maka digelarlah Gotong Royong dan Pencanangan Medan Bersih dengan menjadikan Sungai Kera sebagai fokus pembersihan.

Dengan menggunakan cangkul, Wali Kota dan Kapolda Sumut selanjutnya mengorek sampah bercampur lumpur yang mengendap dipinggiran sungai. Sampah dan lumpur hasil pengorekan selanjutnya dimasukkan dalam goni plastik. Setelah penuh, goni plastik diangkat dan isinya dibuang dalam bak truk milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan untuk selanjutnya dibawa menuju lokasi pembuangan.

Sebelum gotong royong massal digelar seluruh petugas yang terdiri dari unsur Brimob Polda Sumut, Polrestabes Medan, Dinas PU, Dinas DKP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), camat se-Kota Medan, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, personel Petugas Penanganan Prasana dan Sarana Umum (P3SU) dari seluruh kecamatan lebih dahulu mengikuti apel di Lapangan Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Sampali yang berjarak sekitar 110 meter dari Sungai Kera dipimpin Kapolda Sumut.

Kepada seluruh peserta gotong royong, Kapolda sangat mengapresiasi digelarnya Gotong Royong dan Pencanangan Medan Bersih. Dikatakan Kapolda, kegiatan tersebut merupakan jawaban atas segala keluhan warga mengenai sejumlah genangan air maupun banjir yang  acap terjadi di sejumlah titik di Kota Medan setiap hujan deras turun.

“Kami sadar bahwa tanggung jawab ini bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata tapi juga tanggungjawab kita semua, termasuk Polda Sumut,’’ kata Kapolda.

Khusus kepada masyarakat, Kapolda mengajak untuk menggelorakan budaya hidup bersih dengan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal masing-masing serta tidak membuang sampah sembarangan baik ke dalam parit maupun sungai. “Dengan demikian upaya pembersihan yang dilakukan dapat memberikan hasil yang maksimal,” ungkapnya.

Usai apel, Kapolda kemudian menyerahkan secara simbolis alat kebersihan seperti cangkul, dan garpu sampah kepada tiga orang petugas sebagai tanda dimulainya gotong royong massal disaksikan Wali Kota, Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM dan sejumlah pimpinan OPD.

Setelah itu Wali Kota , Kapolda, Bupati Deli Serdang, Kapolrestabes Medan bergerak menuju Sungai Kera. Kemudian Wali Kota dan Kapolda menuruni pinggiran sungai dan bergabung dengan seluruh peserta gotong royong. Keduanya langsung ikut membersihkan Sungai Kera dari sampah, persis di bawah jembatan dengan menggunakan cangkul dan penggaruk.

Peserta gotong royong pun  tampak bahu membahu mengangkati sampah dari permukaan sungai. Pembersihan ini didukung dengan perahu milik BPBD Kota Medan serta dua alat berat jenis long arm milik Dinas DKP. Perahu digunakan menjadi tempat menampung sampah hasil pengorekan, sedangkan dua unit long arm, selain mengorek  parit dan mengatasi aliran parit yang tersumbat menuju Sungai Kera, juga dioperasikan untuk membersihkan semak belukar  di pinggiran sungai.

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH mengatakan, gotong royong massal ini dilakukan untuk mengatasi genangan air maupun banjir sekaligus mendukung pencanangan Medan bersih sampah. Diakui Wali Kota,  upaya tersebut tidak bisa dilakukan Pemko Medan sendiri tetapi harus didukung penuh semua pihak.

“Untuk itulah kita minta dukungan penuh unsur Forkopimda Sumut, sehingga upaya kita untuk mengatasi genangan air maupun banjir serta pecanangan Medan bersih sampah dapat terwujud. Semoga sinergitas yang kita lakukan pagi ini dapat memberikan hasil dan masayarakat merasakan langsung manfaatnya,” kata Wali Kota.

Selain unsur Forkopimda Sumut, Wali Kota juga  sangat mengharapkan dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat. Diharapkannya, hidup bersih harus menjadi budaya di tengah-tengah masyarakat sehingga tidak ada lagi yang buang sampah sembarangan, terutama dalam parit maupun sungai.

“Jadi melalui gotong royong massal ini, kita ingin mengedukasi masyarakat sehingga mereka senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya masing-masing, khususnya yang bermukim di pinggiran Sungai Kera agar mereka tidak menjadikan sungai ini sebagai tempat pembuangan sampah,” harapnya seraya mengimbau kepada masyarakat agar mengurangi penggunaan plastik  dalam kehidupan sehari-hari karena sulit terurai.

Sementara itu menurut Sekda Ir Wiriya Alrahman, Pemko Medan saat ini tengah gencar membersihkan dan menormalisasi drainase secara bertahap guna meminimalisir terjadinya genangan air. Guna mendukung upaya tersebut, Sekda juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan sehingga Kota Medan menjadi bersih, nyaman dan bebas dari banjir.

‘’Kegiatan (gotong royong massal) ini akan kita lakukan di semua sungai di Kota Medan. Jika lingkungan dan drainase kita bersih dari sampah dan air mengalir, banjir tidak akan terjadi. Kita percaya bahwa jika semua bersinergi, Kota Medan dapat menjadi kota yang bersih dan nyaman,’’ paparnya.

Selanjutnya  Sekda menyampaikan tentang koordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Apabila BBPJN membangun drainase di pinggir jalan nasional, Sekda berharap agar  dapat memperhatikan lingkungan sekitarnya. Artinya, pembangunan yang dilakukan tidak hanya mengamankan jalan supaya tidak tergenang air tetapi juga untuk wilayah sekitar agar tidak tergenang air juga.

Gotong royong massal yang dilaksanakan  mulai pukul 07.30 WIB ini mendapat apresiasi penuh warga sekitar. Mereka mengaku sangat senang dan mengucapkan terima kasih dengan dilakukannya pembersihan Sungai Kera. Dengan pembersihan yang dilakukan, Sungai Kera diharapkan tidak meluap karena air lancar mengalir.

Rosida (39), salah seorang warga yang mengaku tinggal di pinggir Sungai Kera tampak gembira. Selain mengatasi Sungai Kera meluap, pembersihan yang dilakukan juga akan membuat kawasan tinggal mereka semakin bersih sehingga mengurangi nyamuk yang selama ini dirasakan cukup banyak.

‘’Semoga gotong royong seperti ini rutin dilakukan sehingga kawasan tempat tinggal kami semakin bersih, bebas sampah dan nyamuk. Dengan demikian kami merasa lebih nyaman dan terhindar dari penyakit. Untuk itu atas nama warga, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota atas inisiasi menggelar gotong royong massal bersama Bapak Kapolda Sumut,” ucap Rosida. (Rom/rel)
Share Berita

MEDAN - Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi didampingi Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi- Fraksi DPRD Kota Medan terhadap Nota Pengantar Kepala Daerah atas Ranperda Kota Medan tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (24/6). 

Sidang Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Ramli, para anggota DPRD Medan, sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan. Dalam rapat paripurna ini, masing-masing Fraksi DPRD Kota Medan menyampaikan pemandangan umumnya terkait Ranperda Kota Medan tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2018.

Penyampaian pemandangan fraksi pertama disampaikan Fraksi PDI-Perjuangan melalui Boydo Panjaiatan. Ada sejumlah materi yang disampaikan dalam pandangan fraksi tersebut salah satunya terkait penanganan banjir yang dilakukan Pemko Medan melalui normalisasi drainase yang dilakukan dinas terkait. Pihaknya menyarankan agar Pemko Medan terus melakukan koordinasi dan perencanaan masalah banjir secara bersama-sama baik dengan Pemprov Sumut maupun pusat sehingga masalah banjir Kota Medan dapat diatasi dengan tuntas.

‘’Melalui kesempatan ini, kami juga mengimbau masyarakat Kota Medan agar ikut berpartisipasi membantu Pemko Medan untuk mengatasi banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai ataupun parit. Dengan demikian, masalah banjir dapat diminimalisir. Atas kesadaran seluruh warga kami ucapkan terima kasih,’’ kata Boydo.

Selanjutnya, terkait realisasi transfer bantuan keuangan Pemko Medan, ungkap Boydo, Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan apresiasi tinggi kepada karena secara akumulatif realisasi transfer bantuan keuangan tahun 2018 sebesar Rp. 1,52 Milyar lebih artinya telah mencapai 100% dari target anggaran yang ditetapkan

‘’Untuk hal ini, faksi kami memberikan apresiasi atas realisasi bantuan keuangan Pemko Medan yang telah mencapai 100%. Kami berharap dan mohon agar hal ini tetap dapat dipertahankan dan nilainya dapat ditingkatkan setiap tahun anggaran,’’ harapnya.

Selanjutnya, Ilhamsyah dari Fraksi Partai Golkar mengatakan tujuan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD T.A 2018 diharapkan dapat mengkoreksi dan memastikan bahwa pengelolaan keuangan daerah selama T.A 2018 telah dilaksanakan secara berdaya guna, berhasil guna sekaligus transparan dan akuntabel.

‘’Penyampaian pandangan umum yang dilakukan melalui rapat paripurna hari ini kiranya mampu memberikan masukan yang berguna batgi Pemko Medan untuk merumuskan arah dan kebijakan pengelolaan keuangan di masa yang akan datang, sehingga diharapkan akan mampu memberikan umpan balik untuk menangani berbagai masalah pemerintahan dan pembangunan Kota Medan secara sistematis dan berkesinambungan,’’ ungkap Ilhamsyah.

Setelah masing-masing fraksi menyampaikan pemandangan umumnya, Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung selanjutnya menyerahkan dokumen pemandangan 9 fraksi yang telah disampaikan. Rapat paripurna akan dilanjutkan kembali, Jumat (28/6) dengan agenda mendengar Nota Jawaban Kepala Daerah di Gedung DPRD Medan.

Usai mengikuti rapat paripurna, Wakil Wali Kota bersama Sekda Kota Medan selanjutnya mengahadiri Halal Bi Halal keluarga besar DPRD Medan. Acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan keakraban sebagai wujud kebersamaan dengan harapan agar hubungan baik dan sinergitas antara Pemko Medan dengan seluruh stakeholder dapat senantiasa terjaga dan terjalin baik. (Rom/rel)
Share Berita

MEDAN - Guna meminimalisir terjadinya banjir di beberapa titik Kota Medan, Pemko Medan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan kembali melakukan pengorekan drainase, Senin (24/6). Kali ini drainase di Jalan Amal, Kelurahan Sei Kambing, Kecamatan Medan Sunggal tepatnya di samping Gedung Medan Internasional Convention Center (MICC) yang menjadi fokus pengorekan.

Pengorekan drainse dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH. Sebab, orang nomor satu di Pemko Medan ingin menyahuti keluhan warga selama ini yang terganggu aktifitasnya karena terjadinya genangan air ketika hujan deras turun. Oleh karenanya Wali Kota pun merespon dnegan Dinas PU Kota Medan guna melakukan pengorekan.

Untuk mendukung kelancaran pengorekan parit, Kadis PU Kota Medan Isa Ansyari menurunkan sejumlah petugas dari kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah Selatan dibantu 1 unit mobil backhoe loader mini. Kondisi parit sangat memprihatikan, sebab mengalami pendangkalan sehingga tidak mampu menampung debit air sehingga meluap menggenangi permukaan jalan maupun rumah warga ketika hujan.

Proses pengorekan berjalan lancar, tanpa kesulitan baik petugas maupun backhoe loader berhasil mengorek lumpur bercampur sampah dari dasar drainase yang mengalami pendangkalan. Hasil pengorekan selanjutnya diangkut dengan menggunakan truk  ke tempat pembuangan. Berkat kerja keras yang dilakukan, pendangkalan parit pun berhasil diatasi.

"Insya Allah pengorekan seperti ini akan terus kita lakukan sesaui dengan keinginan Bapak Wali Kota agar persoalan genangan air di Kota Medan harus diminimalisir. Oleh karenanya satu persatu parit yang tersumbat akan kita korek bersama dengan personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PGSU) kecamatan,” jelas Isya.

Di samping itu Isya pun sangat mengharapkan dukungan masyarakat sekitar. Pasca dilakukannya pengorekan, Isya berharap agar masyarakat dapat menjaganya dengan tidak buang sampah sembarangan, terutama dalam  drainase. Dipastikannya, upaya pengorekan akan sia-sia apabila kesadaran masyarakat masih kurang dan masih buang sampah ke dalam drainase. “Jika masyarakat mendukung, drainase pasti tetap berfungsi dengan baik,” ungkapnya.

            Sebelumnya, Sabtu (22/4), Dinas PU Kota juga telah melakukan pengorekan drainase di Jalan Sisingamangaraja. Pengorekan dilakukan guna mengatasi penyumbatan dan pendangkalan yang telah lama terjadi sehingga dikeluhkan warga karena acap menyebabkan terjadinya genangan air.

            Selain excavator mini, pengorekan juga didukung dengan 1 unit mobil penyedot lumpur serta personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana  Umum (P3SU) Kecamatan Medan Amplas. Sebelum pengorekan dilakukan, petugas Dinas PU dan P3SU lebih dulu mengangkat beton yang menutup permukaan drainase.

            Setelah itu satu persatu petugas masuk dalam drainase dan melakukan pengorekan secara manual dengan menggunakan caungkul maupu penggaruk. Kemudian  1 unit excavator mini dan mobil penyedot lumpur diturunkan guna menyedot lumpur. Pengorekan baru dihentikan setelah air dalam drainase mengalir  dengan baik.

Selain drainase Jalan Amal dan Jalan Sisingamangaraja juga telah melakukan pengorekan Sungai Sulang Saling di Jalan Garu III, Kecamatan Medan Amplas. Sejalan dengan normalisasi yang telah dilakukan, diharapkan dapat memberikan dampak signifikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat. (Rel/rom)
Share Berita

MEDAN - Pemko Medan akan menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Medan ke-429 Tahun 2019.  Direncanakan, kegiatan akan dimulai 30 Juni hingga 2 Agustus mendatang.  Kegiatan ini sengaja digelar sebagai bentuk ungkapan rasa terima kasih dan apresiasi Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi kepada seluruh warga Kota Medan yang selama ini telah mendukung penuh seluruh program pembangunan yang dijalankan Pemko Medan. Itu sebabnya sebagian besar kegiatan yang digelar langsung melibatkan masyarakat.

“Sejumlah organisasi pimpinan daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan telah menyiapkan sejumlah kegiatan yang akan digelar untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kota Medan.        Bapak Wali Kota mempersempahkan  seluruh kegiatan untuk seluruh warga Kota Medan,” kata  Asisten Pemerintahan dan Sosial Setdako Medan Musaddad Nasution di Balai Kota Medan kemarin.

Dikatakan Musaddad, masing-masing OPD telah menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan dengan matang. Dia berharap  seluruh kegiatan yang  digelar dapat memuaskan masyarakat dan memberikan manfaat. Untuk itulah bilang Musaddad, Wali Kota telah mewanti-wanti agar seluruh rangkaian kegiatan harus berjalan sukses, lancar serta menyenangkan masyarakat Kota Medan.

Mantan Kasatpol PP Kota Medan itu menjelaskan, kegiatan akan dimulai di Lapangan Merdeka dengan menggelar Car Free Day, Minggu (30/6).  Selain senam jantung sehat, bagi warga telah disediakan sejumlah hadiah yang menarik melalui lucky draw. Kemudian 2-15 Juli akan dilaksanakan kompetisi sepakbola antar OPD Kota Medan di Stadion Teladan dan Lapangan Kebun Bunga.

Dilanjutkan perlombanaan dayung sampan tradisional masyarakat Kota Medan di Danau Siombak, Kecamatan Medan Marelan pada 7 Juli mendatang. Lalu, kompetisi futsal antar SKPD Kota Medan di Lapangan Futsal Jalan Bunga Medan (22-24 Juli) serta perlombaan gerak jalan beregu antar pelajar, instansi dan umum di Lapangan Merdeka pada 28 Juli. “Keseluruhan kegiatan ini digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan,” jelas Musaddad.

Kemudian Musaddad melanjutkan, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan akan menggelar Bazar UMKM dan Koperasi di Manhattan Square (22-28 Juli). Sedangkan Bagian Agama Setdako Medan akan melaksanakan Dzikir dan Doa Bersama  serta halal bi halal dalam rangka pemberangkatan calon jemaah haji asal Kota Medan (2-3 Juli).

Selanjutnya Dinas Pariwisata Kota Medan, jelas Musaddad,  akan mengadakan Festival Band Millenial 2019 memperebutkan Piala Wali kota Medan bekerjasama dengan Komunitas Kreatif Anak bangsa di Centrepiece Merdeka Walk (22-23 Juni). Medan Tourism Video Contest di Hotel Santika Dyandra Medan (28 Juni-9 Juli), Colorful Medan Carnival di Lapangan Merdeka (30 Juni-1 Juli), Pemilihan Jaka dan Dara Kota Medan pada 1-19 Juli (Grand Final di Grand Aston Hotel), Medan Great Sale Anniversary (1-14 Juli) serta Festival kuliner 5-7 Juli di Lapangan Merdeka.

Disusul Dinas Pengendalian Penduduk dan KB sambung Musaddad, akan menggelar Gebyar Generasi Berencana  Peduli Remaja: No Narkoba! No Seks Bebas! No Nikah Dini! Bekerjasama dengan BNN, PMI dan Dinas Kesehatan pada  4 Juli. “Untuk lokasi kegiatan, masih tentative,” ungkapnya.

Sedangkan Perindustrian Kota Medan, terang Musaddad, menggelar serangkaian kegiatan di Balai Sembada pada 1 Juli, diantaranya pelatihan tenun songket Melayu dan mesin tenun, pelatihan pembuatan produk dari bahan kulit, pelatihan pembuatan mie, pelatihan pembuatan meubel dan pelatihan pembuatan sabun.

Sementara itu RSU Dr Pirngadi bilang Musaddad juga tidak mau kalah guna memeriahkan Hari Jadi Kota Medan tersebut. Sejumlah kegiatan telah dipersiapkan seperti bakti sosial yang akan diisi dengan oemeriksaan gigi dan mulut, pemeriksaan mata dan pemeriksaan THT yang akan dilaksanakan di RSUD Dr Pirngadi,  Kamis (27/6). Diikuti penilaian kinerja pegawai terbaik tenaga medis dengan hadiah umroh dan wisata religi Yerusalem   15-25 Juni.

Masih dengan RSUD Dr Pirngadi, papar Musaddad,  menggelar seminar mengenai deteksi dini dan pencegahan kanker serviks serta sejumlah penyakit lainnya.  Pelatihan BTCLS pada 29 Juli-2 Agustus serta pemberian kartu identitas anak (KIA) untuk 3 orang kategori SD, SMP dan SMA yang berulangtahun pada 1 Juli. “Seluruh kegiatan digelar di RSUD Dr Pirngadi,”  jelasnya.

Yang terakhir pungkas Musaddad, Kecamatan Medan Johor pada 27 Juni akan  menggelar lomba kebersihan/penghijauan antar lingkungan, lomba pos kamling terbaik pada 28 Juni dan lomba kebersihan dan kerapain kantor kelurahan. (H)
Share Berita

LANGKAT, POC - Longsor menerjang pemandian alam air terjun di pulau VII, Pantai Salak, Dusun Kwala Gemuk, Desa Namosialang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Minggu (23/6/2019).

Saat peristiwa tersebut terjadi, tiga orang meninggal dunia tertimpa material batu dari atas dinding air terjun.

Identitas korban masing-masing diketahui adalah, Iham Efendi lubis (38 thn) warga jalan Baut, Medan Marelan.
Ridah (37 thn) ibu rumah tangga warga jalan Istiqomah Helvetia Medan dan Rahel Qori (9 thn) warga jalan Baut Medan Marelan.

Informasi yang berhasil didapat menyebutkan, Bermula pada saat korban sedang mandi di bawah air terjun pulau VII Pantai salak kemudian tiba - tiba batu dari atas dinding air terjun longsor ke bawah sehingga menimpa para korban yang sedang mandi.

Saat ini para korban dibawa ke rumah sakit Tanjung Selamat untuk dilakukan Visum Mayat. (Kinoi)
Share Berita

MEDAN - Wakil Wali Kota Medan  Ir H Akhyar Nasution MSi mengajak semua, terutama keluarga besar Muhammadiyah  untuk terus mengembangkan syiar Islam serta senantiasa menjaga kerukunan di semua lapisan masyarakat.

Ajakan ini disampaikan Wakil Wali Kota ketika menghadiri Silaturrahim Syawal 1440 H yang digelar Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Medan di Sekretariat PD Muhamadiyah Jalan Mandala By Pass,  Minggu (23/6).

“Mari kita kembangkan syiar Islam serta menjaga kerukunan di semua lapisan masyarakat,” kata Wakil Wali Kota. Kemudian Wakil Wali Kota mengajak seluruh keluarga besar Muhammadiyah memanfaatkan momen Silaturahmi Syawal sebagai alat pemersatu bangsa.

Selanjutnya Wakil Wali Kota berharap agar masyarakat terus mempertahankan silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik selama ini. Kemudian senantiasa saling mengingatkan dan saling menasihati jika ada yang tidak lagi mampu menjaga sikap dan perilaku sehari-hari dengan baik.

“Jadi marilah kita manfaatkan penghapusan dosa di antara kita pada hari ini dengan menguatkan niat dan tekad agar selalu berusaha menjaga baik hubungan di antara kita sebagai sesama hamba Allah,” harapnya.

Dihadiri  Ketua LDK PP Muhammadiyah M Ziyad MA, Ketua PD Muhammadiyah Medan Drs Anwar Sembiring MPd., Sekretaris PD Muhammadiyah Medan Dr Hasrat Efendi Samosir dan ratusan anggota keluarga besar Muhammadiyah, Wakil Wali Kota selanjutnya menyinggung masalah  genangan air yang terjadi di  beberapa titik di Medan beberapa hari lalu.

Mantan anggota DPRD Medan itu menerangkan, persoalan genangan air tidak berdiri sendiri. Ada berbagai faktor, jelasnya, sebagai penyebabnya seperti  terbentuknya sendimentasi di parit akibat belum tumbuhnya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya. Sendimentasi tersebut membuat air tidak mengalir  sehingga air meluap ke jalan ketika hujan deras.

Selain sendimentasi akibat kurangnya kesadaran masyarakat, Wakil Wali Kota mengungkapkan, genangan air yang terjadi juga tidak terlepas dari naiknya air Sungai Deli akibat mengalami pendangkalan  karena sudah lama tidak pernah dilakukan pengerukan. Kemudian ditambah lagi dengan terjadinya pasang di Belawan.

“Semua (genangan air) ini tidak ada yang  berdiri sendiri. Ketika hujan air Sungai Deli naik. Kebetulan, saya dapat laporan di Belawan sedang pasang. Tertahanlah air tidak masuk ke laut. Kalau air Sungai Deli naik, maka air Sungai Babura, Sungai Sikambing, dan sungai lain yang termasuk dalam alurnya, tidak bisa masuk. Sehingga tertahanlah air itu. Mohon maaf, ini bukan berapologi,” tegasnya.

Silaturrahmi Syawal PD Muhammadiyah Medan berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan. Selain diisi dengan ceramah oleh Ketua LDK PP Muhammadiyah M Ziyad MA, acara juga dirangkaikan dengan pemasangan kacu oleh Wakil Wali Kota kepada calon jemaah haji dari Keluarga  Besar Muhammadiyah yang akan  menunaikan Rukun Islam kelima tersebut. (Rel/rom)
Share Berita

MEDAN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH melepas ratusan peserta jalan sehat yang digelar harian Tribun Medan di Jalan Pengadilan, Minggu (23/6). Jalan sehat ini merupakan kegiatan rutin yang digelar Tribun Medan setiap tahunnya dengan tujuan untuk mengajak seluruh masyarakat Kota Medan agar rajin berolahraga, serta senantiasa menjaga pola hidup sehat. 

Didampingi Kadispora Sumut Baharudin Siagian, Pimpinan Perusahaan Setiawan serta Pemred Harian Tribun Medan Syarief Dayan, Wali Kota sangat mengapresiasi digelarnya kegiatan tersebut. Sebab, Harian Tribun turut mendukung Pemko Medan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dnegan berolahraga.

Selain melakukan pelepasan peserta jalan sehat, Wali Kota juga memanfaatkan kesempatan itu untuk berolahraga sekaligus menyapa dan bertatap muka langsung dengan para warga. Dengan demikian, hubungan baik antara pemerintah dengan semua stakeholder khususnya masyarakat dapat senantiasa terjalin dengan baik.   

"Senang sekali rasanya pagi ini kita semua dapat berkumpul dan berolahraga bersama dalam rangakaian acara yang digelar oleh Tribun Medan. Kegiatan seperti ini tentunya sangat positif serta menjadi wadah silaturahmi bagi kita semua usai melakoni kesibukan dan pekerjaan selama sepekan," kata Wali Kota.   

Di samping itu Wali Kota juga menyampaikan apresiasinya kepada Tribun Medan yang telah menginisiasi terselenggaranya acara tersebut. Sebab, jalan sehat yang digelar mampu membuat warga Kota Medan berbaur dan saling beramahtamah antara satu dan lainnya. Dengan demikian semakin terbangun rasa kebersamaan sehingga menjadi energi untuk berkontribusi melakukan serta memberikan yang terbaik bagi Kota Medan.

"Kita sangat mengapresiasi acara yang digelar hari ini. Kegiatan ini menjadi wujud bahwa Kota Medan yang multikultural dapat berbaur menjadi satu dalam suasana yang penuh dengan semangat dan kegembiraan. Kiranya harmonisasi hidup bermasyarakat dapat terus kita jaga dan pelihara bersama," harapnya.       

Sejak pukul 06.00 WIB tampak ratusan warga memadati lokasi acara. Selain jalan sehat, panitia acara juga menyiapkan sejumlah bingkisan menarik bagi para peserta. Di sela-sela acara, Wali Kota terlihat berbincang-bincang dan tak jarang para warga juga mengajak Wali Kota untuk foto bersama. Selanjutnya orang nomor satu di Pemko Medan tersebut melayani permintaan warga untuk berswafoto dengannya. (Rel/rom)
Share Berita

MEDAN - Wakil Wali Kota Medan Ir  H.Akhyar Nasution MSi menepungtawari calon jamaah (calhaj) haji asal Kota Medan di Hotel Emerald Garden, Sabtu (22/6). Tepug  tawar ini merupakan kegiatan rutin yang digelkar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa restu kepada para calhaj sehingga nantinya dapat melaksanakan seluruh rukun ibadah haji dengan baik dan menjadi haji maupun hajjah yang mabrur.

Tepung tawar haji  ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Medan setiap tahunnya. Tahun ini jumlah calhaj asal Kota Medan sebanyak 2.600-an orang. Namun calhaj yang ditepungtawari merupakan perwakilan dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Medan. Selain tepung tawar, acara juga dirangkaikan dengan halal bi halal.

Dihadapan  unsur Forkopimda Kota Medan, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Medan Drs H Impun Siregar MA,  alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat seta pengurus IPHI Kota Medan, Wakil Wali Kota mengatakan, para calhaj merupakan insan yang beruntung karena sebentar lagi akan menjadi tamu Allah SWT untuk melaksanakan kewajiban rukun Islam yang kelima tersebut.

“Bersyukur dan berbahagialah, sebab bapak dan ibu telah telah mendapat rahmat dari Allah SWT sehingga insya Allah sebentar lagi dapat melaksanakan ibadah haji. Sebab, tidak sedikit orang yang sampai saat ini masih menunggu giliran untuk berangkat ke Tanah Suci,” kata Wakil Wali Kota.  Mantan anggota DPRD Medan itu selanjutnya mendoakan agar seluruh calhaj nantinya senantiasa diberi kesehatan dan kemudahan  sehingga dapat melaksanakan seluruh rukun ibadah haji dengan baik.  “Semoga nanti menjadi haji dan hajjah yang mabrur serta senantiasa menjadi hamba Allah yang lebih baik dan selalu melaksanakan segala perintah-Nya,” pesannya.

Kemudian Wakil Wali kota berharap agar seluruh calhaj selama melaksanakan ibadah haji untuk mendoakan Kota Medan agar selalu aman dan kondusif serta senantiasa dijauhi dari segala bentuk bencana. Dengan demikian Kota Medan menjadi rumah yang lebih aman, nyaman, sejahtera dan religius.

Dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota tak lupa mengajak seluruh calhaj dan masyarakat luas agar selalu menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing, minimal tidak lagi membuang sampah sembarangan, khususnya ke dalam parit maupun saluran drainase karenan tindakan itu akan menyebabkan terjadinya pendangkalan dan penyumbatan sehingga memicu terjadinya banjir.

“Buanglah sampah pada tempatnya dan warga senantiasa mewadahi sampah sehingga tidak tercecer. Di samping itu mari terus kita bangun jiwa kegotongroyongan untuk bersama-sama peduli dan mau membersihkan lingkungan tempat tinggal, termasuk rutin mengorek parit yang ada di depan rumahnya masing-masing,” pesannya. (rel/rom)
Share Berita

MEDAN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH sangat mengapresiasi dan mendukung penuh digelarnya kembali Malam Anugrah Medan Most Inspiring Award (MMIA) yang diselenggarakan Kover Magazine. Sebab, acara yang akan digelar  di Merdeka Walk, Sabtu (29/6) malam, dinilai memiliki nilai pembelajaran sekaligus  dapat menjadi inspirasi bagi warga Kota Medan untuk berbuat yang terbaik sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Dukungan ini disampaikan Wali Kota didampingi Kabag Humas Ridho Nasution saat menerima pihak CEO Kover Magizine CEO Boydo Panjaitan beserta sejumlah jajaran redaksi di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Jumat (21/6).

“Saya sangat mengapresiasi digelarnya Malam Anugrah MMIA. Semoga acara ini dapat  terus melahirkan insan-insan yang dapat menjadi inspirasi bagi warga Kota Medan untuk mendedikasikan kemampuan ataupun keahliannya untuk banyak orang,” kata Wali Kota. 

Selain rutin menggelar MMIA, Wali kota pun menilai, Kover Magazine sebagai majalah life style dari Kota Medan juga telah memberikan berbagai informasi menarik kepada masyarakat. Meski demikian Wali Kota berpesan agar hal itu tidak cepat membuat puas seluruh jajaran redaksi tetapi semakin memotivasi untuk bekerja lebih baik dan profesional, sehingga kehadiran Kover Magazine dapat diterima oleh masyarakat.

Sedangkan CEO Kover Magazine, Boydo Panjaitan menerangkan, seperti tahun-tahun sebelumnya, pihaknya sebelum menggelar Malam Anugrah MMIA telah melakukan survei sehingga akhirnya 10 orang figur yang dinilai sangat memberikan inspirasi positif bagi warga Kota Medan.

“Dari 10 figur itu, kita nantinya minta kepada Bapak Wali Kota untuk memilih yang terbaik. Oleh karenanya kita sangat mengharapkan kehadiran Bapak Wali kota pada Malam Anugrah MMIA sekaligus menyerahkan award bagi figur yang dinilai paling inspiratif,” jelas Boydo.

Selanjutnya Boydo menjelaskan lebih jauh tentang Kover Magazine. Dikatakannya, majalh life style  itu selama ini selalu menyajikan berita tentang life style anak-anak muda Kota Medan mulai dari profile, food, traveling, fashion, komunitas, dan lainnya.

Boydo ingin Kover Magzine  dapat memberikan pembelajaran yang baik bagi masyarakat melalui perhelatan. “Diharapkan melalui acara ini semakin banyak orang yang terinspirasi untuk hidup dengan baik tidak hanya bagi diri sendiri, tapi juga bagi orang lain,” harapnya. (Rel/rom)
Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.