foto: korban Chindy Br Tumanggor
MABAR, POC- Bola mata pengendara motor keluar seketika setelah dilindas truk trailer di Jalan Pulau Irian Kelurahan Mabar, Medan Deli, Sabtu (16/11/2019).

Korban diketahui bernama Chindy Br Tumanggor (19). Warga Jalan Mangaan I Lingkungan VIII, Keluraha  Mabar, Kecamatan Medan Deli ini meregang nyawa dengan kondisi mengenaskan yakni luka remuk pada kepala.

Bahkan, bola mata wanita muda itu sebelah kanan sampai keluar dan luka lecet pada tangan sebelah kiri.

Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan, Iptu Lily Taviv menjelaskan, peristiwa naas yang dialami korban terjadi sekitar Pukul 10.55 WIB.

Dimana kata, dia, Chindy yang mengendarai sepeda motor Yamaha BK 6292 AEN berjalan dari Kawasan Industri Modern (KIM) I menuju arah KIM II. Sementara truk pelat BK 8496 XD berjalan dari arah yang sama.

"Sewaktu korban berada di lokasi, ia berusaha mendahului truk yang berada di depannya," ujar Iptu Lily Taviv.

Namun, Lily menerangkan, naas bagi korban, dirinya yang hendak mendahului diduga kurang berhati-hati hingga stang motor mengenai bagian sebelah kanan truk.

"Akibat kurang berhati-hati saat mendahului. Stang motor korban mengenai bagian kiri truk, sehingga ia lepas kendali terjatuh," terang Iptu Lily.

Seketika itu juga, Lily menyebutkan, korban yang tejatuh langusung terlindas oleh ban belakang sebelah kanan mobil trailer.

"Karena dilindas truk trailer, korban meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan kondisi mengenaskan," sebutnya.

Selepas itu, Lily menuturkan, petugas Unit Lantas Polsek Medan Labuhan yang memperoleh informasi adanya kecelakaan lalulintas tiba langsung menuju ke lokasi.

"Setiba di lokasi, petugas melihat korban sudah tidak bernyawa. Selanjurnya, jasad korban di bawah ke Rumah Sakit Pringadi Medan untuk di otopsi. Sementara, pengemudi truk melarikan diri usai kejadian," tuturnya.

Saat ini, kata Lily, kendaran yang terlibat kecelakaan sudah diamankan untuk protes lanjut.

"Kedua kendaraan sudah kita amankan untuk proses lebih lanjut," tandasnya. (Kinoi)
Share Berita

HAMPARAN PERAK, POC- Terduga dua Teroris tewas terlibat baku tembak dengan Tim Densus 88. Dalam baku tembak tersebut satu anggota densus 88 mengalami luka.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (16/11/2019).

Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto Mengatakan, Densus 88 dan anggotanya terlibat baku tembak dengan terduga teroris.

"Kami mendapatkan informasi, bahwa Densus 88 dan anggota kami terlibat baku tembak dengan terduga teroris. Dua terduga teroris meninggal dunia dan satu anggota Densus terluka,” ungkap Kapolda Sumut.

Kapolda Sumut juga menjelaskan. Pengejaran yang dilakukan oleh densus dan anggota kami  untuk terduga teroris terus dilakukan hingga ke luar daerah Sumut. Dan beberapa lokasi sudah dilakukan penggeledahan untuk memberikan keamanan kepada masyarakat.

Pengejaran terduga teroris ini merupakan pengembangan dari aksi bom bunuh diri yang dilakukan RMN di Polrestabes Medan, pada hari Rabu lalu. (Kinoi)
Share Berita


MEDAN - Ratusan pedagang yang bernaung di sejumlah organisasi pasar dan Organisasi Kepemudaan Pemuda Merga Silima (PMS) secara spontan mengantarkan Drs Rusdi Sinuraya ke DPC Partai Gerindra Kota Medan, ‎Jalan Brigjen H. Abdul Manaf Lubis, Kecamatan Medan Helvetia‎. Rabu (13/11/2019).

Kedatangan Rusdi Sinuraya dan rombongan diterima Ketua DPC Gerindra Kota Medan Bobby O Zulkarnain didampingi Sekretaris John Sari Haloho, Bendahara Ciu Tjing Hui serta sejumlah pengurus dan anggota.

"Kami mengapresiasi kedatangan abangda Rusdi Sinuraya selaku bakal calon (Balon) Wakil Walikota Medan untuk mengembalikan formulir pendaftaran. Kehadiran seluruh elemen organisasi pasar dan sejumlah organisasi masyarakat (Ormas), menunjukkan keseriusannya mengikuti kontestasi‎ Pilkada 2020," sebut Bobby.

Dia mengatakan, DPC Gerindra Kota Medan sudah menerima berkas‎ dan berharap para pendukung Rusdi Sinuraya semangat untuk melakukan pendekatan-pendekatan ke masyarakat agar lebih meyakininya sebagai balon Wakil Walikota Medan‎.

Sementara, Ketua Pedagang Bersatu (Pedas) Kota Medan, Guntur Limbong menegaskan, kedatangan mereka untuk mengantarkan Rusdi Sinuraya mengembalikan formulir. "Kami yakin, walikota akan datang yang didampingi Rusdi Sinuraya mampu menjadikan Kota Medan lebih bagus. Sebab, selama ini kami sudah sangat mengetahui kinerja Rusdi Sinuraya yang juga diketahui sebagai Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan," sebut pedagang Pusat Pasar ini.

Dia mengungkapkan, jika Rusdi Sinuraya berhasil menjadi Wakil Walikota Medan, para pedagang bisa menyampaikan aspirasi secara lebih luas guna memperbaiki pasar tradisional. Apalagi, saat ini pasar modern sudah sangat banyak dan pasar tradisional tertinggal jauh. "Karena itu, kami sangat berharap Rusdi Sinuraya berhasil menjadi Wakil Walikota Medan, agar bisa semakin memperbaiki pasar tradisional guna mengimbangi pasar modern," urainya seraya menyatakan, ada 15 ribu pedagang yang tergabung di sejumlah elemen bergabung di Pedas siap mendukung Rusdi Sinuraya.

‎Dukungan senada juga disampaikan SPSI diwakili Ketua Sektor Bongkar Muat Kota Medan, Martin Bangun,‎ Satgas Serikat Pekerja Transpor Indonesia (SPTI) Medan-Sumut diwakili Ketua Satgas Rukun Sembiring dan DPP Pemuda Marga Silima (PMS) melalui Ketua Harian Alex Perkasa Sitepu.

Menurut Alex,‎ PMS sebagai wadah kesukuan siap mendukung putra putri Karo. "Apa pun suku, latar belakang, golongan agamanya, kami siap mendukung. Ini komitmen kami dan sudah tertuang dalam anggaran dasar anggaran rumah tangga (AD ART)," sebutnya.

Dia juga berharap, sekitar 200 ribu masyarakat Karo yang ada di Kota Medan, agar mendukung Rusdi Sinuraya sebagai balon Wakil Walikota Medan.

Menanggapi dukungan tersebut, Rusdi Sinuraya mengaku bangga dan terharu sekaligus menyampaikan terima kasih. "Ini menunjukkan masyarakat Kota Medan ingin perubahan yang konkret‎. Ini tanggung jawab dan amanah bagi saya untuk melaksanakannya," tutup Rusdi. (Red)
Share Berita

MARELAN, POC- Polisi menggeledah rumah terduga pelaku bom bunuh diri oleh Rabbiyal Muslim Nasution dan membawa mertuanya.

Kediaman pelaku tersebut yang berada di Jalan Melati 8, Lingkungan VI, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan sempat dipadati oleh warga sekitar.

Pasca kejadian ledakan di Mapolrestabes Medan itu, aparat dengan sigap bergerak cepat mencari rumah terduga pelaku yang tewas dalam aksi bom bunuh diri itu.

Awalnya, polisi mendatangi rumah di Pasar 1 Rel Kecamatan Medan Marelan. Namun di lokasi itu, ternyata terduga pelaku bersama istrinya Dewi sudah lama pindah. Rumah itu pun sudah lama dijual.

Kemudian tim Gegana mendatangi Rumah Nomor 202 C di Lingkungan 6, Gg Melati 8, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (13/11/2019) sore. Rumah ini ternyata baru satu bulan ditinggali oleh pelaku dan istrinya. Pasangan suami istri itu menyewa rumah tersebut dari warga yang bernama Fauziah.

"Di rumah ini, mereka baru satu bulan tinggal. Yang saya tahu, mereka itu orangnya baik. Saya juga terkejut dengan kejadian ini," ucap Sumini selaku Kepala Lingkungan 6, di lokasi.

Dari pantauan awak media dilapangan, Polisi langsung melakukan penggeledahan. Garis polisi juga dipasang di lokasi. Hingga saat ini penggeledahan masih berlangsung. Sejumlah petinggi Polda Sumut juga tampak di lokasi.

Polisi kemudian mendatangi lokasi kedua di Pasar 2 Barat, Lingkungan 17, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. Di sana rumah itu dihuni oleh mertuanya bernama Andi Saputra.

Ternyata Terduga pelaku dan istrinya diakui hanya sesekali datang ke rumah itu. Hanya saja, polisi tidak menemukan istri terduga pelaku. Di sana, polisi membawa mertua dari terduga pelaku.

Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Tatan Dirsan yang ditemui wartawan mengatakan, dirinya belum mengetahui apa saja yang ada didalam rumah tersebut.

"Belum tahu aku, apa aja yang ada didalam rumah itu. Aku baru datang, nanti kalau uda dapat baru kita kasih tahu," tandasnya. (Kinoi)
Share Berita

MARELAN, POC- Aksi pencurian helm di parkiran sebuah supermarket Irian di jalan Pasar II Marelan, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan terekam CCTV.

Dalam rekaman yang berdurasi 00.17 detik tersebut, memperlihatkan seorang pelaku yang beraksi sangat cepat saat menggasak helm pada Sabtu (9/11/2019) malam.

Pelaku terlihat beraksi seorang diri. Ia mengenakan kaca mata dan berbaju putih. Ketika dirasa aman, ia langsung mengambil helm yang ada di samping tempat duduk motor yang diduga milik warga yang sedang belanja di minimarket tersebut.

"Aksi dari pelaku begitu cepat. Pelaku begitu tenang sembari melihat situasi lingkungan sekitar. Setelah aman, pelaku langsung menggasak helm tersebut dan pelaku membawa anaknya bang" ucap Rena (30) selaku penjaga palang parkir supermarket Irian saat ditemui wartawan, Senin (11/11/2019).

Lanjut dikatakan Rena, korban langsung meminta kepada petugas minimarket untuk mengecek CCTV yang ada. Ternyata helm korban sudah diambil orang," katanya.

Hingga berita ini dibuat, Maneger supermarket Irian Marelan  Eka Surya belum bisa membalas konfirmasi awak media mengenai hilangnya dua helm dalam satu malam disatu lokasi parkiran. (Kinoi)
Share Berita

BELAWAN, POC- Budi Pasaribu (38), resedivis dari kasus perampokan angkutan kota ditembak petugas Polsek Belawan setelah diciduk pada hari, Jum'at  (8/11/ 2019).

Sebelum dibedil di Jalan Pajak Baru Kampung Kolam Belawan. Warga Kampung Kurnia Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan ini merampok Gabriel Haposan Sihombing (17) dan Romaida Siregar (54) di dalam angkutan pada hari Kamis 31 Oktober dan Selasa 5 November 2019 lalu.

Kapolsek Belawan, Kompol Safaruddin Tama Siregar mengatakan, penangkapan terhadap pelaku spesialis merampok dalam angkutan ini atas laporan para korban yang mengalami kerugian juta rupiah setalah dirampoknya.

"Jadi, Unit Reskrim Polsek Belawan yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu A.Reza.SH yang didampingi Panit Iptu Dayat dan Iptu J.Sitorus beserta Team langsung meluncur ke lokasi keberadaan Tersangka untuk menindak lanjuti laporan tersebut. Mengetahui keberadaan tersangka sedang berada di Pajak Baru," ujar Kompol Safaruddin dihubungi
wartawan lewat sambungan telepon selulernya, Senin (11/11/2019).

Selanjutnya, Safaruddin menerangkan, petugas yang mengetahui keberadaan tersangka langsung melakukan penangkapan.

"Saat dilakukan penangkapan di kawasan Pajak Baru Belawan, yang bersangkutan melakukan perlawanan saat berupaya kabur. Oleh sebab itu, kita terpaksa memberikan tindakan tegas terukur (ditembak). Sebab, pelaku tidak mengindahkan tembakan peringatan yang sebelumnya diletuskan," terangnya.

Usai ditembak, Safaruddin menyebutkan, pengangguran yang dikenal sadis dalam merampok dalam angkutan diboyong ke Rumah Sakit Angkatan Laut guna dilakukan Perawatan Medis.

"Setelah dilumpuhkan. Tersangka kita bawah ke Rumah Sakit Angkatan Laut untuk mendapatkan perawatan medis. Pelaku sendiri memang spesialis merampok dalam angkutan kota," sebutnya.

Saat ini, kata Safaruddin, Budi Pasaribu sudah dijebloskan dalam rumah tahanan Mapolsek Belawan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

"Imbas dari perbuatan, tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman 12 Tahun penjara. Dari tangan pelaku, kita juga mengamankan barang bukti berupa tiga unit ponsel berbagi merek," tandasnya. (Kinoi)
Share Berita

Pedagang, Kepala Pasar dan Kabag Perencanaan mengawasi perbaikan talang air
MEDAN - Rusaknya salah satu talang air di Pasar Sei Sikambing dipicu oleh derasnya curah hujan dan tingginya debit air yang tidak mampu ditampung talang air. Hal ini disampaikan oleh salah seorang pedagang, Diki Zulkarnain yang lokasi kiosnya tepat berada didepan talang rusak.

Mengetahui kerusakan tersebut, Dirut PD Pasar, Drs Rusdi Sinuraya melalui Kepala Pasar Sei Sikambing pun langsung melakukan perbaikan guna memberikan kenyamanan kepada para pedagang sesuai slogan "Medan Rumah Kita, Pasar Rumah Pedagang".

"Kemarin lubangnya kecil itu dek, jadi saat kejadian, curah hujan deras dan lama, jadi debit air bertambah dan tidak tertampung talang itu, seketika talang yang sudah keropos itu ambrol sehingga bocor pada talang membesar. Wajarlah, talang itu umurnya sudah 6 tahunan dibuat," ujar salah seorang pedagang, Diki Zulkarnain kepada wartawan.

Kemudian, Diki mengapresiasi, memberikan jempol kepada Dirut PD Pasar, Drs Rusdi Sinuraya yang langsung merespon keluhan pedagang. "Saat itu juga pihak PD Pasar langsung turun ker lokasi dan memperbaiki talang tersebut. Semalam sudah selesai perbaikannya. Jempol buat Dirut PD Pasar," ucapnya sambil tersenyum puas. 

Diki, yang juga merupakan Sekretaris P3TSU mengucapkan terima kasih atas kepedulian Dirut PD Pasar, Rusdi Sinuraya yang cepat merespon keluhan para pedagang.

"Slogan Pak Dirut "Pasar Rumah Pedagang" itu tidak salah lagi. Kami sangat mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pak Dirut kepada pedagang," ucapnya.

Dilokasi yang sama, terlihat Kepala Pasar Sei Sikambing, Mahyudin Ginting dan Kabag Perencanaan, Budi F Putra melakukan pengawasan perbaikan talang air yang bocor. Ia berterima kasih kepada pedagang yang telah menginformasikan kerusakan pada fasilitas pasar.

"Terima kasih kepada para pedagang yang tellah memberikan informasi kepada kami. Bocornya talang dikarenakan curah hujan yang deras sehingga air meluber, debit air besar, takan tidak bisa menahan sehingga talang jebol. Hari itu juga kita cek, hari ini kita kerjai dan selesai hari ini juga," tegasnya.

Mahyudin berterima kasih atas kepedulian para pedagang memberikan informasi sehingga kerusakan hari itu langsung dapat kita tangani. "Saya menghimbau kepada para pedagang untuk tidak segan-segan melaporkan kepada kita jika ada yang rusak. Karena sesuai slogan Pak Dirut, "Pasar Adalah Rumah Pedagang", kita akan berusaha menciptakan suasana aman dan nyaman, tertib, tertata, bersih dan sehat," himbaunya.

Dilokasi terpisah, ketika dikonfirmasi, Dirut PD Pasar, Drs Rusdi Sinuraya menegaskan bahwa PD Pasar akan terus melakukan hal terbaik untuk para pedagang, sehingga "Pasar Rumah Pedagang" dapat terwujud.

"Saya menghimbau kepada pedagang, jika ada keluhan  terkait masalah pasar untuk segera melaporkan kepada Kepala Pasar atau langsung kepada ketua asosiasi masing-masing pedagang sehingga kita dapat langsung merespon keluhan pedagang," tegasnya singkat. (red)
Share Berita

MARTUBUNG, POC- Seorang siswa Sekolah Dasar (SD) tewas mengenaskan setelah dilindas truck kontainer  BK 9416 CC . Korban diketahui bernama William Ferdinand Laia (8).

Korban yang diketahui tinggal di Jalan Pancing 1, Lingkungan VII, Kelurahan Besar, Kec Medan Labuhan tewas dengan kondisi kepala remuk setelah pulang sekolah berjalan kaki, tepatnya di Jalan Komodor Laut Yos Sudarso, Kilometer 13,6, tepatnya didepan gudang ACC, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Jum'at (8/11/2019) sekitar pukul 11.20 WIB.

Setelah mendapat informasi dari warga, ibu korban langsung menangis histeris melihat putranya sudah tak bernyawa di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit Delima.

Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan singkat WhatsApp, Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan Iptu Lily Tapiv menjelaskan, korban terlindas truk di depan gerbang pintu masuk gudang kontainer CC. Diduga, sang sopir tidak melihat keberadaan korban yang berjalan di pinggir jalan dan kurang berhati hati sehingga tidak memberikan prioritas terhadap pejalan kaki. Akibatnya, saat truk akan masuk ke dalam gudang, korban tergilas bagian ban belakang. Korban ini berjalan bersama teman-temannya. Mereka berjalan di pinggir jalan. Kemungkinan mereka sambil bermain-main dan tersenggol oleh truk. Korban tewas di lokasi kejadian. Sementara saat kami ke TKP, sopir sudah melarikan diri,” jelas Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan Iptu Lily Tapiv. (Kinoi)
Share Berita

foto: Kapolres Belawan di Dampingi Kapolsek Belawan Dan Kasat Binmas Saat Kunjungan ke Rumah Ibnu Hakim
BELAWAN, POC- Untuk meyakini bahwa 'POLISI' itu baik dan selalu mengayomi masyarakat, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan mengunjungi salah satu warga Gudang Arang, Lorong Melati, Kelurahan Belawan l, Kecamatan Medan Belawan, Rabu (6/11/2019).

Warga yang dikunjungi oleh orang nomor satu di Polres Belawan itu ialah Ibnu Hakim (13) yang seorang anak yatim.

Ia (Ibnu Hakim) yang sempat takut menjadi seorang 'Polisi' saat dikatakannya pada waktu ikut serta ajang pencari bakat penyanyi yang diselenggarakan oleh Kapolres Belawan minggu lalu.

Dalam kunjungannya, Perwira yang berpangkat Melati Dua itu memperlihatkan kepada Ibnu Hakim tentang bagaimana menjadi seorang Polisi. Kapolres Belawan mencontohkan kepada anak tersebut untuk memberikan bantuan kepada fakir miskin dan dekat kepada masyarakat, berupaya untuk meyakinkan dan membuat Ibnu Hakim menjadi mengerti, 'ternyata Polisi itu baik dan selalu mengayomi masyarakat'. (Kinoi)
Share Berita

BELAWAN, POC- Naas benar nasib pengendara sepeda motor Honda metic Vario BK 4078 ADP bernama Asrijal, warga jalan pasar IV timur, Gang Inpres, Lingkungan 27, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.

Pasalnya korban yang hendak mau mendahului truck kontainer BK 8306 LB tepatnya disimpang  pajak baru Belawan terjatuh dan langsung terlindas. Korban tergilas tepat di pangkal kaki hingga tewas ditempat, Rabu (6/11/2019).

Kejadian tersebut membuat para pengendara lain berhenti untuk menolong korban. Sehingga jalan menjadi macat sekitar 500 meter.

Terlihat dari Kartu Tanda Pengenal (KTP) korban berusia sekitar 51 tahun.

"KTP nya ada bang, namanya Asrijal," kata salah seorang warga yang enggan namanya disebutkan sempat melihat Kartu Identitas Diri korban. (Kinoi)
Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.