PDAM Tirtanadi Siap Dikritik, Hasban : Dewas Bukan Eksekutor

MEDAN, POC - Manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi menyatakan siap menerima kritikan atas kinerja dan pelayanan mereka.

Hal ini ditegaskan Kepala Sekretaris PDAM Tirtanadi Jumirin dalam acara silaturahmi Pokja wartawan PDAM Tirtanadi bersama Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirtanadi, Senin (17/9/2018).

Mewakili Sutedi Raharjo Direktur Utama PDAM Tirtanadi, Jumirin menyebutkan kritikan yang disampaikan pada mereka merupakan masukan agar bisa memperbaiki diri demi kemajuan perusahan milik Pemerintah Provinsi Sumateta Utara itu.

Jumirin juga berharap, sinergis yang selama ini sudah terbangun dengan media dapat lebih ditingkatkan. "Kami siap menerima kritikan demi kemajuan PDAM Tirtanadi,"ujarnya di hadapan Dewas dan puluhan wartawan.

Pada kesempatan tatap muka dan tanya jawab dengan wartawan, Sekretaris Dewas PDAM Tirtanadi, Hasban Ritonga mengatakan, pihaknya bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi Dewan Pengawas yang diatur dalam PP Nomor 54 tahun 2018. "Dan ditindaklanjuti dengan keluarnya Permendagri Nomor 37 tahun 2018 serta Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2018,"jelas Hasban yang didampingi 2 anggota dewas, H Tengku Johan dan H Farianda Sinik.

Hasban menegaskan, dewas bukan eksekutor. Melainkan melakukan pengawasan, pembinaan dan bimbingan. "Segala kebijakan PDAM Tirtanadi akan kami awasi, bagaimana kebijakan itu, apakah sudah sesuai atau tidak,"kata mantan Sekdaprovsu ini.

Pada kebijakan, lanjut Hasban, setiap proses penyusunan program seperti program tahunan, bisnis planing perusahaan tetap dibarengi rekomendasi dari Dewan Pengawas lalu diajukan ke gubernur.

"Kami juga melakukan tinjauan atau kunjungan ke cabang-cabang mengawasi kebijakan yang sudah dilakukan PDAM Tirtanadi,"paparnya.

Seperti untuk perhelatan MTQ yang sebentar lagi akan berlangsung di Kota Medan. Pihaknya mengingatkan PDAM Tirtanadi agar persiapan lebih matang dalam andil menyediakan layanan air bersih maupun air minum.

"Untuk persiapan MTQ ini, air siap minum akan disediakan di Gedung Serba Guna Jalan Willem Iskandar. Selain itu disediakan 4 unit mobil tangki di Lapangan Merdeka, Istana Maimoon dan Gedung Serba Guna ada 2 unit,"ujarnya. (maria)