Terus Merugi, DPRD Soalkan Aset PD Pembangunan

Terus Merugi, DPRD Soalkan Aset PD Pembangunan
MEDAN, POC - Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pembangunan Kota Medan terus merugi. Bahkan selama 2 tahun terakhir sudah diberi penambahan modal, namun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seolah sulit bangkit.

Beberapa fraksi di DPRD Medan menyoalkan aset yang dimiliki PD Pembangunan, termasuk pendapatannya. Sebab jika terus menerus merugi, lebih baik PD Pembangunan mencari investor.

Seperti disampaikan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan Drs Herry Zulkarnain Hutajulu saat paripurna pemandangan umum fraksi atas rancangan peraturan daerah (ranperda) PD Pembangunan di Gedung DPRD Medan, Senin (20/8/2018).
"PD Pembangunan sudah berkali diberi modal, tapi hingga saat ini belum juga menghasilkan," sesal Herry yang juga menjabat sebagai Plt Ketua Partai Demokrat Sumut.
Senada juga diungkapkan Fraksi PPP yang disampaikan Zulkifli Lubis. Menurutnya jika PD Pembangunan tak memberi hasil, lebih baik diserahkan ke investor agar memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sementara Fraksi Gerindra menyebutkan, kinerja jajaran direksi PD Pembangunan perlu dievaluasi. Selain itu, PD Pembangunan didorong untuk bekerjasama dengan dinas pendidikan dan memiliki strategi khusus untuk mengembangkan Kebun Binatang Medan (KBM).

Permasalahan aset pun disoal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) dan meminta PD Pembangunan tidak hanya mengurusi persoalan internal saja.
"PD Pembangunan Kota Medan banyak memiliki aset diantaranya Kebun Binatang, Kompleks Pergudangan, Kolam Renang dan property yang tersebar di wilayah kota Medan. Kami minta kepada pemerintan Kota Medan dapat menjelaskan tentang jenis dan jumlah aset yang dimiliki oleh PUD Pembangunan Kota Medan sampai dengan tahun 2017 dan berapa total nilai aset yang dimiliki," ujar H Jumadi saat menyampaikan pandangan fraksi PKS. (mar)