Pembukaan Sekolah Belajar Tatap Muka Diprioritaskan untuk PAUD, SD dan SLB -->

KADIS LH SUMUT

KADIS LH SUMUT
Dr TENGKU AMRI FADLI, MKES

Advertisement

Advertisement

Pembukaan Sekolah Belajar Tatap Muka Diprioritaskan untuk PAUD, SD dan SLB

Selasa, 30 Maret 2021

Gambar ilustrasi belajar tatap muka di sekolah.


PEWARTAONLINE.COM, JAKARTA - Pemerintah akan kembali membuka pembelajaran tatap muka setelah guru dan tenaga didik divaksin. Namun, tahap pertama pembukaan sekolah diprioritaskan untuk PAUD, SD dan SLB melihat dari segi umur paling muda.


"Kami selalu memprioritaskan yang paling muda dulu, PAUD, SD, SLB dan sederajat, dan yang juga paling sulit melakukan tatap muka," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam konferensi pers, Selasa (30/3).


Tahap kedua pembukaan pembelajaran tatap muka untuk tingkat SMP, SMA, SMK. Tahap ketiga adalah pendidikan tinggi.


Nadiem menjelaskan, SD, PAUD dan SLB diprioritaskan karena paling muda sulit melakukan pembelajaran jarak jauh. Kelompok paling muda ini juga paling berpotensi ketinggalan pendidikan formal.


"Mereka yang paling juga punya potensi ketinggalan yang paling besar, karena semakin muda, semakin formatif pengalaman pendidikan mereka. Jadinya itu yang kita prioritaskan dulu," jelasnya.


Untuk itu, dari segi rencana vaksinasi ditargetkan untuk guru dan tenaga didik tingkat SD, SLB dan PAUD selesai pada pekan kedua Mei 2021. Utuk tingkat SMP, SMA, SMK selesai akhir pekan keempat Mei 2021. Serta untuk pendidikan tinggi paling lambat pekan kedua Juni 2021. Sehingga target seluruhnya sekolah dibuka pada Juli 2021.


"Ini adalah target yang tidak mudah dicapai, tapi kami sebagai pemerintah pusat ingin target yang aspirasional agar kami bisa memastikan bahwa di bulan Juli, hampir semua sekolah kita akan sudah bisa melakukan tatap muka secara terbatas," jelas Nadiem.  (red)