Tiga Hari Tidak Masuk Mengajar, Guru SD di Mabar Tewas di Dalam Kamar

Advertisement

Advertisement

Tiga Hari Tidak Masuk Mengajar, Guru SD di Mabar Tewas di Dalam Kamar

Kamis, 19 Desember 2019

Foto: Jasad Almarhum di Dalam Kamar dengan Posisi Terlentang
Pewarta online.com | MABAR- Warga Mabar lorong Rahayu, Gang Amal, Lingkungan 14, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli dihebohkan dengan penemuan mayat pria yang sudah membusuk dalam keadaan mengangkang di dalam rumah, Kamis (19/12/2019) siang.
Mayat tersebut diketahui bernama Suwanto (52) pekerja sebagai PNS guru SD negeri 064011 yang tinggal sendiri di rumah tempat ia sewa itu diduga meninggal karena penyakit yang dideritanya.
Menurut keterangan yang dihimpun di lapangan, Bermula diketahui ada mayat tersebut dari security tempat ia (Suwanto) bekerja.
"Sudah tiga hari almarhum tidak masuk mengajar, jadi karena mau pembagian raport untuk murid-murid tersebut, jadi saya menjemput almarhum ke rumahnya. Setelah sampai dirumahnya, saya panggil-panggil tidak ada jawaban, pintu dikunci dari dalam. Langsung saya mempunyai inisiatif untuk memanggil yang punya rumah sewa tersebut, dengan inisiatif kami untuk mencongkel jendela kamar, setelah terbuka ternyata ia (Suwanto) sudah meninggal Dunia," kata security yang minta namanya dirahasiakan.
Lanjut dikatakannya, barulah kami memanggil Kepling yaitu pak Poniran untuk mendobrak pintu rumah sewa tersebut," ucapnya.
Setelah mendengar kalau mantan suaminya itu meninggal, sang isteri pun yang tinggal di pasar 3 Mabar hilir langsung datang untuk membawa jenazah almarhum suaminya ke rumahny.
Pihak polisi Polsek Medan labuhan yang mendengar adanya temuan mayat tersebut dengan sigap datang ke tempat kejadian perkara.
Setelah sesampainya dilokasi, personil Polsek Medan labuhan mengevakuasi mayat tersebut. Karena tidak ada tanda-tanda kekerasan, pihak kepolisian mengizinkan isteri almarhum untuk membawa jenazahnya dengan menggunakan mobil ambulance Swadaya Masyarakat.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari membenarkan adanya temuan mayat tersebut. (Kinoi)