Pria Berusia 44 Tahun di Labuhan Deli di Tangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan -->

KADIS LH SUMUT

KADIS LH SUMUT
Dr TENGKU AMRI FADLI, MKES

Advertisement

Advertisement

Pria Berusia 44 Tahun di Labuhan Deli di Tangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan

Rabu, 09 September 2020

Foto: Pelaku dan Barang Bukti
pewartaonline.com | BELAWAN- Kejahatan Narkoba saat ini bisa digolongkan sebagai kejahatan yang sangat serius dan bisa menghancurkan penerus bangsa. Maka dari itu, polres pelabuhan Belawan berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

Seperti halnya, Satuan reserse (Sat Res ) Narkoba Polres Pelabuhan Belawan berhasil menangkap Agus Salim alias Bram (44 tahun) warga jalan Veteran Utama, Lingkungan 10, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli. Pasalnya, ia (Salim) nekat mengedar narkotika jenis sabu-sabu.

Pelaku ditangkap di jalan Veteran, Gang Pengabdian, Lingkungan 10, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli pada Selasa 08 September 2020.

Penangkapan tersebut di benarkan oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr.M.R Dayan melalui Kepala Satuan Reserse (Kasat Res) Narkoba AKP Juriadi Sembiring saat di konfirmasi, Rabu (09/9/2020) siang.

Juriadi menjelaskan, pihaknya (polisi) mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada tempat lokasi yang dijadikan untuk jual beli narkoba di jalan Veteran, Gang Pengabdian, Lingkungan 10 Labuhan Deli.

"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada tempat yang dijadikan transaksi narkoba di gang pengabdian tersebut. Setelah kita lakukan penyelidikan, ternyata benar informasi tersebut," sebut Kasat Narkoba Polres Belawan.

Setelah kami lakukan penggerebekan, sambung Juriadi Sembiring, polisi menemukan barang bukti berupa dua paket klip besar dan 14 kecil berisikan sabu-sabu dengan berat 5,11 gram, uang tunai senilai Rp.50000,- dan handphone merek samsung warna hitam. Dan ia (pelaku) mengakui barang tersebut miliknya untuk di jual yang dibeli dari seorang berinisial AT di desa Manunggal sebanyak lima gram sabu-sabu seharga Rp.4000.000,-. Sampai saat polisi memburu AT namun belum berhasil di temukan," jelasnya. (Kinoi)