Nasib Mengenaskan Bocah Pesepeda Asal Marelan Meninggal Dunia -->

KADIS LH SUMUT

KADIS LH SUMUT
Dr TENGKU AMRI FADLI, MKES

Advertisement

Advertisement

Nasib Mengenaskan Bocah Pesepeda Asal Marelan Meninggal Dunia

Selasa, 07 Juli 2020

pewartaonline.com | MARELAN - Seorang bocah yang berusia 11 tahun meninggal dunia setelah terlindas mobil tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak BK 9751 CO di jalan Titi Pahlawan, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan.

Warga sekitar dan pengguna jalan lainnya sontak histeris menjerit setelah melihat kejadian tersebut. Dan peristiwa itu membuat arus lalu lintas macet sekitar satu kilo meter dari lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun pewartaonline.com, korban bernama M. Ilham Taufik (11 tahun) warga Jalan Kapten Rahmad Buddin, Gang Keluarga, Lingkungan XI, Terjun, Kecamatan Medan Marelan itu sedang bermain sepeda dengan teman-temannya dari arah simpang Titi pahlawan ke arah simpang Marelan pasar V. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil tangki yang di kemudikan oleh Rinaldi (44 tahun) warga Jalan Pintu air IV, Gang Maju, Kampung Tengah No.14, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor itu ingin mendahului korban yang sedang asik bermain sepeda dengan temannya, tapi naas, setang sepeda korban tersenggol oleh rekannya dan langsung terjatuh ke kolong mobil tangki tersebut.

Dari pantauan awak media, korban mengalami luka remuk pada dada dan perut, usus keluar dari anus, luka lecet pada pelipis kiri, kaki kiri luka patah. Melihat kejadian tersebut, orang tua korban tak bisa menahan tangisan ketika melihat anaknya yang masih di bawa kolong mobil tangki. "Sebelum anakku bermain dengan temannya, aku menasehati dia, kalau bersepeda itu berhati-hati. Dan aku sempat mengajak dia (korban) untuk ikut dengan ku, tetapi dia lebih memilih bermain dengan teman-temannya," ucap orang tua korban yang enggan menyebutkan namanya.

Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan Iptu Liliy Tapiv saat di konfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

"Benar, korban meninggal dunia di tempat dan langsung di bawa ke rumah sakit umum Pirngadi Medan," kata Lily Tapiv. (Noi)