Proyek Penanggulangan Banjir Dengan Anggaran 4 Miliaran Rupiah Diduga di Kerjakan Asal Jadi -->

Advertisement

Advertisement

Proyek Penanggulangan Banjir Dengan Anggaran 4 Miliaran Rupiah Diduga di Kerjakan Asal Jadi

Kamis, 24 September 2020

Foto: Pondasi Terlihat Miring
pewartaonline.com | LABUHAN- Pekerjaan proyek pembangunan penanggulangan banjir rob di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan  Medan Labuhan menuai protes. Pasalnya, proyek dengan anggaran empat miliaran rupiah diduga dikerjakan asal jadi.

Selain proye dikerjakan asal jadi dan proyek antisipasi banjir rob tersebut belum dapat memberikan jsminan jawasan pemukiman nelayan tersebut terbebas dari banjir rob

Proyek antisipasi penanggulangan banjir rob tersebut diduga terkesan tertutup. Pengawasan dari pihak pemerintah juga tidak terlihat di lokasi pembangunan, sehingga pengerjaan proyek diduga tidak sesuai bestek.

"Sejumlah tiang penyanggah yang dicor tidak sama bentuknya, bahkan sambungan batu cor juga tidak rata, sehingga dikhawatirkan jika dioperadikan kelak bangunan itu terancam runtuh," kata Ganda Simbolon selaku tokoh pemuda Medan labuhan, Kamis (24/9/2020).

Selain itu, lanjut dikatakan ganda Simbolon, kawasan proyek terlihat kumuh, karena tanah yang dikeruk untuk menimbun tanggul menggunakan tanah yang bercampur dengan limbah plastik," cetusnya.

Terpisah, Ernawati (40 tahun) warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi proyek mengatakan. Beberapa hari lalu, warga perumahan Nelayan Indah sempat melakukan aksi protes terhadap pengerjaan proyek antisipasi banjir, karena proyek tersebut tidak menyentuh sekeliling perumahan.

"Jika proyek antisipasi banjir rob dikerjaan tidak menyeluruh, sama saja air laut akan masuk ke kawasan perumahan ini," ujar istri nelayan yang tinggal sudah 15 tahun di lokasi langganan banjir rob dengan wajah yang murung.

Lurah Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Budiman Pane yang berusaha dikonfirmasi tidak berhasil ditemui.

Pantauan awak media dilapangan, di lokasi proyek pekerjaan pembangunan penanggulangan banjir rob itu dilaksanakan asal jadi dan tanpa pengawasan dari pihak konsultan. (Tim)