Kecelakaan Maut, Korban Meninggal Dunia Usai Terlindas Truk di Pekan Labuhan

Advertisement

Advertisement

Kecelakaan Maut, Korban Meninggal Dunia Usai Terlindas Truk di Pekan Labuhan

Senin, 10 Februari 2020

pewartaonline.com | MEDAN LABUHAN- Kembali terjadi Kecelakan maut di Jalan Lintas Medan Belawan, tepatnya di Kilometer 19,5, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (10/2/2020) siang.

Kecelakaan lalu lintas ini membuat warga sekitar dan pengguna kendaraan yang melintas sontak terkejut. Melihat kondisi korban mengenaskan dengan luka para di bagian kepala.

Diketahui, Identitas korban bernama tumirin yang merupakan anggota TNI AL yang bertugas di pelabuhan Belawan  meninggal dunia di lokasi kejadian.

Ishak yang merupakan saksi mata mengatakan, awalnya ia (Ishak) sedang duduk-duduk di dalam bengkel miliknya. Tiba-tiba dia melihat korban jatuh dan ditabrak truk yang melintas.

“Korbannya (anggota TNI) Angkatan Laut. Saya datang sudah meninggal di depan bengkel,” kata ishak.

Lanjut dikatakannya, “Truk kontainer datang dari arah Medan menuju Belawan. Dia langsung tabrak motornya,” ucapnya.

Seusai kejadian, tampak truk kontainer berpelat nomor BK 9789 XB yang menabrak korban terparkir di tepi jalan. Sementara sopir tak diketahui keberadaan, diduga langsung lari usai kejadian. Selain itu, motor milik korban dengan nomor polisi BK 4865 ACL juga dibawa petugas.


Informasi di lapangan, kecelakaan ini diduga lantaran sopir kontainer melaju ugal-ugalan dan hendak mendahului truk di depannya dari sebelah kiri. Di saat bersamaan, korban yang masih mengenakan seragam dinas sedang berkendara di bibir jalan dan langsung ditabrak kontainer tersebut.

Saat dikonfirmasi, kasat lantas polres pelabuhan Belawan AKP MH Sitorus membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
"Ia benar, korban anggota TNI. Dan jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL). Selanjutnya akan diserahkan kepada keluarga untuk kemudian disemayakan di rumah duka," jelasnya.

Atas kejadian tersebut, lalu lintas di sekitar TKP kecelakaan mengalami perlambatan hingga 3 Km. (Kinoi)