pewartaonline.com | BELAWAN- Foto Wakil Presiden Periode 2019-2024 Ma'ruf Amin belum terpasang di Mapolres Pelabuhan Belawan.
Sementara Jokowi-Ma'ruf Amin resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden 20 Oktober kemarin.
Keduanya dilantik di Gedung Permusyawaratan Rakyat/Dewan Perwakilan Rakyat (MPR/DPR).
Pantauan pewartaonline.com di Aula Polres Pelabuhan Belawan yang terletak di jalan pelabuhan raya Belawan, Propinsi Sumatera Utara Belum tampak foto wakil presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin terpasang.
Awak media melakukan konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp ke Wakapolres pelabuban Belawan Kompol H Zonni Aroma terkait belum di pasangnya foto wakil presiden Ma'ruf Amin tidak ada tanggapan atau jawaban, Selasa (31/12/2019) malam. (Kinoi)
Share Berita

Foto: ketiga pelaku pembunuhan pria bertato 'Ichsan Ali'
pewartaonline.com | BELAWAN- Soal pembunuhan pria bertato bertuliskan 'ichsan ali' yang sempat mengejutkan warga hamparan perak pada waktu lalu kini terungkap oleh pihak kepolisian.

Setelah pelarian tersangka dalam 1X24 jam, kini pihak kepolisian berhasil menangkap ketiga pelaku tersebut yakni Ipong selaku mertuanya (62) warga Marelan pasar III barat, Aris (37) selaku eksekutor , Ridwan (45) selaku otak pelaku

Menurut keterangan dari otak pelaku, berawal dari sakit hati, karena korban berselingkuh dengan sang isteri tercintanya.

"Waktu itu saya masih berfikiran positif sama keponakan saya sendiri yaitu korban. Lama kelamaan kok malah makin menjadi, didepan anak saya yang berusia lima tahun memutar Vidio porno, pirasat saya langsung tidak enak, saya selidiki ternyata keponakan saya ini ada hubungan gelap dengan isteri saya. Dan saya menghubungi mertua saya dan kedua teman saya untuk meminta bantuan agar membunuh keponakan saya yaitu Ali, mereka saya berikan imbalan dengan uang sebesar Rp.2000.000,-" jelasnya.

Lanjut dikatakannya, siapa sih bang yang gak sakit hati, keponakan ada main dibelakang saya dengan isteri saya, namanya juga manusia," ucapnya kepada wartawan saat presrelease di aula Mapolres Pelabuhan Belawan, Selasa (31/12/2019).

"Saat penangkapan, satu tersangka memberikan perlawanan, maka kami memberikan tindakan tegas terukur. Dan satu eksekutor berinisial AS masih dalam pengejaran. Mereka melanggar pasal 340 Subscribe 338 KUHPidana dikenakan ancaman 20 tahun penjara" ucap Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP M. R Dayan dalam presrelease. (Kinoi)
Share Berita

pewartaonline.com | MABAR- Naas yang dialami Jhony Purba (70) warga Jalan Rumah Potong Hewan Mabar, Pasar I, Lingkungan 10, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli Pejalan kaki yang meninggal dunia setelah ditabarak Truck trailler BL 8525 UL, Senin (30/12/2019).

Kejadian tersebut bermula mobil truk yang dikemudikan Indra Tarihoran (26) warga Jalan Ternate, Lingkungan V, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan berlaju dari arah simpang Mabar menuju ke simpang jalan rumah potong hewan. Sesampai dilokasi kejadian, pengemudi truk kurang berhati-hati yang tidak memprioritaskan pejalan kaki yang berada di sebelah kiri truk yang dibawanya sehingga bomper depan sebelah kiri menabrak tubuh pejalan kaki. Dan kaki korban terlindas oleh ban depan sebelah kiri, akibatnya pejalan kaki mengalami luka-luka yang cukup serius.


Akibat kecelakaan itu, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit umum Mitra Medika untuk mendapatkan pertolongan medis. Tetapi  beberapa saat setelah mendapat perawatan meninggal dunia.

Saat dikonfirmasi awak media, Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan Iptu Lily Tapiv membenarkan kejadian tersebut.

"Ia benar, kecelakaan terjadi di Mabar Yang mengakibatkan korban meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis. Korban mengalami kaki kiri remuk setelah terlindas truk, luka lecet pada wajah, luka robek pada pelipis sebelah kanan, tumit kaki kanan robek, lutut kaki kanan robek dan hancur," jelasnya. (Kinoi)
Share Berita

pewartaonline.com | LABURA- Enam unit bangunan rumah hanyut terbawa arus banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Minggu (29/12/2019).

Dari data yang diperoleh, ada ratusan rumah yang berada di daerah aliran sungai juga rusak berat.

Banjir bandang tersebut menerjang dua desa utama yang berada di Kecamatan Na IX dan X, masing-masing Desa Pematang dan Desa Harapan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatera Utara, Riadhil A. Lubis mengatakan, banjir bandang terjadi akibat hujan deras yang melanda daerah itu sehingga Sungai Lubuk Natiko dan Sungai Siria-Ria meluap.

"Banjir bandang membawa material kayu-kayu besar dan batu bercampur lumpur," kata Riadhil.

"Di Desa Pematang ada dusun yakni Dusun Siria-ria A dan Dusun Siria-ria B, sehingga ada 475 KK yang terdampak. Tapi yang terdampak utama di sekitar aliran Sungai Lubuk Natiko," jelasnya.

Lanjut dikatakannya, Desa Hatapang juga terdampak, namun tim BPBD masih melakukan pendataan.

"Para penduduk sepanjang sungai ini sudah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan berada di rumah-rumah penduduk lain," tandasnya. (Kinoi)
Share Berita

pewartaonline.com | MABAR- Tabrakan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Tol Belmera Km 14 Jalur B Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Jumat (27/12/2019).

Akibatnya, tiga orang dikabarkan mengalami luka-luka serius. Sedangkan ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun itu ialah
mobil truck colt diesel BK 9120 LU, mobil pengangkutan (mopen) Hyundai pelat BK 1510 DJ dan Suzuki Carry BK 1858 QB.


Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan, Iptu Lily Tapiv ketika dikonfirmasi, Sabtu (28/12/2019) membenarkan adanya kecelakan yang melibatkan tiga kendaraan.

"Iya benar. Telah terjadi kecelakaan beruntun dengan melibatkan tiga kendaraan," ujar Iptu Lily Taviv.

Diterangkannya, kecelakaan berawal saat mobil colt diesel BK 9120 LU yang dikemudikan Indra Gunawan (31) warga Dusun III Namo Pinang Desa Namo Malang Kecamatan Biru-biru berjalan dari arah Medan menuju ke Belawan.

"Saat di Tol Belmera Km 14 Jalur B Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Sopir Colt Diesel memakirkan kendaraannya lantaran ban mengalami kempis," terang Lily.

Selepas itu, Lily menyebutkan, tiba-tiba datang dari arah Medan mobil Hyundai BK 1510 DJ dikemudikan Muhammad Zein (22) penduduk Lorong Sekolah I Kelurahan Bagan Deli, Medan Belawan langsung menabrak bagian belakang sebelah kanan mobil truck Colt Diesel.

"Secara bersamaan, truk Cold Diesel yang tengah berhenti dihantam oleh mobil Hyundai. Selanjutnya, menyusul mobil Suzuki Carry dengan sopir Indriansyah (28) warga Pasar Gunung Kelurahan Hinai Kiri, Kecamatan Secanggal menabraknya juga," sebutnya.

Seketika juga, Lily menuturkan, ketiga sopir mengalami luka-luka serius karena terlibat kecelakaan tersebut.

"Untuk sopir Colt Diesel mengalami luka memar pada kepala bagian atas, luka lecet pada punggung. Sopir Hyundai mengalami luka robek pada bagian kepala depan, tangan kiri dan kanan lecet. Sedangkan, pengemudi Suzuki Carry mengalami luka Lecet dan terkilir pada tangan kiri dan berobat sendiri," tuturnya.

Lily mengatakan, petugas Unit Lantas Polsek Medan Labuhan yang menerima informasi adanya kecelakaan tiba di lokasi.

"Sampai di lokasi kejadian, petugas melakukan evakuasi terhadap para korban  dan membawanya ke Rumah Sakit guna mendapatkan perawatan medis," kata Iptu Lily Tapiv.

Saat ini, kata Lily, ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan, dan petugas juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).


"Semua kendaaran sudah diamankan untuk pemeriksaan lanjut. Untuk Sopir Colt Diesel, Indra Gunawan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Mitra Medika. Begitu juga pengemudi mobil Hyundai Muhammad Zein mendapatkan perobatan di Rumah Sakit Imelda. Sedangkan pengemudi Suzuki Carry Indriasyah, berobat sendiri," tandasnya. (Kinoi)
Share Berita

Foto: Kabaharkam Polri & Kapoldasu Resmikan Prana Cafe
pewartaonline.com | MEDAN- Prana Cafe VIP resmi dibuka di Mapolda Sumatera Utara.

Peresmian tersebut langsung dibuka oleh Kabaharkam Polri dan Kapolda Sumut, Sabtu (28/12/2019). 

Dalam kegiatan ini Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs.Agus Andrianto SH, MH dan Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs.Martuani Sormin M.Si langsung menggunting pita yang menandai bahwa Prana Cave tersebut resmi dibuka.

Selesai pemotongan pita, di lanjutkan dengan pegecekan bangunan prana cafe.

Dalam kesempatan ini Kabaharkam Polri memberikan kata sambutan yang berharap agar kedepan prana cafe ada dan berkembag di polres - polres jajaran Polda Sumut," pintanya.

Pemotongan tumpengpun dilakukan oleh Komjen Agus Andrianto di dampingi Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si.

Dari pantauan awak media, kegiatan ini turut di hadiri pula oleh Wakapolda Sumut Brigjen Pol.Mardiaz Kusin dwihananto dan Kapolrestabes Medan Brigjen Pol. Dr. Dadang Hartanto SH, SIK, M.Si dan para PJU Polda Sumut serta para tamu undangan. (Kinoi)
Share Berita

pewartaonline.com | JAKARTA-  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalami mimpi buruk pada 11 April 2017 yang lalu.
Kejadian itu pada saat usai salat subuh di masjid yang tak jauh dari kediamannya. Dua orang pria tak dikenal mendekati dan lantas menyiramnya dengan air keras.
Meski kasus itu terjadi sudah lebih dari 2,5 tahun, pelaku penyerangan terhadap novel Baswedan berhasil ditangkap oleh polisi.
Menurut Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, pelaku ditangkap oleh polisi pada Kamis (26/12/2019) malam.
"Tadi malam (Kamis malam), kami tim teknis bekerja sama dengan Satkor Brimob mengamankan pelaku yang diduga telah melakukan penyerangan kepada saudara Novel Baswedan," kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat (27/12/2019).
Lanjut dikatakannya, pelaku dua orang, insial RM dan RB. Keduanya itu ditangkap di Cimanggis, Depok. (Anggota) Polri aktif," tandasnya. (Str)
Share Berita

pewartaonline.com | BELAWAN- Perkuat Sinergitas dengan TNI Angkatan Laut, Kapolda Sumut bersilaturrahmi dengan Danlantamal I Belawan di Mako Lantamal l Belawan,  Jumat (27/12/19).

Dengan kedatanganya ini, bertujuan untuk memperkenalkan diri sebagai Kapolda Baru di Sumut, "Tentunya ini sebagai bentuk silaturrahmi. Dan kami selaku Polda Sumut tentunya siap membantu sekaligus memohon bantuan untuk menjaga kamtibmas di Sumut terutama di daerah pinggir Laut," ucap Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin.

Lanjut dikatakannya, "saya meminta kalau Danlantamal berkenan personil Angkatan Laut mau bekerja sama dan membantu membackup menjaga keamanan bersama personil Polairud Polda Sumut di daerah Laut," pintanya.

Dalam kesempatan ini, Danlantamal l Belawan Laksamana Pertama TNI Abdul Rasyid
juga menyampaikan. "Saya merasa tersanjung dan terhormat di kunjungi langsung oleh Kapolda Sumut dan rombongan. Tentunya saya merasa sangat terhormat di kunjungi oleh Bapak Kapolda Sumut dan tentunya kami siap bekerja sama untuk menjaga kamtibmas di Laut bersama dengan Polairud dari Polda Sumut," kata Laksamana Pertama TNI Abdul Rasyid. 

Dari pantauan awak media, pertemuan antara Poldasu dan Danlantamal membahas tentang situasi Kamtibmas di seputaran wilayah hukum Belawan. Hal-hal apa saja yg perlu di atasi dan di tangani bersama-sama pihak Kepolisian dan TNI AL. (Kinoi)
Share Berita

Foto: Setelah Tragedi Gempa dan Tsunami Aceh 26 Desember 2004
pewartaonline.com | ACEH- Tepat lima belas tahun usia tragedi bencana gempa dan tsunami Aceh yang merenggut 227 ribu korban jiwa di berbagai negara.
Kedahsyatan bencana itu yang menelan korban terbesar berada di Indonesia dengan korban sekitar 130 ribu sampai 160 ribu jiwa.
Tragedi besar pada 26 Desember 2004 ini pun tercatat sebagai salah satu bencana alam yang paling mematikan dalam satu abad terakhir.
Nasional Geographic mencatat tinggi tsunami yang menerjang Aceh tersebut setinggi 30 meter. Tsunami itu terjadi akibat gempa magnitudo 9,1 yang terjadi dilepas pantai barat Sumatera Utara.
Alat pendeteksi stunami pada waktu itu belum umum digunakan. Dan apabila dulu sudah ada alat tersebut, kemungkinan jumlah korban jiwa yang bisa selamat diprediksi mencapai 51 ribu orang.
Bencana tsunami Aceh itu mengundang perhatian seluruh dunia. Mungkin ada yang masih ingat ketika televisi menampilkan orang-orang berkumpul di Masjid Baiturrahman yang kokoh berdiri di tengah terjangan ombak besar itu.
Masyarakat internasional pun ikut mengulurkan tangan untuk membantu korban. Pada 29 Desember 2005, perwakilan Indonesia, Thailand, Sri Lanka, Maladewa, dan Malaysia diundang ke Kantor PBB di New York untuk membahas bantuan.
Palang Merah Internasional, Takhta Suci Vatikan, dan Uni Eropa turut memberikan bantuan. Saat itu, korban baru diketahui berjumlah 40 ribu orang.
Untuk mengenang gempa dan tsunami Aceh, pemerintah pun mendirikan Museum Tsunami pada 2008 lalu. Arsiteknya adalah Ridwan Kamil yang kala itu masih seorang dosen dari Institut Teknologi Bandung.
Museum itu mengambil konsep rumah tradisional Aceh. Isi museumnya terdapat foto-foto korban dan kisah dari para survivor bencana gempa dan Tsunami Aceh serta berbagai ornamen bernuansa Islami. (Kinoi)
Share Berita

Foto: Kasat Lantas Polres Belawan AKP MH Sitorus
pewartaonline.com | BELAWAN- Mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas) selama perayaan Natal 2019 dan liburan tahun Baru 2020, satuan lalu lintas Polres Pelabuhan Belawan mengajak untuk berhati-hati dalam berkendara.
Himbauan tersebut dilakukan dengan cara yang unik, yakni dengan cara menyebar atau memasang spanduk himbauan disejumlah titik Jalan poros yang dinilai rawan terjadinya kecelakaan, Selasa (24/12/2019).
Kasat Lantas Polres Belawan AKP MH Sitorus menjelaskan, pemasangan spanduk tersebut dilakukan di sejumlah jalan yang di nilai rawan kecelakaan yang akan di lewati para pengendara selama libur natal dan tahun Baru.
Pemasangan spanduk ini dilakukan mengingat volume kendaraan jelang puncak perayaan Natal dan tahun baru akan bertambah. Oleh karena itu, himbauan kepada pengendara terus dilakukan agar tetap berhati-hati demi keselamatan bersama dan kelancaran lalu lintas.

“Pemasangan spanduk ini kita harapkan, agar pengendara dapat melihatnya dan bisa berhati-hati di jalan, supaya jalan tetap lancar, mengingat menjelang hari libur Natal dan tahun Baru pasti volume kendaraan meningkat. kita berharap himbauan ini diperhatikan dan dijalankan untuk menncegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, apalagi menjelang tahun baru. Dan utamakan keselamatan dari pada kecepatan,” pungkasnya. (Kinoi)
Share Berita

pewartaonline.com | MARELAN- Sesibuk apapun, sejauh apapun pergi, keluarga merupakan untuk tempat pulang. Uang dan popularitas tidak mampu membayar kebersamaan dengan uang.

Ucapan itu yang patut didengar oleh keluarga yang memiliki seorang ayah yang tersesat dijalan dikarenakan kedua matanya buta yang menginginkan pulang ke kampung halamannya.

Diketahui, pria yang bernama Buyung Marjuki (60) warga Jalan Bambu Runcing, Tanjung pura, Kabupaten Langkat itu tersesat dijalan tepatnya di simpang titipapan, Pasar satu Marelan.

Pria yang berambut putih dan berbaju Kumal itu sudah berbulan-bulan tinggal di samping emperan toko orang yang menginginkan keluarganya untu menjemput dirinya. Ucapan itu yang dilontarkan ke pada wartawan pewarta online.com saat ditemui, Senin (23/12/2019).

Pria berambut putih itu bertahan hidup dari belaskasihan orang yang melintas untuk memberi nasi bungkus dan minuman yang diberikan untuknya.

Ia (Buyung Marjuki) mengatakan, diduga salah satu keluarga yang dikenalnya bernama Muhammad Umar dan juga Faridah asiyah.

"Jemput aku pulang, kedua mataku sudah buta, tidak sanggup lagi aku berjalan," ucap Buyung Marjuki dengan nada suara yang sedih.

Ketua Aliansi Wartawan Medan Utara (Awan Mera) M Nursidin juga mengatakan," saya juga berharap instansi yang terkait juga memperhatikan Buyung Marjuki itu. Apalagi kan ada dinas sosial dipemerintahan kita, saya benar-benar berharap khususnya dinas sosial buka mata," tegas Nursidin. (Kinoi)
Share Berita

Add caption
pewartaonline.com | SAMOSIR- Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs. Martuani Sormin beserta rombongan melaksanakan Kunjungan Kerja di Wilayah Hukum Polres Samosir, Sabtu (21/22/2019).

Kunjungan tersebut dalam rangka pengecekan kesiapan Pos Pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Wilayah Hukum Polres Samosir.

Rombongan itu dengan menggunakan Helikopter Dit Pol Airud Polda Sumut nomor seri P-3203 tiba di Tanah Lapang Ambarita (Helipad) Desa Ambarita.

Kedatangan jendral itu disambut dengan tarian Khas Batak Toba yang dibawakan oleh sanggar tari Angel lean dan pengalungan bunga oleh Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon MM didampingi Kapolres Samosir AKBP Muhammad Saleh dan SKPD Pemkab Samosir.

Ketua FKTM Kabupaten Samosir Obin Naibaho beserta  para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Se-Kabuoaten Samosir juga menyematkan seperangkat Pakaian adat Batak Toba diiringi dengan Musik Khas Batak.

Orang nomor satu di Polda Sumatera Utara itu menegaskan kepada Bupati Samosir dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir agar memaksimalkan untuk melakukan pengawasan terhadap muatan dan penumpang kapal untuk tidak overload agar tidak terulang kembali kejadian seperti kapal KM Sinar bangun yang tenggelam tahun lalu," tegas Kapoldasu.

Lanjut dikatakannya, “Kepada Kapolres Samosir AKBP Muhammad Saleh, saya juga minta agar selalu mengawasi setiap penyebrangan Kapal di Wilkum Polres Samosir,” pesannya.

Sekira pukul 10.55 wib, Kapolda Sumut beserta rombongan berjalan menuju pelabuhan Ferry Ambarita, untuk melakukan pengecekan kesiapan Pos Pelayanan Ambarita. (Pimred)
Share Berita

pewartaonline.com | HAMPARAN PERAK- Masyarakat Pasar III Lori, Blok 92 A, Perkebunan tebu PTPN2, Dusun 20, Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang dikejutkan denga adanya temuan mayat pria tanpa identitas diri.

Mayat bertindik ditelinga dan bertato di pergelangan tangan kiri tanpa identitas itu ditutupi dengan rumput dan daun tebu dengan posisi didalam parit perkebunan tebu, Sabtu (21/12/2019).

Setelah dievakuasi oleh petugas kepolisian Polsek Hamparan Perak yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), Ternyata jasad tersebut penuh dengan luka tusukan sebanyak 33 tusukan.

Kapolsek Hamparan Perak AKP Azharuddin melalui Kanit Reskrim Iptu Bonar H Pohan menjelaskan. Bermula diketahui adanya temuan mayat tanpa identitas diri tersebut dari saksi bernama Fajar Laksono warga Lingkungan II, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat yang bekerja sebagai supir karyawan dengan menggunakan mobil Pick Up ke lokasi perkebunan tebu PTPN2 Desa Klumpang. Dan korban diduga pembunuhan itu mengalami luka tusukan pada bagian dada dan Perut sebanyak 7 Tusukan, luka tusukan pad a paha kiri 2 tusukan, luka tusukan pada tangan kiri sebanyak 12 tusukan, luka tusukan pada pinggul kiri 1 tukang, luka tusukan punggunng belakang sebanyak 8 tusukan, luka tusukan pada Bokong atas kanan 1 tusukan dan pada tangan kanan 3 tusukan," jelasnya.

Koban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut guna di lakukan Outopsi. (Kinoi)
Share Berita

Foto: Deni Prayoga Saat di Tangkap
pewartaonlin.com | MARELAN- Diduga membawa kabur seorang anak gadis di bawah umur, Deni Prabowo (25) warga Pasar II Barat, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan diserahkan ke pihak kepolisian Polsek Medan Labuhan.

Keterangan yang diperoleh pewartaonline.com dari keluarga korban, Amri Syahputra Deli (33) Sabtu (21/12/2019) dini hari saat menyerahkan pelaku di Polsek Medan Labuhan menyebutkan. Korban berinisial I (14) yang masih duduk disekolah menengah pertama (SMP) warga Dusun 2 Klambir V Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, dibawa kabur pelaku, sejak 17 Desember 2019 kemarin.

Sebelumnya pelaku dan korban berkenalan lewat jaringan sosial media (sosmed) facebook dan pelaku mengajak korban bertemu di Suzuya Marelan Plaza.

"Sejak kepergian korban bersama pelaku, korban tak pulang  hingga membuat keluarga khawatir," sebut Amri.

Lanjut dikatakan Amri, Sejumlah keluarga berusaha mencari identitas  pertemanan korban lewat Facebook, ternyata ada tertera nama Deni Prayogo yang mengajak korban bertemu di Suzuka Marelan Plaza," katanya.

Setelah ditelusuri, ternyata pelaku diduga terlibat dalam penjualan anak gadis, korban bersama pelaku ditemukan di emperan toko Jalan Nibung Raya Medan.

Keluarga korban yang mendapatkan pelaku langsung membawa pelaku ke Polsek Medan Labuhan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Hingga Sabtu pagi pelaku masih dalam penyidikan pihak kepolisian.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari membenarkan adanya laporan pihak keluarga korban. Dan kasus ini masih dalam penyidikan. (Noi)
Share Berita

pewartaonline.com | BELAWAN- Pisah sambut Polres Pelabuhan Belawan berlangsung hikmat, AKBP Dr M Dayan kini menjabat Kapolres Pelabuhan Belawan menggantikan AKBP Ikhwan yang sebelumnya menjabat Kapolres Belawan.
Jajaran Polres Belawan melaksanakan penyambutan dengan prosesi pedang pita kedatangan Kapolres yang baru dilantik, beserta ibu bhayangkari yang diiringi tarian persembahan Adat Melayu, Jum'at (20/12/2019).
Suasana haru tampak menyelimuti Mapolres Pelabuhan Belawan, seketika AKBP Ikhwan beserta isterinya menyalami satu persatu personil polres Belawan dan seluruh wartawan khususnya di Medan bagian Utara.

Kepada seluruh jajaran kepolisian, AKBP Ikhwan menyebutkan ucapan rasa terimakasihnya atas keramah-tamahan selama dirinya bertugas.
“Jika ada salah dan khilaf selama bertugas, saya mewakili diri pribadi memohon maaf,” ucapnya.

Terpisah, seluruh masyarakat dan seluruh abang-abang tukang becak(AAB) serta anak-anak yatim piatu juga kaum dhuafa sangat kehilangan sosok seorang polisi yang berjiwa dan berhati mulia.
"Jujur hati, saya sangat kehilangan sosok seorang polisi yang berhati mulia dan sering memperhatikan masyarakat yang lagi kesusahan. Pokoknya kami disini sangat benar-benar kehilangan bapak AKBP Ikhwan," ucap Sodikin sembari dengan wajah sedih. (Kinoi)
Share Berita

Foto: Jasad Almarhum di Dalam Kamar dengan Posisi Terlentang
Pewarta online.com | MABAR- Warga Mabar lorong Rahayu, Gang Amal, Lingkungan 14, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli dihebohkan dengan penemuan mayat pria yang sudah membusuk dalam keadaan mengangkang di dalam rumah, Kamis (19/12/2019) siang.
Mayat tersebut diketahui bernama Suwanto (52) pekerja sebagai PNS guru SD negeri 064011 yang tinggal sendiri di rumah tempat ia sewa itu diduga meninggal karena penyakit yang dideritanya.
Menurut keterangan yang dihimpun di lapangan, Bermula diketahui ada mayat tersebut dari security tempat ia (Suwanto) bekerja.
"Sudah tiga hari almarhum tidak masuk mengajar, jadi karena mau pembagian raport untuk murid-murid tersebut, jadi saya menjemput almarhum ke rumahnya. Setelah sampai dirumahnya, saya panggil-panggil tidak ada jawaban, pintu dikunci dari dalam. Langsung saya mempunyai inisiatif untuk memanggil yang punya rumah sewa tersebut, dengan inisiatif kami untuk mencongkel jendela kamar, setelah terbuka ternyata ia (Suwanto) sudah meninggal Dunia," kata security yang minta namanya dirahasiakan.
Lanjut dikatakannya, barulah kami memanggil Kepling yaitu pak Poniran untuk mendobrak pintu rumah sewa tersebut," ucapnya.
Setelah mendengar kalau mantan suaminya itu meninggal, sang isteri pun yang tinggal di pasar 3 Mabar hilir langsung datang untuk membawa jenazah almarhum suaminya ke rumahny.
Pihak polisi Polsek Medan labuhan yang mendengar adanya temuan mayat tersebut dengan sigap datang ke tempat kejadian perkara.
Setelah sesampainya dilokasi, personil Polsek Medan labuhan mengevakuasi mayat tersebut. Karena tidak ada tanda-tanda kekerasan, pihak kepolisian mengizinkan isteri almarhum untuk membawa jenazahnya dengan menggunakan mobil ambulance Swadaya Masyarakat.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari membenarkan adanya temuan mayat tersebut. (Kinoi)
Share Berita

Foto: Kurir Jasa Pengiriman Paket Online Saat Melapor ke Polsek Medan Labuhan
pewartaonline.com | MEDAN LABUHAN- Dodi (21), tak mampu berkutik saat dihadang oleh tiga pria yang diduga perampok jalanan.

Korban diketahui warga jalan martubung, lingkungan 7, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan sebagai kurir jasa ninja expres pengiriman salah satu perusahaan swasta yang ternama itu kehilangan uang hasil pembayaran konsumen senilai Rp. 1000.000,-, Dompet berisikan uang senilai Rp. 80.000,-, seluler genggam, Rabu (18/12/2019) siang.

" Saya masuk dari cinguan untuk antar paket ke paya Bakung mau menuju ke TKBM seimati bang. Sesampainya di pohon pisang yang kelihatan sepi, ternyata saya diikuti oleh ketiga pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat bonceng tiga. Langsung saya dihadang, untung saja paket yang mau saya kirim tidak diambil. Tapi sempat pelaku mau ambil kereta saya bang, langsung dengan sigap, saya gigit tangan pelaku supaya tidak diambil kereta ku bang. Langsung kabur pelakunya, terus saya mau melaporkan tentang kejadian ini di Polsek Medan labuhan," ujar Dodi sembari dengan wajah sedih.

Lanjut dikatakan Dodi, pihak jasa pengiriman ninja expres meminta ganti rugi kepada saya, mau tidak mau dengan terpaksa saya menggantinya nanti bang," keluhnya sambil mengusap air mata.

Meski begitu dia tetap bersyukur, karena kreta dan barang paketan milik orang tidak diambil. Andai barang kiriman itu ikut diambil, mungkin persoalan akan bertambah. (Kinoi)
Share Berita

pewartaonline.com | BELAWAN- Ribuan nelayan dan pekerja sektor perikanan di Pelabuhan Perikanan Gabion Belawan mendukung kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo merevisi Peraturan Menteri Nomor 71 Tahun 2016, khususnya tentang alat tangkap nelayan.

"Pekerja di sektor perikanan itu terdiri dari nelayan tangkap, pekerja gudang, pekerja unit pengolahan ikan, pengusaha es batangan, BBM, pedagang ikan, pedagang warung nasi, ojek, becak barang, petugas kebersihan," kata Ari, nelayan Gabion Belawan kepada wartawan pewarta online.com, Rabu (18/12/2019).

Nelayan Gabion Belawan, kata Ari, mendukung Menteri Kelautan dan Perikanan untuk merevisi Peraturan Menteri KP yang terdahulu, karena dalam peraturan menteri yang lama sangat berdampak pada ekonomi sosial masyarakat, bahkan melumpuhkan roda perekonomian nelayan dan pekerja di Gabion Belawan khususnya.

"Oleh karena itu, kami harap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo secepatnya dapat memulihkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan Gabion Belawan kembali, " harap Ari.

Ditanya soal alat tangkap, Ari mengatakan tidak ada berdampak pada nelayan skala kecil, sebab kapal ikan di Gabion Belawan beroperasi di atas 12 mil, masuk dalam zona ekonomi eksklusif, sementara nelayan skala kecil beroperasi 3 mil lepas pantai.

"Dampak operasi kapal ikan Gabion Belawan sama sekali tidak ada terhadap nelayan skala kecil, dan ini bisa kita lakukan pengkajian, sebutnya.

Data yang diperoleh, roda perekonomian di Pelabuhan Perikanan Gabion Belawan sepanjang 2015-2017, penghasilan produksi ikan di Gabion Belawan menurun rata-rata 20 ton per hari dengan harga ikan rata-rata Rp 10 ribu per kg. Kerugian yang diderita sepanjang tiga tahun berkisar Rp 220 miliar per bulan, sehingga merugikan PAD Sumatera Utara dan pemerintah pusat.

Karena itu, kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo merevisi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan disambut baik kalangan masyarakat perikanan Gabion Belawan.

Terpisah, Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Sumut, Muhammad Isa Albasyir tidak mempermasakahkan bila Kementerian Kelautan dan Perikanan yang kini dikendalikan Edhy Prabowo meninjau kembali pengoperasian alat tangkap cantrang yang sempat dilarang oleh Susi Pudjiastuti.

"Kita tidak mempersoalkan pengoperasian cantrang, selagi Menteri KKP yang baru dapat mengatur lokasi penangkapan ikan dan tidak merusak terumbu karang," kata Isa Albasyir kepada wartawan, belum lama ini. (Kinoi)
Share Berita

pewartaonline.com | MARELAN- Sariono (57) warga Dusun IX Purwosari Desa Tanjung Ibus,  Kecamatan Sicanggang, Kabupaten Langkat meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tragis di jalan Kapten Rahmad Budin, Lingkungan 15, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (17/12/2019).

Korban yang saat mengendarai sepeda motor metic Honda Vario BK 4583 PBB itu mencoba mendahului truk BK 9640 EK dari sebelah kiri, naas ia (Sariono) terpeleset keberem jalan sehingga terjatuh ke bawah kolong dum truk tersebut dan langsung terlindas.

Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan singkat WhatsApp, Kanit lantas Polsek Medan Labuhan Iptu Lily Tapiv membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

"ia benar, kecelakaan tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia. Informasi dari lapangan yang kami dapat, ia (Sariono) sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebelum kejadian itu, mengendarai sepeda motornya dari arah simpang pasar lima menuju arah andansari. Sesampainya di tempat kejadian, korban mendahului truk tersebut dari sebelah kiri sehingga terpeleset ke berem, dengan spontan terjatuh masuk kekolong dum truk itu. Korban mengalami luka hancur pada kepala hingga badan dan langsung di bawa ke Rumah Sakit Umum Pringadi Medan. Dan pengemudi Dump Truck tidak di ketahui identitasnya langsung meninggalkan lokasi kejadian (melarikan diri)," kata Lily Tapiv. (Kinoi)
Share Berita

MARELAN, POC- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Mulia Asri Rambe mendesak Pemko Medan agar fokus untuk pembangunan Medan bagian Utara. 

Karena Wilayah Medan Utara diketahui sampai dengan saat ini masih 'termazinalkan' dengan Medan bagian Tenggara dan Selatan. 

"Medan Utara sama-sama diketahui masih Termazinalkan. Oleh karenanya, kami selaku anggota dewan mendesak terus pemerintah kota Medan agar mereka fokus untuk pembangunan Medan Utara. Agar ada keseimbangan dengan Medan bagian Tenggara dan Selatan," ujar Legislator Dapil II yang ditemui pada acara syukuran dikediamanya, Selasa (17/12/2019). 

Dikatakannya, Wilayah Medan bagian Utara dianggap belum mendapatkan perhatian yang serius dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Hal itu dibuktikan dengan minimnya pembangunan di wilayah tersebut.

"Jika Pemko Medan maksimal dalam pembangunan di Medan Utara. Tentunya masyarakat tidak akan menyuarakan pemekaran. Ini kan bukti, kalau pembangunanya di sana jauh tertinggal dibandingkan dengan kecamatan lainnya di Kota Medan," kata Ketua DPD AMPI Kota Medan ini. 

Dengan demikian, Mulia Asri Rambe meminta kepada Pemko Medan agar lebih fokus membangun Medan Utara agar terjadi pemerataan.

"Sekali lagi kita minta Pemko Medan lebih fokus dalam pembangunan di Medan Utara. Bukan itu saja, persoalan seperti banjir rob, insfrastruktur serta drainase yang masih belum berfungsi maksimal agar segera dituntaskan. Sehingga Medan Utara tak lagi wilayah termazinalkan," pintanya. 

Berkaitan dengan itu, Tokoh masyarakat Belawan, Ir. H. Erwin Afrizal MM berharap Anggota-angota Dewan yang berada untuk lebih memperhatikan wilayah Medan Bagian Utara. 

"Kita berharap Anggota Dewan Dapil II bisa lebih fokus memperhatikan pembangunan di Medan Utara. Karena daerah disana masih jauh tertinggal," ujar Dewan Kehormatan AMPI Kota Medan ini.

Tak hanya pembangunan, kata Erwin, masih banyak lagi persoalan yang harus dibenahi di Medan Utara. 

"Persoalan di Medan Utara cukup banyak. Mulai dari insfrastruktur jalan, bajir dan lain sebagainya belum tertuntaskan. Tentu tersebut sangat memperhatikan sekali. Untuk itu, selaku toko masyarkat Belawan berharap Dewan yang ada di Medan Utara dapat menjembatani persoalan-persoalan kepada Pemerintah Kota Medan. Agar pembangunan serta permasalahan yang masih belum tertuntaskan dapat dimaksimalkan," tandasnya. (Kinoi)
Share Berita

Foto: Korban Sempat Mendapatkan Perawatan Medis
BELAWAN, POC- Pejalan kaki meninggal dunia setelah digilas roda depan truk di Jalan Sulawesi II, tepatnya PT Spil Pelabuhan Belawan, Senin (16/12/2019). 

Korban ialah Maryati Pakpahan (53) warga Kawat III Lorong 18 Gang Turi, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli. Wanita yang berprofesinya berjualan itu tewas dengan kondisi mengenaskan yakni luka robek dan koyak pada  kaki sampai paha kiri. 

Kanit Laka Polres Belawan, Iptu HL Tambunan menyampaikan, peristiwa kecelakaan yang merengut nyawa pejalan kaki tersebut terjadi sekitar pukul 19.30.WIB.

Saat itu, kata dia, korban hendak menyeberang jalan untuk kembali dari jualan, dan bermaksud menumpang truk dengan tujuan pulang ke rumah.

Sementara, mobil Truk BK 9036 CC yang dikemudikan oleh Suwito (52) penduduk Jalan Marelan VII Lingkungan IV Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan berjalan dari Pintu Gate II menuju ke Pelabuhan. 

"Sewaktu melintasi Rel Kereta Api, truk berjalan membelok ke kanan memasuki Jalan Sulawesi II. Secara bersamaan, pejalan kaki yang sesaat menyeberang disenggol bumper kiri truk," ujar Iptu HL Tambunan. 

Seketika itu juga, Iptu HL Tambunan menerangkan, korban terjatuh ke badan jalan dan truk itu pun menggilas kaki kiri sang pejalan kaki tersebut. 

"Akibat kaki kiri korban digilas truk. Ia mengalami luka-luka dan masih dalam keadaan bernyawa," terangnya. 

Selepas itu, HL Tambunan menyebutkan, Satlantas Polres Belawan yang menerima informasi adahnya kecelakan di Jalan Sulawesi II di depan PT Spil Pelabuhan Belawan langsung menuju ke lokasi. 

"Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas yang melihat korban masih dalam keadaan bernyawa langsung melakukan evakuasi. Kemudian, membawanya ke rumah sakit TNI-AL Belawan," sebutnya. 

Setiba di rumah sakit, HL Tambunan mengungkapkan, wanita paru baya itu langsung ditangani dan mendapatakan perawatan medis. 

"Korban yang tiba di Rumah Sakit TNI-AL Belawan langsung ditangani oleh dokter.  Namun selang beberapa jam mendapatkan perawatan. Ia menghebuskan nafas terakhir sekitar Pukul 21.30 WIB," tutur Iptu HL Tambunan. 

Kini, kata Kanit Laka Polres Belawan, jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Sedangkan pengemudi truknya diamankan untuk pemeriksaan lanjut. (Kinoi)
Share Berita

LANGKAT, POC- Akibat curah hujan yang cukup tinggi, jalan menuju kawasan wisata Bukit Lawang Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat itu menjadi longsor, Senin (16/12/2019).

Badan jalan sebagian yang terdampak longsor tersebut yakni jalan Medan ke Bukit Lawang, tepatnya di Dusun Paya Bedil, Desa Perkebunan Turangi, Kecamatan Bahorok Kilometer 67-68.

Kapolsek Bahorok Iptu Sutrisno mengatakan, personel Polsek Bahorok saat ini sedang melaksanakan pemasangan police line di badan jalan yang longsor," kata Kapolsek Bahorok.

Lanjut dikatakannya, Selain memasang police line, pihaknya juga melakukan pengaturan lalu lintas serta melakukan koordinasi dengan pihak Muspika Kecamatan Bahorok dan Dinas PUPR Langkat (instansi terkait).

"Hal ini dimaksudkan guna langkah cepat yang akan diambil agar arus lalu lintas tidak terganggu," ucapnya. (Kinoi)
Share Berita

MEDAN, POC- PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I terus memperkuat layanan operasional untuk menghadapi peak season Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Sejalan dengan proyeksi lonjakan penumpang yang diperkirakan akan berlangsung dari tanggal 28 Desember 2019 hingga 8 Januari 2020 pada delapan cabang pelabuhan dan tiga kawasan pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo I yakni meliputi Pelabuhan Belawan, Sibolga, Gunung Sitoli, Tanjung Balai Asahan, Dumai, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Tembilahan, Selat Panjang, Bengkalis dan Seimbang Kolak Kijang.

Peningkatan layanan dan operasional tersebut dilaksanakan secara menyeluruh dari segala sisi baik kesiapan SDM, Fasilitas, pelayanan kapal, pelayanan penumpang, sarana dan prasarana serta aspek lainnya.

Syahputera Sembiring selaku Direktur Operasi dan Komersial Pelindo I menjelaskan, bahwa persiapan yang dilaksanakan Pelindo I menjelang peak season Natal dan Tahun baru 2020 dilaksankan di seluruh layanan Pelindo I untuk memberikan pelayanan kepada para penumpang dan pengguna jasa.

" Pelindo I secara intensif berkoordinasi dengan tim terpadu pelayanan dan anak monitoring yang terdiri dari, Kesyahbandar, Otoritas Pelabuhan, Polri, TNI-AL, Bea cukai, Karantina, Imigrasi dan kesehatan pelabuhan untuk memantau kelancaran angkutan arus mudik natal 2019 dan tahun baru 2020. Sehingga kami berharap semua aspek operasional dapat selalu termonitoring dengan baik," jelas Syahputera Sembiring.

Lanjut dikatakannya, Pelindo I juga mempersiapkan Posko bersama yang beroperasional 24 jam guna mendukung kelancaran layanan operasional selama periode natal 2019 and tahun baru 2020 tersebut," ucapnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Pelindo I memberikan pelayanan penunjang terminal penumpang dengan menyediakan bus angkutan untuk pelayanan angkutan gratis yang beroperasional selama 24 jam menuju terminal atau stasiun angkutan umum terdekat. Serta menyediakan angkutan umum gratis dari terminal penumpang ke lokasi tujuan penumpang.

Selama periode angkutan natal 2018 dan tahun baru 2019, jumlah penumpang yang naik turun kapal melalui delapan pelabuhan yang dikelola Pelindo I sekitar 503.480 orang penumpang. Angka ini mengalami kenaikan 27% bila dibandingkan dengan periode sebelumnya yang sekitar 395.839 orang penumpang.

Angka penumpang tertinggi ditunjukan dipelabubn Tanjungpinang pada arus mudik natal 2018 dan tahun baru 2019 mencapai 182.619 orang penumpang naik sekitar 31% dari periode angkutan natal 2017 dan tahun baru 2018 yang mencapai 139.423 orang penumpang.

Sementara itu, para pengguna jasa transportasi laut bisa memesan tiket kapal penyebrangan antar pulau dengan mengakses aplikasi e-ticketing Nyebrang yuk. Untuk penumpang dengan tujuan dan berangkat dari terminal Sri Bintan Pura, Tanjungpunang. Selain itu para penumpang juga akan dipermudah dengan system e-pass yakni sistem pembayaran pas masuk pelabuhan secara non tunai hanya digunakan hanya dengan menempelkan kartu ke mesin yang tersedia.

Selain itu pihak Pelindo I juga menyediakan sistem e-berthing yang digunakan untuk pelayanan tambatan kapal secara online yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan pelayaran diterminal penumpang Sri Bintan Pura.

Pelindo I juga menyediakan media pelaporan melalui portal korporat www.pelindo1.co.id serta menetapkan narahubung dimasing-masing pelabuhan. (Kinoi)
Share Berita

BELAWAN, POC- Jabatan Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan resmi berpindah posisi dari pejabat sebelumnya, AKP Soekarman kepada pejabat baru, AKP Juriadi Sembiring.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan saat dikonfirmasi oleh awak media melalui via seluler, Sabtu (14/12/2109).

Kapolres juga menjelaskan, bukan hanya kasat narkoba saja yang perpindahan posisi, melainkan Wakapolres pelabuhan Belawan, yang tadinya dijabat sebelumnya oleh Kompol Taryono Raharja, berpindah oleh pejabat baru Kompol H Zonni Aroma. Dan kepala satuan Sabhara juga berpindah posisi dari pejabat sebelumnya AKP Eriyanto Ginting kepada pejabat baru AKP Hendriyanto.

Pria yang selalu berpenampilan necis itu akan menyesuaikan diri dan tanggung jawab dengan jabatannya. (Kinoi)
Share Berita

Foto: Salah Satu Tersangka di Tembak Polisi Dibagian Kaki
HAMPARAN PERAK, POC- Aydi Gunawan (31), Resedivis dari kasus pencurian dan kekerasan (Curas) ditembak Polsek Hamparan Perak, Sabtu (14/12/2019). 

Bersama sang resedivis yang bertempat tinggal di Jalan Selar Nomor 64 Pajak Baru Keluran Bahagia, Kecamtan Medan Belawan, Unit Reskrim Polsek Hamparan Perak juga menciduk rekanya, Dian (40) penduduk Kampung Nelayan Blok E Tunggal, Lingkungan II, Kecamatan Medan Belawan. 

Pengangguran dan buruh gudang ikan itu diamankan petugas ketika hendak menjual sepeda motor Honda Sonic milik Muhammad Rezky di Dusun V Desa Paluh Manan Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang. 

Kapolsek Hamparan Perak, AKP Azzarudin SH mengatakan, penangkapan terhadap kedua pelaku ini atas laporan korban yang dibegal di Lorong Sempurna Gudang Arang Kelurahan Bahari Belawan pada dini hari tadi sekitar Pukul 02.00 WIB. 

"Dalam laporannya, korban yang melintas mengendarai sepeda motornya melintas di Lorong Sempurna. Tiba-tiba datang pelaku Aydi Gunawan dan Syahputra dengan menunggangi motor Yamaha Mio BK 6598 AGY memepetnya sembari mengancam dengan sebilah pisau," ujar AKP Azzarudin kepada wartawan dihubungi lewat sambungan telepon seluler. 

Merasa terancam, Azzarudin menerangkan, korban turun dari motor. Kemudian kedua tersangka membawa kabur motornya dan pergi menuju ke rumah tersangka Dian untuk menjual hasil curian tersebut. 

"Sesampai di rumah pelaku Dian. Ia membawa Aydi Gunawan dan Syahputra bersama motor hasil curian ke Dusun V Desa Paluh Manan, Hamparan Perak untuk mencari pembeli," terangnya. 

Selepas itu, Azzarudin mengungkapkan, Unit Reskrim Polsek Hamparan Perak yang menerima informasi adanya tiga pria sedang menunggu pembeli motor curian menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. 

"Sesampai di lokasi, petugas melihat gerak-gerik dari ketiga pelaku yang mencurigakan. Lantas, gerak cepat langsung melakukan penangkapan. Sementara pelaku Syahputra berhasil melahirkan diri," ungkap Kapolsek. 

Berdasarkan hasil interogasi, Azzarudin menyebutkan, keduanya mengakui jika motor yang dibawa adalah hasil curian dan sedang menunggu pembelinya. 

"Sewaktu diintrogasi, Aydi Gunawan dan Dian mengaku kalau motor yang mereka bawa hasil begal di Lorong Sempurna Kelurahan Bahari Belawan," sebutnya. 

Selanjutnya, Azzarudin menuturkan, kedua tersangka dibawa untuk melakukan pengembangan guna mencari rekanya Syahputra yang melarikan diri. 

"Ketika akan dibawa pengembangan. Tersangka Aydi Gunawan berupaya melarikan diri. Petugas pun langusung melakukan pengejaran dan memberikan tembakan peringatan ke udara. Tetapi, tersangka tidak mengindahkannya. Oleh sebab itu, yang bersangkutan terpaksa diberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki," tuturnya. 

Usai ditembak, kata Azzarudin, Aydi Gunawan dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. 

"Setelah menjalani perawatan, tersangka yang ditembak bersama rekanya (Dian) diboyong ke Polsek Hamparan Perak guna pemeriksaan lanjut," ujar Kapolsek. 

Azzarudin menambahkan, saat ini kedua tersangka sudah di sel tanahan. Dari pemeriksaan, Aydi Gunawan merupakan resedivis yang baru keluar atas kasus yang serupa. 

"Imbas perbuatanya, kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman penjara sembilan tahun penjara," pungkasnya. (Kinoi)
Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.