Gangguan Mental Akibat "Ngelem", Ambri di Pasung Tanpa Busana

Ket Foto: Ambri Saat di Pasung Tanpa Busana
BELAWAN, POC- Banyak orang yang berfikir jika ngelem tidak akan berimbas buruk bagi kesehatan layaknya menjadi pecandu alkohol. Padahal, pakar kesehatan juga menyebutkan bahwa ngelem sangatlah berbahaya. Jika organ pernafasan dan organ kardiovaskular akan mengalami kerusakan parah maka menimbulkan tewas mendadak.

Lem sangat mudah dicari dimana saja dengan harga yang murah. Karena hal ini pulalah banyak orang yang menggunakan lem sebagai ajang mabuk yang murah dan mudah.

Sperti halnya yang dialami Ambri (28) warga Lorong Proyek, Lingkungan III, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan dengan terpaksa dipasung oleh orang tuanya disamping rumahnya.

Menurut warga sekitar mengatakan, Ambri dipasung disamping rumahnya sudah hampir dua tahun dikarenakan orang tuanya tidak mampu membawa anaknya tersebut ke rumah sakit jiwa dan membiayai perobatan anaknya," ucap Nur warga setempat.

Sambungnya, dia itu (ambri) dulunya sehat, tapi akibat suka mengelem menjadi gila dan dipasung sama orang tuanya digubuk disamping rumahnya itu," cetusnya.

Terpisah, menurut Ronal, Ambri sebelum dipasung suka berkeliaran dan memukuli warga. Lalu orang tuanya memasung anaknya takut orang tuanya nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Ronal.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kepala Lingkungan III, Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan bernama Gali Ramadhan pada Minggu ( 21/7/2019) mengatakan, saya baru tau jam 10.00 Wib pagi ini, kalau ada warga saya yang dipasung, karna saya baru satu minggu dilantik menjadi Kepala Lingkungan. Dan Saya akan melaporkan warga saya yang dipasung ini kepada Pak Lurah sebagai atasan saya," tandas Gali Ramadhan selaku kepala lingkungan.

Dari pantauan awak media dilapangan, Ambri dipasung dengan kaki kiri dirantai dan tanpa busana. (Kinoi)