HAMPARAN PERAK, POC- Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi pada Sabtu (20/7/2019) sekitar pukul 05.30WIB di Jalan Klambir V, Pasar III, Desa Klambir Lima Kebun / Gang Kamboja, Kecamatan Hamparan Perak.

Kecelakaan kali ini melibatkan Sepeda motor Suzuki Titan Warna Merah BK 2049 ABV kontra Mobil Penumpang atau angkot rahayu  BK 1343 GR  Warna Hijau Muda.

Setelah mendapat adanya laporan kecalakaan lalu lintas itu, kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Korban yang diketahui bernama Ali Rusdi (51) warga Jalan Dusun XVI, Gang Sidorukun, Desa Klambir V Kebun, Kecamatan Hamparan Perak dilarikan kerumah sakit Sundari Medan dan saat ini masih di rawat dalam keadaan tidak sadar diri.

Sedangkan supir angkot tersebut diketahui bernama Nasir Harahap (19) warga Desa Klumpang Kebun Gang Sempurna Kec Hamparan Perak saat ini masih diamankan di Polsek Hamparan Perak.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kanit Lantas Polsek Hamparan Perak Iptu Marno Purba menjelaskan, bermula Angkot tersebut datang dari arah jalan besar desa klumpang menuju ke Jalan Desa Klambir V Kebun dengan lajur sebelah kiri yang berkecepatan tinggi. Sesampainya tempat kejadian, angkot rahayu tiba-tiba masuk ke kanan jalan dan menabrak pengendara sepeda motor korban yang datang dari arah Klambir V Kebun menuju Klumpang yang di kendarai oleh Korban. Dan korban dibawa kerumah sakit Sundari Medan," tandas Iptu Marno Purba selaku kanit lantas. (Kinoi)
Share Berita

MEDAN - Kepedulian Walikota Medan kepada para pedagang kaki lima Pasar Kampung Lalang mendapat apresiasi dari para pedagang. Betapa tidak, para pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan, kini difasilitasi oleh pemerintah dengan diberikan lahan berjualan secara cuma-cuma.

"Kami para pedagang kaki lima Pasar Kp Lalang yang tergabung dalam FKP2KL sangat berterima kasih kepada Bapak Walikota Medan, Sekda Medan selaku Badan Pengawaa dan Dirut PD Pasar yang telah memberikan kepada kami tempat untuk berjualan di Pasar Kampung Lalang," ujar Ketua Forum Komunikasi Pedagang Pasar Kampung Lalang (FKP2KL), Herdiansyah kepada wartawan, Jumat (19/7/2019).

Kedepannya, Herdiansyah berharap pemerintah dapat mengakomodir, memfasilitasi kebutuhan para pedagang dan meminta kepada pemerintah untuk menertibkan pasar liar yang berada disamping Pasar Kampung Lalang.

"Kami berharap Pasar Kampung Lalang ini bisa ditata dan dapat dibuat semakin nyaman dan aman bagi pembeli untuk datang berbelanja. Dan Pasar Kampung Lalang dapat menjadi  Pasar percontohan untuk pasar-pasar lainnya," harapnya mengakhiri.

Dilokasi yang sama, salah seorang pedagang, Sinek Br Ginting juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota Medan, Sekda Pemko Medan dan  Dirut PD Pasar.

"Kami sangat berterima kasih atas kebijakan Pemerintah Kota Medan yang bersedia memfasilitasi kami para pedagang kaki lima/pinggir jalan untuk berjualan di Pasar Kampung Lalang tanpa membayar sepeser pun. Kami doakan "Semoga bapak dan sekeluarga sehat dan sukses dalam karirnya," ucapnya berterima kasih. (Red)
Share Berita

Teks foto : Kanit Reskrim Iptu Bonar H Pohan Saat Melakukan Introgasi
MEDAN LABUHAN, POC- Seorang wanita bernama Nurhayati (39) warga jalan lorong sekolah ll Bagan deli, kelurahan Bagan deli, kecamatan Medan Belawan diamankan ke Polsek Medan Labuhan.

Ironisnya, wanita itu ketahuan membawa satu paket narkoba berjenis sabu-sabu ke dalam Rutan Kelas II-B Labuhan Deli, Jum'at (19/7/2019).

Untuk mengelabui para petugas, tersangka menyembunyikan narkoba tersebut ke selipan celana yang dipakainya.

Keterangan yang didapat dari tersangka, barang haram tersebut mau diberikan kepada suaminya berinisial 'AG' yang ditahan didalam rutan tersebut.

"Satu paket itu saya beli senilai seratus ribu rupiah (Rp.100.000,-) dari sipenjual berinisial 'N'
yang beralamat dibagan belawan," ucap Nurhayati sembari menangis.

Lanjut dikatakannya, saat petugas rutan itu memeriksa badan sampai kaki saya, sabu-sabu itu terjatuh dari celana saya, disitu ketahuan kalau saya membawa narkoba," ujarnya sembari menghapus airmata.

Saat ditemui diruang kerjanya, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Bonar H Pohan menjelaskan kepada awak media pewartaonline.com, Info ini didapat dari pihak Rutan yang bernama Erwin sebagai KPR rutan tersebut tentang adanya penangkapan terhadap pengunjung yang akan membesuk suaminya yang ditahan didalam rutan kelas II-B Labuhan Deli. Dengan sigap Personil Reskrim Polsek Labuhan yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Bonar H Pohan dan Panit Res Ipda T Siahaan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk membawa tersangaka yang bernama Nurhayati ke Polsek Medan Labuhan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tandas perwira berpangkat balok emas dua Kanit Reskrim Polsek Labuhan. (Kinoi)
Share Berita


Adira Finance menggelar festival Pesona Lokal 2019 di 7 kota, Medan salah satunya.
MEDAN, POC - Mengulang kesuksesan yang digelar pada tahun 2018 lalu, Adira Finance salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia kembali menggelar Festival Pesona Lokal. Kegiatan ini merupakan program CSR Adira Finance, yang kembali bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata (Pesona Indonesia) dan juga stasiun televisi nasional RCTI.

Festival Pesona Lokal bertujuan untuk mempromosikan potensi budaya, pariwisata dan kearifan lokal suatu daerah.

Dengan mengangkat tema "Rasakan Sensasi Pesona Lokal", kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka HUT Adira Finance ke-29 ini akan digelar di 7 kota yaitu Medan, Bali, Surabaya, Bandung, Makassar, Yogyakarta, dan Jakarta, mulai dari bulan Agustus hingga November 2019. Dan pada tahun ini, Medan terpilih sebagai kota pembuka pelaksanaan Festival Pesona Lokal 2019, setelah tahun lalu berhasil memenangkan predikat Kota Paling Mempesona.

Kegiatan ini juga didukung penuh oleh pihak Pemerintah Daerah, dalam hal ini Pemerintah Kota, dengan mengajak seluruh masyarakat di Sumatera Utara khususnya Kota Medan untuk mempromosikan pariwisata dan kearifan lokal daerahnya.

"Menjadi sebuah kebanggaan bagi kami Adira Finance area Sumatera Bagian Utara untuk menjadi kota pembuka kegiatan ini, bersama dengan Pemerintah Kota Medan. Kami ingin mengajak seluruh masyarakat dan ekosistem Adira Finance yang terdiri dari konsumen, mitra bisnis, dan karyawan Adira Finance untuk berpartisipasi mendukung serta mempromosikan kearifan lokal.

Semoga kegiatan ini dapat menjadi salah satu atraksi yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi perekonomian Sumatera Utara dan khususnya Kota Medan," ujar Agus Hartanto selaku Kepala Wilayah Sumatera Bagian Utara Adira Finance kepada wartawan disela-sela acara konfrensi pers (19/7) di Hotel Grand Aston Medan.

Festival Pesona Lokal Medan akan diselenggarakan di Lapangan Merdeka pada tanggal 3 Agustus 2019. Berbeda dengan tahun sebelumnya, selain Parade Karnaval Budaya, pada tahun ini Adira Finance akan mengadakan Lomba Tari Lokal Kontemporer dimana sebagian peserta merupakan siswa SMP dan SMA, Lomba Desain Motif Khas Lokal Kontemporer, Kompetisi ala Selebgram Lokal, Festival Kuliner dan Foodtruck, dan permainan lokal serta bazaar aneka produk lokal.

Tidak ketinggalan kegiatan ini juga akan dimeriahkan oleh artis ibu kota Siti Badriah dan juga artis lokal. Sebagai highlight kegiatan Festival Pesona Lokal, Adira Finance bersama Kementrian Pariwisata (Pesona Indonesia) akan kembali mempersembahkan penghargaan khusus Kota Paling Mempesona kepada Pemerintah Daerah yang berhasil menampilkan pesona kebudayaan dan keunikan daerah lokal masing - masing secara kompak dan serasi melibatkan partisipasi dari warga kota di kegiatan tersebut.

Adira Finance mendapatkan banyak dukungan dan bantuan dari berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta. Salah satunya yang menjadi sponsor utama yaitu Adira Insurance dimana, sebagai perusahaan asuransi umum yang memiliki produk asuransi perjalanan terbesar di Indonesia memiliki tujuan untuk melindungi masyarakat akan risiko yang mungkin terjadi selama perjalanan.

Sejalan dengan tujuan kegiatan CSR Festival Pesona Lokal, Adira Insurance juga mendorong penerapan program keselamatan jalan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah untuk mendukung aksesbilitas kawasan daerah wisata yang aman dan selamat, melalui program Indonesia Road Safety Award (IRSA).

Kegiatan ini juga didukung penuh oleh MUFG Bank, PT Visonet Internasional (OVO), PT Pitoe Sarana Informatika, PT Astra Honda Motor, Coca Cola Amatil Indonesia, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, PT Suzuki Indomobil Sales, PT Triangle Motorindo (VIAR), PT Kawasaki Motor Indonesia, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, PT Asuransi Sinar Mas, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Asuransi Raksa Pratikara, PT. Solusi Transportasi Indonesia (Grab Indonesia), dan Comforta.

Tidak hanya menggelar Festival Pesona Lokal, dalam rangka HUT ke 29 Adira Finance juga akan mengadakan Festival Pasar Rakyat 2019, sebuah program CSR bertujuan untuk membangun citra positif pasar rakyat sebagai ruang publik yang kreatif, edukatif, dan berbudaya sekaligus mengedukasi serta mendorong keterlibatan berbagai pihak agar menjadi bagian dari upaya pengembangan pasar rakyat di Indonesia.

Berkolaborasi dengan Yayasan Danamon Peduli, pemerintah daerah setempat, dan berbagai komunitas seni budaya dan UMKM, Festival Pasar Rakyat akan diselenggarakan di kota Magelang, Denpasar, Pontianak, dan Bogor.

Selain itu, bagi masyarakat umum, khususnya generasi muda yang memiliki hobi menciptakan dan berbagi konten menarik, Adira Finance juga menggelar ajang tahunan Kompetisi Foto dan Video Sahabat Lokal untuk yang ketiga kalinya. Dengan mengangkat tema "Sensasi Lokal Kotaku", Adira Finance mengajak para peserta untuk mengunggah hasil karya foto di platform Instagram atau video di platform Youtube yang menceritakan tentang potensi lokal suatu destinasi atau daerah di Indonesia termasuk keindahan alam, tempat wisata menarik, kuliner, tradisi lokal, kultur budaya, tempat hang out yang sedang populer, serta kerajinan dan oleh-oleh. Informasi selengkapnya tentang kompetisi dan pendaftaran dapat mengunjungi www.adira.co.id/sahabatlokal.

"Kami berharap dengan adanya berbagai kegiatan ini dapat membuat ekosistem Adira Finance dan masyarakat Indonesia untuk semakin mencintai budaya dan kearifan lokal daerahnya serta berperan aktif untuk turut serta mempromosikannya. Saya juga ingin mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara khususnya Kota Medan untuk datang dan ramaikan acara Festival Pesona Lokal di Medan, serta rasakan sensasi kekayaan budaya hingga kuliner khas dari Sumatera Utara," tutup Agus.

Untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi bit.ly/festivalpesonalokal2019atau hubungi Dering Adira Finance 1500511. (mar/rel)
Share Berita

MEDAN LABUHAN, POC- Polsek Medan Labuhan berhasil mengamankan sejumlah pelajar yang hendak tawuran pada Kamis (18/7/2019) sore.

Peristiwa itu terjadi antara siswa SMA/SMK Budi Agung Jalan Platina Raya Medan Marelan dengan SMA/SMK Brigjen Katamso Jalan Marelan Raya Medan Marelan.

Atas kejadian tersebut, pihak sekolah dari Budi Agung melakukan pencarian atau swepping siswa yang diduga tawuran dan mengamankan 11 orang siswa SMA/SMK Budi Agung dan 1 orang siswa SMK Bina Satria yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut dengan identitas :
- Roni Kelas XI-5 SMK-TI Budi Agung, warga Marelan Pasar V, Gang Pinang.
- Dimas Hariadi, Kelas XII-1 SMK-TI Budi Agung, warga Marelan Pasar III Timur, Gang Prajurit.
- M. Rafiq, Kelas XII-TKR 6 SMK-TI Budi Agung, warga Payah Pasir.
- Alfriansyah, Kelas XI-TKR 2 SMK-TI Budi Agung, warga Marelan Pasar IV, Gang Ujung.
- Gusti Randa, Kelas XI-TKR 5 SMK-TI Budi Agung, warga Marelan Pasar III Timur Gang Seroja.
- Sahrul Rambe, Kelas XII-TKR 5 SMK-TI Budi Agung, warga Tanah 600, Gang Muslim Pancasila.
- M. Hafiz Akbariyan, Kelas XII-TKR 5 SMK-TI Budi Agung, warga Tanah 600, Gang Kasno.
- Rico Armanda, Kelas XII.
-Agus Kom, SMA Budi Agung,  warga Jalan Kapten Rahmad Buddin Terjun.
- Egi Riski, Kls X.
-Adam Malik SMA Budi Agung, warga Martubung Blok III.
- Alvin, Kelas X.
-Mercury SMA Budi Agung, warga Perumahan Taman Citra Titi Papan.
- Adam Nusyabani, Kelas XII.
-Isacnewton SMA Budi Agung, warga Marelan Pasar II Barat, Gang Tanjung.
-Riski Rahmadani, Kelas XII-2 SMK Bina Satria, wargaTanah 600 Jalan Paku, Gang Awi.

Adapun keterangan dari para siswa Budi Agung. Kejadian tersebut bermula dari adanya beberapa siswa dari sekolah Brigjen Katamso sekitar 20 orang yang mendatangi siswa Budi Agung sedang duduk-duduk diwarung tepatnya di belakang Sekolah Budi Agung. Tiba-tiba siswa Brigjen Katamso menyerang siswa Budi Agung dengan melempar batu, kemudian siswa dari pelajar sekolah budi agung lari untuk menyelamatkan diri.

Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari yang didampingi Kanit reskrim Iptu Bonar H Pohan saat tiba di Sekolah Budi Agung langsung memberikan arahan kepada para siswa yang diduga terlibat tawuran, serta menghimbau para guru agar memberikan tindakan tegas kepada siswa yang melakukan pelanggaran (tawuran).

Pada saat itu juga, dilakukan pertemuan antara pihak Sekolah Budi Agung dengan Sekolah Brigjen Katamso untuk membahas permasalahan yang terjadi. Pihak Sekolah akan sama-sama mengawasi siswanya masing-masing dan akan menindak tegas siswanya apabila melakukan pelanggaran (tawuran) akan dikeluarkan dari Sekolah.

Agar tidak terjadi serangan kembali, Kanit Intel dan anggota serta Bhabin Marelan masih standby di Sekolah Budi Agung untuk antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Dari pantauan awak media, pelajar tersebut dibawa ke mapolsek Medan Labuhan untuk diberikan arahan yang baik.

"Para pelajar ini kita bawa ke Polsek Medan Labuhan untuk diberikan arahan-arahan atau didikan yang baik. Dan akan kami tes urine juga," tegas Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari. (Kinoi)
Share Berita

MARTUBUNG, POC -Seorang ibu rumah tangga hamil empat bulan yang bernama Tirta Murni (27) warga Blok CC, Jalan Udang lV Griya lll Martubung tangkahan ditemukan gantung diri di dapur rumahnya dengan menggunakan Tali Tambang berwarna kuning, Selasa (16/7/2019).

Atas temuan mayat yang sudah tergantung tersebut sontak membuat warga sekitar menjadi heboh.

Dari keterangan suami korban Ahmad Syahputra (29) ia mengatakan. "Pukul 06.00 Wib saya terbangun mau berangkat kerja ke Belawan dan melihat isteri saya sudah tergantung di dapur rumah. Padahal isteri saya sedang hamil muda," ucap Ahmad sembari mangapus air mata.

Lanjut dikatakan Ahmad, isteri saya meninggalkan Surat Wasiat yang ditinggalkannya bertuliskan permohonan maaf serta agar ikhlas atas kematiannya yang merasa hidupnya tidak berguna lagi. Karena Ibu kandungnya meninggal sebulan yang lalu sehingga ia merasa tidak punya siapa-siapa lagi. Dan saya langsung minta tolong  ke warga sekitar," ujarnya.

Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Medan Labuhan. Dengan sigap Team Opsnal yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Bonar H. Pohan yang didampingi oleh anggota piket pungsi langsung ke Tempat Kejadian Perkara. Sesampainya di TKP, korban terlihat sudah di turunkan dan mau di bawa ke Langkat dikampung halaman Korban. Namun tim Opsnal untuk menyarankan kepada pihak keluarga untuk di bawah ke RS Brimob untuk dilakukan Otopsi, namum pihak keluarga tidak bersedia di Otopsi.

"Dari hasil yang didapat ditempat kejadian tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Dan selanjutnya tim Opsnal membuat pernyataan kepada suami korban bahwasanya keluarga tidak keberatan dan tidak bersedia dilakukan outopsi serta suami korban telah menerima musibah ini dengan ikhlas," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Bonar H Pohan.

Sambungnya, jasad korban mau dibawa kekampung halaman dilangkat dan dikebumikan disana. Dan selanjutnya team Identifikasi Polres Belawan melakukan sidik jari. Korban diboyong oleh pihak keluarga ke daerah langkat untuk dimakamkan," tandas Bonar H Pohan. (Kinoi)
Share Berita

MEDAN - SEP SDM dan Umum, Ahmad Gusmar Harahap memberangkatkan 102 orang jamaah Haji dari keluarga besar PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Tahun 2019 dilaksanakan di Aula Eulegeunesis Jalan Sei Batanghari No. 2 Medan, Selasa (9/7/2019).

Hadir untuk memberikan doa selamat, Ibu Beby Suhendri, Ibu Dina Adi Fitria, para Kepala Bagian, Kepala SUB Bagian dan Para Calon Jemaah Haji dan Hajjah yang jumlahnya sebanyak 102 orang.

Pensiunan karyawan yang mewakili calon jamaah Haji, Alimuddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa cuaca di tanah suci saat ini cukup terik hampir mencapai 50 derajat celcius pada siang hari dan malamnya sekitar 37 derajat Celcius. 

"Ini artinya kondisi cuaca yang ekstrim seperti ini agar dapat diketahui agar kita tetap menjaga kesehatan supaya semua jemaah bisa mengikuti rangkaian kegiatan ibadah selama di sana. Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kebaikan pimpinan PTPN III yang masih bekesempatan untuk memberikan oleh-oleh kepada kami,” katanya dengan penuh haru. 

Alimuddin juga berharap kepada Pimpinan PTPN III (Persero) dan kepada para undangan kegiatan doa selamat ini agar tetap mendoakan para jemaah haji dan hajjah yang akan berangkat untuk bisa menjalankan ibadah haji dengan kusyu’ dan menjadi haji dan hajjah yang mabrur.

Gusmar Harahap, selaku SEP SDM dan Umum dalam kesempatan yang sama mengucapkan selamat dan memberikan dorongan karena para jamaah agar tetap semangat dan menjaga fisik selama menjalankan ibadah haji, dan tidak perlu kawatir karena para Jemaah adalah tamu Allah yang sedang menunaikan rukun Islam kelima selama di tanah suci dan pasti akan disambut dengan baik oleh Allah SWT.

“Bagi para jemaah, marilah bersyukur karena kita memperoleh panggilan dari Allah SWT.  Ibadah haji ini merupakan ibadah fisik sehingga menjadi perhatian untuk menjaga kesehatan supaya bisa sempurna dilaksanakan semua rukun haji. Sebab saat ini musim panas. Sesampainya di tanah suci agar tetap mendoakan perusahaan yang kita cintai ini tetap baik dan meningkat keuntungannya, karena beberapa waktu belakangan ini harga CPO terus turun, supaya aktifitas sosial keagamaan dapat kita laksanakan dengan baik dan berkelanjutan,” katanya. Gusmar Harahap kemudian menutup sambutannya dengan memberikan sebuah pantun. “Burung Nuri terbang tinggi, hinggap di dahan sekali lagi, selamat jalan jemaah Haji semoga selamat di tanah suci”.

Dalam kesempatan ini, Perusahaan juga memberikan bingkisan dan uang saku kepada para Jemaah Calon Haji dan Hajjah sebagai bentuk perhatian dan dukungan Perusahaan kepada Calon Jemaah Haji. (Rel/rom)
Share Berita

LABUHAN, POC- Warga lingkungan II, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan digegerkan dengan temuan sesosok mayat yang mengapung di aliran sungai deli Jalan KL Yosudarso, KM 15, Jum'at (12/7/2019).

Mayat tanpa kartu identitas tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat yang melihat adanya mayat terapung di bawah jembatan titi aloha dan temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepling bernama Jalil (45).

"Saya dikabari oleh warga kalau ada mayat mengapung di sungai deli. Setelah saya lihat ke tempat kejadian perkara, ternyata benar ada mayat berjenis kelamin laki laki," kata Jalil Sebagai Kepala Lingkungan II.

Sambungnya, Kami tidak berani mengevakuasi mayat itu. Kemudian kami melaporkannya ke Polsek Medan Labuhan," ujar Kepling.

Setelah mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya penemuan mayat Mr X yang di temukan di pinggir sungai Deli, dengan cepat pihak Polsek Medan Labuhan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek medan Labuhan AKP Edy Safari yang didampingi kanit reskrim Iptu Bonar H. Pohan, Pawas Iptu Lili Tavip dan anggota piket pungsi langsung ke TKP. Sesampainya di TKP, mayat masih berada di dalam sungai deli, kemudian anggota opsnal bersama masyarakat  mengangkat mayat tersebut keluar dari aliran sungai Deli.

Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dan langsung diboyong ke dalam ambulance yang telah disiapkan untuk di bawa ke RS Brimob Medan untuk dilakukan Otopsi.

Dari pantauan awak media dilapangan, mayat tersebut berusia sekitar 43 tahun. Dan tinggi badan 165 Cm, rambut lurus berwarna hitam, memakai celana Jeans ponggol warna biru dan baju kaos warna hitam. (Kinoi)
Share Berita

HAMPARAN PERAK, POC- Ratusan warga menggelar aksi demo di Jalan Protokol Hamparan Perak, Jumat (12/7/2019) siang.

Kedatangan ratusan warga dari Desa Hamparan Perak bersama Desa Klambir dan Desa Selemak itu, tak lain mendesak pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan sepanjang tiga kilometer di kampung mereka, yang tak kunjung diperbaiki bertahun-tahun.

Dalam aksinya, warga yang datang dengan membawa spanduk dengan bertulisan 'Bapak Presiden tolong perbaiki jalan kami'
mempertanyakan pembangunan jalan yang kondisinya sudah memprihatinkan itu.

"Kondisi jalan sudah semakin parah. Apalagi kalau setelah hujan. Lubang jalan seperti kolam tergenang air bercampur lumpur. Belum lagi jalan menjadi licin hingga para pengguna harus pelan-pelan melintasinya," ucap Sulaiman, warga Desa Hamparan Perak saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, warga dari tiga Kecamatan ini datang karena kekecewaan warga terhadap Pemerintahan Deliserdang khususnya Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

"Kami warga di sini sudah muak dan capek menunggu janji-janji perbaikan. Namun tidak pernah ditanggapi. Bahkan, saat ini kondisi badan jalan banyak lobang besar bak kuali sangat sulit dilalui pengguna jalan," ujarnya.

Hal senada juga dilontarkan dari mulut Ibrahim. Warga Desa Selemak. Kerusakan jalan protokol Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang hingga detik ini tak kunjung diperbaiki, padahal sudah banyak pengguna jalan menjadi korban jatuh.

"Kerusakan infrastruktur jalan di Jalan Protokol  Kecamatan Hamapran Perak sudah semakin parah. Sampai saat ini upaya perbaikan belum nampak sedikitpun. Oleh sebab itu, kami mendesak agar Pemerintah tegas dalam memperbaiki kerusakan jalan tersebut," ucap Ibrahim.

Camat Hamparan Perak Bilang Sudah Kordinasi dengan Pemkab Deliserdang dan Provinsi Sumut Untuk Perbaikan Jalan

Sementara itu, Camat Hamparan Perak, Amos F Karo Karo ketika dikonfirmasi terkait aksi demo mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi baik dengan Pemkab Deliserdang maupun Provinsi Sumut untuk perbaikan jalan Protokol Hamparan Perak.

"Kita Muspika Kecamatan Hamparan Perak susah berkordinasi dengan Pemkab Deliserdang dan Provinsi Sumut soal jalan tersbeut. Namun karena anggaran, sehingga kondisinya masih seperti ini. Begitupun, masyarakt diminta bersabar semua butuh proses," kata Amos F Karo Karo di sela aksi demo.

Diakuinya, persoalan Jalan Protokol Hamparan Perak yang rusak, Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Ketua DPRD Sumut kemarin turun ke loaksi.

"Tiga minggu yang lalu, PUPR bersama Ketua DPRD Sumut sudah melihat Jalan Protokol Hamparan Perak sampai dengan Klambir Lima kebun. Disitu, mereka menyampaikan agar warga bersabar untuk perbaikan jalannya," akunya.

Disinggung, truk pengangkut rambung, tanah dan BBM yang mengangkut berlebihan sehingga mengakibatkan jalan rusak. Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan penindakan terhadap truk-truk tersebut.

"Sudah kita lakukan razia di Tandem. Hanya saja mereka mainya malam sehingga tidak terpantau lagi," katanya. (Kinoi)
Share Berita


MEDAN - Adanya kasus-kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dilingkungan kampus yang dapat merusak seluruh sendi-sendi kehidupan. Maka, beberapa perwakilan dari Fakultas dan organisasi di lingkungan Universitas Sumatera Utara (USU) menyatakan sikap menolak keras segala bentuk penyalahgunaan narkotika dilingkungan kampus. Hal itu di deklarasikan langsung oleh Ketua Senat Mahasiswa USU, Syarif Ginting bersama seluruh perwakilan Fakultas USU, Kamis (11/7/209).

Adapun pernyataan sikap yang disampaikan adalah menolak segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkotiuka dilingkungan Universitas Sumatera Utara, mendukung dan menghargai seluruh usaha pemerintah indonesia dalam memerangi dan menanggulangi bahaya narkoba dan mendukung dan mendorong penegak hukum dan lembaga terkait untuk melakukan pemberantasan peredaran gelap narkotika dan semacamnya.

"Adapun kegiatan kita ini adalah dalam rangka menolak keras peredaran narkoba didalam kampus. Kami menegaskan bahwa kampus adalah tempat belajar, bukan untuk transaksi barang haram, terlebih lagi peredaran narkoba dapat berdampak negatif terhadap pola pikir manusia, terlebih lagi kita sebagai mahasiswa dapat merubah pola pikir pendidikan, IP kita pasti turun dan malas kuliah," ujar Ketua Senat Mahasiswa USU, Syarif Ginting.

Syarif mengajak para seluruh mahasiswa untuk menolak penuh peredaran narkoba didalam kampus. STOP memakai atau mengedarkan barang haram tersebut, karena itu bukan hanya meRugikan satu orang saja melainkan dapat merugikan sanak keluarga dan lingkungan, terlebi lagi kesehatan kita dihari tua," tegasnya mengakhiri. (red)
Share Berita

BELAWAN, POC- Kondisi musholla Al-Mina milik PT Pelindo I Belawan terlihat sudah rusak parah di bagian plafon maupun ruangan  berwudhu dan toilet.

Bangunan yang resmi didirikan pada tanggal 10 Agustus 2010 yang lalu oleh Komisaris Utama, Ir.Hastjarja Harijogi, MBA,M.Sc dan Direktur Utama PT Pelindo I (Persero) Medan Harry Sutanto itu terlihat memprihatinkan dengan kondisi yang rusak dan sudah layak diperbaiki.

Dari pantauan awak media dilokasi, Selain tampak hancur pada bagian plafon di ruangan wudhu dan toilet, kondisi dinding di kedua ruangan juga parah yang terlihat dinding-dindingnya sudah berlumut yang diduga diperkirakan telah lama menempel didinding tersebut.

"Plafonnya ini sudah bertahun-tahun lah rusaknya pak. Saya juga gak tau kenapa gak dibetul-betulin," kata security pelindo yang sedang mau mengambil air wudhu sholat ashar mengenakan kaos security kepada wartawan, Rabu (10/7/2019).

Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui telfon WhatsApp, Humas Pelindo I Belawan Muthfi Rahman yang akrab dipanggil Alung mengatakan. Pihaknya pasti akan memperbaikinya, tetapi bertahap, masuk plening juga itu sama orang tehnik," ucap mutfi Rahman dengan singkat, Kamis (11/7/2019).

Sementara itu jamaah Musholla Al-Mina berharap agar selain diperbaiki plafonnya yang rusak, juga ditambahkan ruang toiletnya yang selama ini hanya ada satu unit," pinta hendra salah satu jamaah. (Kinoi)
Share Berita

Ketua APPSINDO Medan, Adi Warman Lubis
MEDAN - Sikap tegas Dirut PD. Pasar, Rusdi Sinuraya dalam menangani permasalahan pedagang yang selama ini "Diwariskan" Dirut PD Pasar sebelumnya mendapat apresiasi dari Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) Kota Medan, Adi warman Lubis . Ia menjelaskan bahwa banyak permasalahan pedagang yang diwariskan sebelumnya terselesaikan dengan baik.

"Kami berharap agar PD Pasar sebagai rumah pedagang dapat lebih meningkatkan kinerja yang semakin hari semakin baik ini," ujar Ketua APPSINDO Kota Medan, Adi warman Lubis.

Adi menambahkan, dari data yang ia terima, sejak PD Pasar dipimpin oleh Rusdi Sinuraya, pendapatn PD Pasar melalui retribusi semakin meningkat. Untuk tahun 2018 ini saja, pendapatan PD Pasar mencapai Rp 2 Milyar," jelasnya.

Lalu Adi menambahkan, ia berharap kebijakan-kebijakan yang tegas yang dilakukan oleh direksi PD Pasar Kota Medan diharapkan dapat memperbaiki dan menyelesaikan persoalan yang ada sehingga perekonomian pedagang di Kota Medan semakin meningkat dan dapat lebih baik lagi kedepannya.

"Nah, kenapa kami dari Asosiasi pedagang mendukung penuh Dirut PD Pasar karena kami tidak mau PD Pasar ini dijadikan "Sapi Perahan" untuk kepentingan-kepentingan oknum yang tidak bertanggung jawab,. Kami ingin PD Pasar benar-benar sebagai rumah pedagang" tegasnya mengakhiri. (red)
Share Berita

BELAWAN, POC- Satlantas Polres Belawan memberikan santunan kaki palsu dan memberikan motivasi kepada korban kecelakaan lalulintas yang mengalami kecacatan fisik untuk tetap semangat hidup dan terus berkarya.

Bantuan itu diberikan kepada Korban laka lantas yang kakinya diamputasi atau cacat permanen bernama Wahyu (18) warga Jalan Young Panah Hijau, Lingkungan VII, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (9/7/2019) dalam rangka Hut Bhayangkara yang ke-73.

Korban yang mengalami laka lantas pada hari Kamis (11/4/2019) yang lalu, sekira pukul 11.00wib di Jalan  KL Yos Sudarso, KM 18,5, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan mengatakan. "Saya sangat senang atas pemberian kaki palsu ini. Dan ucapan motivasi-motivasi yang di berikan dari pak polisi ke saya membuat saya bangkit dari yang namanya putus asa," kata Wahyu.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Kasat Lantas. "Tujuan dilakukan pemberian kaki palsu ini untuk menimbulkan semangat kepada diri korban dan untuk kembali bermasyarakat," kata Kasat Lantas Polres Belawan AKP MH Sitorus kepada wartawan.

Dari pantauan awak media, terlihat keluarga korban laka lantas tersebut mengucapkan terimakasih banyak terhadap polri khususnya diwilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan yang masih mau memperhatikan korban-korban laka lantas yang masih hidup tetapi cacat permanen. (Kinoi)
Share Berita

BELAWAN, POC- Satuan Narkoba Polres Pelabuhsn Belawan menangkap buruh bangunan bernama julpan (38), warga Jalan Baru Lingkungan 15 Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, karena memiliki 40 bal daun ganja kering di rumahnya.

Personel Satnarkoba yang turun ke TKP sekira pukul 20.00 WIB, melakukan pengecekan dan melihat ada sebuah rumah yang dicurigai sedang terbuka.

Saat dipaparkan Selasa (9/7/2019) sore, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan didampingi Kasat Narkoba AKP Soekarman mengatakan, tersangka Julpan ditangkap pada Senin (8/7/2019) malam ketika petugas Satnarkoba mendapat informasi tentang peredaran narkoba di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

"Saat rumah tersebut didatangi, semula tersangka Julpan ada di dalam, namun saat petugas masuk, tersangka  langsung mencoba melarikan diri, sehingga dilakukan pengejaran," ujar Ikhwan.

Sambungnya, setelah berhasil menangkap tersangka,  petugas memanggil kepling setempat untuk melakukan penggeledahan dan ditemukan sebuah goni plastik warna putih berisi 22 bal daun ganja kering dan sebuah ember plastik warna putih berisi 18 bal daun ganja dari dapur rumah tersangka," jelas Kapolres Belawan.

Terpisah, tersangka Julpan mengatakan, ganja tersebut bukan miliknya, karena rumahnya saja yang dijadikan sebagai  gudang oleh pemilik ganja warga Aceh yang dikenalnya beberapa tahun lagi. "Saya hanya menerima upah simpan sebesar Rp 100 ribu/bal," sebut Julpan.

Selain tersangka Julpan, petugas juga turun mengamankan dua pria, Udin dan Muhammad Isan Nasution serta barang bukti 40 bal ganja kering.

Atas perbuatan tersebut, tersangka terancam hukuman minimal 6 tahun penjara, maksimal hukuman mati, karena melanggar pasal 114 ayat (2) Subs pasal 111 ayat (2) UU Narkoba No 35 Tahun 2009. (Kinoi)
Share Berita

BELAWAN, POC- Atas kepedulian dan keprihatinannya sebagai manusia, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan menyambangi kediaman Surya Darma Wiyuda yang berusia 2,3 tahun penderita penyakit sindrom nefrotik atau disebut dengan kelainan ginjal, Sabtu (6/07/2019).

Kunjungan ini merupakan kepedulian Polri terhadap masyarakat sebagai bentuk Polisi yang 'Promoter' yang ada ditengah-tengah masyarakat.

Kedatangan orang nomor satu di Polres Pelabuhan Belawan itu membuat kedua orang tua balita tersebut menjadi terharu. "Saya terharu campur sedih karena masih ada perwira polisi yang perduli dengan kesehatan masyarakat," ucap Supriyadi (28) selaku ayah dari Surya Darma Wiyuda warga Blok B, Lingkungan IX, Kelurahan  Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan.

"Setelah mendengar dari pemberitaan di media, bahwa anak yang berusia 2,3 tahun menderita sakit Sindrom Nefrotik atau kelainan ginjal. Saya beserta rombongan polres belawan menyambangi atau mengunjungi rumah Suryadi ternyata benar, bahwa balita yang bernama Surya Darma Wiyuda buah hati dari pasangan Suryadi dan Sheren Suzanah ini sakit, terlihat jelas balita ini merintih kesakitan, terlihat wajah yang sudah membengkak dan perutnya semakin membesar serta kakinya dan tangannya juga membengkak," ujar Kapolres Belawan.

Kapolres juga memberikan santunan berupa uang dan pengobatan gratis kepada balita tersebut dengan merujuknya ke Rumah Sakit 'Rasyida' medan yang khusus menangani penyakit ginjal di Jalan Mayjen D.I Panjaitan, Kecamatan Medan Petisah.

Dari pantauan awak media, terlihat satu unit mobil Ambulance dari Polres Pelabuhan Belawan yang sudah stanbay untuk membawa balita tersebut.

Dalam kunjungan itu terlihat Kapolres Belawan didampingi oleh Wakapolres Belawan Kompol Taryono Raharja, Kasat Intelkam Polres Belawan, Kasat Lantas AKP MH Sitorus, Kasat Binmas Polres Belawan AKP Justar Purba. (Kinoi)
Share Berita

LABUHAN, POC- Peredaran narkoba dari balik lembaga pemasyarakatan (lapas) hingga kini masih marak terjadi. Hal ini bisa terjadi lantaran dinilai lemahnya pengawasan oleh petugas.

Seperti halnya penangkapan sejumlah warga binaan pemasyarakat ( WBP) Rumah Tahanan (Rutan) kelas II-B Labuhan Deli, yang sedang mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu di hunian Blok A, lantai III, kamar 4, kemarin.

Hal tersebut menjadi sorotan berbagai kalangan masyarakat, yang menilai bagaimana barang haram tersebut bisa masuk kedalam rutan.
A
Praktisi Hukum, Dedi Suheri, SH
Termasuk juga dari praktisi hukum Dedi Suheri SH yang menilai adanya kelemahan dalam pengawasan pihak sipir Rutan kelas II-B Labuhan Deli.

"Kalau saya lihat, ini terjadi kelemahan pengawasan terhadap para warga binaan yang dilakukan oleh pihak rutan, masak sih barang haram narkoba bisa lolos kedalam rutan," ucapnya kepada wartawan saat dihubungi melalui via seluler, Jumat (5/7/2019) siang.

Lebih lanjut Dedi Suheri SH mengatakan, Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly untuk memberikan teguran atau tindakan kepada kepala rutan kelas II-B Labuhan Deli.

"Saya minta Menkumham harus memberikan tindakan tegas kepada Karutan Labuhandeli, karena seharusnya rutan menjadi tempat pembinaan para pelaku narkoba. Kok ini mala menjadi lokasi pemakai narkoba," tegasnya.

Dalam kesempatan ini juga Dedi Suheri SH meminta, kepada jajaran Kemenkumham untuk melakukan sidak ke Lapas dan rutan.

"Saya harap, Menkumham melakukan sidak keseluruh lapas dan rutan yang ada di Sumut, saya yakin bukan hanya di Rutan Labuhandeli saja yang terjadi seperti ini. Tapi juga terjadi diseluruhnya," pintanya.

Sementara itu, Kepala Rutan kelas II-B Labuhan Delli Nimrot Sihotang saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Jumat (5/7/2019) berdalih dan membantah kelalaian atau kelemahan dari pihaknya.

"Itu diikarenakan over kapasitas, dimungkinkan petugas kurang teliti dalam melaksanakan penggeledahan," tandasnya singkat. (Tim)
Share Berita

BELAWAN, POC- Gangguan ginjal umumnya menyerang orang dewasa. Namun, gangguan atau kelainan ginjal pada anak mulai terjadi dan menunjukan kewaspadaan terhadap orang tuanya.

Seperti halnya yang dialami dengan Surya Darmawiyuda berjenis kelamin laki-laki yang berusia 2,3 tahun warga Blok B, Lingkungan IX, Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan mempunyai penyakit sindrom nefrotik atau disebut dengan kelainan ginjal.

Anak kedua dari pasangan Supriadi (28) yang sehari-hari sebagai nelayan dengan Sheren Suzanah (22) itu diketahui ada kelainan ginjal sejak anam bulan belakangan ini dengn rintihan kesakitan anak tersebut.

"Saya sudah berusaha untuk merawat atau mengobati anak saya ini, tapi apa daya, saya urus langsung untuk buat BPJS gratis ke medan, tetapi pihak BPJS mengatakan kuota untuk yang gratis sudah habis," ucap Supriadi dengan wajah kesalnya saat wartawan berkunjung kerumanya, Jum'at (5/07/2019).

Lanjut dikatakan Supriadi, sempat juga dirawat dirumah sakit pringadi medan dan sudah tiga kali cek darah, saran dari pihak rumah sakit pringadi. Agar secepatnya dicarikan atau dibawa ke dokter spesalis ginjal," ujarnya.

Harapannya agar pihak pemerintah memperhatikan serta bantuan dari para dermawan dan mempermudah pengurusan BPJS kesehatan. (Kinoi)
Share Berita

MEDAN - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Semarang yang berlangsung 2-6 Juli dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan. Selain diskusi, Indonesia Expo City dan pawai budaya, juga diisi dengan penanaman pohon yang dilakukan langsung seluruh Wali Kota sebagai wujud kepedulian untuk mendukung menjaga kelestarian lingkungan. Sedagkan pohon yang ditanam merupakan tanaman khas msing-masing daerah.

Aksi penanaman pohon ini dilakukan di Hutan Wisata Tinjomoyo, Kota Semarang, Kamis (4/7) pagi. Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH dalam kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap kali APEKSI menggelar rapat kerja wilayah maupun rapat kerja nasional itu menanam pohon manggis (garcinia mangostan), Dengan penanaman pohon yang dilakukan diharapkan dapat mendukung penghijauan sekaligus kelestarian Hutan Wisata Tinjomoyo tersebut.

Usai penanaman pohon dilakukan, Wali Kota berharap dapat menambah keanekaragaman jenis tanaman hayati yang ada di hutan kota terbesar di Kota Semarang dimana dulunya merupakan kebun binatang dengan luas sekitar 57 hektar tersebut. Dikatakan Wali Kota, aksi penanaman pohon ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah kota untuk peduli lingkungan.

“Melalui aksi penanaman pohon ini nantinya diharapkan dapat diteruskan dengan memperbanyak ruag terbuka hijau di kota masing-masing, termasuk di Kota Medan. Pemko Medan sendiri saat ini tengah berupaya memperbanyak ruang terbuka hijau. Selain membantu menambah cadangan air tanah, kehadiran ruang terbuka hijau juga  dapat mengurangi polusi udara,”  kata Wali Kota.

Kemudian Wali Kota menjelaskan, dipilihnya pohon manggis untuk ditanam, selain pohonnya cukup kuat dan memiliki ketinggian 7 sampai 25 meter, daun pohon manggis juga sangat rindang sehingga sangat layak menjadi pohon penghijauan sekaligus mewujudkan Medan go Greeen .  “ Di samping itu pohon manggis bjuga memiliki khasiat luar biasa untuk kesehatan,” jelasnya.

Penanaman pohon dilakukan Wali Kota didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kota Medan  Khairul Syahnan, Kadis Kebersihan dan Pertamanan HM Husni, Kadis Pertanian dan Perikanan Ikhsar Lubis, Kadis Perdagangan Damikrot serta Kabag Hubungan Kerjasama  (Hakda) M Rivai Nasution.

Proses penanaman pohon berjalan dengan lancar, sebab panitia telah menyediakan lubang yang selanjutnya akan diisi dengan tanaman. Usai  menanam pohon manggis, Wali Kota melanjutkan dengan penyiraman agar pohon yang ditanam tumbuh dengan subur.

Berdasarkan pantauan dari lokasi penanaman, Ketua Umum APEKSI Airin Rachmi Diany menanam pohon putat (planconia valida). Jika tumbuh nanti, ketinggi pohon ini dapat mencapai sekitar 50 meter dan pohon ini sering digunakan bahan pembuat perabot rumah tangga, lantai serta panel,

Usai penanaman pohon, Wali Kota Medan bersama Wali Kota lainnya sarapan bersama sambil ,menikmati hiburan musik yang disajikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Di sela-sela menikmati sarapan dan hiburan tersebut, Wali Kota Medan didaulat untuk menyumbangkan lagu. Selain tampil solo, Wali Kota juga semopat berduet dengan Wali Kota Binjai M Idham yng disambut tepukan meriah dari sleuruh Wali Kota yang tergabung dalam APEKSI. (rel/rom)
Share Berita

TANJUNG MULIA, POC- Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia dalam kecelakaan di jalan KL Yosudarso, KM 9,5 Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli tepatnya di depan gudang PHG, Selasa (2/07/2019).

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 23.15Wib mengakibatkan korban bernama Aryanto Pasaribu (31), warga Jalan Piring nomor 9 B Medan, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah tewas ditempat.

Menurut keterangan yang didapat. Semula sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas, mobil trailer BK 9224 CN  yang dikemudikan oleh Subarno (49) warga jalan jaksa, Lingkungan III, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan berjalan dari arah Medan menuju Belawan. Sesampainya di lokasi kejadian, datang dari arah yang sama dan dari arah belakang, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 3442 ADA melaju cukup kencang dari arah medan menuju arah belawan.

Korban tidak memperhatikan kendaraan yang ada di depannya sehingga bagian depan sepeda motor miliknya menabrak bagian belakang gandengan mobil trailer yang ada di depannya. Akibatnya korban tewas ditempat dengan kondisi kepala pecah, kaki kanan dan kiri patah.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kapolres Belawan AKBP Ikhwan melalui Kasatlantas Polres Pelabuhan Belawan AKP MH Sitorus membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

"Ia benar ada kecelakaan lalulintas di depan gudang PHG tadi malam, pada malam itu juga korban langsung dibawa kerumah sakit pringadi medan," kata MH Sitorus mengakhiri. (Kinoi)
Share Berita

SEMARANG - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menghadiri Welcome Dinner  dalam rangka Rapat Kerja Nasional  (Rakernas) XIV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di The Renaissance Semarang Jalan Bukit Panorama Jangli, Graha Candi, Selasa  (2/7). Jamuan makan malam ini sengaja digelar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk menyambut kedatangan para Wali Kota dari seluruh Indonesia yang akan mengikuti Rakernas XIV APEKSI  tersebut.

Welcome Dinner turut dihadiri Ketua APEKSI Airin Rachmi Diani yang juga Wali Kota Tanggerang Selatan.  Seluruh Wali Kota, termasuk Wali Kota Medan mengenakan batik lengan panjang yang menjadi ciri khas daerah masing-masing  dalam jamuan makan malam yang berlangsung dengan penuh kekaraban tersebut. Wali Kota Medan sendiri mengenakan Batik Medan hasil kreasi Ketua TP PKK Kota Medan bersama  para pengerajin batik di Kota Medan.

Dalam Welcome Dinner tersebut, Wali Kota didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Khairul Syahnan, Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis, Kadis Kebersihan dan Pertamanan H M Husni, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Suherman, Kadis Pertanian dan Perikanan Ikhsar Marbun serta Kabag Hubungan Kerjasama Setdako Medan Rivai Nasution.

Sebelum jamuan makan malam dimulai, Wali Kota Semarang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh Wali Kota yang telah meluangkan waktunya hadir untuk mengikuti Rakernas XIV APEKSI.  Pria yang akrab disapa dengan Hendi itu berharap agar seluruh Wali Kota merasa nyaman dan betah selama berada di Kota Semarang.

Setelah itu giliran Ketua APEKSI Airin Rachmi Diany menyampaikan kata sambutannya. Atas nama seluruh Wali Kota yang hadir, Airin mengucapkan terima kasih atas jamuan makan malam yang luar biasa tersebut. Selain menyungguhkan aneka makanan, ruangan yang digunakan untuk Welcome Dinner juga sangat besar sehingga seluruh Wali Kota yang hadir merasa tenang dan nyaman.

Selanjutnya Airin juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para Wali Kota yang hadir, sebab mereka sangat antusias untuk mengikuti Rakernas XIV APEKSI. Apalagi ungkap Airin, dirinya mendapat informasi ada sejumlah Wali Kota yang sengaja menggunakan jalan darat menuju Kota Semarang untuk mencoba jalan tol  yang baru.

“Usai Pemilu 2019, termasuk Pilpres, mari kita menyambut dan menyosong tugas dan amanah  dengan sebaik-baiknya.  Kemudian saya brharap agar Rakernas XIV APEKSI  beserta seluruh rangkaian kegiatan  seperti pawai budaya dan Indonesia City Expo dapat berjalan dengan baik dan lancer sesuai yang diharapkan,”  kta Airin.

Usai makan makan malam, masing-masing Wali Kota mendapat goodie bag dari Wali Kota Semarang. Setelah itu Welcome Dinner pertunjukan musik maupun tari-tarian tradisionil untuk menghibur para Wali kota yang hadir.  Tim kesenian dari Pemko Medan pun mendapat kesempatan tampil membawakan Tarian Zapin dengan apik sehingga mendapat aplaus dan apresiasi dari paara Wali Kota maupun tamu undangan lainnya.

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menjelaskan, Welcome Dinner merupakan kegiatan yang digelar rutin jelang pelaksanaan Mukernas APEKSi. Selain sebagai ungkapan selamat datang dari tuan rumah, esensi jamuan makan malam itu juga untuk mempererat tali silaturahmi antar Wali Kota.

“Saya berharap Mukernas XIV APEKSI yang mengusung tema, “Penguatan Alokasi Anggaran Pemerintah Daerah Untuk Mendukung Profesionalits Apratur dan Kemandirian Daerah dapat berjalan dengan lancer. Di samping itu juga nantinya menghasilkan  pemikiran-pemikiran positif untuk bangsa, termasuk memajukan kota yang tergabung dalam APEKSI,” harap Wali Kota. (rel/rom)
Share Berita

MARELAN, POC- Warga pasar II Timur mendadak heboh, pasalnya satu unit rumah permanen milik Legimin (54) di Lingkungan 24, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan ludes terbakar, Selasa (02/7/2019) sekitar pukul 02.00Wib dini hari.

Dari keterangan yang diperoleh di lokasi kejadian, api baru diketahui sekitar jam 2 pagi dan sudah membesar dari dalam rumah. Beruntung, warga bahu membahu memadamkan api sebelum merambat kerumah yang lain. Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian ditafsir hingga ratusan juta rupiah.

"Kami gak tahu pasti api dari mana, kami terkejut saat pemilik rumah sontak minta tolong kebakaran. Api sudah membesar diatas rumah," ucap Arif salah satu warga setempat.

Sambungnya, warga memadamkan api dengan alat seadanya." Sebelum mobil pemadam kebakaran datang, kami dengan alat seadanya berusahan memadamkan api yang terus membesar bang, beruntunglah warga disini cepat memadamkan api sehingga tak merambat ke rumah warga yang lain," katanya kepada wartawan.

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Iptu Bonar Pohan membenarkan kejadian tersebut dan masih dalam penyelidikan. "Iya tadi malam kejadiannya. Kita sudah turun kelokasi dan masih kita selidiki penyebab kebakarannya," tandas Kanit. (Kinoi)
Share Berita

MEDAN - Panggung Colorful Medan Carnival (PCMC) yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata Kota Medan berlangsung meriah di halaman Istana Maimun Medan, Minggu (30/6) malam. Antusiasme masyarakat menyaksikan pertunjukan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Medan ke-429 tahun 2019 cukup tinggi.  Seribuan pengunjung menyaksikan seluruh rangkaian pertunjukan musik dan tari hingga berakhir.

Selain seribuan warga,  PCMC yang menghadirkan sejumlah penyanyi jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI)  dan D’Academy gawean dua televisi swasta nasional seperti Lusi KDI, Fanndy KDI2 serta Alvien Habieb D’Academy juga dihadiri Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi didampingi Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono.

Dalam rangka memeriahkan hari Jadi Kota Medan tahun ini, Dinas Pariwisata, selain PCMC, juga menghadirkan Medan Carnival dengan mengusungtarian multi etnis, komunitas marching band, fashion Batik Medan serta karnaval  busana/pakaian adat dari seluruh etnis yang ada di Kota Medan yang dikemas menjadi satu acara bertajung Colorful Medan Carnival (CMC) 2019.

Wakil Wali Kota sangat mengapresiasi langkah  Dinas Pariwisata. Selain memeriahkan Hari Jadi Kota Medan, CMC yang mengusung tema, “Bersatu Dalam Kebhinekaan, Bersinergi Dalam Mewujudkan Medan Kota Masa Depan Yang Multikultural, Berdaya Saing, Humanis, Sejahtera dan Religius”, juga sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih Pemko Medan kepada seluruh masyarakat atas partisipasi dan dukungan yang  telah diberikan selama ini.

“Sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih, kita sengaja menghadirkan kegiatan ini untuk menghibur seluruh masyarakat. Di samping itu melalui pertunjukan ini semakin  mempererat rasa kebersamaan diantara kita. Sebab, membangun Kota Medan yang kita cintai ini harus dilakukan bersama-sama,” kata Wali Kota.

Itu sebabnya, ungkap Wakil Wali Kota, pertunjukan PCMC akan digelar selama dua malam, Minggu (30/6) dan Senin (1/7). “Mari kita manfaatkan momen PCMC untuk bergembira. Meski demikian jangan lupa tetap menjaga kebersihan  lokasi acara. Apalagi Istana Maimun merupakan salah satu ikon kebanggaan warga Kota Medan dan menjadi salah satu magnet untuk mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara sehingga harus senantiasa dijaga kebersihannya,” ungkapnya.

Tepuk tangan meriah pengunjung langsung ‘pecah’  saat  MC (pembawa acara) membuka PCMC. Kemudian satu persatu  penyanyi jebolan KDI dan D’Acedemy tampil membawakan sejumlah lagu yang tengah hits, termasuk sejumlah lagu daerah di Sumut.  Penampilan para penyanyi mampu ‘menghipnotis’ para pengunjung sehingga membuat mereka ikut bernyanyi sekaligus bergoyang. Di samping itu hiburan juga dimeriahkan dengan lawakan yang  mampu ‘mengocok” perut penonton.(rel/rom)
Share Berita

MEDAN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH mengajak seluruh pengurus beserta Keluarga Besar  Perkumpulan Boru Regar Muslimah (PBRM) untuk mendukung seluruh program pembangunan Kota Medan, sehingga ibukota Provinsi Sumatera Utara  benar-benar menjadi Medan Rumah Kita sehingga menjadi tempat hunian yang aman dan nyaman. Tidak hanya bagi warga, tetapi juga para pendatang.

Demikian Wali Kota ketika menghadiri Deklarasi PBRM Sumut di Grand Aston City Hall Medan, Senin (1/7). ‘’Kehadiran PBRM juga memiliki peranan penting dalam menciptakan kerukunan antar umat beragam dan persatuan antar marga ataupun suku lainnya melalui silaturrahmi demi mewujudkan Kota Medan yang aman dan kondusif,’’ kata Wali Kota.

Di hadapan Wagub Sumut Musa Rajekshah dan istri Sri Ayu Mihari yang turut hadir dalam acara tersebut, Wali Kota berharap kehadiran PBRM hendaknya selaras dengan tujuan untuk menghidupkan fungsi-fungsi yang ada dalam suatu organisasi seperti fungsi agama, budaya, kepemudaan, pendidikan serta latihan sumber daya manusia yang keseluruhannya mengacu dan berorientasi pada kepentingan sosial masyarakat.

‘’Saya berharap PBRM dapat lebih meningkatkan peranan-peranan serta berperan aktif dalam membesarkan organisasi ini melalui program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat akan lebih mengetahui keberadaan PBRM lebih jauh serta dapat merasakan manfaat PBRM terhadap masyarakat Sumut khususnya Kota Medan,’’ harapnya.

Kemudian orang nomor satu di Pemko Medan tersebut berpesan agar para pengurus dapat mengarahkan setiap anggotanya untuk selalu kompak dan solid dalam membina tali silaturahmi antar anggota. ‘’Semoga PBRM semakin solid dan tetap saling mendukung, saling menghargai dan saling mendoakan sehingga PBRM dapat sukses ke depannya. Selamat atas deklarasi ini. Mari bersama kita lakukan dan berikan yang terbaik bagi Kota Medan,’’ ajaknya.

Sementara itu  Ketua Umum PBRM Sumut Rosna Nurleli Siregar menjelaskan, PBRM sudah ada sejak bulan Agustus 2018 lalu. Namun, tanggal 1 Juli dipilih sebagai waktu untuk deklarasi karena  bertepatan dengan HUT Kota Medan. Oleh karenanya, Rosna berharap kehadiran PBRM dapat memberi serta membantu tugas pemerintah baik Pemprov Sumut maupun Pemko Medan dalam upaya membangun kota khususnya dalam bidang kebudayaan.

‘’Kami (PBRM) hadir untuk dapat memberikan kontribusi dan manfaat bagi masyarakat. Selain itu juga mendukung pemerintah lewat program-program yang kami miliki. Selain itu, PBRM ini juga diharapkan bisa menjadi jembatan agar masyarakat khususnya Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) dapat lebih mengetahui dan mencintai budaya dan adat istiadatnya,’’ ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota beserta Wagub Sumut dan istri juga diulosi sebagai tanda penghormatan. Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan keakraban serta berlangsung meriah diiringi musik Gondang Sambilan. Tampak Wali Kota berbaur dan berbincang bersama dengan para pemangku adat suku Batak yang hadir. Turut hadir mendampingi Wali Kota, Kabag Humas Ridho Nasution dan Kaban Kesbangpol Kota Medan Sulaiman Harahap. (rel/rom)
Share Berita

MEDAN - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menghadiri malam puncak Panggung Colourful Medan Carnival (PCMC) yang berlangsung meriah di halaman Istana Maimun Medan, Senin (1/7) malam. Selain menampilkan pertunjukkan tari dan musik, event yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Medan tersebut juga sekaligus melaunching Medan Great Sale Anniversary (MGSA) yang akan dimulai sejak tanggal 1- 14 Juli mendatang.

Launching MGSA ditandai dengan penekanan tombol oleh Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution, Sekda Ir Wiriya Alrahman MM, Dandim 02/01 BS Kol Inf Yuda Rismansyah serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan yang turut hadir dalam acara tersebut. Melalui MGSA, pusat perbelanjaan (mall) di Kota Medan diharapkan dapat memberikan potongan harga (diskon) di outlet-outlet tertentu sehingga menarik perhatian masyarakat untuk membeli sehingga dapat merasakan kemeriahan Hari Jadi Kota Medan.

PCMC yang digelar sejak Minggu (30/6) berlangsung meriah dan semarak dengan kehadiran penyanyi jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI)  dan D’Academy seperti Lusi KDI, Fanndy KDI2 serta Alvien Habieb D’Academy. Tampak seribuan masyarakat Kota Medan terhibur dan ikut bernyanyi serta bergoyang diiringi lagu-lagu hits yang dibawakan. Rangkaian acara yang digelar bertujuan untuk memberikan hiburan sekaligus menjadi bentuk terima dan apresiasi Pemko Medan kepada seluruh masyarakat atas dukungan yang diberikan selama ini.

Wali Kota mengaku senang masyarakat dapat ikut merayakan dan memeriahkan Hari Jadi Kota Medan ke 429 lewat event-event yang dihadirkan.  Oleh karenanya, Wali Kota berharap momentum Hari Jadi Kota Medan kiranya menjadi energi bersama dalam memberikan dan melakukan yang terbaik bagi Kota Medan. Dengan demikian, upaya untuk mewujudkan Kota Medan menjadi kota masa depan yang multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera dan religius dapat terwujud.

‘’Momentum ini kita jadikan untuk saling berkontribusi memberikan dan melakukan yang terbaik bagi Kota Medan. Sebab, segala upaya percapatan pembangunan kota butuh dukungan dari semua pihak khususnya masyarakat. Mari bersama kita jaga dan rawat Kota Medan yang kita cintai ini,’’ kata Wali Kota.

Selanjutnya, Wali Kota mengungkapkan malam puncak PCMC menjadi ajang untuk dapat bersilaturahmi, bertatap muka langsung serta berbaur dengan seluruh masyarakat dalam suasana penuh keceriaan dan kegembiraan. ‘’Alhamdulillah, hari ini kita semua dapat berkumpul dan bergembira bersama. Saya berharap harmonisasi yang telah terbina dapat terus kita jaga dan pelihara bersama,’’ ajaknya.

Acara yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB dibuka dengan pertunjukkan tarian multietnis. Selanjutnya, pengunjung dihibur dengan penampilan Lusi KDI, Fanndy KDI2 serta Alvien Habieb D’Academy. Wali Kota pun berbaur dan bernyanyi bersama dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut Wali Kota juga menerima cinderamata dari perwakilan pelaku bisnis area Jakarta atas diadakannya MGSA sebagai upaya memajukan bisnis di Kota Medan. (rel/rom)
Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.