Pemko Medan Harus Bersinergi Dengan BWSS II Atasi Banjir

MEDAN, POC - Permintaan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi agar Pemko Medan bekerjasama dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II harus disikapi serius untuk mengatasi banjir yang belakangan ini kerap terjadi.

"Kalau ingin Kota Medan terhindar dari banjir, semua pihak terutama Pemko Medan harus lebih serius menyikapinya dan menggandeng instansi lain agar agar hasilnya bisa maksimal,"ujar Anggota Komisi IV DPRD Medan Ir Parlaungan Simangunsong dan Paul Mei Anton Simanjuntak SH, Selasa (25/6/2019).

Menurut mereka, semua pihak harus bekerja serius dan saling bersinergis menangani permasalahan banjir. Sebab, sinergitas dari sejumlah pihak harus digalang dalam menanggulangi banjir yang kerap melanda Kota Medan.

"Jangan biarkan persoalan banjir berlarut-larut. Apalagi Kota Medan ini merupakan kota metropolitan, permasalahan banjir selayaknya segera diatasi. Target Medan menuju Bebas Banjir 2022 harus dikejar dan terwujud dalam waktu yang ditentukan. Kalau penanganan banjir masih dilakukan seperti ini, dikhawatirkan rencana itu hanya tinggal rencana. Kalau memerlukan lahan untuk penanggulangannya, Pemko dan BWSS II diharapkan bisa menyelesaikannya dengan melakukan pembayaran yang jelas," kata Parlaungan Simangunsong.

Begitu juga dikatakan Paul MA Simanjuntak. Menurut politisi PDI Perjuangan ini kerjasama dan sinergitas antar lembaga pemerintahan itu perlu, agar tidak terjadi tumpang tindih.

"Saat ini, banyak kita lihat drainase di Kota Medan yang hasilnya tidak sesuai dan tidak tertata dengan baik. Di hulu bisa lebih lebar dari di hilir, akibatnya air yang mengalir dari hulu tidak tertampung di hilir. Sehingga air meluap ke jalan dan pemukiman warga.
Apapun kerjasama yang dilakukan Pemko dengan instansi lain yang berguna untuk masyarakat, pasti akan didukung DPRD Medan,"sebut Paul. (mar)