MEDAN - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebagaimana BUMN lainnya, mengadakan program Mudik Gratis Bareng BUMN Tahun 2019 sebagai kelanjutan program BUMN Hadir untuk Negeri yang diselenggarakan pada tahun 2018 lalu. 

Untuk tahun 2019 ini, PTPN III (Persero) menargetkan peserta mudik sebanyak 500 orang namun ternyata melebihi target yakni mencapai 735 orang yang telah diberangkatkan pada tanggal 29 Mei dengan 9 bus menuju tiga kota besar di pulau Sumatera (Padang, Pekan Baru dan Banda Aceh) dan tanggal 30 Mei 2019 dengan 10 armada bus dengan tujuan Padang dan Pekan Baru.

Acara utama pelepasan rombongan bus dan pemudik dilakukan di Halaman Kantor Direksi PTPN III (Persero) Medan, dilakukan langsung oleh Suhendri (SEP Koordinator PTPN III) yang di damping oleh Ahmad Gusmar (SEP SDM dan Umum), Adi Fitria (SEP Produksi) dan jajaran Kepala Biro/Bagian  pada Rabu, 29 Mei 2019 bertempat di Kantor Direksi Medan.

Acara pelepasan diawali  dengan doa bersama dengan harapan semoga seluruh peserta mudik juga para pengemudi selamat dalam perjalanan hingga sampai ketempat tujuan, dalam rangka menjaga kelancaran selama perjalanana juga dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk para awak bus di Balai Klinik PTPN III (Persero).

Heru Yulian, seorang peserta mudik dari kalangan mahasiswa mengucapkan terima kasih kepada PTPN III selaku BUMN yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat terutama dirinya yang berstatus mahasiswa untuk dapat pulang kampung. “Terima kasih bapak dan ibu yang telah memberikan kemudahan bagi kami semua, semoga kontribusi PTPN III ini semakin dicintai oleh masyarakat,” katanya.

Kemudian Suhendri dalam kesempatan yang sama memberi kata sambutan sebelum ia menarik bendera tanda keberangkatan mengatakan, bahwa dana untuk membantu masyarakat melalui program BUMN Hadir untuk Negeri melalui Mudik bareng PTPN III (Persero) berasal dari dana Corporate Social Responsibility.

“Semoga PTPN III (Persero) membantu pemudik pulang kampung ini tak sekedar mengobati rindu pada keluarga tapi menyambung silaturahmi antar sesama pemudik, dan menjadi salah satu cara untuk mengurangi kemacetan lalu lintas menjelang lebaran. Salam untuk keluarga dan mohon doakan agar PTPN III (Persero) tetap mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya. (Rom)
Share Berita

MEDAN - Melalui tema "Dengan Hikmah Ramadhan 1440 Hijriah Kita Satukan Hati memperkokoh Silaturahmi PTPN III (Persero) Berbasis Sinergi, Integritas dan Profesionalitas", PTPN III melaksanakan Safari Ramadhan yang rutin dilaksanakan setiap tahun di lingkungan PTPN III (Persero) sebagai sarana meningkatkan silaturahmi, memperkuat semangat kerja dan tentunya mendorong kinerja perusahaan di seluruh distrik, kebun dan unit usaha.

Di tahun 2019 telah dilaksanakan kegiatan yang sama dengan menyiapkan tim Safari Ramadhan yang mulai bergerak dari tanggal 13-29 Mei 2019 terdiri dari 3 tim, yang berakhir di halaman masjid Al Hikmah, kantor Direksi Medan. Tim dikoordinir oleh SEP Kordinator, SEP Produksi dan SEP SDM & Umum, didampingi oleh penceramah serta petugas yang telah ditentukan untuk mengunjungi masing-masing distrik.

Acara Safari Ramadhan dimulai dengan memberikan santunan kepada anak yatim di lingkungan perusahaan, pembacaan ayat suci Alqur’an dan terjemahannya serta ceramah dari ustadz yang telah mempersiapkan bahan ceramahnya untuk mendorong semangat bekerja dengan baik dan jujur serta profesional pada seluruh karyawan dan jajaran pimpinan di perusahaan.

Dalam penutupan Safari Ramadhan ini Suhendri, SEP Kordinator mengatakan bahwa Perusahaan akan memberikan apresiasi atas kinerja karyawan yang telah memberikan sumbangsih perolehan laba perusahaan berupa bonus. Walaupun harga sawit mengalami fluktuasi hingga mencapai titik nadir, namun upaya manajemen agar bisa merangsang kinerja karyawan terutama di front liners untuk bisa bekerja lebih giat sesuai values perusahaan yang baru maka bonus itu diperbanyak,” katanya panjang lebar.

Ia berharap agar setiap karyawan yang merasa belum maksimal bekerja untuk introspeksi karena itu berarti dia telah menerima fasilitas dari perusahaan ini dengan keringat saudaranya yang lain.  “Kita harus berkontribusi penuh, tanyakan pada diri kita masing-masing, mana kontribusi apakah Anda sudah berkontribusi secara maksimal untuk perusahaan?”

Kemudian siraman rohani disampaikan oleh Ustad Irfan Yusuf yang senantisa disampaikan dengan humor yang cukup membuat banyak orang tertawa namun mengandung nilai-nilai relijius yang mendalam. Ia mendorong agar setiap karyawan tidak iri hati dengan prestasi yang diraih karyawan yang lain, tetap bersyukiur, selalu bekerja dengan semangat ibadah dan bekerja maksimal atas nama Allah SWT.

"Mari kita perbanyak ibadah dengan fokus mempelajari Islam dan bekerja maksimal demi perusahaan dan keluarga,” katanya yang ditutup dengan doa kemudian berbuka puasa bersama, sholat magrib, isya dan tarawih berjamaah. Semoga berkah. (Rom)
Share Berita

BELAWAN,POC- PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I siap memberangkatkan sebanyak 244 warga yang menjadi peserta mudik gratis dengan moda transportasi darat,Kamis (30/5).

Pelepasan peserta mudik ini dilakukan di area gedung baru kantor Pelindo 1 Belawan, Jalan Pelabuhan II Belawan, Sumatera Utara.

Ratusan peserta mudik gratis tersebut diberangkatkan dengan enam armada bus, dengan tiga rute yakni Medan- Banda Aceh, Medan-Tapanuli Selatan, dan Medan-Tapanuli Tengah.

General Manager (GM) Pelindo 1 Cabang Belawan Yarham Harid mengatakan, program ‘BUMN Mudik Gratis’ ini merupakan program rutin tahunan yang sudah berlangsung selama 3 tahun.

“Kegiatan ini untuk membantu warga terutama di Medan Belawan, ataupun kawasan Utara Kota Medan,” katanya.

Ia berharap, program mudik gratis ini dapat terus berlanjut guna membantu masyarakat yang hendak mudik pada saat libur Lebaran.

“Nanti akan dievaluasi kembali rute mana dan tujuan mana yang bisa kita tambahkan, Sehingga tidak hanya tiga rute ini saja, “terangnya.

Kegiatan mudik gratis ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Medan, yang disampaikan oleh Camat Belawan, Ahmad SP.

“Kami sangat menilai positif kegiatan ini, kami harapkan pelaksanaan ini terus-menerus dilakukan setiap tahunnya,” tandasnya. (Kinoi)
Share Berita

Perhelatan ramadan fair 2019 (kiri) dan Zulkifli Lubis (foto kanan)
MEDAN, POC - Ajang ramadan fair yang setiap tahun digelar Pemerintah Kota Medan di depan Masjid Al Maksun tampaknya menjadi ladang bisnis bagi oknum tertentu.

Hal ini seolah sudah menjadi agenda rutin setiap perhelatan ini digelar. Seolah sudah jadi rahasia umum, stand ramadan fair yang disebut gratis untuk UMKM ini malah diperjualbelikan oleh oknum-oknum pelaksana ramadan fair.

Untuk itu, Komisi III DPRD Medan akan segera memanggil Dinas Kebudayaan Kota Medan selaku pelaksana ramadan fair untuk mengevaluasi kinerja.

"Saat ini kita belum bisa memanggil Dinas Kebudayaan, mungkin sehabis lebaran setelah ramadan fair selesai baru kita panggil kadisnya,"kata anggota Komisi III DPRD Medan Zulkifli Lubis pada media ini, Kamis (30/5/2019).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan ini mengaku sudah sering mendengar adanya praktik jual beli stand di ramadan fair. Namun untuk menguatkan tudingan, dibutuhkan bukti yang kuat.

"Seperti adanya kwitansi jual beli stand, jadi bisa ditelusuri siapa oknum-oknum yang bermain,"ujar Zulkifli.

Dia memperkirakan pemanggilan terhadap Dinas Kebudayaan sekitar tanggal 10 Juni mendatang. 

"Kita upayakan agar tahun depan tak lagi terulang hal-hal kayak gini. Padahal walikota sudah menginstruksikan stand gratis untuk UMKM, tapi malah dibisniskan. Di sini kita minta ketegasan walikota agar menindak kepala dinas yang tidak mampu menjalankan instruksinya,"tegas Zulkifli.

Dia menambahkan, tak hanya persoalan stand yang dibisniskan. Namun juga persoalan parkir. Seyogyanya parkir gratis, tapi malah dikutip bayaran. Parahnya lagi, bayaran yang diminta malah melebihi ketentuan. Untuk sepeda motor Rp 5 ribu dan mobil Rp 10 ribu.

"Bagaimana perhelatan mau sukses kalau harga parkir mahal. Tentunya pengunjung pun enggan datang. Apalagi kalau tak ada inovasi yang dilakukan, sehingga kesannya ajang ramadan fair ini hanya untuk menjalankan agenda saja. Tapi tak ada perubahan,"kritik Zulkifli.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu, sejumlah mahasiswa menggelar aksi di depan Kantor Walikota Medan dan DPRD Medan. Mereka menuding praktik pungli marak di ajang ramadan fair.

Stand dan lapak yang berjumlah sekitar 200 lebih tersebut, diduga berbayar atau dipungut biaya. Tak tanggung-tanggung, tarif yang dipasang untuk mendapatkan stand dan lapak berkisar Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. (mar)
Share Berita

MEDAN, POC - Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi kembali melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid As Syafiah, Jalan Purwosari, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Rabu (29/5/2019). Ini merupakan Safari Ramadhan terakhir yan g dilakukan orang nomor dua di Pemko Medan tersebut setelah sebelumnya mengunjungi sejumlah masjid di Kota Medan untuk  bersilaturahmi sekaligus menyerap langsung aspirasi dari masyarakat.

Kepada ratusan jemaah yang hadir dalam Safari Ramadhan tersebut, Wakil Wali Kota menjelaskan, Safari Ramadhan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemko Medan setiap bulan suci Ramadhan tiba. Dikatakannya,  bersama Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi dan Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman, mereka mendatangi sejumlah masjid.

Selain buka puasa bersama dan Shalat Maghrib berjemaah, jelas Wakil Wali Kota, Safari ramadhan juga diisi dengan pemberian bantuan untuk pembangunan dan kemakmuran masjid serta pemberian santunan bagi anak yatim yang bermukim di wilayah sekitar masjid tersebut.

Tujuan dari Safari Ramadhan yang dilakukan ini kata Wakil Wali Kota, guna  meningkatkan serta mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk alim ulama sehingga terbangun rasa kebersamaan. “Dengan terbangunnya rasa kebersamaan dapat menjadi energi untuk sama-sama memberi dan melakukan yang terbaik bagi Kota Medan,” kata Wakil Wali Kota.

Lebih jauh Wakil Wali Kota memaparkan, Pemko Medan saat ini terus melakukan pembangunan guna menjadikan Kota Medan menjadi kota yang lebih maju dan unggul dalam berbagai bidang. Sekaitan itulah segala upaya pembenahan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat  terus dilakukan sehingga masyarakat merasakan hasilnya.

Di kesempatan itu Wakil Wali Kota kembali mengajak dan mengedukasi masyarakat, terutama seluruh jemaah Masjid As Syafiah untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. “Jangan jadikan lahan kosong menjadi tempat pembuangan sampah karena ingin terhindari dari kewajiban membayar retribusi sampah. Mari kita ubahmindset dan perilaku tersebut, sehingga Kota Medan akan menjadi kota yang nyaman bagi semua," ajaknya. 

Safari Ramadhan diawali dengan pemberian bantuan untuk Masjid As Syafiah oleh Wakil Wali Kota dan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada 100 orang anak yatim. Setelah itu diisi dengan tausiah yang disampaikan Al Ustadz Husni Thamrin Rambe. Usai Shalat Maghrib berjemaah diteruskan dengan makan malam bersama sekaligus menerima berbagai masukan maupun keluhan yang disampaikan masyarakat.

Di tempat terpisah, Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman juga memungkasi Safari Ramadhan di Masjid Ash Sholihun Jalan Sehati, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Rabu (29/5). Dalam Safari Ramadhan terakhir tersebut, Sekda juga memberikan santunan kepada 100 orang anak yatim dan bantuan sebesar Rp.40 juta dari Pemko Medan untuk pembangunan sekaligus kemakmuran Masjid Ash Sholihun.

Setelah menyampaikan sejumlah program pembangunan, Sekda juga menggunakan momen tersebut untuk menyerap aspirasi maupun keluhan langsung dari masyarakat yang nantinya akan ditindaklanjuti melalui OPD terkait. Serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dan mendukung penuh pembangunan yang dilakukan.

“Di samping itu saja juga mengajak seluruh umat Muslim di Kota Medan agar membayar zakat fitrah untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Mari kita lakukan kewajiban kita dengan membayar zakat fitrah sehingga nantinya kita semua dapat menikmati Hari Raya Idul Fitri,"pungkasnya. (mar/rel)
Share Berita

MEDAN, POC - Wali Kota Medan Drs H T dzulmi Eldin S MSi MH berharap kualitas kesalehan individu  maupun sosial warga Kota Medan  terus meningkat, khususnya dalam mendukung terjaganya hubungan sosial kemasyarakatan yang harmonis di tengah-tengah masyarakat.  Di samping itu Wali Kota juga mengajak  seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjadikan Kota Medan sebagai rumah bersama yang aman, nyaman, tertib dan harmonis.

Demikian harapan yang disampaikan Wali Kota usai melaksanakan Shalat Sunnah Tasbih berjemaah dan Dzikir Bersama di Masjid Al Jihad Jalan Abdullah Lubis Medan, Kamis (30/5/2019).  Ratusan jemaah dengan penuh khusyuk mengikuti Shalat Tasbih dan Dzikir bersama yang diimami Al Ustadz H Hasbi Al Mawardi MA tersebut.

“Mari selalu kita jaga dan doakan agar Kota Medan yang kita cintai bersama ini  menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman. Kemudian tingkatkan kerukunan diantara kita semua, khususnya sesama warga. Tumbuh kembangkan sifat-sifat kepedulian, saling berbagi, membantu serta menjaga dan saling menyayangi satu sama lain,” kata Wali Kota.

Melalui Shalat Tasbih dan Dzikir Bersama,  selain meningkatkan rasa keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, Wali Kota juga berharap dapat semakin meningkatkan tali sialturahmi dan ukhuwah Islamiyah  sehingga menjadi salah satu sarana menjemput keberkahan di bulan suci Ramadhan.
                
“Semoga ini menjadi kekuatan tambahan bagi kita semua dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan pembangunan kota pada masa mendatang,” harapnya.
                
Di kesempatan itu Wali Kota secara khusus minta kepada seluruh apraturnya yang bertugas di kecamatan maupun kelurahan agar selalu berkoordinasi dengan seluruh  forkopimda, khususnya TNI dan pollri dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum, terutama dalam mengantisipasi kemungkinan ancaman kriminalitas.
                
Di samping itu Wali Kota kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga  keamanan dan kekondusifan Kota Medan yang selama ini  telah terbangun dengan baik. Apalagi pasca Pemilu 2019 baik Pileg maupun Pilpres, Wali Kota berharap agar perbedaan yang terjadi jangan menjadi perpecahan.
                “Pemilu 2019 telah berakhir,  mari lupakan perbedaan pilihan yang terjadi selama ini. Kini saatnya bagi kita semua untuk bersatu dan bergandengan tangan kembali  guna mendukung pembangunan yang tengah dijalankan Pemko Medan, sehingga Medan Rumah Kita menjadi lebih baik lagi ke depannya,” imbaunya.
                
Sebelum Shalat Tasbih dilaksanakan, Al Ustadz  H Hasbi Al Mawardi lebih dahulu memberikan petunjuk dan tata cara pelaksanaan Shalat Tasbih. Setelah itu Wali Kota bersama ratusan jemaah melaksanakan Shalat Tasbih dengan penuh khusuk, termasuk Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar nasution MSi, Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM,  Kapolrestabes  Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis, Dandenpom I/5 Medan Letkol CPM Anggun Henry Priantoro, Ketua Yayasan Masjid Al Jihad Prof Dr Ir M As’ad MSi, pimpinan OPD, alim ulama serta ibu-ibu pengajian.
                
Usai Shalat Tasbih dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama.  Mata Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekda serta unsur Forkopimda tampak berkaca-kaca pada saat dzikir dan doa bersama berlangsung. Acara dipungkasi dengan tausiah yang disampaikan Al Ustadz H Hasbi Al Mawardi dan pemberian cindera mata kepada seluruh jemaah.
                
Sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto dalam sambutan singkatnya mengatakan, pasca Pemilu 2019, kondisi Kota Medan diharapkan senantiasa aman dan kondusif. Adanya perbedaan pendapat diharapkan dapat disikapi dengan kepala yang dingin dan selalu menjaga persatuan dan kesatuan.
                
“Kita tidak ingin perbedaan menjadikan kita terpecah belah. Kami yakin dan seluruh masyarakat kota Medan pasti mengutamakan terwujudnya  keamanan dan ketertiban. Tanpa keamananan dan ketertiban tidak mungkin bagi kita melakukan  berbagai kegiatan, baik itu melaksanakan ibadah maupun mencari nafkah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan,” ungkap Kapolrestabes.
                
Oleh karenanya Kapolrestabes berharap agar tali silaturahmi dan kebersamaan yang selama ini sudah terjadi dengan baik dapat teerus dipertahankan dan ditingkatkan lagi. “Kita berharap situasi akan semakin lebih baik. Terlebih di akhir bulan Ramadhan ini, kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H dan  tidak sedikit warga yang meninggalkan tempat tinggalnya untuk pulang kampung. Untuk itu kami, Polri bersama TNI dan Pemko Medan siap menjaga dan mengawal  bapak dan ibu untuk bersilaturahim dengan keluarga,” tegasnya. (mar)
Share Berita

Anggota DPRD Medan Parlaungan Simangunsong.
MEDAN, POC - Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi, untuk kesekian kalinya Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali berulah memadamkan listrik.

Padahal beberapa waktu lalu, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi sudah mengingatkan manajemen PT PLN agar tidak ada pemadaman selama di bulan ramadan.

Namun kenyataannya, pemadaman beberapa kali terjadi di Kota Medan. Pada saat umat Islam menjalankan ibadah tarawih, maupun hendak sahur.

Seperti yang terjadi kemarin, Rabu (29/5/2019), listrik padam di kawasan Marelan sekira pukul 3 dinihari di saat warga hendak memasak untuk sahur. Listrik padam hampir 2 jam. Menjelang subuh, listrik baru kembali normal.

"Sudah berulangkali ditelpon ke call center PLN 123, katanya akan segera disampaikan ke unitnya. Tapi listrik baru hidup setelah hampir azan subuh, "ungkap Irma Suryani, warga Marelan, Gang Manggis, Kelurahan Tanah 600.

Kondisi listrik padam, membuat ibu anak lima ini kelabakan memasak dengan hanya diterangi cahaya lilin. "Hajab PLN ini, tak ada perasaan padamkan listrik. Mengganggu ibadah aja di bulan ramadan, "kesalnya.

Sementara berdasar informasi dari layanan call center PLN, tidak diketahui jelas apa penyebab pemadaman. Dua kali dihubungi dan diterima oleh operator bernama Wira mengatakan, belum diketahui apa penyebab terjadinya pemadaman listrik. 

Menanggapi pemadaman listrik, Anggota Komisi IV DPRD Medan Parlaungan Simangunsong mengharapkan, agar PLN siaga 24 jam menjaga kenyamanan listrik warga. Selain itu, diperlukan perawatan secara berkala pada mesin-mesin pembangkit maupun jaringan, agar jika terjadi gangguan dapat segera teratasi.

"Kalau ada pemadaman cepat ditangani. Itulah makanya tim harus siaga 24 jam. Jangan sampai menimbulkan hal-hal negatif di kalangan masyarakat,"himbau politisi Demokrat ini. 

Kendati dia mengakui, kemungkinan pemadaman yang terjadi hanya pemadaman kecil, namun hal itu sangat mengganggu kenyamanan warga. Terutama umat muslim yang sedang menjalankan ibadah di bulan suci ramadan.

"Apalagi ini bulan ramadan, selayaknya PLN sudah mempersiapkan segala kemungkinan jika terjadi gangguan listrik,"tukasnya. (mar)
Share Berita

BELAWAN, POC- Personil Satuan Lalu Lintas Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan kegiatan OPS Ketupat Toba 2019 yang lebih di tujukan untuk memberikan pengarahan dan himbauan kepada pengendara kenderaan bermotor tentang pentingnya tertib berlalu lintas.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Belawan AKP MH Sitorus berlangsung selama 13 (tiga belas) hari yaitu tanggal 29 Mei 2019 s/d 10 Juni 2019.

Saat ditemui awak media disalah satu stasiun Radio 96,3 Medan FM dijalan Pembangunan 1 No.6 Medan yang sedang mengisi acara Talk Show, Rabu (29/5/2019) Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP MH Sitorus, SH yang di damping Kanit Dikyasa yang menyampaikan bahwa Ops Ketupat Toba 2019 berlangsung selama 13 (tiga belas) hari yaitu tanggal 29 Mei 2019 s/d 10 Juni 2019 serta memberikan himbauan-himbauan kepada Pecinta Radio Medan FM dan masyarakat," ucap MH Sitorus.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan melalui Kasat Lantas Polres Belawan AKP MH Sitorus menyampaikan,Operasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesadaran akan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas bagi warga khususnya masyarakat yang di wilayah Hukum Polres Belawan. Para pengguna jalan yang akan mudik lebaran agar mematuhi peraturan lalu lintas agar selamat sampai tujuan dan terhindar dari kecelakaan," tandas Perwira Balok Tiga.

Himbauan untuk para msyarakat agar Pastikan kendaraan layak jalan, Lengkapi surat-surat kendaraan, Apabila anda lelah silahkan istirahat di Pos Pam/Yan yang ada, Gunakan helm dan sabuk pengaman, Dilarang mengkonsumsi Miras maupun Narkoba pada saat mengendarai kenderaan, Bila mendahului kenderaan pastikan didepan dalam keadaan kosong/tidak ada kenderaan, Dilarang membawa barang-barang berlebihan, Dilarang main HP pada saat mengendarai kenderaan. (Kinoi)
Share Berita

HAMPARAN PERAK, POC- Bulan Ramadan adalah bulan kebaikan. Selain merajaut silaturahmi, berbagi dengan sesama juga perlu ditingkatkan.

Jadikan Ramadhan sebagai sarana peningkatan amal ibadah, sedekah serta silaturahmi hingga nantinya di hari yang fitri kita benar-benar menjadi manusia yang bersih dan suci.

Hal tersebut dilakukan Polsek Hamparan Perak menggelar aksi sosial berupa pembagian takjil kepada warga atau pengguna jalan baik roda empat maupun roda dua pada saat momentum Bulan Ramadan 1440 H.

Kegiatan Pembagian Takjil ini oleh Personil Polsek Hamparan Perak dibawah Pimpinan Kapolsek Hamparan Perak Kompol Azuar bersama Ibu Bhayangkari di Jalan Perintis Kemerdekaan, Simpang Beringin, Kecamatan Hamparan Perak, Selasa (28/5/2019).

Adapun yang dibagikan kepada warga dan pengguna jalan berupa Nasi Kotak dan Bubur sebanyak 160 Paket.

Saat pembagian takjil tersebut, para personil dan Kapolsek, juga ibu Bhayangkari berhasil menyita perhatian bagi para pengendara.

"Alhamdulillah melihat senyum dan ucapan terima kasih dari masyarakat yang menerima takjil dari kita, memperlihatkan bahwa kegiatan kita ini dapat diterima oleh masyarakat," ucap Kapolsek Kompol Azuar.

Terpisah, Kanit Polsek Hamparan Perak Iptu Karya Tarigan mengatakan. "Insya allah jadi berkah dan hari ini jadi budaya positif yang harus dipertahankan," ujar Karya Tarigan sambil tersenyum.

“Ada ratusan takjil kami bagikan ke Pengendara motor yang melintas, Alhamdulillah bisa saling berbagi," ucap wakapolsek Hamparan Perak Iptu Sutrisno.

“Terimakasih pak Polisi, semoga berkah di bulan puasa ini," ucap Satrio pengendara yang melintas. (Kinoi)
Share Berita

Rapat koordinasi penggalangan keamanan jelang Idul Fitri.
MEDAN, POC – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah meminta semua pihak untuk siap dan waspada jelang Idulfitri 1440 H. Hal ini diungkapkannya saat Rapat Koordinasi Penggalangan Cipta Keamanan Sumatera Utara Jelang Perayaan Idulfitri 1440 H di Ruang Rapat Fl. Tobing Lt.8 Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (28/5/2019).

“Kita semua harus siap dan waspada menyambut Lebaran. Saya tahu, saudara-saudara sekalian sudah terbiasa menghadapi hal ini, tetapi kita tidak boleh lengah dan harus siap selalu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Musa Rajekshah saat rapat yang dihadiri, Danlanud Soewondo Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey, Kasdam I/BB Brigjen Hassanuddin dan Kabinda Sumut Ruruh AS.

 Musa Rajekshah juga berharap pihak terkait untuk memperhatikan lebih detail persiapan Lebaran, seperti menyiapkan truk derek di wilayah-wilayah rawan, alat berat di wilayah rawan longsor, kesiapan tenaga medis dan juga jalan-jalan yang dilintasi kereta api.

“Kita harus lebih sigap dan detail, saya harap ada truk derek di daerah yang rawan mogok, alat berat di wilayah rawan longsor, jalan yang dilintasi kereta api. Saya lihat rel kereta api sering memperlambat laju kendaraan sehingga terjadi macat. Hal penting lainnya, tenaga medis kita. Jangan pula nanti karena siap sedia dan waspada terus menerus malah jatuh sakit yang menjaga,” katanya.

Hal lain yang menjadi perhatian Musa Rajekshah adalah listrik, menurutnya frekuensi mati lampu di Nias sangat tinggi sehingga menyulitkan masyarakat di sana terutama saat Ramadan. Ini menjadi perhatian Musa Rajekshah karena baru saja melakukan kunjungan kerja ke Nias.

“Hampir semua kepala daerah di sana mengeluhkan mati lampu, masyarakatnya juga. Kata mereka satu hari bisa 7 kali sampai 10 kali mati lampu di sana. Tolong PLN ini bisa di atasi, ini sangat mengganggu mereka karena saat ini bulan puasa,” tegasnya.

Untuk bahan pokok sendiri Sumatera Utara cukup terjaga, berdasarkan laporan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Zonny Waldi, kebutuhan bahan pokok masih terjaga, bahkan surplus kecuali bawang merah. Bahan pangan yang surplus antara lain beras sebesar 22.942 ton dan panen masih berjalan, minyak goreng surplus 240.271 ton, daging sapi surplus 3.716 ton, cabai merah surplus 1.113 ton. Sedangkan untuk stok gula kristal putih masih sebesar 23.00 ton, garam 26.500 ton.

“Semua stok pangan kita cukup bahkan surplus untuk menyambut Lebaran tahun ini. Hanya saja bawang merah perlu kita perhatikan karena stoknya kurang. Kita akan memasok bawang merah dari Pulau Jawa, tepatnya Brebes sehingga ini bisa teratasi,” kata Zonny Waldi saat rapat.

Untuk masalah lalulintas pihak Kepolisian bekerja sama dengan Dnas Perhubungan untuk mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas baik darat, udara dan laut. Dinas Perhubungan sedang melakukan ramp chek untuk angkutan umum, termasuk kendaraan penyeberangan sungai, danau dan laut.

Selain itu pihak kepolisian juga menyiapkan pos pengamanan dan pos pelayanan di daerah-daerah strategis untuk memberikan kenyamanan kepada pemudik. Diperkirakan ada 1.741.923 warga Sumut yang akan melakukan mudik, 68% dari jumlah tersebut mudik antar kabupaten/kota provinsi Sumut.

Kepala Dinas Perhubungan Abdul Haris Lubis mengatakan start mudik akan dimulai  tanggal 30 Mei hingga 2 Juni dan arus balik dari tanggal 8 hingga 19 Juni.

“Hal pertama kita lakukan adalah ramp chek, kemudian membatasi waktu operasional mobil barang, dan membuat posko alat berat serta petugas transportasi. Kita memperkirakan puncak mudik itu pada tanggal 31 Mei atau H-5 dan puncak arus balik 9 Juni atau H+3. Kita sudah mempersiapkan ini semua dan melakukan inspeksi agar tidak ada lagi kelebihan muatan pada angkutan-angkutan umum demi keselamatan bersama,” katanya.

Turut hadir pada rapat tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sabrina, Kadispora Baharuddi Siagian, perwakilan Balai Pelaksana Jalan Nasional, PT Kereta Api Indonesia, Pertamina, Angkasa Pura II dan dinas serta lembaga terkait. (mar/rel)
Share Berita

Gubsu Edy Rahmayadi berdialog dengan ratusan nelayan.
MEDAN POC – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersilaturahmi dengan ratusan nelayan di Aula Raja Inal Siregar Lantai II Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No 30 Medan, Selasa (28/5/2019). Dalam pertemuan tatap muka tersebut, Gubernur mendengarkan keluhan-keluhan sekaligus memberikan motivasi bagi para nelayan.

“Kita patut bersyukur memiliki wilayah laut yang luas dengan potensi yang luar biasa. Jangan kita sia-siakan ini. Kejayaan dan kekuatan kita sebagai negara maritim harus kita kembalikan. Caranya ya dimulai dengan kalian para nelayan,” ujar Gubernur.

Edy kemudian menceritakan kisah tentang para nelayan di Belanda. Di sana, kata Edy, nelayan memiliki kehidupan yang sangat sejahtera. Sama halnya seperti para petani di Jepang. Mereka pada umumnya memiliki mobil dan peralatan yang canggih untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

Edy menyayangkan kondisi seperti di kedua negara tersebut, belum bisa terlaksana di Indonesia khususnya di Sumut. “Untuk itu, Saya mau Bapak dan Ibu harus semangat. Saling percaya kita, mudah-mudahan akan saya benahi semua ini. Apalagi, nelayan juga merupakan salah satu kelompok prioritas yang ingin saya sejahterakan. Nelayan dan Petani di luar negeri sudah maju, kita masih ribut soal pukat, malu lah kita,” tutur Edy.

Selanjutnya, Edy pun mengajak para nelayan berdialog dan memberikan kesempatan pada mereka menyampaikan kendala yang menghambat dan mempersulit pekerjaan mereka. Salah satunya terkait tidak tegasnya pelaksanaan Permen KP Nomor 71 tahun 2016 di lapangan tentang jalur penangkapan ikan dan penempatan alat penangkapan ikan di wilayah pengelolaan perikanan negara RI.

Menjawab keluhan tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut Mulyadi Simatupang menyampaikan bahwa dirinya bersama dengan Gubernur Edy Rahmayadi dan seluruh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten/kota telah merapatkan hal tersebut beberapa waktu yang lalu.

“Salah satu solusi untuk hal tersebut adalah mulai tahun ini kita akan mengadakan kapal pengawasan untuk mengontrol pelaksanaan Permen KP Nomor 71 tahun 2016 di lapangan. Kemudian, kita juga akan memberikan bantuan alat tangkap ikan untuk nelayan yang terdampak Permen Nomor 71,” jelas Mulyadi.

Berikutnya, Mulyadi juga menjelaskan bahwa Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut telah bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota Sumut untuk menyediakan lahan untuk pos-pos pengawasan melalui hibah tanah.

Diskusi terus berlanjut dua arah antara para nelayan dan Pemprov Sumut. Selain itu, turut hadir pula Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten/kota se Sumut, mewakili Direktorat Jenderal Bea Cukai, Ditpolair Poldasu, Angkatan Laut, Lantamal I Belawan, Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan, dan lainnya.

Para nelayan tampak puas dengan jawaban-jawaban yang diberikan untuk keluhan-keluhan yang telah mereka sampaikan. Selain keluhan, para nelayan juga memberikan masukan-masukan kepada Pemprov Sumut yang dipastikan oleh Gubernur akan ditindaklanjuti segera.

Selain diisi dengan dialog dan diskusi, acara silaturami juga dirangkai dengan acara buka puasa bersama, makan malam, dan salat berjamaah. Kemudian,  dilanjutkan dengan acara ramah tamah. (mar)
Share Berita

MEDAN, POC - Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi didampingi Wakil Ketua TP PKK Kota Medan Ny Hj Nurul Khairani Lubis bersama Asisten Pemerintahan (Aspem) Kota Medan menerima kedatangan Tim Penilai Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi Sumut di Kantor Lurah Anggrung Jalan Dr Barito Medan, Selasa (28/5/2019). Kedatangan tim penilai bertujuan untuk melakukan verifikasi langsung ke Kelurahan Anggrung karena masuk nominasi Kelurahan Terbaik di Sumut.
Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim penilai tersebut. Diharapkannya, tim dapat melakukan penilaian dengan baik sekaligus memberikan masukan-masukan berharga sehingga Kelurahan Anggrung nantinya dapat masuk ke babak selanjutnya dan keluar sebagai juara Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi.
.‘’Keberhasilan kelurahan Anggrung masuk nominasi Kelurahan Terbaik Tingkat provinsi Sumut mendapat apresiasi dan disambut baik Bapak Wali Kota. Keberhasilan ini tentunya patut ditiru dan dicontoh oleh kelurahan lainnya di seluruh kecamatan di Kota Medan.  Di samping itu tentunya juga harus mendapatkan dukungan penuh dari semua masyarakat  Untuk itu, mari benahi bersama lingkungan kita masing-masing,’’ kata Wakil Wali Kota.
Selanjutnya Wakil Wali Kota mengungkapkan, dirinya telah beberapa kali melakukan kunjungan ke Kelurahan Anggrung tanpa diketahui jajaran Kelurahan Anggrung. Hal itu sengaja dilakukan untuk melihat langsung kondisi Kelurahan Anggrung yang kini  telah memiliki ‘wajah’ baru. Padahal sebelumnya, Kelurahan Anggrung sempat dijadikan lokasi transaksi dan konsumsi narkotika.
‘’Alhamdulillah, hari ini Kelurahan Anggung kondisinya telah lebih baik dari sebelumnya. Saya mengaku senang, artinya semua pihak punya kepedulian atas kondisi lingkungannya untuk menjadi lebih baik dan sehat. Semoga hal ini dapat memberi inspirasi bagi kelurahan lainnya,’’ harapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Chairin Fitri Simanjuntak mengatakan inisiatif dan inovasi yang dilakukan Kelurahan Anggrung tersebut sudah sangat baik. Hal tersebut terlihat dari perubahan signifikan yang terjadi di kawasan tersebut. Melalui verifikasi ini nantinya akan dilakukan penilaian dan pertimbanagn agar Kelurahan Anggung dapat masuk ke babak semifinal.
‘’Kehadiran kami di sini untuk melakukan verifikasi. Semua presentasi dan inovasi yang telah dilakukan akan kami nilai secara berimbang. Semoga hasilnya memuaskan dan Kelurahan anggrung dapat masuk ke babak selanjutnya bahkan dapat keluar sebagai juara di tingkat provinsi,’’ kata Chairin.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota beserta rombongan tim penilai melalukan peninjauan ke kawasan Kelurahan Anggrung. Di sana tim penilai melihat langsung berbagai tanaman organik serta kampung selfie yang menjadi andalan Kelurahan Anggrung. Setelah itu, rombongan bergerak ke Kantor Kelurahan Anggrung untuk melihat kondisi serta mendengarkan langsung sistem pelayanan yang diberikan kepada masyarakat yang disampaikan Lurah Anggrung Ananda Sulung bersama Camat Medan Polonia Amran Rambe. (mar)
Share Berita

MEDAN, POC - Pemko Medan menyalurkan zakat kepada 4.500 warga kurang mampu yang tersebar di 6 kecamatan  di Kota Medan, Selasa (28/5/2019). Penyaluran zakat ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulan puasa, guna membantu meringankan beban warga kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan di bulan puasa sekaligus menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Zakat yang dibagikan tersebut merupakan hasil zakat dari Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH beserta keluarga, Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi, Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM beserta seluruh pejabat di lingkungan Pemko Medan. Direncanakan, seluruh zakat yang terkumpul itu akan disalurkan kepada warga kurang mampu di 21 kecamatan yang ada di Kota Medan.

Namun untuk penyaluran awal, zakat diserahkan kepada warga kurang mampu di 6 kecamatan yakni Medan Belawan, Medan Marelan, Medan Labuhan, Medan Deli,  Medan Timur dan Medan Johor. Penyaluran zakat dilakukan langsung Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekda. Adapun zakat yang disalurkan tersebut dalam bentuk paket dimana masing-masing paket berisi beras 5 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng kemasan 1 liter serta uang tali asih.

Usai menyerahkan paket zakat secara simbolis kepada sejumlah warga kurang mampu, Wali Kota mengungkapkan, penyaluran paket zakat yang dilakukan itu sebagai bentuk empati dan rasa  peduli jajaran Pemko Medan terhadap warga kurang mampu. Wali kota pun berharap agar paket zakat yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi warga yang menerimanya.

“Paket zakat yang kita salurkan pagi ini  sebagai bentuk wujud rasa kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Penyalurannya kita lakukan setiap jelang Hari Raya sehingga warga yang menerima dapat merasakan manfaatnya,” kata Wali Kota.

Kemudian Wali Kota menjelaskan, penyaluran zakat dilakukan berdasarkan luas wilayah kecamatan dan jumlah warga kurang mampunya. Dengan demikian jumlah paket zakat yang diterima masing-masing kecamatan berbeda satu dengan lainnya.

Selanjutnya, Wali Kota mengajak seluruh warga yang mampu agar memanfaatkan bulan suci Ramadhan yang tersisa 8 hari lagi, agar meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama dengan menyisihkan sebagian dari rezekinya untuk membantu warga kurang mampu. “Semoga Allah SWT akan melipatgandakan pahalanya dan terus melimpahkan rahmat dan berkah-Nya kepada kita,” ungkapnya.

Selesai menyerahkan paket zakat kepada 1.000 warga kurang mampu di Medan Marelan, Wali Kota selanjutnya menyalurkan paket zakat di Kecamatan Medan Belawan. Penyerahan paket zakat dilakukan di Kantor Camat Medan Belawan, ada sekitar  1.250 warga kurang mampu yang mendapatkan paket zakat dari Pemko Medan.

Setelah itu Wali Kota melanjutkan penyaluran paket zakat di Kecamatan Medan Labuhan yang dipusatkan di Masjid Raya Al Osmani Jalan Kol L Yos Sudarso. Sejak pagi warga dengan penuh antusias menunggu penyaluran paket zakat dilakukan. Di tempat tersebut ada sekitar 800 warga kurang mampu yang mendapatkan paket zakat.

Sedangkan penyaluran paket zakat dilakukan di Kecamatan Medan Deli yang digelar di Kantor Lurah Tanjung Mulia Jalan Kol L Yos Sudarso. Sama seperti di kecamatan Medan Labuhan, warga kurang mampu yang menerima paket zakat dari Pemko Medan sebanyak 800 orang.

Selain Wali Kota, penyaluran paket zakat juga dilakukan Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi. Orang nomor dua di Pemko Medan itu menyerahkan paket zakat untuk 450 orang warga kurang mampu di Kecamatan Medan Timur. Penyerahan paket zakat dilakukan Wakil Wali Kota didampingi Wakil Ketua TP PKK Kota Medan Ny Hj Nurul Khairani Lubis di halaman Kantor Camat Medan Timur Jalan HM Said Medan.

Sedangkan Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM menyalurkan paket zakat bagi warga kurang mampu di Kecamatan Medan Johor.  Penyerahan dilakukan di Kantor Camat Medan Johor Jalan Karya Cipta Medan dan yang menerima paket zakat sebanyak 350 orang. (mar/rel)
Share Berita

POLDASU - Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada 3 personel, Senin (27/5/2019) di Lapangan Apel Mapolda Sumut.

Ketiga personel Polda Sumut mendapat kenaikan pangkat luar biasa tersebut karena meninggal saat menjalankan tugas pengamanan TPS saat pelaksanaan Pileg dan Pilpres pada Bulan April 2019 kemarin.

Dalam sambutannya, Wakapolda Sumut  mengatakan ketiga personel yang menerima kenaikan pangkat luar biasa anumerta adalah Iptu Partahian yang naik pangkat menjadi AKP (Ajun Komisaris Polisi).

Almarhum Iptu Partahian (57) bertugas pada Polres Padangsidimpuan berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor : Kep/736/IV/2019 tanggal 25 April 2019.

Pada tanggal 25 April 2019 lalu, Iptu Partahian sedang melaksanakan tugas pengamanan di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Hutaimbaru, sehingga terjatuh dan meninggal dunia pada saat perjalanan menuju RSU Padangsidimpuan.

“Iptu Partahian mengalami kelelahan hingga tak sadarkan diri dan meninggal dunia. Almarhum Iptu Partahian diberikan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari Iptu menjadi AKP Anumerta dan piagam penghargaan,” ujar Brigjen Pol Mardiaz.

Kemudian, sambung Wakapolda Sumut, ada Aiptu Jonter Siringo-ringo (51) yang bertugas pada Polres Dairi berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor : Kep/696/IV/2019 tanggal 20 April 2019.

Pada tanggal 18 April 2019 lalu, Aiptu Jonter Siringo-ringo melaksanakan Pengamanan TPS di Desa Tiga Baru Kecamatan Sidikalang. Sekira pukul 14.00 WIB, korban tiba-tiba terjatuh kemudian tidak sadarkan diri dan selanjutnya dibawa ke RSU Sidikalang dan langsung mendapatkan perawatan oleh tim medis.

“Namun sekira pukul 16.30 WIB, Aiptu Jonter Siringo-ringo dinyatakan meninggal dunia karena kelelahan. Almarhum kemudian diberikan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari Aiptu menjadi Ipda anumerta dan piagam penghargaan,” urai Brigjen Pol Mardiaz.

Lalu, yang terakhir ada Aiptu Tunggul Simbolon (49) yang bertugas pada Polres Simalungun berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor : Kep/751/IV/2019 tanggal 29 April 2019.

Pada tanggal 28 April 2019 sekira pukul 23.00 WIB, Aiptu Tunggul Simbolon bersama dengan Kapolsek Bosar Maligas dan personel TNI/ Polri berangkat dari PPK Kecamatan Ujung Pandang menuju Kantor KPU Simalungun dengan membawa logistik yang telah selesai di tingkat kecamatan.

“Saat kembali ke Mapolsek Bosar Maligas, mobil yang ditumpangi korban mengalami kecelakaan lalu lintas di Jln Siantar-Parapat KM 5 Kelurahan Tong Marimbun Kecamatan Marimbun, sehingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” ungkap Brigjen Pol Mardiaz.

Almarhum Aiptu Tunggul Simbolon kemudian diberikan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari Aiptu menjadi Ipda anumerta dan diberikan piagam penghargaan.

“Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi kerja yang tinggi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memberikan penghargaan kepada anggota Polri yang gugur saat bertugas pengamanan Pemilu 2019. Selain penghargaan, keluarga korban juga akan mendapatkan santunan melalui PT Asabri (Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia),” pungkas Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum. (Rom)
Share Berita

LABUHAN, POC- Dengan viralnya vidio ujaran kebencian terhadap kepala negara yang tertulis di running teks beberapa waktu lalu di papan billboard Stasiun Pengisian Bahan Umum dengan nomor 14.202.1141 pasar III marelan, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.

Kini seorang mahasiswa inisial IST(26), warga Uni Kampung, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan yang kuliah diperguruan tinggi swasta di Medan ditangkap petugas Polsek Medan Labuhan yang diduga memviralkan video tersebut disosmed atas penghianaan kepala negara.

Pelaku yang berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Belawan dan Polsek Medan Labuhan ini diduga kuat sebagai penyebar video running teks Stasiun Penghisian Bahan Umum (SPBU) di Marelan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis didampingi kasat Reskrim Polres Belawan AKP Jerico Lavian Chandra, Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari, Wakapolsek Medan Labuhan Ponijo dan Kanit Reskrim Polsek Medan Labuban Iptu Bonar Pohan mengatakan, pelaku ditangkap di rumahnya bersama barang bukti berupa satu unit laptop, penangkapan tersangka dilakukan setelah polisi memeriksa sembilan orang saksi," ucap Kapolres saat konferensi pers, Senin (27/5/2019).

Kepada polisi tersangka mengatakan, awalnya dia sedang nongkrong di seputaran SPBU Pasar III Marelan dan melihat papan billboard yang biasanya bertuliskan harga BBM dan ucapan terima kasih yang berganti dengan tulisan hinaan kepada Presiden Jokowi.

Dengan sengaja tersangka merekam running teks tersebut dan menyebarkanya melalui media sosial seperti youtube, facebook, whatsApp dan instagram serta sempat membuat heboh warga sekitar Medan Utara.

"Atas perbuatannya tersangka, untuk sementara ditahan di sel Mapolsek Medan Labuhan dengan sangkaan melanggar pasal 45 ayat 3 UU ITE jo pasal 207 KHUP dengan hukuman penjara empat tahun penjara," tandas Kapolres Belawan. (Kinoi)
Share Berita

MEDAN, POC - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH buka puasa bersama dengan ratusan masyarakat  di Masjid Al Musabbihin Komplek Taman Setia Budi Indah (tasbih) I, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (26/5/2019). Di sela-sela acara buka puasa, orang nomor satu di pemko Medan tersebut menyerahkan sertifikat tanah untuk Masjid Al Musabbihin.

Buka puasa dilaksanakan di lokasi Masjid Musabbihin yang tengah dalam proses pembangunan. Dengan pembangunan yang dilakukan tersebut, kini Masjid Musabbihin terlihat semakin megah dan berdiri dengan tiga lantai sehingga dapat menampung lebih banyak jemaah lagi.

Dalam sambutan singkatnya sebelum buka puasa berlangsung, Wali Kota berharap seluruh masyarakat dapat ikut serta menjaga sekaligus merawat Masjid Al Musabbihin jika selesai dibangun nanti. Di samping itu juga senantiasa untuk memakmurkan masjid, tidak hanya dengan shalat lima waktu tetapi juga  dengan berbagai kegiatan keagamaan yang bernilai ibadah dan keberkahan.

Dikatakan Wali Kota, selain menyerahkan sertifikat tanah untuk Masjid Musabbihin,  kehadirannya juga terkait dengan Safari Ramadhan yang merupakan kegiatan rutin Pemko Medan  sebagai momentum untuk menyambung jembatan hati antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Dengan harapan, hubungan baik yang terjalin dapat menjadi kekuatan untuk sama-sama memberikan dan melakukan yang terbagi bagi Kota Medan.

’Alhamdulillah, hari ini kita dapat saling bertatap muka di rumah Allah yang indah ini. Semoga pertemuan ini menjadi enrgi bagi kita bersama untuk lebih memberi dan melakukan yang terbaik bagi Kota Medan yang kita cintai ini. Untuk itu, mari kita  satukan tekad bahu membahu untuk membawa Kota Medan menjadi kota yang lebih baik di masa mendatang,’’ kata Wali Kota.
Selain itu, Wali Kota juga minta kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta mendukung Pemko Medan dalam upaya percepatan pembangunan kota. Sebab, segala pembenahan yang dilakukan pemerintah seluruhnya bertujuan pada kesejahteraan rakyat. Oleh sebab itu, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk berperan berkontribusi sesuai peran dan fungsi masing-masing.
‘’Kami berharap seluruh masyarakat dapat mendukung seluruh program pembangunan Pemko Medan. Hal tersebut semata demi terwujudnya kesejahteraan warga yang dapat dirasakan secara adil dan merata. Semoga kerja keras yang kita lakukan bagi Kota Medan mendapat ganjaran pahala berlimpah dari Allah SWT,’’ tambahnya.
Acara yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tersebut turut diisi tausyiah singkat yang disampaikan Ustad Achmad Zuhri. Usai berbuka, Wali Kota beserta seluruh warga dan jemaah kemudian Shalat Maghrib berjamaah dan dilanjutkan dengan makan malam bersama. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan Fachrul Husin Nasution. (mar/rel)
Share Berita

BELAWAN, POC- Sebagai lembaga BUMN yang mengurusi semua aspek kelistrikan di Indonesia, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam rangka "Perang Padam Gerebek Penyulang", maka PLN UP3 Medan Utara akan melaksanakan pekerjaan pemeliharaan jaringan, Senin (27/5/2019).

Kegiatan tersebut untuk meningkatkan layanan serta menjaga kehandalan pasokan listrik serta mencegah gangguan.

Untuk disampaikan kepada masyarakat khususnya Medan Utara, terlebih khusus untuk daerah yang terkena pemeliharaan jaringan, untuk alasan keamanan, aliran listrik di sekitar lokasi pekerjaan akan dipadamkan selama berlangsungnya pekerjaan.

Ada pun titik yang terkena pemadaman, PT Pertagas, Jalan Pulau Sucanang, Jalan Sicanang kering, Jalan PLTU Sicanang, Jalan Pelabuhan Rata Tool, BICT, Pabrik Kertas BNSP, Jalan KL.Yossudarso Km 19,5 sampai Km 23, Jalan Young Panah Hijau, Jalan Madin Lama, Jalan Stasiun Belawan, pajak baru Belawan, jalan TM Pahlawan, Rs PHC Pelindo, Rs Angkatan Laut Dr Komang Makes, kampung kurnia belawan, jalan Pelabuhan II BANK Mandiri, Jalan Pelabuhan Raya, Jalan Gabion, Bagan deli, PT Ivomas Tunggal, Pabrik ES, PT Smart, Perum Perikanan, Jalan Karo, jalan Sumatera, Jalan Veteran, jalan Simalungun, Jalan Jawa, Jalan Selebes.

Manejer UP3 Medan Utara Rizal Azhari mengatakan, pihaknya meminta maaf kepada pelanggan listrik atas ketidaknyamanan pada saat pemadaman," ucap Rizal Azhari.

Sambungnya, pada belakangan hari sebelumnya mengalami gangguan cuaca extrim, jadi setelah kita inspeksi pada hari sabtu dan minggu, ternyata banyak grounding proteksi anti petir hilang. Maka mulai hari ini sesuai dengan inspeksi semalam, rekan-rekan sudah tau apa penyebabnya maka dilakukan perbaikan," ujar Manejer UP3 Medan Utara.

Lanjut dikatakannya, layang-layang yang menempel di jaringan juga salah satu dari penyebab gangguan dan menjadi padam pada saat hujan. Dan pohon kalau sudah dekat kejaringan, saya berharap masyarakat khususnya wilayah medan utara segera melapor ke pihak kami agar bisa langsung dilakukan pemangkasan," tandas Rizal.

"Kegiatan ini kita lakukan di ampat kelurahan kita LB-1, 2, 5, 6 dan difokuskan keperbaikan untuk proteksi untuk petir sama membersihkan layang-layang yang menempel ke jaringan, kegiatan dimulai pukul 09.00 pagi sampai 13.00wib siang. Untuk hari Rabu dilanjutkan dengan pekerjaan penyulang di LH-1 ke arah kampung nelayan, LH-4 kearah Sungai Mati. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan pada saat menyambut hari besar Idul Fitri nanti. Jadi kita harapkan pada perayaan nanti kejadian-kejadian sebelumnya tidak terjadi lagi," ucap Haryadi sebagai Manejer bagian Jaringan PLN UP3 Medan Utara.

Dari pantauan awak media, kegiatan tersebut langsung dikomandoi oleh Manejer PLN UP3 Medan Utara Rizal Azhari yang didampingi Manejer ULP Medan Utara Topan dan Manejer bagian jaringan PLN UP3 Medan Utara Haryadi. (Kinoi)
Share Berita

MEDAN - Unjuk rasa yang berlangsung di gedung DPRD Sumut hingga Jumat (24/5) malam sempat memanas. Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Yuda Rismansyah, yang ikut melakukan pengamanan bergegas menenangkan massa.

Nyaris pecahnya kericuhan pada demonstrasi itu terjadi sekitar pukul 21.10 WIB. Ketika itu, massa aksi sempat melempari petugas kepolisian yang berjaga dengan botol air mineral. Massa juga menarik pagar kawat duri yang terpasang di depan pintu utama gedung DPRD Sumut.

Menyaksikan itu, kemudian Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Yuda Rismansyah, berusaha menenangkan massa. "Demo saat itu mulai memanas karena massa sudah merusak kawat berduri dan melempar botol ke polisi. Karena itu saya berusaha menenangkan," kata Dandim kepada wartawan, Sabtu (25/5/2019).

Dandim bersama salah seorang perwakilan massa melakukan mediasi agar massa tak bertindak anarkis. Upaya mediasi itu membuahkan hasil positif. Sebab perwakilan massa aksi membuat kesepakatan dengan pihak Sekretariat DPRD Sumut dengan disaksikan Dandim dan Kapolrestabes. Massa aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib dan aman sekitar pukul 23.45 WIB.

"Akhirnya demonstrasi tenang.  Semula mereka mau menginap, tetapi akhirnya dibatalkan dan massa aksi pulang ke rumah masing-masing dengan tertib," tandas perwira lulusan Akmil 1997 tersebut. (Rom)
Share Berita

MEDAN, POC - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin beserta ratusan warga melaksanakan Shalat Sunnah Tasbih sekaligus Dzikir bersama di Masjid Nurul Huda, Jalan Marelan Raya, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (26/5/2019). 
Selain Wali Kota, Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM, Dandim 02/01 BS Kolonel Inf Yuda Rismansyah, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis, pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan serta Camat se- Kota Medan juga turut hadir dalam dalam kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan tersebut.

‘’Alhamdulillah, pertemuan hari ini menjadi wujud syukur kita kepada Allah SWT. Sebab, kita dapat saling bersilaturahmi terlebih di bulan suci Ramadan sehingga keberkahan semakin kita rasakan hadir di tengah-tengah kita semua. Hal ini juga sekaligus mencerminkan sebuah keluarga besar sebagai Medan Rumah Kita dalam bingkai Ukhuwah Islamiyah yang indah,’’ kata Wali Kota dalam sambutannya.

Di samping itu Wali Kota juga minta agar seluruh masyarakat senantiasa berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait khususnya TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum, terutama dalam mengantisipasi kemungkinan ancaman kriminalitas. Oleh karenanya, Wali Kota mengimbau kepada seluruh warga untuk berperan aktif dan mendukung tugas seluruh aparatur sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman di seluruh wilayah Kota Medan.

Selanjutnya, Wali Kota kembali mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kekondusifan Kota Medan. Terlebih pasca digelar dan diumumkannya hasil Pemilu 2019 lalu. Sebab, jangan sampai perbedaan justu membuat masyarakat menjadi terpecah belah yang berakibat pada terganggunya stabilitas keamanan khususnya di Kota Medan.

'’Perbedaan hal yang biasa. Namun jangan sampai perbedaan justu membuat kita menjadi terpecah belah. Sudah saatnya kita akhiri segala perselisihan yang ada. Jangan ada lagi permusuhan di antara sesama. Mari kita jaga kerukunan dan persatuan dengan menahan diri dari segala perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Menciptakan keamanan,, kenyamanan dan kekondusifan Kota Medan adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama,’’ ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 tersebut juga turut diisi tausyiah singkat yang disampaikan Ustad Hasbi Al Mawardi Lubis. Sebelum meninggalkan acara, Wali Kota tampak menyapa satu persatu warga sekaligus berbincang dan mendengarkan langsung berbagai saran dan masukan yang disampaikan warga. Dengan demikian segala persoalan yang terjadi dapat segera diatasi dan ditindaklanjuti. (mar)
Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.