PWI Sumut Minta PT Pelindo Evaluasi Satpam Pengancam Wartawan

BELAWAN-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut meminta PT Pelindo 1 mengevaluasi kinerja Satpam yang mengancam wartawan.

Sebab, tindakan yang dilakukan oleh Satpam bernama Erwin tidak memiliki etika dalam menjalankan tugasnya.
Apalagi, awak media merupakan mitra kerja dari PT Pelindo 1 itu sendiri.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua PWI Sumut, H Hermansyah,SE menjawab melalui viaseluler perihal pengancaman yang dilakukan Satpam PT Pelindo Cabang Belawan terhadap wartawan.

"PWI Sumut minta pimpinan PT Pelindo 1 untuk mengevaluasi kinerja petugas keamanan tesebut. Sebab, sebagai satuan pengamanan seharusnya bekerja lebih menghormati dan memakai tata keramah terhadap siapapun," tegas H Hermansyah, SE, Senin (5/3/2019).

Sambungnya, sangat menyayangkan sikap dari Satpam yang tidak melakukan tugasnya dengan baik dan benar, apalagi satpam merupakan garda terdepan PT Pelindo yang dapat memberikan contoh yang baik bukan melakukan pengancaman terhadap wartawan," ucap Ketua PWI Sumut.

Hermansyah menegaskan kepada pimpinan PT Pelindo, untuk menertibkan Satpam yang tidak tahu tata keramah dalam menjalankan tugasnya.

"Sekali lagi, kita tegaskan kepada Direksi PT Pelindo untuk menertibkan petugas keamanan yang tak memiliki sopan santun dengan mengeluarkan kata-kata kasar terhadap awak media. Karena media merupakan mitra kerja PT Pelindo yang memberikan informasi seputar Pelabuhan Belawan," tegasnya seraya mengatakan bahwa kasus pengancaman ini harus menjadi perhatian jajaran PT Pelindo.

Sebelumnya, peristiwa pengancaman yang dialami wartawan media elektronik, Suprapto hanya gara-gara bertanya kepada Petugas keamanan PT Pelindo Cabang Belawan, Erwin tentang kendaraan yang tidak kelihatan ditempat semula diparkirkan.

Disitu, Satpam langsung mengucapkan perkataan kasar yang tidak pantas diucapkan di depan umum terhadap Wartawan.

Bahkan, ironisnya, petugas keamanan tersebut mengajak wartawan untuk berduel jika ketemu diluar. (Kinoi)