Konfirmasi Wartawan Tidak Pernah Dijawab, Camat Medan Marelan Harus Di Evaluasi

MARELAN, POC - Begitu banyak masalah yang terjadi di Kecamatan Medan Marelan, Afrizal sebagai Camat tidak pernah menanggapi keluhan warganya.

Jika dalam konfirmasi jurnalis via pesan Washaap hanya dibaca tetapi dengan enggan menjawab, Jumat (8/2/2019).

Beberapa hari yang lalu, ketika jurnalis menginginkan konfirmasi langsung untuk liputan berita pada jam 10.00 wib, Kepala Bidang Marelan Afrizal langsung memasuki ruang kerjanya dan mengunci pintu dengan kuat.

"Bupati masih keras, tidak bisa diganggu," kata staf Kecamatan yang berada di dekat kecamatan.

Menanggapi masalah Markas Marelan Medan yang tidak pernah terbuka untuk jurnalis, anggota Dewan dari fraksi PKS M.Nasir mengatakan diinginkan untuk menempatkan kepala bupati yang terkenal. Serta komunikasi yang berpengalaman dengan semua pihak juga bagus dan ingin terjun ke masyarakat. Karena posisi kecamatan adalah perpanjangan strategis ke kantor dan ke Walikota, "kata Nasir.

Dia menambahkan, "Saya sangat menyesal bahwa camat tidak transparan dan tidak kooperatif dengan wartawan, tentu saja, sebagai pejabat publik camat harus terbuka untuk siapa pun, terlepas dari apa yang terjadi pada wartawan." Pejabat itu, jika sulit bagi media untuk dihubungi, harus dipertanyakan oleh integritasnya, "katanya. .

Sementara itu, Koordinator Regional Pemko Medan Ir Wirya Alrahman mengatakan akan menegur kecamatan Marelan Afrizal Medan terkait ketidakpatuhan terhadap media.

"Dia adalah Kepala Bidang Marelan, terutama dalam menduduki Kepala baru, dia seharusnya tidak harus ramah kepada semua, jika dikonfirmasi oleh ruang redaksi untuk dijawab dan tidak bersembunyi," katanya ketika dihubungi melalui telepon seluler. (Kinoi)