Hajab, Judi Tembak Ikan Berkedok Warnet Mewabah di Medan

MEDAN, POC - Praktik judi berkedok warnet makin berserak di Kota Medan. Petugas kepolisian ditengarai melakukan pembiaran, sehingga penyakit masyarakat ini bagai wabah dan korbannya semakin meluas. Seperti di kawasan Martubung, Jalan KL Yos Sudarso Km 13, tepatnya di depan SPBU Martubung.

Anggota DPRD Medan M Nasir menilai, pihak kepolisian kurang tanggap melaksanakan peranannya melakukan pengamanan terhadap masyarakat. Padahal dampak pembiaran ini menimbulkan berbagai permasalahan dan akan menambah pekerjaan rumah bagi petugas kepolisian.

"Karena judi ini akan berdampak pada berbagai tindak kriminal, seperti pencurian, perampokan, peredaran narkoba dan juga berdampak pada rumah tangga,"kata Nasir, Kamis (14/2/2019).

Sekretaris Komisi A DPRD Medan yang membidangi pemerintahan ini, juga meminta agar polisi segera tanggap menindaklanjuti keluhan masyarakat. Dimana menjelang pesta demokrasi pemilihan umum (pemilu) pada April 2019 nanti, harusnya berbagai pengamanan dilakukan pihak kepolisian. Termasuk memberantas praktik perjudian berkedok warnet.

"Jangan dibiarkan praktik perjudian ini, polisi harus segera memberantasnya. Saya dapat info, judi tembak ikan di Martubung itu pindahan dari Jalan Platina. Karena diributi warga, lokasi judinya pun pindah. Hal ini harus segera ditanggapi serius oleh pihak kepolisian,''tukas politisi PKS ini.

dia juga menambahkan, judi berkedok warnet juga ada di kawasan Marelan, Pasar Satu Tengah. Tak tertutup kemungkinan, judi ini juga sudah makin meluas tak hanya di kawasan Medan Utara, namun juga di kawasan lainnya di Kota Medan.

Legislator Medan Utara ini mengingatkan agar Pemerintah Kota (Pemko) Medan turut berperan melakukan pengamanan terhadap masyarakat, dan selalu berkordinasi dengan pihak kepolisian.

"Judi itu bukan hanya toto gelap (togel) saja yang ditangkap, tapi yang berkedok permainan seperti judi tembak ikan itu juga perlu diberantas. Mereka membeli koin, lalu memulai permainan menembaki ikan. Trus, koin yang dimenangkan bisa diuangkan. Itu kan juga bentuk perjudian,"tegas Nasir seraya meminta pihak kepolisian menindak tegas segala bentuk perjudian. (maria)