Atasi Banjir Di Kawasan TB Simatupang, Pemko Medan Bangun Drainase Sepanjang 739 M

MEDAN, POC - Guna mengatasi banjir yang acap kali terjadi di kawasan Jalan TB Simatupang, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal setiap kali hujan deras turun, Pemko Medan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan membangun saluran drainase, persisnya dekat SMP Negeri 9 Medan.
Saluran drainase yang dibangun itu sepanjang 739 meter dengan lebar 2 meter. Ada dua tipe saluran drainase yang dibangun tersebut yakni tipe tertutup dan terbuka. Tipe tertutup untuk saluran drainase yang berada di pinggir  Jalan TB Simatupang, sedangkan tipe terbuka untuk drainase yang berfungsi sebagai saluran pembuangan menuju Sungai Belawan.

Menurut Kadis PU Kota Medan Khairul Syahnan, pembangunan drainase tipe tertutup dilakukan untuk mengantisipasi masuknya sampah yang akan menyebabkan terjadinya penyumbatan. ‘Walaupun tertutup namun nantinya jika diperlukan, penutup drainase tetap bisa diangkat dan dibuka guna dilakukan pembersihan sehingga air yang mengalir tetap lancar.

Drainase tipe tertutup ini, jelas Syahnan,  guna mengantisipasi kemungkinan adanya masyarakat yang membuang sampah ke dalam saluran drainase. Apalagi letaknya berada di pinggir jalan umum dan dekat sekolah sehingga  dikhawatirkan nantinya menjadi wadah tempat pembuangan sampah sembarangan.

"Di samping itu dengan ditutupnya saluran drainase yang berada di pinggir jalan, tujuannya agar masyarakat, terutama para siswa  dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk berjalan kaki sehingga merasa lebih aman dan nyaman. Sebab,  kawasan itu  sangat padat kenderaan karena berdekatan dengan Terminal Terpadu Amplas,” kata Syahnan, Selasa (15/1/2019).

Sedangkan pembangunan drainase tipe terbuka bilang Syahnan, sengaja dilakukan karena merupakan saluran pembuangan yang berasal dari Jalan TB Simatupang menuju Sungai Belawan. Selain jauh dari kediaman penduduk, juga mempermudah pengawasan  sekaligus cepat melakukan  antisipasi apabila terjadi penyumbatan sehingga tidak terjadi back water apabila hujan deras turun.

Sementara itu  Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Medan Samiun Halim mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldion S MSi MH, sebab selesainya pembangunan drainase sangat berdampak terhadap SMPN 9 Medan. Sebab, sebelum pembangunan drainase dilakukan, proses belajar mengajar terganggu  karena halaman sekolah digenangi air sehingga murid maupu para guru terkendala ketika hendak memasuki sekolah.

“Atas nama warga dan siswa, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota  dengan selesainya pembangunan drainase sehingga sekolah kami tidak tergenang air lagi, termasuk rumah warga. Dengan demikian  proses belajar mengajar tidak terganggu, murid maupun guru tidak was-was terjadinya banjir ketika hujan deras turun,” ungkap Samiun. (mar/rel)