Seminar Sehari DPRD Medan, Minim Kehadiran Dewan

MEDAN, POC- Sekretariat DPRD Medan menggelar kegiatan seminar sehari dengan mengambil tema "Memilih Wakil Rakyat Yang Menjadi Dambaan Masyarakat Kota Medan" di Medan Club, Jalan R.A Kartini, kemarin (11/12/2018).

Namun dari 50 anggota DPRD Medan hanya 8 orang anggota dewan yang terlihat hadir. Diantaranya, Bahrumsyah, Ahmad Arif, Zulkarnain Yusuf, ketiganya berasal dari Fraksi PAN.

Ada juga Herri Zulkarnain dan Burhanuddin Sitepu dari Fraksi Demokrat. Wong Cung Sen (Fraksi PDI Perjuangan),  Muhammad Nasir (Fraksi PKS) dan Sabar Sitepu (Fraksi Golkar).

Ketua Komisi A DPRD Medan, Sabar Syamsurya Sitepu mengatakan sejatinya kegiatan ini dibuka oleh Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung. Namun, yang bersangkutan berhalangan hadir.

"Semoga ada manfaat yang bisa kita ambil dari kegiatan ini," ucapnya. 

Acara ini dibuka oleh Wakil Kota Medan Drs H. Dzulmi Eldin S MSi diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Ikhwan Habibi.

"Tahun 2019 merupakan tahun politik yang tentunya dipenuhi dengan berbagai peluang dan tantangan yang tidak mudah agar kontestasi politik bisa berjalan lancar. Telah banyak analisis dan prediksi yang meramalkan tahun depan akan menjadi tahun banyak riak dan gelombang. Maka perlu berbagai upaya antisipasi dan peningkatan kewaspadaan sedari dini agar tidak kecolongan, mulai menjembatani kepentingan rakyat agar tetap menjadi subjek dalam pembangunan bukan menjadi objek,"kata walikota dalam pidato tertulisnya.

Menyoal minimnya kehadiran dewan, Ketua panitia yang juga merupakan Kabag Fasilitas Anggaran dan Pengawasan Sekretariat,Yuslizar Usman menyebutkan, pihaknya sudah menyebarkan undangan elaku Ketua Panitia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.

Selain anggota DPRD Medan, acara ini juga dihadiri sejumlah undang antara lain, akademisi, birokrasi, mahasiswa, LSM, Tokoh Masyarakat, dan lainnya.
Turut hadir dalam kesempatan itu sebagai pembicara Khairul dari Universitas Negeri Medan dan Warjio dari Universitas Sumatera Utara. (maria)