Sakit Hati Dilarang Makan, Wajah Adik Ipar Berdarah Dianiaya Abang Ipar

SUNGGAL - Dengan kondisi wajah berlumuran darah, Juwita Nova Lia Togatorop (22) warga Jalan Binjai Km 14,5 Gang Mesjid Desa sumber Melati, Diski terpaksa "menginap" di RS Bethesda. Pasalnya ia dihajar abang iparnya, Liswanto Putra Lase (27) karena melarang abangnya makan, Sabtu (15/12/2018).

"Aksi brutal penganiayaan tersebut 8 Desember 2018 lalu. Saat itu, suami korban mendapat informasi dari tetangganya telah terjadi sesuatu dirumahnya. Lalu sesampainya dirumah, ia bertemu dengan pelaku yang merupakan abangnya. Lalu suami korban disuruh ke RS Betesda," ujar Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi.

Selanjutnya, Yasir menambahkan, sesampainya suami korban di rumah sakit, ia mendapati wajah istrinya dengan kondisi berdarah-darah. Setelah dijelaskan, ternyata ia dipukuli karena melarang abang iparnya makan. "Tak terima, suami korban pun melaporkan kasu tersebut ke Polsek Sunggal. Mendapati informasi, tim Pegasus Polsek Sunggal langsung mengamankan pelaku karena massa sudah ramai dan kemudian membawa pelaku ke Mako Polsek Sunggal untuk diproses," tambahnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 354 ayat (1) subs 351 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara. "Motifnya sakit hati karena dilarang makan, kebetulan korbannya merupakan adik ipar tersangka dan mereka tinggal satu rumah," jelas Yasir mengakhiri. (rom)