Peringati Hari Cuci Tangan Sedunia, Murid SDIT UMMI AIDA Tampilkan Kepiawaian Hapal Al Quran

MEDAN, POC - Ratusan murid Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) UMMI AIDA ikut menyemarakkan perayaan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun sedunia yang diselenggarakan serentak di seluruh SD se- Kota Medan, Selasa (18/12/2018). Sementara di Kecamatan Medan Tembung, sekolah UMMI AIDA di Jalan Meteorologi ini dipercaya sebagai tuan rumah terselenggaranya program PKK tersebut.

Selain kegiatan kampanye cuci tangan pakai sabun yang dipandu oleh PKK Kota Medan, puluhan anak SD ini menghibur undangan dengan berbagai tarian dengan mengenakan pakaian daerah. Tak hanya itu, anak-anak ini juga menampilkan kepiawaiannya menghafal ayat-ayat al quran. 

Dalam sambutannya, Camat Medan Tembung Ahmad Barli Mulia Nasution mengemukakan, kegiatan cuci tangan pakai sabun digelar di sekolah dasar agar mengenalkan budaya hidup sehat sedari usia dini. "Kegiatan mencuci tangan pakai sabun ini berlangsung serentak di seluruh SD se-Kota Medan. Kegiatan ini agar mendidik anak-anak hidup dengan pola sehat dan bersih, mencuci tangan pakai sabun agar bebas dari kuman,''kata camat.

Sementara Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Maharani SH dalam sambutan tertulisnya mengharapkan, agar Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) diterapkan di sekolah melalui kampanye kepada anak-anak sekolah dasar untuk membiasakan diri mencuci tangan pakai sabun.

"Saya mengucapkan terimakasih pada camat, dinas pendidikan dan pihak sekolah yang telah membantu kami dalam melaksanakan program PKK, khususnya pada kegiatan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se-dunia,''demikian Hj Rita Maharani.

Sebelumnya, Pembina yayasan UMMI AIDA, H Abdul Kadir SH dan Ketua Yayasan, Hj Siti Aida Siregar MBA mengapresiasi kegiatan mendidik anak dengan pola hidup bersih ini diselenggarakan di sekolah mereka. "Saya apresiasi sekali kegiatan ini di sekolah UMMI AIDA. Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat bagi kita semua, anak-anak sekolah, lingkungan sekitar. Kebersihan itu adalah sebagian dari iman. Nah, dimulai dari usia dini ditanamkan pada mereka bagaimana hidup sehat. Jika sudah dewasa susah mengajarkannya,''kata H Abdul Kadir.

Begitu juga diungkapkan Hj Siti Aida. Menurutnya dengan mencuci tangan memakai sabun merupakan perilaku hidup bersih dan sehat yang terbukti dapat mencegah penyebaran penyakit-penyakit menular, seperti diare. "Ini kegiatan positif yang pantas diapresiasi. Anak-anak terlibat langsung dengan kegiatan ini, tentunya mereka lebih ingat dan paham bagaimana menerapkan pola hidup sehat,''bilang Hj Siti Aida seraya berterimakasih atas peran guru-guru yang membantu sehingga kegiatan tersebut terselenggara baik.

Acara hiburan dipandu oleh Kepala sekolah SDIT UMMI AIDA, Julhanuddin Siregar SPdI M.Sos. Penampilan pertama, senandung Al quran dari anak-anak TK dengan mengenakan baju daerah. Selanjutnya, drama musikal dan tari-tarian daerah. Mulai dari tari Karo, tari Ampar Pisang, Tor-tor dan tari jalalan. Penampilan Tahfiz Qur-an merupakan acara terakhir, perwakilan murid kelas I hingga kelas VI menunjukkan kebolehan mereka menghafal ayat-ayat Al quran.

''Kami mempunyai 2 program utama di sekolah, bukan cuma ilmu umum saja yang dikasih tapi juga agama. Pelajaran umum 50 persen dan pelajaran agama 50 persen. Kami mengharapkan anak-anak ini akan menjadi generasi yang amanah dan soleh,''kata Julhanuddin.

Perayaan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia ini ditandai dengan simulasi cuci tangan yang dilakukan oleh belasan siswa SD dan muspida. (mar)