Pemko Medan Tingkatkan Kapasitas 2001 Kepling

MEDAN, POC - Pemko  Medan meningkat kapasitas  seluruh kepala lingkungan (kepling). Langkah itu dilakukan agar kepling  dapat menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.  Sebab, kepling  merupakan elemen Pemko Medan yang sangat dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.  Oleh karenanya seluruh kepling yang ada di Kota Medan selama 4 hari  mulai 13 sampai 16 Nopember akan mengikuti peningkatan kapasitas di Taman Wisata Merci, Deli Tua.
Demikian terungkap ketika Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi membuka acara Peningkatan Kapasitas Kepling di Taman Wisata Merci, Senin (12/11/2018).  Acara pembukaan dihadiri Dandim 0201/BS Kol Inf Yuda Rismansyah, Suheri Situmorang selaku Penyuluh Ahli Madya BNN Provinsi Sumut, sejumlah pimpinan OPD, camat, lurah dan seluruh kepling di Kota Medan berjumlah 2001 kepling.
Selanjutnya Wali Kota kembali mengingatkan, seluruh kepling harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Saya tidak ingin mendengar adanya keluhan dari masyarakat, terutama menyangkut pungutan liar (pungli). Saya  tidak akan tinggal diam jika mengetahui adanya  pungli dan langsung mengambil tindakan tegas,” kata Wali Kota.
Ditegaskan Wali Kota, warning  keras ini disampaikan  karena aparatur yang bekerja tidak maksimal dan melakukan pungli tentunya berdampak buruk dengan kinerja Pemko Medan. “Jadi, saya minta saudara-saudara untuk mempersiapkan mental, disiplin dan etos kerja yang baik karena hal ini akan berdampak besar dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Pemko Medan,” ungkapnya.
Di kesempatan itu Wali Kota kembali mengingatkan agar seluruh kepling  untuk menghidupkan kembali siskamling di lingkungannya masing-masing. Sebab, siskamling merupakan gerakan kebersamaan untuk menjaga rasa aman dan nyaman di tingkat lingkungan guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas.
Sementara itu Dandim 0201/BS Kol Inf  Yuda Rismansyah sebelumnya dalam arahan singkatnya, berharap agar para peling sebagai garda terdepan Pemko Medan harus mengetahui segala bentuk ancaman yang terjadi, terutama di lingkungannya masing-masing. Di samping itu kepling juga harus  senantiasa berkoordinasi dan bekerjasama dengan aparat TNI maupun Polri. “Apabila itu tidak dilakukan kepling, maka tugas TNI dan Polri akan semakin berat,” kata Dandim. (mar/rel)