Hadiri Pembukaan MTQN XXVII, Walikota Minta Umat Islam Pedomani Alquran

MEDAN, POC - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menghadiri acara pembuka Musabaqah tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional XXVII tahun 2019  di Arena Utama (Astaka) Jalan Wiliam Iskandar, Minggu (7/10/2018) malam. Presiden Joko Widodo secara resmi membuka festival pemuliaan kitab suci Al Qur’an yang berlangsung 7-13 Oktober.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug yang dilakukan Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Hj Iriana Joko Widodo, Menteri Agama  Lukman Hakim Saifuddin dan Gubsu Edy Rahmayadi. Selain Wali Kota yang hadir didampingi Ketua TP PKK Hj Rita Maharani SH, pembukaan juga  turut dihadiri para duta besar negara sahabat serta  kepala daerah kabupaten/kota se-Sumut.
Dihadapan ribuan warga yang menyaksikan pembukaan, Presiden dalam sambutanya mengatakan,  Al-Qur'an sejak diturunkan pertama kali oleh Allah SWT sudah menjadi pedoman mulia bagi umat Islam untuk keluar dari fase kegelapan menuju fase nur atau fase yang sangat terang.
“Jadi saya mengajak kita semua agar menjadikan MTQ sebagai suntikan energi bagi umat Islam Indonesia untuk membumikan Al-Qur'an dalam dunia nyata dan membumikan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari seorang muslim,” kata Presiden.
Usai pembukaan, Wali Kota berharap pelaksanaan MTQN berjalan dengan sukses dan lancar. Diharapkannya,  MTQN dapat dijadikan wahana menumbuhkan semangat untuk membaca dan mempelajari Al-Qur’an sehingga dapat menjadi pedoman hidup dalam menghadapi derasnya  arus globalisasi.
Selain itu mantan Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Medan tersebut berharap pelaksanaan MTQN yang berlangsung selama sepekan ini, dapat mendorong komitmen semua untuk mengaktulisasikan nilai kandungan Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadikan seluruh masyarakat, terutama warga Kota Medan yang religius, harmoni dan berkarakter.
“Untuk itulah melalui moment MTQN XXVII, saya mengajak umat Islam Kota Medan agar menjadikan Al Qur’an  sebagai pedoman hidup sehari-hari sekaligus ilmu pengetahuan guna membangun Kota Medan yang religius dan bermartabat,” ungkap Wali Kota.(mar/rel)