Wali Kota Pimpin Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

MEDAN, POC - Pemko Medan gelar apel kesiapsiagaan  bencana Kota Medan di Lapangan Benteng Medan, Rabu (19/9/2018). Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi bertindak sebagai pimpinan apel. Selain siap dan sigap menghadapi  berbagai kemungkinan resiko terjadinya bencana akibat  cuaca ekstrim,  tujuan apel  digelar dalam rangka mendukung dilakukannya penataan kota guna menuju Kota Medan  yang tertib dan teratur.
Apel ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Ir Akhyar Nasution MSi,  Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Dandim 0201/BS Letkol Inf Yuda Rismansyah, Danlanud Soewondo Medan Kol Pnb Dirk Poltje Lengkey, Plh Sekda Kota Medan Wieya Al Rahman, pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan serta camat.
Selain personel, apel kesiapsiagaan juga menghadirkan peralatan yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan tersebut seperti beberapa alat berat, ambulan sampah, truk, perahu karet, sepeda motor jenis trail dan peralatan lainnya.
Setelah itu dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis rompi kepada para petugas dan bingkisan bantuan sebanyak 1500 paket  sembako.  Dalam sambutannya, Wali kota berharap pelaksanaan apel ini dapat membawa dampak positif dan membuat situasi aman terkendali sekaligus memberikan  rasa aman,  nyaman dan tertib  pada seluruh masyarakat Kota Medan.
"September ini, kita telah merasakan perubahan cuaca ekstrim  dari bulan-bulan sebelumnya. Dampaknya telah kita dirasakan dengan terjadinya banjir di beberapa titik di Kota Medan beberapa waktu lalu. Berkaitan dengan itu, tentunya diperlukan kesiagapan semua jajaran sebagai upaya pengurangan resiko bencana,” ungkapnya.
Atas dasar itulah, tegas Wali Kota, melalui apel kesiapsiagaan ini  dihimbau kepada semua pihak untuk dapat mengoptimalkan upaya mitigasi bencana bukan hanya pada masa terjadinya bencana namun juga secara priodik sebagai upaya pengurangan resiko bencana di Kota Medan.
“Jadi melalui apel kesiapsiagaan ini, saya mengajak semua untuk dapat merapatkan barisan, meningkatkan koordinasi secara terencana dan terpadu serta berkesinambungan agar semua pihak mampu bekerjasama dan berperan secara maksimal sesuai dengan kapasitasnya masing-masing dalam  menghadapi cuaca ekstrim.(mar/rel)