Wali Kota Harapkan AMPHURI Jalankan Kepercayaan Jamaah

MEDAN, POC - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menggelar jamuan  makan siang dengan seluruh peserta  Musyawarah Kerja Nasional Asosiasi  Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (Mukernas AMPHURI) di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Jumat (28/9/2018).  
Jamuan makan siang turut dihadiri Ketua Umum Dewan Pusat AMPHURI H Asmoro SE MM, Ketua DPD AMPHURi Sumut H Maulana Andi Surya LC MA, sejumlah pimpinan organisasi pimpinan daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan serta  seluruh pengurus DPP dan DPD AMPHURI, termasuk salah satunya dari Kota Madinah, Arab Saudi.
“Sebailknya  jika amanah para jamaah baik haji maupun umroh, insya Allah saudara sekalian akan memperoleh kehinaan di dunia dan akhirat kelak. Sudah banyak kita lihat contoh di sekitar kita dimana para pengusaha haji dan umroh yang awalnya memiliki bisnis lancar dan bagus namun akhirnya tergelincir  dalam kehinaan karena tidak kuat menghadpi godaan duniawi,” kata Wali Kota dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Kabag Agama Setdako Medan Adlan.
Oleh karenanya Wali Kota berharap agar hal itu tidak terjadi dengan para pengusaha haji dan umroh yang tergabung dalam AMPHURI.  Mereka, tegas Wali Kota, harus menjalankan amanah dan kepercayaan yang diberikan para jamaah dengan sebaik-baiknya. Jika itu dilakukan, Wali Kota optimis  usaha mereka akan terus maju dan berkembang.
Sementara itu Ketua Umum Dewan Pusat AMPHURI H Asmoro SE MM menyampaikan aprasa terima kasih dan apresiasinya atas jamuan makan siang yang digelar Wali Kota. Selama ini setiap kali AMPHURI menggelar kegiatan di Kota Medan, jelas Asmoro, Wali Kota selalu mendukungnya.
Kepada Kabag Agama yang mewakili Wali kota, Asmoro mengatakan, AMPHURI dilahirkan oleh pemerintah dan menjadi anak kandung Kementrian Agama Republik Indonesia. “Kami merupakan asosiasi pengusaha penyelenggara haji dan umroh terbesar saat ini dari seluruh asosiasi yang ada di Indonesia. Selama ini pun tidak pernah ada pengusaha penyelenggara haji dan umroh yang tergabung dalam AMPHURI  bermasalah sehingga merugikan jamaahnya,” tegas Asmoro.(mar/rel)