Pemko Medan Susun Jakstrada Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Pemko Medan Susun Jakstrada Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
MEDAN, POC - Pemko Medan kini tengah menyusun kebijakan strategis dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga. Langkah itu dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi persoalan sampah di Kota Medan. 
Demikian terungkap dalam pertemuan Penyusunan Kebijakan Strategi Daerah (Jakstrada ) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan  Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga Kota Medan di Ruang Rapat III Balai Kota Medan, Jumat (14/9/2018). Sebagai pemateri  Dr H Indra Utama SE MSi selaku Ketua IKA Program Studi  PSDA dan Lingkungan Universitas Sumatera Utara (USU) dan juga Tim Ahli Penyusunan Jakstrada  Provinsi Sumut.
Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi yang membuka pertemuan itu mengatakan, Jakstrada merupakan bagian dari strategi umum Pemko Medan dalam penanganan masyarakat sehingga menjadi efektif, efisien dan memberikan manfaat. Oleh karenanya Wakil Wali Kota saagat mengapresiasi pertemuan yang digagas Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan tersebut.
“Peranan masyarakat sangat penting untuk mendukung suksesnya pengelolaan sampah. Apalagi kalau masyarakat melaksanakan ajaran agama Islam bahwasannya kebersihan adalah sebagian dari iman,” kata Wakil Wali Kota.
Dia menambahkan perlu juga dilakukan perubahan mindset (pola pikir) masyarakat sehingga mau menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kemudian sampah rumah tangga yang ada agar diberi wadah dan diletakkan di depan rumah, dipastikan petugas kebersihan akan mengangkutnya. “Jadi  jangan biarkan sampah berserak maupun dibuang ke parit atau sungai," pesan Akhyar.
Direncanakan, sistem pengelolaannya akan dilakukan dengan mengacu metode 3R yaitu Reduce, maksudnya mengurangi sampah dengan mengurangi pemakaian barang atau benda yang tidak terlalu dibutuhkan. Kemudian Reuse yakni memakai dan memanfaatkan kembali barang-barang yang sudah tidak terpakai menjadi sesuatu yang baru. Serta Recycle yaitu mendaur ulang kembali barang lama menjadi barang baru.  “Saya berharap  pengelolaan sampah dengan sistem seperti ini  akan lebih baik dan memberikan manfaat,” harapnya. (mar/rel)