Wow!!! Pria 60 Tahun Ini Murid Angkatan Pertama STTSI

MEDAN, POC - Usianya tak lagi muda, namun semangatnya untuk belajar tentang teknologi khususnya Handphone masih sangat tinggi. Untuk melepaskan keingintahuannya, warga asal Kota Batu ini pun bertekad menuntut ilmu di Sekolah Teknisi Telepone Seluler Indonesia (STTSI) Jalan Manyar Kertoarjo V No. 2 Mojo - Gubeng - Surabaya, Jawa Timur. Pria paruh baya ini dikenal bernama Pak Jihad.

"Tujuan Pak Jihad ikut pelatihan tehnisi Handphone untuk menyalurkan hoby elektronika dan menjawab keingintahuannya tentang dunia tehnologi telepon selluler yang terus berkembang," ungkap salah seorang pengajar di Sekolah Teknisi Telepone Seluler Indonesia (STTSI), Yongky Felaz kepada wartawan Barometeronlinesumut.com, Jumat (10/8/2018).

Yongky menjelaskan bahwa Sekolah Teknisi Telepone Seluler Indonesia (STTSI) merupakan satu-satunya tempat pelatihan untuk masyarakat yang ingin menjadi tehnisi Hp professional, beneran, bukan abal abal. Selain itu, dengan belajar di STTSI maka para lulusan pun akan terbuka luas peluang nya sampai memiliki legalitas profesi resmi," jelasnya.

Di STTSI, tenaga pengajarnya adalah praktisi-praktisi yang telah belasan tahun berpengalaman dalam bidang Handphone, bahkan telah diakui sebagai instruktur senior nasional bahkan manca negara.

"Pengajarnya juga telah memiliki sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), lembaga kami juga berijin resmi dalam penyelenggaran pelatihan teknisi HP. Dan kami sering sekali dipercaya untuk menangani berbagai program pelatihan teknisi HP kepada anak jalanan, ex-napi, kepemudaan, pengangguran di berbagai program pemerintah Kota dan kabupaten. Selain itu STTSI membuka kepada umum peluang seluas- luasnya untuk para generasi muda yang serius ingin terampil dalam reparasi Hp. Silahkan ikut sekolah kami (STTSI), informasi lebih lanjut bisa diakses ke website kami di gsmnetindo.com" ajak Yongky Felaz.

Yongky berharap ada pemuda-pemudi bangsa Indonesia yang meniru semangat Pak Jihad untuk belajar hal baru yang bermanfaat dan berpeluang mendapatkan penghasilan.

"Saya harap anak muda bisa meniru semangat Pak jihad untuk mempersiapkan masa depannya," harapnya mengakhiri. (Ivan)