Perpisahan Maut Mahasiswa UMN, 4 Orang Hilang di Sungai Asahan

ASAHAN, POC - Rekreasi rombongan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Muslim Nusantara (UMN) sebagai ajang perpisahan di pemandian Sungai Asahan (Bedeng) tak nyana berujung duka, Rabu (8/8/2018).
Lima orang hanyut, namun hanya satu yang ditemukan. Sementara 4 lainnya, 3 mahasiswi dan seorang pelajar hingga malam hari belum juga ditemukan.
Informasi yang diperoleh, sebelum peristiwa naas ini terjadi, rombongan yang berjumlah 14 orang, 8 diantaranya mahasiswa dan 6 masyarakat Siumbut Umbut Kisaran pergi menuju lokasi wisara pemandian Bedeng di Dusun III, Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan dengan menggunakan pick up BK 9504 VM. Rombongan mahasiswa KKN ini bermaksud rekreasi perpisahan lantaran tugas mereka sudah selesai di Kelurahan Umbut umbut.
Informasi dari warga sekitar, berselang 30 menit mandi, tiba-tiba dua orang dari rombongan itu hanyut terbawa arus sungai Asahan. Tiga temannya coba menolong. Naas, ketiganya malah ikut terbawa derasnya air sungai. Adlin (35) warga setempat yang melihat kejadian dari jarak kurang lebih 150 meter langsung memberikan bantuan dan berhasil menyelamatkan satu orang yang hanyut bernama Fandi Ahmad Siregar. Namun 4 lagi yang terbawa arus tak berhasil ditemukan. Mereka yakni, Maya Daulay (21), mahasiswi, warga Tembung Deliserdang, Maulidia Batubara (21) mahasiswi, warga Tembung Deliserdang, Dwihadi Mahendra (21) mahasiswa, warga Sumatera Barat dam seorang pelajar usia 14 tahun, Fery, warga Kelurahan Siumbut-umbut Baru Kisaran.

"Hanya satu orang yang berhasil ditemukan, 4 lagi hilang,"ujar warga sekitar.

Hingga Rabu malam sekitar pukul 21.40 wib, pihak BPBD Asahan bersama tim Basarnas di Tanjungbalai yang sudah menerima laporan belum juga sampai di lokasi kejadian untuk membantu pencarian korban hanyut tersebut.

“Untuk sementara hanya warga masyarakat dengan peralatan seadanya membantu menyisir tepian sungai Asahan ini untuk mecari korban tersebut” kata warga. (maria)