Pemko Medan Raih Opini WDP

MEDAN, POC - Pemko Medan mendapat penilaian opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sumut atas hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017, Senin (6/8/2018). Belum lengkapnya pendataan aset yang dilakukan menjadi salah satu penyebab Pemko Medan belum mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).


Hal ini terungkap ketika Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Sekda Kota Medan Ir H Syaiful Bahri Lubis MM menerima hasil pemeriksaan LKPD Tahun Anggaran 2017 dari Kepala BPK Perwakilan Sumut Vicentia Ambar Wahyuni di Auditorium BPk Perwakilan Sumut Jalan Imam Bonjol Medan.


Selain Pemko Medan, hasil pemeriksaan LKPD juga diberikan Kepala BPK Perwakilan Sumut kepada Ketua DPRD Medan Jhon Henry Hutagalung diwakili Wakil Ketua DPRD Medan H Iswanda Nanda Ramli. Usai menerima hasil pemeriksaan LKDP tersebut, Pemko Medan diharapkan dapat menindaklanjuti apa yang menjadi kendala sehingga gagal mendapatkan opini WTP.


Ditemui usai acara, Sekda Kota Medan mengatakan belum berhasilnya Pemko Medan mendapatkan opini WTP karena masih ada yang harus dilakukan perbaikan terkait masalah aset. Dikatakan Sekda, aset yang dimiliki Pemko Medan sampai saat ini belum terdaftar dengan baik dan lengkap.


“Inilah yang menjadi persoalan sehingga kita belum mendapatkan opini WTP. Masih ada dokumentasi pencatatan aset itu kurang lengkap, padahal itu harus lengkap.  Itu tidak terlepas dari masa lalu, bukan kesalahan orang yang sekarang. Jadi kita akan terus melakukan perbaikan dan mencari dokumen untuk melengkapinya,” kata Sekda.


 Selanjutnya mantan Kepala Bappeda Kota Medan itu menambahkan, apa yang menjadi kekurangan dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukana uditor BPK Perwakilan Sumut akan terus ditindaklanjuti. “Dengan kemauan dan kerja keras dari seluruh jajaran Pemko Medan serta bimbingan penuh dari BPK Perwakilan Sumut, kekurangan itu akan kita penuhi.  Insha Allah tahun depan kita mendapat penilaian opini WTP,” kata Sekda. (maria)