Nginap di Sel, Preman Pasar Aksara Baru "Lemas" di Satreskrim Polrestabes Medan

Nginap di Sel, Preman Pasar Aksara Baru "Lemas" di Satreskrim Polrestabes Medan
MEDAN, POC - Keresahan puluhan pedagang pasar Aksara Baru dari gangguan premanisme akhirnya telah berakhir. Ridwan (35) warga Jalan Pancing yang disebut-sebut preman Aksara Baru ditangkap petugas Satreskrim Polrestabes Medan. Dia pun terlihat tertunduk lesu usai digiring ke Mako Polrestabes Medan, Senin (27/8/2018).

"Semalam ditangkapnya pelaku bang, sekitar jam 09.00 WIB. Sekarang di Mako Polrestabes Medan," ujar salah seorang pedagang sekaligus pengelola Pasar Aksara Baru, Erikson.

Erikson berharap agar pihak Kepolisian segera menangkap rekan pelaku, SENA (45) yang turut melakukan pengerusakan di Pasar Aksara Baru.

"Kami harap Bapak Polisi segera menangkap rekan  pelaku Sena yang kerap melakukan pengerusakan," bebernya.

Dilokasi berbeda, pengelola Pasar Aksara Baru, Ir JRM Tambunan mengucapkan terima kasih atas tindakan tegas Satreskrim Polrestabes Medan.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto yang telah mengatensi menangkap preman pasar Aksara Baru," ucapnya.

Ketika dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha dengan tegas akan memberantas preman di Pasar Aksara Baru.

"Akan kita gass...tenang aja," tegasnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, Puluhan para pedagang Pasar Aksara Baru resah, pasalnya usaha mereka kerap diganggu dan dilempari preman Aksara, Ridwan Cs (35) warga Jalan Pancing Medan. Pelaku mengganggu pedagang disebut-sebut karena tidak diberikan "upeti". Ironisnya, saat ini pelaku mengancam akan menutup akses jalan pasar Aksara Baru hingga ditakutkan akan terjadi keributan dengan pedagang, Jumat (24/8/2018).

Menurut informasi, aksi brutal pelaku telah berulangkali terjadi. Pelaku merupakan 1 keluarga dan tinggal disekitar pasar Aksara. Akibat aksi brutal tersebut, banyak fasilitas Pasar Aksara Baru rusak hingga para pedagang mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Merasa resah, pedagang pun melaporkan aksi brutal pelaku ke Polresrabes Medan. Namun hingga sekarang belum ada tindak lanjut dari Polrestabes Medan.

Salah seorang pedagang, ES berharap agar pihak Kepolisian segera menangkap pelaku. " Tolong kami pak Polisi, kami mau cari makan," jeritnya.

Salah seorang pengelola Pasar Aksara Baru, yang mewakili para pedagang, Erikson Simangunsong mengatakan kejadian pengerusakan yang dilakukan pelaku telah berulangkali dilakukan.

" Ada aja tingkah pelaku yang merupakan 1 keluarga itu, seperti membanting meja, kursi, melempar para pedagang dengan batu, melempar atap pasar Aksara Baru hingga mengganggu para pedagang sekitar rumahnya," ujarnya.

Erikson menambahkan, saat ini pelaku mengancam para pedagang akan menutup akses keluar masuk jalan ke Pasar Aksara Baru hingga memicu kemarahan para pedagang Pasar Aksara Baru.

"Para pedagang sudah banyak gak sabar lagi bang, takutnya kalau dibiarkan akan terjadi keributan. Kasus ini sudah kami laporkan ke Satreskrim Polrestabes Medan dengan No. STPL/1704/K/VIII/2018/SPKT RESTABES MEDAN," terangnya.

Lalu, Erikson berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku pengerusakan yang merupakan 1 keluarga tersebut.

"Kami harap pelaku segera ditangkap, sudah jualan sepi, diganggu lagi para pedagang," harapnya mengakhiri. (rom)