Bayek : P3TM Anak Main PD Pasar

Bayek : P3TM Anak Main PD Pasar
MEDAN, POC - Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya dinilai merupakan sosok yang harus bertanggung jawab pasca diamankannya Kepala Pasar Marelan Alim Syahputra dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh tim reskrim Mapoldasu.
Hal itu ditegaskan Anggota DPRD Medan, Mulia Asri Rambe pada wartawan mengomentari penangkapan tersebut, Jumat (24/8/2018). "Kita apresiasi kinerja tim Poldasu yang akhirnya bekerja menindaklanjuti keluhan pedagang Marelan. Tapi kita harapkan juga, penyelidikan diusut tuntas hingga ke akar. Sebab ini kan tak mungkin dilakukan perorangan, pasti ada kerjasamanya,"ujar pria yang akrab disapa Bayek ini.
Lanjutnya lagi, permasalahan Pasar Marelan telah berulangkali dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi C DPRD Medan. Berulangkali pedagang mengeluhkan  harga kios yang dijual oleh Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Marelan (P3TM) sangat mahal hingga mencapai Rp 40 jutaan per kios. Bahkan harga kios tak mengikuti instruksi dari surat edaran Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan.
"Semoga penyelidikan nanti mengungkap siapa para pemain yang membuat pedagang resah. Dan sebenarnya sosok yang paling bertanggung jawab itu Dirut PD Pasar. P3TM ini hanya anak main saja, dalang-dalangnya oknum di PD Pasar,"tegas Sekretaris Komisi C DPRD Medan ini.
Bayek menduga kejahatan ini terorganisir dan sudah berlangsung lama. "Ini kejahatan luar biasa,  sudah jelas TSM (terstruktur, sistematis dan masif). Kejahatan yang sudah melanggar HAM (Hak Azasi Manusia). Setiap hari pedagang diminta bayar, bahkan terkadang tak menggunakan karcis. Kemana uang yang selama ini diambil dari pedagang? Tolong diusut kemana penyaluran dana ini,"tegas politisi Golkar yang vokal menyoroti Pasar Marelan ini.
Selayaknya PD Pasar melindungi dan membina pedagang tradisional, bukan malah bersikap sebaliknya. "PD Pasar itu kan ibarat orangtua yang mengayomi anak-anaknya. Pedagang itu anak-anaknya. Ketika mereka diganggu, PD Pasar harus segera bertindak, bukan malah diam kayak gini dan membiarkan pedagang diperas. Nah dari situ saja kita bisa dapat gambaran, ada apa dengan PD Pasar?"tukasnya berharap atas kasus ott ini, walikota mengevaluasi kinerja Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya. (maria)