Wali Kota Lepas 389 Calhaj Kloter 7 di Asrama Haji

MEDAN, POC - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi melepas keberangkatan  389 orang calon jemaah haji asal Kota Medan yang tergabung dalam kelopok terbang (Kloter) 7 di Asrama Haji Jalan AH Nasution Medan, Sabtu (28/7/2018) malam. Selain calhaj Medan, Kloter 7 juga berasal dari sejumlah wilayah di Sumatera Utara seperti Asahan, Binjai, Deli Serdang, Tebing Tinggi, Mandailing Natal dan Tanah Karo.


Pelepasan keberangkatan ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih dan surar-surat kepercayaan yang dilakukan Wali Kota didampingi Kakan Kemenag Kota Medan Al Ahyu, Asisten Pemerintahan Setdakot Medan Musadad Nasution, Kabag Agama Adlan, Camat Medan Polonia Ali Nafiah serta Kabag Humas Ridho Nasution.


Diungkapkan Wali Kota, jumlah calhaj asal Kota Medan tahun ini sebanyak 2.407 orang. Mereka selanjutnya tergabung dalam sejumlah kloter yang berangkat menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Kuala Namu International Airport (KNIA). Sebelum melepas keberangkan calhaj asal Medan yang pertama ini, Wali Kota mengaku Pemko Medan melalui organisasi perangkat daerah (OPD)  telah melakukan persiapan.


"Jangan pikirkan rumah maupun keluarga yang ditinggalkan, sebab saya sudah mengistruksikan kepada seluruh camat, lurah dan kepling untuk mengawasi serta menjaga rumah maupun keluarga yang ditinggalkan para calhaj. Jadi fokus dan khusyuklah dalam menjalankan ibadah haji," kata Wali Kota.


Terakhir, Wali Kota  mengingatkan agar seluruh calhaj untuk menjaga kesehatannya masing-masing. Sebab, dituntut fisik dan tubuh yang bugar agar dapat melaksanakan semua rukun ibadah haji. Ditambah lagi,  cuaca di Tanah Suci berbeda dengan di Tanah Air sehingga harus dapat disikapi oleh para calhaj. “Jika merasa tubuh tidak enak, segera laporkan kepada petugas keloter  guna mendapatkan perawatan dari dokter maupun petugas medis,” pesannya.


Di Kloter 7 yang dilepaskan Wali Kota tersebut, calhaj asal Kota Medan sebanyak 366 orang. Kemudian 5 calhaj dari Asahan, Binjai 2 orang, Deli Serdang 7 orang, Tebing Tinggi, Mandailing Natal dan Tanah Karo masing-masing 1 orang.  Ada 2 calhaj  asal Medan yang gagal berangkat dalam Kloter 7 yakni Yuliar Muhammad Ilyas (66) dan Abdul Gani Muhammad Yatim (72) karena sakit. (mar/rel)