Buka PPSS, Gubsu Harap Kualitas Seni Budaya Lokal Semakin Meningkat

Buka PPSS, Gubsu Harap Kualitas Seni Budaya Lokal Semakin Meningkat
MEDAN, POC- Selain terjalinnya silaturahmi seni antar perserta semakin erat, Pameran dan Pergelaran Seni Sumatera (PPSS) 2017 dapat memberi akses yang positif dalam memberi dukungan yang nyata bagi peningkatan kualitas potensi seni budaya lokal.

“Semoga silaturahmi seni ini terus terjalin lebih erat dan berkesinambungan dalam memperkokoh wilayah regional Sumatera dalam peta budaya bangsa,”harap Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi saat membuka PPSS 2017 di Taman Budaya Sumatera Utara Jalan Perintis Kemerdekaan Medan Jumat (17/11/2017).

Oleh karenanya Gubsu mengucapkan terimakasih atas kepercayaan menjadikan Sumatera Utara sebagi tuan rumah penyelenggaraan PPSS tahun 2017.

“Saya ucapkan selamat datang para peserta PPSS se Sumatera dan dari kementerian pendidikan dan kebudayaan RI serta tamu kehormatan dari negara sahabat,”ujar Erry.

Diterangkan Gubsu, sebagai agenda tahunan tetap Taman Budaya Se Sumatera yang berskala regional  PPSS diikuti 9 Provinsi antara lain, NAD, Sumbar, Jambi Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung. Adapun maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan PPSS antara lain sebagai barometer pembinaan dan pengembangan kesenian di wilayah Sumatera dan meningkatkan apresiasi seni sekaligus forum komunikasi seniman wilayah Sumatera.

Perhelatan besar ini lanjut Gubsu hendaklah dapat diposisikan dan diberdayakan sebagai media edukaitf bagi generasi  muda, menjadi bagian yang strategis dari mata rantai ekonomi kreatif kerakyatan, sehingga bermuara pada kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat seni di wilayah regional Sumatera. Oleh karena itu perlu kiranya diperkirakan rumusan-rumusan evaluatif, agar ditemukan tapak dan jejak momentum yang monumental di setiap penyelanggaran PPSS di setiap tahunnya.

Lebih lanjut dikatakannya, perhelatan seni budaya yang berskala regional seperti halnya PPSS merupakan amanah yang harus dijunjung tinggi karena berkontribusi bagi pembangunan seni budaya bangsa dan peningkatan citra wilayah dan juga sebagai karakter bangsa ditengah lajunya transformasi dan informasi global dan pertarungan nilai-nilai secara universal.

“Sebagai institusi yang menempati posisi sebagai fasilisator dan dinamisator pembangunan bidang seni budaya, Taman Budaya memiliki peran penting dan strategis dalam pola pembangunan seni budaya di daerah. Taman  budaya juga sebagai sentra kesenian di daerah, yang merupakan jendela budaya yang dapat dijadikan sebagai tolak ukur pembangunan masyarakat seni di wilayahnya,”pungkasnya. (Maria)