Warga Medan Dihimbau Waspadai Cuaca Ekstrem

Warga Medan Dihimbau Waspadai Cuaca Ekstrem
MEDAN, POC- Walikota Medan H.T dzulmi Eldin mengimbau masyarakat untuk waspada saat terjadi cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah ibu kota Provinsi Sumut itu yang selama beberapa pekan terakhir suhu udara pada siang hari bisa mencapai 34 derjat Celcius dan menjelang petang hingga malam hari terjadi hujan deras disertai angin kencang.

“Dampak cuaca ekstrim ini juga rawan mengakibatkan kebakaran, banjir dan lain sebagainya sehingga perlu segera dilakukan langkah antisipasi,” katanya, melalui siaran pers Humas Sekretariat Daerah Kota Medan yang dilansir, kemarin.

Untuk menyikapi suhu yang dominan cukup terik, Walikota mengajak warga untuk memperbanyak mengkonsumsi air putih guna menghindari terjadinya dehidrasi dan memakan makanan yang tinggi kadar airnya, seperti buah-buahan dan sayur mayur.

Selain itu, dia juga mengimbau warga sebaiknya membatasi aktivitas di luar ruangan/rumah pada saat cuaca panas.

Selain itu, BMKG juga memprediksi curah hujan ekstrem ini tergolong besar. “Uap panas tersebut akan terkumpul pada siang hari, lalu jika sudah cukup, hujan akan turun. Jadi, jangan kaget jika pada siang hari cuaca panas, lalu malamnya tiba-tiba hujan deras,” kata Sri.

Terkait dengan seringnya terjadi hujan pada sore hingga malam hari yang disertai angin kencang, Walikota mengingatkan kepada warga agar berhati-hati pada saat keluar rumah dan menghindari atau menjauhi jalan yang ada pohon-pohon tinggi.

Sebab, lanjutnya, curah hujan yang relatif deras disertai angin kencang rentan memicu terjadinya pohon tumbang.

Dalam upaya mengantisipasi pohon tumbang. Eldin minta kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemko Medan agar senantiasa memeriksa kondisi pohon-pohon yang ada di Kota Medan, terutama di pinggir jalan.

Dia juga minta Dinas Kebersihan dan Pertaman setempat melakukan pemangkasan pohon-pohon dan memeriksa kondisi fisik papan reklame di sepanjang pinggiran ruas jalan raya, guna mengantisapasi kemungkinan tumbang jika diterpa angin kencang.

“Petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan harus secara rutin melakukan pemeriksaan terhadap kondisi papan reklame. Jika ditemukan ada yang keropos, segera berkoordinasi dengan pemilik papan reklame untuk mengatasinya. Jangan sampai papan reklame itu tumbang sehingga masyarakat dirugikan,” ujarnya.

Khusus kepada camat dan lurah, Eldin minta agar selalu siaga menyikapi perubahan cuaca di wilayahnya masing-masing.

“Apabila terjadi banjir, segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah Kota Medan untuk segera memberikan bantuan dan pertolongan kepada warga yang menjadi korban,” ujar dia.

Sementara, untuk mencegah kemungkinan terjadi luapan air dari saluran drainase atau parit saat turun hujan, Walikota mengimbau warga setempat agar tidak membuang sampah sembarangan. (maria)