Masyarakat Bayar PPJ, Lampu Jalan Tetap Gulita

Masyarakat Bayar PPJ, Lampu Jalan Tetap Gulita
MEDAN, POC- Persoalan lampu jalan di Kota Medan merupakan persoalan lama yang tidak kelar juga hingga kini. Meski masyarakat bayar Pajak Penerangan Jalan (PPJ), namun kondisi jalan tetap gulita akibat banyak lampu jalan yang rusak.

Anggota DPRD Medan Parlaungan Simangunsong ST menyayangkan, Pemko Medan Pemko Medan pada 2017 ini tidak ada mengganggarkan dana pemeliharaan lampu jalan dari hasil retribusi rekening listrik masyarakat.

"Masyarakat harusnya menikmati lampu penerangan jalan karena pada dasarnya mereka sudah membayar Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar 7 persen dari pembayaran rekening listrik setiap bulannya,"ujar Parlaungan Simangunsong pada wartawan , Selasa (17/10/2017).

Disebutkannya, masalah lampu jalan merupakan tanggungjawab Pemko Medan dan harusnya dianggarkan setiap tahunnya baik pemeliharaan dan pemasangan baru. * Dari PPJ 7 persen itu, ada keuntungan Pemko Medan. Jadi Pemko Medan juga secara moral harus bertanggungjawab kalau ada lampu jalan yang mati,"bilang anggota Komisi D ini.

Lanjutnya lagi, masalah matinya lampu jalan bisa disebabkan beberapa faktor. Diantaranya, kehilangan material, kerusakan jaringan, kabel, pencurian dan perusakan yang sengaja dilakukan oknum tak bertanggung jawab.

Politisi Partai Demokrat itu menyarankan agar Pemko Medan memberdayakan kepala lingkungan (Kepling) untuk memantau di lapangan bila ada pekerjaan dari PLN atau pihak ketiga yang disuruh PLN. Selain itu material yang digunakan harus berstandar SNI, karena bisa saja ada oknum yang nakal mempergunakan material non SNI sehingga berakibat banyak rusak lampu jalan.

"Dinas Kebersihan dan Pertamanan harus ada membuat lampu jalan baru untuk mememuhi kebutuhan penerangan masyarakat. Saat ini kerusakan lampu jalan di Medan diperkirakan mencapai 30 persen," sebut Ketua AKLI Sumut itu.

Sistem pemeliharaan hendaknya diubah, artinya kalau ada lampu yang padam, segera diperbaiki, jangan menunggu banyak yang rusak baru diperbaiki. Saat ini, pemeliharaan lampu jalan dilakukan secara swakelola oleh dinas yang bersangkutan.

"Untuk itu, anggaran pemeliharaan sudah ditampung di P-ABPD 2017 sebesar Rp 12 miliar. Dinas terkait harus memprogramkan biaya penambahan dan pemeliharaan agar seluruh lampu jalan di Medan bisa nyala dan terpelihara,"himbaunya..

Dari PPJ yang disampaikan masyarakat, diperkirakan Rp 20 miliar perbulan sehingga pertahun mencapai Rp 240 miliar,. "Setidaknya untuk anggaran pemeliharaan lampu jalan disisihkan 40 persennya," ujarnya lagi.

Sementara itu, Kadis Kebersihan dan Pertamanan HM Husni saat dikonfirmasi usai paripurna kemarin mengatakan, pihaknya di tahun ini hanya mendapatkan anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk pemeliharaan dan peremajaan lampu jalan di Kota Medan.

Disebutkannya, anggaran itu sangat kecil, namun dia memastikan akan menganggarkan dana lebih besar pada tahun 2018 agar semua lampu jalan bisa diperbaiki.

Namun saat ditanya kenapa tidak di tahun ini dilakukan perbaikan dan peremajaan, Husni beralasan masih baru bertugas di Dinas Kebersihan dan Pertamanan. "Program yang ada sekarang bukan saya yang menyusunnya," kata Husni. (maria)