KNPI Minta IAA Cabut Penghargaan pada Pemko Medan

KNPI Minta IAA Cabut Penghargaan pada Pemko Medan
MEDAN, POC- Massa Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Medan berunjuk rasa di Gedung Balaikota Medan meminta IAA mencabut penghargaan yang diberikan pada Walikota Medan, Senin (16/10/2017).

Pengurus KNPI Kota Medan mulai menggoyang-goyang pagar Balaikota karena karena tidak mendapat tanggapan dari Walikota Medan, T Dzulmi Eldin. Puluhan masa KNPI meributi rusaknya infrastruktur jalan, dan menumpuknya sampah di Kota Medan.

"Karena kota ini kondisinya semakin semrawut, kami meminta Indonesia Attractiveness Award (IAA) mencabut penghargaan yang telah diberikan pada walikota. Kami menilai, penghargaan itu tidak tepat sasaran," kata pengurus KNPI Kota Medan, Effendi Kardo Naibaho.

Ia mengatakan, harusnya IAA sebelum memberi penghargaan turun langsung ke Kota Medan. Sehingga penilaian yang diberikan IAA benar-benar objektif.

"Karena walikota dan wakilnya tidak mampu membenahi Kota Medan, kami minta keduanya segera mundur dari jabatan. Kami meminta agar keduanya ditangkap saja," ungkap massa KNPI.

Saat massa menggoyang-goyang pagar, petugas kepolisian tampak bersiaga di halaman dalam  balaikota. Sementara sejumlah PNS hanya bisa menontoni aksi ini dari dalam kantornya.

Tak hanya diributi masa KNPI, kegagalan kinerja Walikota Medan, T Dzulmi Eldin dan Wakilnya, Akhyar Nasution juga dikiritisi Presiden RI Joko Widodo. Jokowi mengultimatum Eldin agar segera memperbaiki jalan yang rusak. (maria)