Gawat!!! Terowongan Jalan Emas Dipenuhi Air hingga 2 Meter

Gawat!!! Terowongan Jalan Emas Dipenuhi Air hingga 2 Meter
MEDAN, POC- Tingginya intensitas hujan di Kota Medan, membuat beberapa kawasan di Kota Medan digenangi air. Salah satu kawasan yang terparah digenangi air yakni kawasan Jalan Emas persisnya terowongan lintasan kereta api. Badan jalan tersebut dipenuhi air hingga setinggi 2 meter.

"Baru kali ini terowongan ini dipenuhi air, hingga 2 meter, sebelumnya kalau pun hujan deras paling air tingginya sebatas betis," ungkap Awi, salah seorang warga Jalan Emas, Medan, Jumat (13/10/2017).

Tingginya air yang membanjiri badan jalan itu, banyak kendaraaan baik roda dua maupun empat terpaksa memutar arah memilih jalan lain. "Terpaksa saya harus memutar karena tinggi kali airnya, gak mungkin dilintasi," ungkap Adi, karyawan Yang Lim Plaza.

Adi ungkapkan, baru kali ini airnya yang membanjiri jalan itu tinggi hingga sampai kebantaran rel dan meluber hingga ke badan Jalan Wahidin. "Biasanya kalau deras airnya hanya setinggi betis. Namun kali ini. Katanya luar biasa air yang membanjir terowongan itu," katanya.

Diketahui, intensitas hujan yang cukup tinggi selama dua hari ini yang menyebabkan parit besar yang berdampingan dengan sekolah WR Supratman meluber ke terowongan.

Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PDI Perjuangan, Boydo HK Panjaitan mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi Kota Medan saat ini.

Boydo menunjukkan kekesalannya, terkait carut marutnya kinerja Dinas PU selama tahun 2017. Padahal dikatakannya setiap tahunnya anggaran selalu dinaikkan untuk perbaikan insfraktruktur. "Pada hal setiap tahunnya anggaran selalu dinaikkan untuk pembangunan infrastruktur. Pada tahun 2017 ini anggarannya dinaikan mencapai Rp 300 miliyar. Namun Dinas PU tidak menunjukkan kinerja yang baik untuk menunjang program Walikota Medan," ungkapnya.

Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil I itu, mengatakan, sudah banyak warga Kota Medan mengeluh terkait pembangunan insfraktruktur carut marut itu. "Sudah banyak warga Kota Medan yang mengeluh terkait insfraktruktur dikerjakan Dinas PU itu," ujarnya.

Untuk itu, Bendaha DPC PDI Perjuangan Kota Medan meminta Walikota Medan segera lakukan evaluasi terkait kinerja Kadis PU Kota Medan yang tidak mampu mengatasi persoalan infrastruktur di Kota Medan.

"Sudah seharusnya Walikota Medan lakukan evaluasi kinerja Kadis PU Bina Marga Kota Medan itu, kalau perlu ganti saja," tegas Boydo.

Boydo, berharap Walikota Medan  untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur seluruhnya pada akhir tahun 2017 ini sesuai dengan janjinya untuk membangun insfrastruktur di Kota Medan. "DPRD akan menagih janji walikota itu pada akhir tahun 2017", ujarnya.(maria)