172 Lulusan D3 Teknik Informatika dan Manajemen Informatika AMIK MBP di Wisuda

172 Lulusan D3 Teknik Informatika dan Manajemen Informatika AMIK MBP di
Wisuda
MEDAN, POC- Lulusan sebuah perguruan tinggi tidak boleh hanya mengandalkan ijazah yang didapatkan pada saat  wisuda. Akan tetapi harus siap bersaing dan berkompetisi dengan lulusan perguruan tinggi lainnya.

"Saya ingin wisudawan yang diwisuda ini untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan diri agar lebih kreatif dan inovatif. Karena, hal itu sudah menjadi tuntutan dan kebutuhan di dunia kerja," kata Direktur Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Medan Business Polytechnic (AMIK MBP) Medan Sariadin Siallagan ST MCs pada wisuda 172 lulusan D3, Jurusan Teknik Informatika dan Manajemen Informatika di Aula kampus Jalan Letjen Djamin Ginting Padang Bulan Medan, Sabtu (30/9/2017).

Sariadin meminta wisudawan untuk memiliki kepribadian dan etika berkomunikasi yang baik, serta sikap yang handal. Menurutnya, hal itu merupakan salah satu syarat untuk menembus kesuksesan masuk ke dunia kerja.

Diingatkan, dunia kerja yang akan dihadapi nantinya adalah dunia yang penuh tantangan dan persaingan yang lebih berat. Untuk itu para wisudawan dituntut berjuang lebih keras dan cerdas agar tetap eksis dalam memenangkan persaingan, khususnya dalam kompetensi teknologi informasi.

"Itu berarti persaingan memperoleh pekerjaan semakin ketat. Kami merasa yakin ilmu yang didapat dari AMIK MBP selama tiga tahun ini akan mampu menjadi landasan utama dalam menghadapi persaingan global," tuturnya.

Sariadin berharap AMIK MBP Medan akan menjadi lembaga pendidikan terbaik di bidang informatika tingkat nasional pada 2028. Hal itu sesuai dengan visi AMIK MBP Medan.

Sementara Ketua Yayasan Mandiri Bina Prestasi dr Anna Mari Ulina Bukit menyatakan pembangunan pendidikan dan peningkatan kualitas lulusan dari perguruan tinggi menjadi prioritas utama. Untuk itu, Yayasan MBP beserta direktur telah melakukan studi banding ke beberapa negara, baik di negara ASEAN maupun Eropa.

"Hal ini dilakukan untuk mencari masukan dan informasi seputar perkembangan pendidikan tinggi di luar negeri. Hasilnya telah kami terapkan di lembaga pendidikan ini," ujarnya.

Pembina Yayasan MBP Drs Tenang Malem Tarigan MSi Ak meyakini pada 2018 AMIK MBP, Politeknik Mandiri Bina Prestasi (MBP) dan Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Medan sudah bisa menjadi universitas."Semua sudah dipersiapkan tinggal menunggu restu dari pusat," kata TM Tarigan.

TM Tarigan menuturkan, peluang kerja bagi lulusan AMIK MBP sangat besar. Ini lantaran perusahaan tempat mahasiswa perguruan tinggi ini melakukan magang, biasanya siap menampung begitu mahasiswa lulus kuliah.

"Meski begitu, kita harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta keterampilan jika tidak ingin tertinggal," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Wisuda Jaidup Banjarnahor ST MKom menyebutkan 172 lulusan yang diwisuda itu terdiri dari program D3 Jurusan Teknik Informatika  56 orang, dan program D3 Jurusan Manajemen Informatika  116 orang.

Hadir pada wisuda itu Kepala Seksi Akademik Kemahasiswaan Kopertis Wilayah I Sumut Drs Sulhan Lubis dan perwakilan dari Kemenristekdikti.

Sekretaris Ditjen Kelembagaan Kemenristekdikti Dr Ir Agus Indarjo  mengatakan, dimana tingkat lokal, mutu dosen di AMIK sudah S2 dan sebagian besar S3. Dengan akreditasi B sudah jenjang yang baik. Dipastikan alumninya akan menang berkompetisi. Dengan 3 Perguruan Tinggi yakni AMIK, Politeknik dan Sekolah Tinggi, bisa diusulkan menjadi universitas. Ini merupakan kesempatan yang luas. Dengan begitu masyarakat akan semakin bersemangat kuliah disini. Pastinya akan membuat kampus menjadi lebih maju.(rel)