Teror Kepala Babi! Warga Diminta Tidak Terprovokasi dan Emosi

Teror Kepala Babi! Warga Diminta Tidak Terprovokasi dan Emosi
MEDAN, POC- Aksi teror kepala babi di Gedung Dakwah/Balairong Ikatan Keluarga Bayur (IKB) yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) mendapat perhatian serius dari Praktisi Hukum, Jimmy Albertinus, SH.MH. Ia meminta kepada masyarakat sekitar untuk menyerahkan penuh kasus tersebut kepada pihak Kepolisian.

"Masyarakat khususnya warga kota Matsum harus bisa menahan diri. Jangan terprovokasi atau terpancing oleh tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut. Serahkan semuanya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut," ujar Praktisi Hukum, Jimmy Albertinus, SH.MH, Kamis (21/9/2017).

[caption id="attachment_9050" align="alignnone" width="197"] Potongan kepala babi dihalaman Gedung IKB[/caption]

Jimmy juga meminta kepada warga untuk turut membantu pihak kepolisian dengan menjaga dan mewaspadai lingkungannya masing-masing agar tidak terulang kembali.

"Jangan bertindak sendiri. Kita percayakan kepada kepolisian saja. Mari kita saling menjaga dan waspada dilingkungan dan daerah kita masing-masing agar hal ini tidak terulang kembali," himbaunya mengakhiri.

Kapolsek Medan Area, Kompol Hartono yang dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dengan memasang Police Line dan membawa potongan Kepala babi tersebut ke Polsek Medan area
dan melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi saksi.

"Kita telah melakukan penggalangan terhadap masyarakat agar tetap menjaga lingkungan tetap kondusif. Tidak mudah terpancing emosi oleh orang-orang yang membuat suasana menjadi buruk," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Seketika warga Jalan Utama, Kota Matsum ll, Medan Area dihebohkan dengan "kiriman" Kepala Babi ke Gedung Dakwah/Balairong Ikatan Keluarga Bayur (IKB) tepatnya dihalaman gedung tersebut. Ironisnya, saat ditemukan diatas kepala babi tersebut bertuliskan "Bayar Hutangmu, itu Warisan Ayahku", Kamis (21/9/2017).

Menurut informasi, temuan Kepala Babi itu pertama sekali ditemukan oleh penjaga gedung Emrizal saat membersihkan gedung tersebut. Mengetahui hal tersebut, penjaga gedung tersebut langsung menghubungi pengurus dan warga sekitar. (Rom)