LPJ APBD Tahun 2016, Fraksi Pernas Minta Walikota Medan Evaluasi SKPD Yang Kinerjanya Masih Lemah

LPJ APBD Tahun 2016, Fraksi Pernas Minta Walikota Medan Evaluasi SKPD
Yang Kinerjanya Masih Lemah
MEDAN, POC- Melihat sikap optimisme  walikota Medan bahwa persoalan-persoalan yang dihadapi kota Medan akan bisa teratasi bila saling bekerjasama dan dikaitkan dengan opini WDP dari BPK RI perwakilan provinsi Sumut, fraksi Pernas DPRD Medan memutuskan dapat menerima dengan berat hati laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun  2016.

Dengan catatan meminta kepada pemerintah kota Medan untuk terus membenahi berbagai kelemahan yang ada, sehingga LPJ pada tahun-tahun yang akan datang lebih baik dan lebih berkualitas. Pendapat itu disampaikan Ketua Fraksi Pernas, Andi Lumban Gaol, SH yang dibacakan oleh sekretaris fraksi Deni Maulana Lubis pada paripurna DPRD Medan terhadap rancangan peraturan daerah kota Medan tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016.

Fraksi Pernas berpendapat bahwa pelaksanaan prioritas pembangunan kota medan Ta.2016 masih belum memenuhi harapan apalagi laporan keuangan pemerintah Kota Medan tahun 2016  mendapat opini wajar dengan pengecualian (WDP) dari BPK RI.

Selain itu, Fraksi Pernas meminta kepada walikota Medan agar mengevaluasi terhadap SKPD-SKPD yang kinerjanya masih lemah, sebab tantangan kota dalam mewujudkan impian “Medan Sebagai Rumah Kita” semakin berat. Untuk itu diperlukan inovasi dan daya kreatifitas yang tinggi dari pihak aparatur serta mampu melayani dan bukan dilayani, demikian pendapat fraksi Persatuan Nasional DPRD Kota Medan (partai Nasdem dan PKPI) terhadap rancangan peraturan daerah kota Medan tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016. (maria)