Jelang Idul Adha, Stok Bahan Pangan Di Sumut Aman

MEDAN, POC- Ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah/tahun 2017 di Provinsi Sumatera Utara cukup aman.

"Bahkan sebagian besar stok pangan mengalami surplus seperti beras, jagung, cabai merah, daging dan telur ayam," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, Ir Dahler dalam konfrensi pers nya di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (29/8/2017).

Untuk komoditas yang masih mengalami defisit seperti bawang merah, ungkap Dahler, pemenuhannya berasal dari provinsi lain sehingga ketersediaan tetap terjaga.

Menurut Dahler, menjelang Hari Raya Idul Adha 1438 H/tahun 2017, konsumsi pangan masyarakat pada umumnya naik 5 persen.

"Tentunya dalam menghadapi hal itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengeluarkan perhitungan ketersediaan dan kebutuhan bahan pangan sampai bulan Agustus 2017," kata Dahler didampingi Kasubag Layanan Media Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu, Ilona Anggeriani SSTP, MAP.

“Berdasarkan hasil panel harga, secara keseluruhan harga pangan menjelang Idul Adha juga cenderung stabil, tidak terdapat adanya lonjakan harga yang cukup sifnifikan,” terang Dahler sembari menyebutkan stabilnya harga tersebut didukung oleh adanya ketersediaan pangan yang surplus untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Sumut.

Lebih lanjut dijelaskan Dahler, untuk saat ini ketersediaan bahan pangan strategis hingga Agustus 2017 di Sumut, untuk beras sebanyak 1.748.218 ton dengan kebutuhan 1.174.208 ton. Jagung ketersediaan 36.977 ton dan kebutuhan 16.829 ton, kedelai ketersediaan 91.481 ton dan kebutuhan 63.839 ton. Cabai merah ketersediaan 91.657 ton dengan kebutuhan 48.796 ton.

Begitu juga dengan bawang merah ketersediaan sebanyak 10.036 ton dan kebutuhan 331.324 ton, daging sapi ketersediaan 19.941 ton sementara kebutuhan12.369 ton, daging ayam ketersediaan 56.818 ton  sementara kebutuhan 35.538 ton, dan telur ayam ketersediaan 132.976 sementara kebutuhan 96.911 ton.

Sementara untuk penyembelihan hewan kurban dikatakan Dahler, untuk tahun 2016 lalu penyembelihan sapi sebanyak 30.055 ekor, kerbau sebanyak 795 ekor, kambing 11.907 ekor dan domba 5138 ekor.

“Berdasarkan data dari tahun sebelumnya, penyembelihan hewan kurban di Sumut akan meningkat sekitar 10 persen setiap tahunnya,” kata Dahler.

Oleh karena itu, untuk perkiraan jumlah hewan kurban tahun 2017, kata Dahler untuk sapi sebanyak 33 ribu ekor, kerbau 870 ekor, kambing 13.200 ekor dan domba sebanyak 5.800 ekor. (maria)