Bantuan Revitalisasi Batal, Pasar Muara Takus Berubah Fungsi

MEDAN, POC- Bantuan revitalisasi pasar tradisional dari pemerintah pusat untuk Medan tahun 2016 batal. Penyebabnya, karena Pasar Muara Takus di Kecamatan Medan Polonia kini berubah menjadi kos-kosan.

Kepala Dinas Perdagangan Medan Armansyah Lubis mengatakan, Medan mendapatkan dua titik revitalisasi pasar yang masuk dalam program revitalisasi pasar tradisional dari pemerintah pusat. Diusulkan revitalisasi Pasar Muara Takus dengan anggaran Rp 6,5 miliar dan Pasar Aksara Rp 35 miliar.

"Tahun 2016 tim Kementerian Perdagangan sudah survei ke Pasar Muara Takus. Begitu di cek, ketahuan di situ jadi tempat kos-kosan. Usulan ditolak," kata Armansyah Lubis dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi C DPRD Medan, Selasa (1/8/2017).

Kondisi itu sudah disampaikan kepada Walikota Medan, agar dapat dikosongkan dan dikembalikan fungsinya menjadi pasar tradisional yang berpotensi memberi pendapatan bagi Kota Medan.

Rencana bantuan revitalisasi Pasar Aksara yang terbakar juga sudah pemerintah pusat. Kendalaya, belum ada keterangan penyebab kebakaran serta nilai kerugian yang dikeluarkan oleh Kepolisian.

Dinas Perdagangan mengusulkan jatah dialihkan untuk revitalisasi pasar Pasar Palapa Kelurahan Pulo Brayan Kota Kecamatan Medan Barat dan Pasar Halat di Jalan Halat Kecamatan Kota. "Sifatnya kementerian ini, kalau sudah ditolak, tidak bisa diusulkan lagi. Ini kita coba usulkan ke Pasar Halat dan palapa," katanya.

Penjelasan Armansyah terkait kondisi terkini Pasar muara Takus menarik perhatian Ketua Komisi C DPRD Medan Boydo HK Panjaitan yang memimpin rapat dan Anggota Komisi C DPRD Medan Andi Lumbangaol.

"Kita agendakan melihat langsung ke sana, kenapa bisa pasar menjadi kos-kosan," kata Boydo.(maria)