Pemuda Muslimin Indonesia Minta Polsek Medan Area Dan Dinas Pariwisata Cek Pijat BD Reflexy

Pemuda Muslimin Indonesia Minta Polsek Medan Area Dan Dinas Pariwisata
Cek Pijat BD Reflexy

MEDAN AREA, POC- Beroperasinya kembali Pijat BD Reflexy pasca digrebek petugas Ditreskrimum, Selasa (20/7/2017) lalu yang diduga sebagai lokasi mesum membuat warga sekitar resah. Hal ini  mendapat reaksi keras dari wakil Sekretaris Pemuda Muslimin Indonesia Prov Sumut, Solihan Hasibuan.


Ia meminta kepada instansi terkait untuk mengecek kelokasi panti pijat tersebut.


"Kita minta instansi terkait seperti Polsek Medan Area dan Dinas Pariwisata untuk mengecek perizinan dan mengecek kebenaran nya, apa benar spa tersebut juga terindikasi tempat porstitusi terselubung. Bila tak ada ijin dan menyimpang, kami diminta Pihak terkait untuk segera menutupnya," tegas Solihan.


Solihan menambahkan, pihaknya siap membantu masyarakat yang hendak melaporkan permasalahannya ke Sekretariat Pemuda Muslimin Indonesia Prov Sumut.


"Kita siap menindak lanjuti keresahan masyarakat. Silahkan melaporkan kasus ini ke sekretariat kita," jelasnya mengakhiri.


Diberitakan sebelumnya, Pasca digrebek Ditreskrimum Poldasu karena diduga sebagai tempat mesum, Selasa (20/6/2017) lalu. Kini pijat BD Refleksi yang terletak di Jalan Sutrisno Kecamatan Medan Area kembali beroperasi hingga membuat warga resah. Namun sayang, lokasi pijat yang berada diwilayah Polsek Medan Area terkesan dibiarkan bebas beroperasi.


Informasi yang dihimpun, lokasi spa yang diduga milik pria keturunan Tionghoa ini bebas beroperasi dari pagi hingga malam hari.


Menurut salah satu warga sekitar, Dani (35) mengatakan jika lokasi spa tersebut tergolong ramai pengunjung.


"Ramai pengunjungnya itu bang, dari orang kita sampai yang bermata sipit datang ke situ," ungkapnya.


Dani menjelaskan bahwa di lokasi spa tersebut para pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp 200 ribu perjam.


"Perjamnya dikenakan Rp 200 ribu keatas bang, tergantung yang mana yang kita pilih," jelasnya.


Pria bertubuh tinggi kurus ini mengatakan jika spa tersebut juga dapat melayani hawa nafsu para pria hidung belang.


"Bisa juga kayak gitu disitu bang, cuma ya tarifnya bedalah bang," jelasnya mengakhiri.


Pemilik usaha, AB yang dikonfirmasi wartawan pewartaonline.com melalui telepon selulernya membantah lokasinya sebagai tempat mesum.


"Cuma isu aja itu. Disini hanya buat kesehatan, bukan spa tapi refleksi," ujarnya singkat.


Namun sayang, Kapolsek Medan Area, Kompol Hartono ketika dikonfirmasi wartawan mengenai hal tersebut tidak membalas konfirmasi wartawan ini. (Tim)